Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Teori Darwin, Nabi Adam dan Piramid Giza

Teori Darwin memang menyesatkan, bagaimana mungkin, Homo Erectus yang selama 1.000.000 tahun (1,5 juta SM – 500.000SM), tidak mengalami perubahan yang berarti. Akan Tetapi hanya dalam tempo 200.000 tahun, mengalami perubahan yang drastis, menjadi Manusia/Homo Sapiens (500.000SM – 300.000SM)?.

Perlu dipahami bahwa, Homo Erectus adalah mamalia yang telah punah 500.000 tahun yang lalu. Jenis ini memiliki kemampuan berbudaya yang sangat terbatas, selama 1.000.000 tahun.

Adam dan Bakkah

Adam dan Hawa, yang diyakini sebagai leluhur umat manusia, kemunculannya telah ada sebelum 200.000 tahun yang lalu. Komunitas manusia pertama, bermula di Bakkah (QS.3:96), dimana mula-mula tempat peribadatan didirikan.

Bakkah (Mekah), yang disebut juga sebagai Ummul Qura/Ibu Negeri (QS.42:7), sesungguhnya adalah kampung halaman, bagi seluruh umat manusia sedunia.

Teori Out Of Africa, menyatakan bahwa Homo Sapiens berasal dan berevolusi di Afrika. Teori ini didukung oleh penemuan Homo Sapiens tertua, yang berusia 195.000 tahun, di dekat Sungai Omo, Ethiopia (Afrika Timur). Teori Out Of Africa, tidak sepenuhnya benar, karena manusia-manusia di Afrika, sesungguhnya berasal dari Bakkah, yang lokasinya tidak seberapa jauh dari Ethiopia (Afrika Timur).


Nabi Adam Muncul Sesudah 6.000 SM?

Adanya pendapat yang menyatakan, kemunculan Nabi Adam pada sekitar tahun 4.004SM (pendapat Uskup Irlandia, James Ussher, yang didasarkan kepada keterangan dari Bible) dan 5.411SM (pendapat seorang Ahli Sejarah Yahudi, Josephus), jelas sangat bertentangan dengan fakta-fakta ilmiah.

Berdasarkan fakta sejarah, di India pada 6.000SM – 7.000SM, sudah ada Peradaban Lembah Sungai Indus. Di Iran pada 7.000SM, manusia telah mengenal almunium. Di Cina pada 7.000SM, manusia sudah mengenal bercocok tanam. Dan di Indonesia, tahun 6.000SM, Barus telah didiami manusia.

Nabi Adam Manusia Berbudaya

Nabi Adam adalah Manusia Super Genius. Karena beliau berhasil mempresentasikan keadaan Alam Semesta dihadapan ALLAH. Kecerdasannya telah membuat para malaikat terkagum-kagum, dan sujud. memuji kebesaranNYA (QS.2:30-34).

Nabi Adam dan masyarakat di Bakkah adalah manusia yang berbudaya, mereka telah mengenal pakaian dan berkomunikasi dengan bahasa yang santun. Hal ini sangat jauh dari gambaran, bahwa Nabi Adam adalah manusia primitif, yang berpakaian sekedarnya dan hanya mengenal kapak batu, sebagai alat bantu.

Penjelasan Tentang Keberadaan Ras ‘Raksasa’

Biologist Dr. Shomi Lesser dari Hebrew University mengkalkulasikan. Apabila manusia berasal dari satu leluhur, maka leluhur manusia itu tingginya mesti 90 kaki, karena manusia mengalami penyusutan badan atau genetic bottleneck.

Kalkulasi Dr. Shlomi, bersesuaian dengan isyarat dari Rasulullah 1.400 tahun yang silam, “Nabi Adam memiliki tinggi 60 Hasta” (Hadits Bukhari Vol.IV No.543).
Dimana 60 Hasta = 90 Kaki = 30 Meter.

Penyusutan badan manusia atau genetic bottleneck, kemungkinan telah terjadi pada generasi awal Bani Adam. Dimana ada yang menurunkan ras normal, seperti manusia saat ini, tetapi ada juga yang menurunkan ras ‘raksasa’. Penyusutan badan selain dipengaruhi faktor waktu dan turunan, juga dipengaruhi faktor iklim dan makanan.

Hasil karya manusia-manusia, yang memiliki fisik dan bertubuh ‘raksasa’, bisa dilihat pada Piramid Giza di Mesir (yang tersusun dari 2.3 juta batu, dengan berat setiap batu 2.5 ton) dan Kastil Sacsahuaman di Mexico (yang tersusun dari bebatuan, dengan berat antara 100 ton sampai 360 ton). Perlu dipahami, Piramid Giza dibangun, jauh sebelum munculnya Peradaban Sumeria (sekitar 4.000SM) dan bencana masa Nabi Nuh (sekitar 13.000 tahun lalu atau 11.000SM). Para Fir’aun Mesir Kuno, hanya menemukan Piramid Purba dan menjadikannya sebagai Pemakaman.

Temuan Arkeologi manusia ‘raksasa’ ini, juga telah berhasil ditemukan di Suriah, Arab Saudi, Texas USA, Thailand dan di beberapa tempat lainnya. Namun untuk menanggapi temuan tersebut, perlu kehati-hatian, karena sebagian ada yang direkayasa, untuk kepentingan pribadi.

Artikel Terkait
01. Berdasarkan Genetika, Semua Manusia Berpotensi Menjadi Jenius
02. Kota Makkah dan Penemuan Geologi
03. MISTERI ARKEOLOGIS, di tengah PUING reruntuhan TEORI EVOLUSI

Tentang iklan-iklan ini

26 Februari 2010 - Posted by | islam, kanzunQALAM, sejarah | , , , , , , , , , , , , , , , ,

158 Komentar »

  1. darwin berangkat dari tradisi penelitian ilmiah sob, sedangkan adam dan hawa berangkat dari belief system. ilmu pengetahuan bukan belief system. di ilmu pengetahuan jika sebuah teori dapat dibuktikan dia kurang/tidak tepat maka dia gugur/tidak berlaku dengan demikian science terus menerus mendapatkan update. belief system? apakah spt itu? karena di belief system (baca: agama) ada seperangkat rules/dogma yang sudah harus dipercayai mentah2 dulu. kesalahan dari orang2 agama adalah mereka sering membanding2kan ajaran agama yang mereka percayai dengan tradisi ilmiah dari science, sering pula dengan mem-scientifickan ajaran tsb tanpa didukung bukti2 ilmiah yang kuat. itu sanga tmenggelikan :D

    Komentar oleh Red | 26 Februari 2010 | Balas

    • Sesungguhnya Adam sebagai manusia pertama bukan sekedar belief system, tetapi juga dapat dibuktikan secara Science…

      Ilmuan terlalu mengagung-agungkan Teori Darwin, yang terbukti telah keliru…

      Melalui rekaman fosil, didapat informasi :

      1. Salamander 125 juta tahun yang lalu, tidak mengalami perubahan yang berarti, struktur tubuhnya mirip dengan Salamander sekarang.
      2. Kodok 50 juta tahun yang lalu, sama persis dengan kodok masa kini.
      3. Kepiting 23 juta tahun yang lalu, mirip dengan kepiting sekarang.
      4. Udang yang hidup 250 juta dan 70 juta tahun silam sama dengan yang hidup di zaman kita. Udang yang tetap tak berubah selama jutaan tahun menunjukkan bahwa evolusi tidak pernah terjadi.

      Sumber :

      http://www.harunyahya.com/indo/buku/atlas/atlas_01.html

      Komentar oleh kanzunqalam | 27 Februari 2010 | Balas

    • Darwin itu nggak punya metode ilmiah sob…rekam jejak pendidikan aza dia nggak punya….bahkan ketika dia disuruh sekolah dokter malah nggak mau dan milih hidup sebagai kolektor binatang2…aneh ya…
      hanya saja teorinya tentang evolusi didukung oleh banyak penguasa kulit putih, bahkan karl marx sendiri terinspirasi oleh darwin, padahal dari riwayat pendidikan marx lebih pinter dari darwin..tapi kok mau2nya ya..aneh

      Komentar oleh sekarsidan | 26 April 2010 | Balas

      • Anda nih bisa2nya yah nyampurin Marx dan Darwin… Marx tidak terpengaruh dan tidak pernah membaca karya darwin yg mana pun… Ini standard sekali motifnya, menyamakan atheist, darwin, dan komunisme… Jauh beda mas.. Baca..

        Komentar oleh Faisal Magrie | 20 Januari 2011

      • Nabi juga bukan sarjana teologis kan? hahaha :)
        Saya bukan ateis tapi membandingkan keabsahan ilmu dari tingkat pendidikan seseorang itu konyol.
        ilmu bisa dari siapa aja kan selama bisa “menjelaskan secara logis” :)

        Komentar oleh PakHarun | 14 Maret 2012

      • ” Nabi juga bukan sarjana teologis kan? hahaha ”

        jelas2 nabi itu manusia pilihan Tuhan. ilmu nya dari tuhan bro, ga perlu sarjana dulu kali..
        ada2 aja

        Komentar oleh galih | 19 Juni 2012

    • Karena pemahaman (tepatnya pengetahuan) orang awam tentang agama berbeda dengan para Nabi yang melihat apa itu agama. Jadi menganggap agama terpisah dengan science…

      Komentar oleh Jookut dkk. | 10 Februari 2011 | Balas

      • Itu yg id faisal diatas benar2 gak tahu atau pura2 gak tahu?

        Udah pernah kaji teori MDH (materialisme dialektik historis) nya marx?

        Udah tahu tentang Das Kapital?

        Pernah baca esainya tentang tahapan perkembangan masyarakat komunis (dari tahapan primitif komoni sampai ke masyarakat komunisme penuh)?

        Marx pendukung kuat teori evolusi darwin. Dan darwin menjadi tokoh sentral terhadap paradigm yg ingin dibangunnya (selain dialektika hegel)

        Gw dah mampus hatam pelajari teori kiri kontemporer. Exsistensialisme, sketisisme, sosialisme sampai ke permasalahan kajian filsafat post modernism.

        Dan sumuanta salah. Tobat coy..

        Dari aktifis sekuler ke pejuang islam.

        Komentar oleh haleluyeah | 19 Juli 2013

    • apa dengan ilmu pengetahuan kita bisa tahu tuhan terciptanya gimana?? atau buat yg atheis gmana bisa ada benda se gede planet di jagad raya ini?? siapa yg pertama bikin?? bego ente

      Komentar oleh sakura | 14 Mei 2011 | Balas

    • hehee….masih ada aja ya orang yang Percaya pada Teori2 Khayalan khas Darwinisme, kelompok yang disebut sebagai “Evolusionis”, yang masih aja keukeuh pada teori (sains fiksi) bahwa manusia dulunya berasal dari kera!!? Jelas-jelas sudah banyak ditemukannya bukti-bukti Ilmiah yang bukan sains fiksi yang mementahkan teori “fiksi khayalan” khas Darwinisme, yang bisa bikin orang jadi Atheis karna teori tsb.

      Komentar oleh Ahmad Subhan | 14 Agustus 2013 | Balas

    • anda mau aja di katain monyet sama si darwin yang cuma menebak nebak. toh kenyataannya monyet dari jutaan tahun yll tetap aja monyet. kenapa kalau memang teori darwin manusia berasal dari evolusi sebangsa moyet atau kera. lah kenapa masih ada monyet sampai jaman sekarang?. kenapa mereka ga berubah jadi manusia?. ada ada aja mas bro ini. yah begitulah kalau orang ga punya tuntunan agama, atau tidak beragama.

      Komentar oleh abdullah | 29 November 2013 | Balas

      • Evolusi tidaklah linear, tidak ada ketentuan kalo satu makhluk harus merupakan moyang makhluk lain! Begitu jg dengan monyet, mereka bukan moyang manusia, dan tidak akan menjadi manusia karena arah evolusinya sudah berbeda.. Jadi, buat kedepannya semoga tidak ada pertanyaan (maaf) bodoh seperti yg kamu ajukan.

        Komentar oleh Kaindra Sandyakala | 28 Maret 2014

  2. wah sungguh menggelikan orang yang bilang “darwin berangkat dari tradisi penelitian ilmiah sob” penelitian ilmiah yang mana??? dangkal banget tuh otak

    Komentar oleh kadar | 19 Juli 2010 | Balas

  3. hihihi si darwin ilmiah?
    si pencetus teori hukum rimba kok dibilang ilmiah.
    btw Darwin itu mengeluarkan teori evolusi seleksi alam dengan analogi jerapah yang berleher pendek mati karena hanya jerapah yang berleher panjang yang bisa menggapai sumber makanan yang terletak di tempat tinggi (mampu menyesuaikan dengan alam). teori ini dijadikan alasan oleh penjajah untuk membasmi ras manusia yang dianggap rendah, atau teori pemurnian ras, dengan alasan seleksi alam. Yang kuat berhak atas yang lemah!!!

    Komentar oleh irsandi | 22 Juli 2010 | Balas

    • Apapun yg menjadi penyebab dari penjajahan, terimalah fakta bahwa evolusi benar2 terjadi, dan kita bisa memutuskan, yang baik untuk masyarakat kita bagaimana.. Saya (dan mayoritas ahli biologi, biokimia, geologi, dan genetika)sangat mendukung evolusi Darwin tapi sangat membenci gerakan eugenics… Apa itu eugenics? Baca!

      Komentar oleh Faisal Magrie | 20 Januari 2011 | Balas

      • Kayak nya ane lebih suka dan setuju “Teori Perancangan Cerdas” dari pada teori Evolusi si Darwin, apa itu “Teori Perancangan Cerdas” ? Baca..!!! Dan ane, lebih suka Adam sebagai leluhur ane, dari pada Monyet sebagai leluhur ente, hehehe………

        Komentar oleh Topan Gunawan | 13 Juli 2011

      • iyah.. kita harus dukung para biologiawan (bnr g neh) qt,.

        bahwa manusia(golongan ente aja) berasal dari monyet..
        lalat berasal dari bangkai..
        kodok berasal dari lumpur..
        apalagi yah pelajaran di SD dl., lp ane..

        LOL…

        Komentar oleh Nuruddin Ahmad Putra | 3 Desember 2011

      • Yang Keturunan Monyet udah ketahuan…otaknya gak berkembang…stag disitu doang…semoga kebenaran menang adanya…Amin Ya Rab….

        Komentar oleh BukanKeturunanMonyet | 27 Desember 2011

      • Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

        Tanpa harus mengkonfrontir teroi manusia purba dengan Al-Quran, sebenarnya ilmu pengetahuan terbaru sudah mematahkannya. Beberapa temuan terakhir justru menunjukkan bahwa teori tentang manusia purba semakin jelas kebohongannya. Bukti-bukti ilmiyah yang dahulu sering diajukan oleh kalangan evolusionis, satu per satu kini terbantahkan. Semakin hari semakin terkuak fakta bahwa teori manusia purba adalah sebuah kebohongan besar.

        Selama ini kita memang dicekoki teori manusia purba dalam kurikulum pendidikan. Para evolusionis telah merekayasa skema khayalan dengan sangat fantastis. Bahkan seringkali dilengkapi dengan ilustrasi yang nampak sangat realistis. Konyolnya, semua itu masuk ke dalam kurikulum pendidikan di seluruh dunia, termasuk di dunia Islam.

        Mereka memasukkan Australopithecus, ras kera yang telah punah sebagai ras ‘nenek moyang manusia’. Padahal ada jurang besar dan tak berhubungan antara kera dan manusia.

        Adapun ras manusia primitif menurut mereka, sebenarnya hanya variasi dari ras manusia modern, namun dibesar-besarkan sebagai spicies yang berbeda. Faktanya, tidak ada urutan kronologis seperti itu. Banyak yang hidup pada priode yang sama yang berarti tidak ada evolusi, bahkan ada yang lebih tua dari jenis yang diklaim sebagai nenek moyangnya.

        Tatkala para evolusionis tak juga menemukan satu fosilpun yang bisa mendukung teori mereka, terpaksa mereka melakukan kebohongan. Contoh yang paling terkenal adalah manusia Piltdown yang dibuat dengan memasangkan tulang rahang orang utan pada tengkorak manusia. Fosil ini telah membohongi dunia ilmu pengetahuan selama 40 tahun.

        Kisahnya pada tahun 1912 seorang ahli palaentologi amatir bernama Charles Dawson mengklaim bahwa dia telah menemukan sebuah tulang rahang dan fragmen tengkorak di sebuah lubang dekat Piltdown, Inggris. Tulang itu mirip tulang rahang hewan namun gigi dan tengkoraknya seperti milik manusia. Spesimen ini dinamakan Manusia Piltdown dan diduga berumur 500.000 tahun.

        Rekonstruksi terhadap manusia Piltdown dilakukan dan setelah dipajang di berbagai mueium sebagai bukti nyata evolusi manusia. Selama lebih dari 40 tahun sejumlah penafsiran dan gambar dibuat. Banyak artikel ilmiyah tentang manusia piltdown ini, termasuk 500 tesis doktor tentangnya.

        Namun pada tahun 1953, hasil pengujian secara menyeluruh terhadap fosil tersebut menunjukkan kepalsuannya. Tengkorak tersebut berasal dari manusia yang hidup beberapa ribu tahun yang lalu, sedangkan tulang rahangnya berasal dari bangkai kera yang baru terkubur beberapa tahun. Gigi-giginya ditambahkan kemudian agar terlihat mirip manusia lalu persendiannya disumpal. Setelah itu seluruh fosil diwarnai dengan potasium dokromat agar tampak kuno.

        walaupun seumpamanya manusia purba itu ada, namun bukan berarti kita (Manusia cerdas) sebagai keturunan Monyet.

        Kalau kita menyodorkan ayat Allah SWT di dalam Al-Quran Al-Karim dan hadits Rasulullah SAW tentang manusia pertama, besar kemungkinan para hamba sahaya teori evolusi akan menentangnya. Mereka akan mencari alibi dan dalih untuk membuat penafsiran ‘lain’ alias menentang kebenaran yang ada di dalamnya.

        Berapa banyak dari umat Islam yang masih saja percaya bahwa ada manusia sebelum nabi Adam. Fanatisme buta kepada teori evolusi telah membuat mereka menentang apa yang telah Allah SWT sampaikan dalam kitab suci.

        Jadi jawaban yang benar adalah bahwa manusia purba tidak pernah ada, sebab teori evolusi juga tidak pernah terbukti. Ada sejuta kejanggalan yang memaksa teori evolusi termasuk teori manusia purba harus dihapus dari kurikulum pendidikan sekolah.

        Adam alaihissalam adalah makhluk cerdas pertama di muka bumi. Dengan kedatangan beliau, maka untuk pertama kalinya bumi didatangi oleh makhluk cerdas dari luar angkasa (alien). Kecerdasan manusia sungguh merupakan loncatan besar dalam sejarah bumi, yang sebelumnya hanya dihuni oleh makhluk-makhluk kelas bawah berupa hewan dan tumbuhan. dan monyet yang masih belum di sebut sebagai Manusia.

        Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

        Komentar oleh Abdullah | 11 Januari 2012

      • mau tanya nih, jika memang manusia berasal dari kera
        kenapa kera2 sekarang (tanpa ekor : gorilla, simpanse, orang utan dan kera bonobo) tidak berevolusi, jika memang evolusi terjadi dalam tahap yg lama, artinya seharusnya banyak jenis kera yang ada di dunia ini, dan seharusnya ada kera2 lain selain 4 yg saya sebutkan tadi, misalnya mungkin ada “kera yg berjalan setengah berdiri” atau apapun itu. apakah evolusi bisa dengan tiba2 loncat sangat jauh? sehingga ujug-ujug ada kera yang dalam sehari berubah menjadi manusia?

        Komentar oleh anamajnun | 22 Juli 2012

      • kalo sudah mempertentangkan Adam sama monyet, penjelajaha ilmiah pasti buntu. Yang jelas Allah menciptakan semua makhluk hidup dari air (AL Qur’an) so nenek moyang Adam dan monyet sama yaitu (berasal dari) Air

        Komentar oleh lilis | 23 November 2012

    • Dan, Darwin pun menjelaskan tentang pandangannya terhadap kemanusiaan dan kesetaraan seluruh manusia serta pandangannya yg anti perbudakan pada bukunya yg berjudul “Voyage of The Beagle”
      Baca!

      Komentar oleh Faisal Magrie | 20 Januari 2011 | Balas

      • Mending nonton film “planet of The Apes”….planetnya para Darwinisme daripada baca buku gak mutu….karangan kera kok dibaca…ya jadi ikut-ikutan jadi kera nanti…amit-amit jabang tutuka…

        Komentar oleh BukanKeturunanMonyet | 27 Desember 2011

  4. ilmu pengetahuan berkembang terus….bisa saja teori darwin mgk jg ada benarnya…tapi tertentu (waktu & zamannya).

    Komentar oleh Syahriful | 23 Juli 2010 | Balas

  5. Klo darwin blg nenek moyang manusia berasal dr kera, emang benar perkataannya…

    mungkin itu adalah nenek moyangnya…

    Klo sy adalah keturunan anak cucu adam…

    http://www.herbalajaib.wordpress.com

    Komentar oleh herbalajaib | 25 Juli 2010 | Balas

  6. hehehe…teori si darwin kok ilmiah, ngarang dgn kebodohan iya…:) harusnya dihapus dari kurikulum pelajaran sejarah dan biologi tuh, karena teorinya menyesatkan.
    yang bener teori penciptaan, semua telah diciptakan dgn sempurna oleh Alloh SWT. mulai dari penciptaan alam semesta; dari big bang, awal mula alam semesta yang terus berkembang sampai nanti kiamat tiba…semua telah tersusun sempurna, hingga diciptakannya bumi, yang notabene satu2nya planet yang bisa ditinggali mahluk hidup, dan diciptakan beragam mahluk hidup yang pernah ada, dalam masanya masing2 hingga kepunahannya…(misal zaman dinosaurus hingga kepunahannya, diganti mahluk lainnya, dst.) satu hal menarik disini, kenapa zaman dinosaurus tidak berbarengan dengan zaman ras manusia? jelas saja manusia tak akan sanggup hidup bersama hewan2 seperti itu, juga bumi masih belum tepat keadaan alamnya buat manusia, dan yang terhebat adalah perencanaan yang paling sempurna dari Alloh untuk kita “ras manusia”, memang sengaja dinosaurus didahulukan hidup dan punah jutaan tahun yang lalu agar fosilnya bisa dimanfaatkan oleh manusia kelak/ zaman sekarang ini…semua butuh BBM kan?? bahan bakar fosil yang merubah peradaban manusia dengan drastis di awal abad 20 hingga sekarang. Jadi jelas tidak ada evolusi, karena hal sekecil apapun perubahan di tinggat dasar genetik/ DNA akan merubah mahluk hidup kedalam ketidaksempurnaan, misal paparan radiasi akan menghasilkan sel kanker yg berbahaya, bukan malah merubah mahluk satu ke bentuk yang lain…Wallahualam…

    Komentar oleh eriq | 11 Agustus 2010 | Balas

    • Evolusi dihapus dari kurikulum pelajaran boleh2 aja mas,.
      Asal mas Bikin paper yang bisa ngalahin Evolusi,.
      eh, ooh, udah dukung teori penciptaan toh.
      ya udah bikin aja paper ttg teori penciptaan terus ajuin ke forum Biologi.
      Kalo diterima dijamin anda bisa dapat NOBEL,
      karena bisa mengubah teori yg udah 1 abad lebih gk ada yg ngalahin.

      Komentar oleh PakHarun | 14 Maret 2012 | Balas

      • Paper yang ngalahin teori evolusi udah banyak mas…. mas aja yang bacanya kurang, bukunya itu-itu aja. Soal teori penciptaan emang ngak bisa terbantahkan dan darwin tidak memberikan apa-apa kecuali kesesatan berfikir bagi segelintir manusia tanggung. Karena perlombaan masalah kalah-mengalahkan ini ngak jelas kriterianya, maka saya yakin teori Darwin sudah kalah sejak 1 abad yang lalu.

        Komentar oleh darwin ngaku salah | 20 Juli 2012

  7. Darwin melakukan observasi dan eksperimen sederhana mengenai variasi finch dan kura-kura galapagos.. ia melakukan studi tersbut selama kurang lebih 18 tahun sebelum mempublikasikan temuannya…
    Sebelum komentar ga jelas, baca dulu The Origins of species… Saya udah baca! dateng dulu ke museum, kunjungin wikipedia, baca buku2 yang lain… baru nulis sesuatu yg anda anggap ilmiah… bukti2 dari tahun 611M sih kuno….

    Komentar oleh Faisal Magrie | 13 Oktober 2010 | Balas

    • Justru saya melihat bahwa Darwin yang ‘scientis’ kurang jeli dalam membuat teorema. Untuk membuat sebuah teori dibutuhkan berbagai penelitian, sementara Darwin hanya dari observasinya sendiri telah menyimpulkan sebuah teori bahwa manusia, dan mahluk yang ada di muka bumi ini adalah berasal dari moyang yang sama dan mereka mengalami evolusi.

      Kalau zaman dulu teori itu diterima, saya bisa maklum, karena pada masa itu ilmu pengetahuan belum lah semaju sekarang. Tapi ilmu itu berkembang, dan sah-sah saja jika ada ilmu yang barukemudian mematahkan teorema yang lama.

      Saya melihat, bahwa agama dan ilmu pengetahuan ternyata berjalan seiring sejalan. Artinya, apa yang disampaikan agama seringkali terbukti oleh ilmu pengetetahuan meski itu lama baru terpecahkan. Saya menghormati Darwin selaku scientis, namun teorinya tentang evolusi telah terbantahkan dengan temuan arkeologis. Jadi Darwinis harus mengakui bahwa teori tersebut telah runtuh, dan harus mengakui teori tentang penciptaan.

      Komentar oleh dokter monte | 4 Desember 2010 | Balas

      • Temuan arkeologis yg mana? Temuan DNA mengkonfirmasikan kok kalau kita semua mahluk hidup berasal dari satu leluhur tunggal 3.8 Milyar tahun yg lalu… Anda jgn memutar balikkan fakta bahwa Ilmu Pengetahuan lah yg akan menjungkir balikkan agama dan kepercayaan buta. Darwin, Einstein, Freud, Hawking, Sagan, dan Dawkins udah ngebuktiin dari penelitian2 ilmiahnya

        Komentar oleh Faisal Magrie | 20 Januari 2011

      • bro monte, ngak usah didengerin deh pendaptanya si faisal ini bro, capek dengernya, biarin aja deh kalo dia dan kelompoknya bangga bahwa nenek moyangnya dari kera/nyomet, kalo kita2 yg waras ini ngak sudi kan bro, jgn terjebak sama tipu daya setan bro karena setan itu menipu daya dari berbagai penjuru termasuk melalui ilmu pengetahuan dan para ilmuwannya. tapi aneh ya orang2 yg merasa dirinya pintar malah ngaku2 turunan monyet. xixixixixi

        Komentar oleh ewink | 19 Oktober 2011

      • Sudah, sudah… malu ah… berdebat ko´ sama keturunan monyet…

        Komentar oleh ZK | 18 November 2011

      • mohon maaf ‘ya.. sprtx ada sesorg yg terlalu mendewakan menggagung agungkan iptek,
        mngpa?tiada lain krn dia seorg yg atheis..
        sejarah tlah membuktikan bahwa sumber dari keyakinan yg dianut seluruh umat manusia hanya satu yaitu “tauhid”
        “monotheis”

        Komentar oleh Duren Seger | 21 Agustus 2012

      • seiring berjalannya waktu bakal terkuak kebenaran alqur’an sebagai kitab suci dan mulia
        teori2 yang bertentangan dg wahyu Allah, semuanya bathil. sumber dari semua cabang ilmu itu
        Alqur-an, apapun itu imunya apa itu kedokteran, kimia, fisika, astronmi dll
        ilmu yg tertinggi itu adlh ilmu Taukhid tidak ada lg diatasnya, semua sains dan iptek pada puncaknya
        larinya ke ilmu taukhid. semoga jd pencerah!

        Komentar oleh Muslihan | 27 Desember 2012

      • klo menurut saya se yang awam, semua yg terjadi di jagad raya semua ilmiah… terjadi dengan proses..
        tapi ga semua kejadian yang ilmiah itu bisa dikejar dengan nalar manusia yang maha bodoh. dibandingkan dengan Tuhan yang maha pintar.. termasuk saat adam diturunkan ke bumi. manusia hanya menduga dengan teori2nya.. sedangkan yang pasti hanya Tuhan yang tau.. kecuali itu dari Al-Quran yang bilang.. saya yakin.
        HANYA TUHAN YANG TAHU.. teori cuma hasil pemikiran manusia aja.. sedangkan manusia hanya mahluk yang diciptakan setelah banyak hal diciptakan di jagad raya dengan keterbatasan akal dan fikiran.

        WALLOHU’ALAM.. BISHOAB…

        Komentar oleh fuad | 25 Juli 2013

    • hmmm….terus apa yang dimaksud dengan “missing link” dari teori darwin yah?…dan yang bikin saya bingung, kalo kita berevolusi dari kera/monyet/kunyuk/apapun lah, kenapa kita masih bisa melihat yang namanya kera/kunyuk/monyet itu di masa sekarang yah? kenapa mereka tidak berevolusi menjadi manusia?… ^_^

      Komentar oleh Destra | 2 Desember 2011 | Balas

      • Mungkin pemahaman anda tentang Evolusi yang “Missing-Link”
        Manusia, kera, dan apapun spesies di bumi ini berasal dari “makhluk hidup sebelumnya yang lebih sederhana”
        peta evolusi itu berbentuk “pohon” yang mana satu spesies bisa bercabang variasinya karena evolusi.
        dan peta evolusi tidak mengarah pada satu bentuk tujuan spesies namun akan bervariasi.

        Komentar oleh PakHarun | 14 Maret 2012

      • Karena evolusi tidak linier… Primata dan manusia mempunyai 1 moyang yg sama.

        Komentar oleh Kaindra Sandyakala | 28 Maret 2014

    • darwin mah udah patah teorinya

      August Weissman yang memotong ekor tikus sebanyak 20 generasi, bahkan generasi ke 21 nya masih tetap berekor, ndak ada itu evolusi seperti yang anda contohkan dengan kegagalan regenerasi, atau anda sebut mutasi.

      harusnya kalo beneran ada teori evolusi tu tikus ga ada buntutnya

      Komentar oleh naufal | 9 Februari 2012 | Balas

      • evolusi melalui ‘perlakuan’ terhadap orang tua diusung JB. Lammarck seabad lalu.
        namun ide evolusi melalui variabel random dan seleksi alam Darwin lebih sukses diterima.
        evolusi Lammarck turun keabsahannya karena percobaan yang anda sebutkan diatas.

        but guess what? Lammarkism kembali dipertimbangkan : cek artikel http://www.thedailybeast.com/newsweek/2009/01/16/the-sins-of-the-fathers-take-2.html
        ps: artikelnya “legit” anda bisa kejar authornya kalo bingung.

        Komentar oleh PakHarun | 14 Maret 2012

    • ini berita baru masih hangat……mau tau???……..
      teori evolusi bukanlah c darwin sprt yg di bicarakan byk org ,adalah alfred russel wallace seorg ilmuwan biologist yg hidup sejaman dg darwin yg pertama kali mengemukakan teori evolusi,!!!!…knp ? CERITANYA PANJANG…..
      a f russel wlace telah keliling dunia mlakukan penelitian ilmiah/ekspedisi..
      ia tggl dn menetap dindonesia dn jg tutup usisa di indonesia
      terutama indonesia timur,sulawesi,maluku dn papua sgt crta ia menulis surat ke darwin yg saat itu peneltian di galapgos tentang adanya evolusi machluk hidup nmun malangx ia wafat sebelum karyax itu jd buah bibir di dunia ilmu pengetahuan,hasil penelitian wallacepun di kembangkan darwin sehingga lahirlah teori yg kontroversial itu yaitu teori evolusi…wallace dn darwin telah lama berkenalan dn bersahabat , cuman bedax darwin atheis,komunis,
      wallace seorang yg beriman….

      Komentar oleh Duren Seger | 21 Agustus 2012 | Balas

      • bagaimana dengan mahkluk bersel satu/amuba…sekedar teori semua mahkluk berasal dari mahkluk bersel satu ini…kalo sekedar berteori ..teori darwin sudah pasti salah khan…teori gw yg bener..tapi itu cuman teori..darwin gak akan bisa melakukan dan menyebarkan teori itu sendirian…para illuminati dan setan membantu di belakang dia….untuk meruntuhkan DASAR PENCIPTAAN MANUSIA….dan tujuannya menyesatkan manusia…dan mahkluk yang bertanggung jawab pada kasus ini adalah iblis dan bawahannya dari manusia ataupun jin….sebagian manusia percaya dan tersesat oleh teori ini…ahh teori..

        Komentar oleh dust | 29 Januari 2013

  8. jangan terjebak issu yang menjadi khilafiah…
    oke ??!!

    Komentar oleh Yayok Haryanto | 15 Oktober 2010 | Balas

  9. Tertulis ” …. bencana masa Nabi Nuh (sekitar 13.000 tahun lalu atau 11.000SM)….. ”
    Menarik utk melihat kaitannya dengan kehancuran benua atau negeri Atlantis, yang diperkirakan terjadi pada periode tersebut yaitu 11.600 SM, seperti yang ditulis Prof. Arysio Santos dalam bukunya (tentang Atlantis = Nusantara = Indonesia).

    Mungkinkah nabi-2 itu (nabi Nuh dan nabi sebelumnya) juga “diturunkan” atau dilahirkan di Indonesia ?

    Komentar oleh Abu Jundullah | 15 Oktober 2010 | Balas

    • Memang tidak ada bukti kuat bahwa negeri kita ini merupakan negerinya Nabi Nuh. Walaupun dalam bukti arkeologis yang ada di tanah Jawa misalnya menunjukkan bahwa dahulu sekali tanah Jawa ini merupakan dasar lautan yang terangkat ke permukaan dan ada bagian2 di pulau ini yang terbenam ke lautan. Hal ini bisa dilihat di daerah Karang Sambung Kebumen. Di salah satu situs perbukitannya, pada bagian puncak bukit terdapat endapan fosil kerang laut dan terdapat sedimentasi dari plankton yang biasanya menunjukkan lokasi minyak bumi. Hal ini menunjukkan bahwa dahulu sekali, perbukitan ini berada di dasar lautan kemudian terangkat dan menjadi daratan.

      Yang menarik dari banjir bandang, atau lebih tepatnya Tsunami Nabi Nuh As adalah terkait dengan cerita-cerita yang nyaris sama di beberapa lokasi. Misalnya dalam pewayangan, kita mengenal cerita mengenai Sri Kresna yang menjadi raja di negera Dwaraka. Versi orang India, mereka mengatakan bahwa India sekarang inilah yang dulunya disebut dengan Indraprasta atau Amarta (negerinya Pandawa). Dan lokasi dari negeri Dwaraka adalah di sebelah tenggara negera Amarta. Ada yang berpendapat bahwa lokasi itu adalah negara Indonesia. Dalam sejarah India disebutkan bahwa negara Dwaraka akhirnya harus musnah tenggelam di dasar lautan.

      Saya tidak berani menyimpulkan apakah kisah Sri Kresna ini berkaitan dengan tsunami nya Nabi Nuh as? hanya saja hal ini sangat menarik untuk ditelusuri. Semoga saja kita menemukan bukti2 dari peninggalan masa lalu. Dan semua bisa meningkatkan keyakinan kita tentang kebesaran Tuhan

      Komentar oleh dokter monte | 4 Desember 2010 | Balas

  10. Its not the strongest of the spesies or the most inteligent that survives. But the one most responsive to change
    _charles darwin

    Komentar oleh Boy | 2 Februari 2011 | Balas

    • yup :D
      “Nothing in Biology Makes Sense Except in the Light of Evolution”

      Komentar oleh PakHarun | 14 Maret 2012 | Balas

      • “Sedikit pengetahuan mengenai sains membuat anda menjadi atheis, dan pengetahuan sains yang mendalam menjadikan Anda percaya kepada Tuhan.” (Sir Francis)

        Komentar oleh Neo | 25 Juli 2012

  11. Bagaimana dengan penemuan Reaktor Nuklir berusia DUA MILYAR TAHUN LALU di Oklo, Republik Gabon??? apakah berarti Nabi Adam AS telah ada sebelum 2 Milyar tahun lalu?? Nabi Adam kah yang membangunnya? mengingat beliau AS adalah Mahluk ciptaan Allah pertama yang sangat berilmu… berikut adalah link tentang reaktor nuklir itu http://forum.kompas.com/showthread.php?10581-Tambang-Reaktor-Nuklir-Dua-Miliar-Tahun-Lalu

    Komentar oleh OrangBiasa | 9 Februari 2011 | Balas

    • baca di qur’an mas…., Allah telah memusnahkan suatu kaum/peradaban ( bukan ras manusia ) sebelum diturunkannya adam ke dunia karena dg ilmu pengetahuannya telah menimbulkan kerusakan bagi alam dan bumi…

      Komentar oleh veto | 8 September 2012 | Balas

    • HOAX aj tuh mas.., sumber gak jelas…

      Komentar oleh ramadhanputra88 | 9 September 2012 | Balas

  12. Telah ditemukan juga BOLA BOLA BAJA berusia 2,8 MILYAR di Afrika, berikut cuplikan beritanya: .

    Peristiwa yang sama terjadi di sebuah pabrik elektronik di kota Thomas, Oklahoma. Tahun 1912, ketika 2 pekerja memasukkan sekop batubara ke dalam tungku dinding untuk bahan bakar di pabrik. Sebuah batubara terlalu besar, para pekerja menggunakan sebuah palu tempa dan memukulnya dengan keras, ketika batubara merekah, mereka menemukan sebuah kuali besi terbungkus di dalam. Dan ketika kuali besi itu dikeluarkan, batubara yang merekah dua belah itu persis membentuk cetakan kuali besi itu. Dua pekerja membubuhkan tanda tangan membuktikan telah menemukan benda itu. Melalui pemeriksaan beberapa ahli, mendapati bahwa benda yang terbungkus dalam batubara tersebut adalah kuali yang terbentuk sejak 325 juta tahun silam.

    Selain itu, di bagian teknik peleburan, di lereng sebuah gunung di Afrika, para buruh tambang menemukan ratusan logam bola, dan lapisan tempat bola-bola logam tersebut menurut pembuktian dengan bahan-bahan kurang lebih telah berumur 2,8 miliar tahun. Alur lekukan yang mengelilingi bola besi sangat halus, ahli teknik pembuatan besi menganggap sangat sulit untuk dijelaskan bahwa itu adalah pembentukan proses alamiah. Temuan yang serupa tidak terhitung banyaknya. Bila kita memadukan beberapa temuan arkeolog berikut ini, maka tidak sulit untuk dipahami bahwasannya manusia prasejarah juga memiliki budaya yang mirip dengan kita, menggunakan penambangan untuk memurnikan pengolahan logam menjadi barang kerajinan tangan.

    webnya : http://www.lailahaillallah.com/I_F_A/blog/perkakas-logam-prasejarah/

    Komentar oleh OrangBiasa | 9 Februari 2011 | Balas

  13. Sekilas dalam buku “Dunia Paralel” (diterjemahkan oleh SeSa Media),

    Sedangkan, Darwin terpecah dalam pertanyaan soal peran manusia di alam semesta. Walaupun dia didiskreditkan sebagai orang yang melengserkan manusia dari pusat alam semesta biologis, dia mengakui dalam otobiografinya mengenai “kesulitan ekstrim atau kemustahilan untuk memahami alam semesta yang sangat besar dan menakjubkan ini, termasuk manusia dengan kemampuannya untuk menatap jauh ke belakang dan jauh ke masa depan, sebagai hasil dari untung-untungan buta atau keharusan.” Dia mengutarakan kepada seorang teman, “Teologi saya sama sekali kacau-balau.”

    Komentar oleh Jookut dkk. | 10 Februari 2011 | Balas

  14. disini ada sedikit info tentang Adam dan Idris

    http://hanifikasi.wordpress.com/2011/03/12/chat-16-04-11-2001/

    Komentar oleh qarrobin | 13 Maret 2011 | Balas

  15. @Kang Kanzunqalam
    ada tafsir Al Quran yang aneh disini http://qnolednad.blogspot.com/2011/01/tafsir-alquran-dengan-disiplin-ilmu_17.html

    Komentar oleh qarrobin | 13 Maret 2011 | Balas

  16. disini banyak buku-buku gratis untuk dibaca http://www.holybooks.com/wp-content/uploads/

    Komentar oleh qarrobin | 13 Maret 2011 | Balas

  17. salam kenal..

    Komentar oleh dildaar80 | 18 April 2011 | Balas

  18. yang jelas NABI ADHAMA ( ADAM ) dan HAWRA ( HAWA ) telah hidup milyaran tahun yang lalu ./…
    sebagai bukti konkrit nya di temukan reaktor nklir tertua di dunia di OKLO GABON yang berusia 2,5 milyar tahun.
    dari penjel;asan d atas saja dapat di simpuilkan berarti manusia sudah ada sejak milyaran tahun yang lalu bukan nya ratusan juta tahun yang lalu ..

    Komentar oleh arkhytirema | 9 Juni 2011 | Balas

    • reaktor nuklir tertua itu bukan dibuat oleh nabi adam ,, tetapi dibuat oleh bangsa jin yg sudah hidup milyaran tahun yg lalu, untuk berperang (membuat kerusakan) dimuka bumi. adakah manusia yg berwarna biri??

      Komentar oleh Fathoni | 14 Juli 2012 | Balas

    • coba fahami dan cari bukti2 dalil naqli, benarkah nabi Adam As nenek moyang seluruh manusia? Saya belum menemukan satu dalil pun! saya memahami bahwa Adam AS khalifah pertama di muka bumi – bukan manusia pertama, so sebelum nabi Adam ada beribu-ribu adam sebelumnya. ini penting karena kebudayaan manusia tidak dipatok bermula dari Adam. Kalo dipatok dari nabi Adam, tentu jadi simpangsiru “bangett” kapan nabi Adam mulai ada. 10.000 ribu tahun yl? seratus? seribu? atau sejuta tahun? akhirnya nyeleneh bangsa jin yg telah membuat kebudayaan masa lalu, jadi lucu kan ?

      Komentar oleh lilis | 23 November 2012 | Balas

      • mungkin disini kali mba, manusia diuji tentang keyakinan terhadap Tuhannya.
        manusia hanya menduga dengan teori – teori dan fikiran terbatas.

        Komentar oleh fuad | 25 Juli 2013

  19. sri kresna disebut titisan wisnu/govinda. adakah relasi antar nama itu?

    Komentar oleh zay | 14 Juli 2011 | Balas

  20. Saya Telah membaca sedikt banyak tentang Sejarah manusia di bumi…………semuanya belum bisa saya terima secara Mutlak. karena masih adanya kontro fersi di antara berepa artikel yang saya baca dan dari pengabungan artikel tersebut blom ada yang mampu membuktikan Bahwa hal itu benar dan didukung bukti yang kuat baik secara Ilmiah dan agama….” sampai kapan misteri ini akan Terkubur……?
    Salam Saya Untuk Rekan2 Semuaya …
    ( Orang bodoh yang Ingin mengerti,,… )

    Komentar oleh Suwar Doyo | 17 Juli 2011 | Balas

  21. Kalau saudara(i) memahami kisah adam dan hawa dalam alquran, dimana tenryata dinyatakan bahwa adam bukan di ciptakan tapi dijadikan, tidak ada satupun ayat yang menyatakan kalau adam di ciptakan sebagai manusia pertama, tetapi adam di dijadikan sebagai khalifah pertama atau sebagai pemimpin pertama di muka bumi ini. kalau dijadikan berarti sesuatu yang sudah ada. adapun mengenai kata zawjuka pada quran 2/35 . itu bukan lah pasangan perempuan (dalam arti istri), tapi yang dimaksud. zawjuka itu adalah pasangan laki-laki. Kalau pasangan laki-laki itu berarti adam bersama dengan para wakil dan menteri-menterinya. Jadi memang pada saat itu sebelum adam sudah ada manusia-manusia seperti kita ini. Jadi perlu dipahami lebih mendalam. Jadi sangat jelaslah dengan penemuan-penemuan selama ini. sesuai dengan al quran.

    Komentar oleh abdfatah78 | 4 Agustus 2011 | Balas

    • Al-Baqarah 30.
      Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”

      Apakah malaikat mampu / pernah melihat masa depan atau memang ada mahluk serupa manusia yang telah diciptakan sebelum Adam. Apakah mungkin para Malaikat mempertanyakan ALLAH dalam masalah penciptaan manusia dengan cara menduga sifat mahluk yang belum diciptakan-NYA. Karena Malaikat adalah mahluk yang paling patuh kepada TUHANnya maka tidaklah mungkin mereka meragukan ALLAH dengan cara menduga seperti itu.??

      Komentar oleh autobanned | 28 Agustus 2011 | Balas

      • Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang AKAN membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah..

        malaikat tahu yg akan terjadi sebatas ilmu yg di berikan oleh Allah SWT….
        dijawab oleh Allah..“Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”….

        Komentar oleh dust | 29 Januari 2013

  22. apakah pantas umat sebelum nabi adam di sebut sebagai manusia…sedangkan mereka tidak memiliki kebudayaan…dan bukankan manusia adalah makhluk yang berbudaya juga beradab…

    Komentar oleh eellaann | 31 Agustus 2011 | Balas

  23. waduh, kok malah berdebat sich.

    intinya anda harus kembali ke Al-Qur’an dan As-sunnah.

    di situ udah jelas kok. :-)

    Komentar oleh Andri-sii BoCah Cilaka | 12 September 2011 | Balas

  24. iya tuh, malah debat… yg mau nenek moyang Adam ya monggo… yg mau nenek moyang monyet jg monggo… nanti di akhir jaman jg tau siapa yg bener dan salah

    Komentar oleh Moro | 15 September 2011 | Balas

    • heheeh,, jd ketawa nih Bro bacanya,,,,

      Komentar oleh abdillah99 | 29 September 2013 | Balas

  25. teori evolusi itu sdh usang dan konyol,mana buktinya fosil peralihan dari ular mnjd kadal

    Komentar oleh alamah | 20 September 2011 | Balas

  26. Sori bos, kayanya debat disini akhirnya cm mbahas pro darwin atau anti darwin aja.
    Sebagian mmg bakal cm jadi misteri yg tak akan terpecahkan.

    Kalo semua hal manusia ketahui mereka pasti ga butuh Tuhan. Sains cm sekadar ilmu gan, dan ga semua hal bisa dijelaskan dg sains.

    Dan kalo ente bnr2 ilmuwan sejati justru ente bakal lbh kagum akan kejeniusan (ciptaan) Tuhan.
    Mmg ente jamin kalo sains 100% benar? Darwin mungkin?

    Komentar oleh arael | 27 September 2011 | Balas

    • betul……

      Komentar oleh fuad | 25 Juli 2013 | Balas

  27. sedikitpun ga prcaya sm teorinya darwin,mungkinkah ada mobil mercy dtngah hutan,mungkinkah mobil mercy dtngah hutan trjadi dgn sendirinya karena hasil evolusi

    Komentar oleh Toko Laptoponline | 19 Oktober 2011 | Balas

  28. Assalamu’alaikum. Permisi, ikut nimbrung. Sebatas pengetahuan saya, tentang proses penciptaan semuanya adalah kehendak Allah, karena Allah memiliki ‘Irodat’ dan Allah maha berkehendak. Termasuk dalam hal ini, Allah saat menciptakan sesuatu apapun di dunia maupun di akhirat bisa secara Kun Fayakun seperti halnya Allah menciptakan malaikat dari cahaya dan juga Allah berkehendak menciptakan binatang melalui proses yang bertahap baik dalam pertumbuhan maupun perkembangan. Dmikian juga Allah menciptakan manusia.

    Komentar oleh MB Von Dalhar | 20 Oktober 2011 | Balas

  29. islam saja muncul tahun 600-an masehi, tapi kok klaimnya bisa sampai 7ribu sebelum masehi….

    gak logis ah….

    Komentar oleh aaann | 24 Oktober 2011 | Balas

    • ya logikanya anda hidup sekarang, kenapa bisa berspekulasi tentang 100 taun yang lalu…

      Komentar oleh kawahbromo | 29 Maret 2012 | Balas

    • Islam itu agama penyempurna dari agama yg dibawa nabi sebelumnya.. dari dulu ajaran itu tauhid, tapi karena banyak ummatnya yg menyelewengkan ajaran tauhid itu, maka diutuslah nabi untuk kembali menyeru ke ajaran tauhid lagi.

      Komentar oleh iyang | 29 Mei 2012 | Balas

  30. semua orang punya pendapat yg berbeda, harus saling menghargai karena masing2 punya latar belakang pendidikan n pengalaman yg berbeda, so para bos2 yg sudah komentar jgn saling mengolok2 malah terlihat sok pintar n sok bener dewe…. teori dari ilmu pengetahuan n agama nyata2 memang berbeda n tdk bisa di campur aduk kan darwin itu kan juga ciptaan Tuhan, jadi harus kita maklumi secara bijak, jika memang menurut kita keliru yaa jgn di percaya gitu aja repot….

    Komentar oleh diana | 11 November 2011 | Balas

    • aku setuju sama kamu

      Komentar oleh Hero | 15 Januari 2012 | Balas

  31. semuanya benar, tentang manusia pertama adalah nabi adamdan juga teori darwin.teori darwin itu bukan salah tetapi teori darwinmengangkat sejarah nabi lut,umatnya nabi lut pernah di jadikan monyet oleh Allah karena tidaktaatnya.
    mungkin saja fosil yang diteliti darwin adalah fosil umatnabi lut bukan? jadi sampe saat ini teori itu tidak bsa dijatuhkan karena ada bukti tentang fosil itu.nabi adam manusi pertama, dan teori darwin mengangkat sejaraah nabi lut

    Komentar oleh yanu | 18 November 2011 | Balas

    • Ass
      Kepada sahabat muslim semoga alloh melimpahkan rahmat nya kepada kalian.
      Orang islam itu pintar, berkata agama harus dengan ilmu, agama tnpa ilmu lemah, ilmu tanpa agama cacat. Ada sebuah perumpamaan : seekor semut hinggap di badan seorang manusia yang hendak akan pergi dari suatu tempat ke tempat yang lain. Katakan lah tempat itu bandung menuju jakarta, perkiraan lama tempuh membutuhkan 5 jam menaiki kendaraan. Sebalik nya untuk kembali pulang kita samakan waktu lama tempuh perjalanan pulang 5 jam, total 10 jam untuk pp ( pulang pergi) sesat manusia itu tiba di tempat asal, seekor semut pun jatuh di tempat semula tadi, bertemulah dengan semut yang lain dan bertanya kepada semut yang hendak menempel di badan manusia td, dari manakah kamu selama 10 jam lalu, lalu dia menjawab aq hendak pergi dari bandung ke jakarta, tentu nya heran si semut yang lain bagaimana bisa jarak sejauh itu bisa di tempuh dengan waktu yang singkat, pdhl untuk seekor semut butuh waktu lama bisa bulanan atau tahunan. Untuk umat muhammad yang berbahagia tentunya kalian bisa mengambil hikmah dari perumpamaan diatas, al-quran sudah menjelaskan semuanya, tutuplah mata, telinga kalian dari yg menyebabkan kalian kupur kepada alloh, bukalah mata dan telinga kepada jalan alloh.

      Komentar oleh Seorang hamba alloh yang ingin dijalannya | 12 Desember 2011 | Balas

      • setuju……

        Komentar oleh fuad | 25 Juli 2013

  32. kebenaran hanya milik Allah SWT,, ini semua merupakan pelajaran bagi saya, agar selalu belajar dan belajar….!!!!!

    Komentar oleh laptopbhayu | 20 November 2011 | Balas

  33. semua orang memiliki pendapat..

    Komentar oleh chally | 23 November 2011 | Balas

  34. “Adanya pendapat yang menyatakan, kemunculan Nabi Adam pada sekitar tahun 4.004SM (pendapat Uskup Irlandia, James Ussher, yang didasarkan kepada keterangan dari Bible) ”

    James Ussher adalah rohaniwan dari paham Calvinism, dia tidak mewakili seluruh umat Kristen, dan dia berkomentar atas nama pribadi. Jadi dia kebetulan aja beragama Kristen (berpaham Calvinism). Berdasarkan keterangan “Bible”? Coba sebutkan ayat “Bible”-nya!

    Komentar oleh Imam Mahdi | 14 Desember 2011 | Balas

  35. heehhe..salam kenal
    kok jadi ribut ya…bagus2 komentarnya
    menurut saya: kembangkanlah ilmu temen2 supaya bisa bikin mesin waktu kemudian kembalilah ke masa nabi2 dahulukala sehingga terbukti kebenaran cerita dan komentarnya.

    Komentar oleh prast | 16 Desember 2011 | Balas

  36. Teori akan selalu difalsifikasi sepanjang masa. Dalam ilmu kimia, kita mengenal teori atom Dalton, Rutherford, dsb. Masing-masing teori berusaha melengkapi kelemahan yang ada pada teori yang lain. Cuma herannya, untuk teori Darwin, belum ada yang berani melengkapi kelemahannya. Dan herannya lagi, teori kok dipercaya pasti mutalk 100% benar.
    Bahkan dalam matematika sendiri, yang dianggap sebagai yang paling eksak, belum bisa menemukan rumus untuk mencari digit ke-n bilangan pi. Juga dalam ilmu geometri (sekarang dimasukkan sebagai bagian dari matematika), geometri Eucledian yang dianggap benar selama berabad-abad, didapati kelemahannya dan disempurnakan oleh teori geometri non-Eucledian. Coba lihat teori geosentris karya Ptolemeus yang bertahan ratusan abad, ternyat dibantah oleh teori Copernican, yakni heliosentris. Teori lempeng tektonik yang dibuat pada awal abad ke-20 banyak ditertawakan para ahli di masa itu, nanti pada 1960-an baru diterima kebenarannya.
    Jadi, dalam teori ilmu pengetahuan, selalu terjadi perkembangan sesuai dengan kemampuan pemikiran manusia pada masa itu.

    Teori Darwin akhir-akhir ini mulai mendapatkan banyak bantahan sejalan dengan penemuan-penemuan arkeologis di seluruh dunia.

    Komentar oleh muhammad hakim | 27 Desember 2011 | Balas

    • Bismillah,
      Insyaallah bagi kami ilmu pengetahuan itu tanpa prasangka kawan. Murni merupakan hasil olah pikir dari apa yang diinderai, diamati dan kemudian dikaji.
      Alhamdulillah saya hamba Allah yang kebetulan berkecimpung di life science dan pernah membaca “origin of species” karya fenomenal Charles Darwin. Saya ingin meluruskan beberapa hal.
      1. Tidak ada pernyataan dalam buku tersebut yang menyebutkan bahwa manusia merupakan keturunan kera. Pernyataan yang ada adalah manusia dan kera (dan semua makhluk hidup di bumi) dimungkinkan memiliki ‘moyang bersama’.
      2. Evolusi merupakan proses kompleks dari kebutuhan untuk beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi terhadap lingkungan dan tekanan seleksi alam dalam jangka waktu yang sangat lama. ’The survival of the fittest’.
      Berbagai bukti saintifik mendukung teori ini, antara lain dari segi anatomis, fisiologis dan yang paling mutakhir adalah biologi dan genetika molekuler (yang tidak mungkin diuraikan satu per satu disini).
      Memang ini masih sebatas teori yang hingga sekarang tidak habis2nya digali, banyak bukti baru ditemukan, tapi masih banyak juga ‘missing link’ di sana-sini. Namun pemikiran serupa bisa muncul dari ilmuwan di masa itu merupakan hal yg sangat brilian.
      Terlepas dari pro kontra teori Darwin, every scientist is standing on the shoulder of giant. Mereka berpijak pada temuan sebelumnya untuk membuktikan teori tersebut benar atau salah. Jadi menurut saya kita teteup harus berterimakasih pada para jenius pendahulu kita (instead of mocking them). Karena demi membuktikan (benar atau salah) teori merekalah kita jadi MEMBACA, MENGANALISA, BERPIKIR dan berdiskusi.
      Saya merasa beruntung diberikan kesempatan melihatnya dari dua sisi yang berbeda. Jika dipelajari dengan akal, didasari budi dan nurani insyaallah manfaat. Namun jika cuma baca sekilas apalagi ga pernah baca yg aselinya, pake ‘katanya’ pula, tapi sudah berani mencerca, bisa dipastikan kaum kita yang akan lebih lama jadi orang ‘bahlul’ hehehe peace.
      ~dengan kerendahan hati untuk berpikir jernih
      Salam

      Komentar oleh Tiyang Jawi | 13 Juli 2012 | Balas

  37. BUAT BAHAN RENUNGAN dari tinjauan Geologi :
    umur bumi menurut perhitungan para ahli-ahli geologi adalah lebih kurang 4,7 milyard tahun.
    Hewan-hewan raksasa jenis dinosourus hidup sekitar 60 juta tahun yg lalu, yg kemudian musnah diperkirakan karena adanya perubahan iklim yg drastis akibat jatuhnya benda langit yg besar ke bumi.
    pada sekitar 20 ribu s/d 10 ribu tahun yang lalu adalah merupakan jaman es, yakni jaman dimana seluruh permukaan tanah di muka planet bumi merupakan hamparan es dengan ketebalan es rata-rata sekitar 1000 meter dari muka tanah…..
    Pada jaman es ini apa manusaia dan hewan-hewan bisa bertahan hidup…….???? apa dengan berburu atau bertani ….????? jaman ini juga nggak ada tumbuhan yg dapat menunjang kehidupan……
    Jadi kemungkinan besar pada jaman es ini banyak mahluk-mahluk hidup yg sekarat atau mungkin musnah………(coba di pikirin aja sendiri…), bahkan kalo andaikan ada manusia keturunan monyet,,, bagaimana dia dapat hidup………bukankah bangsa monyet itu paling doyan makan buah-buahan……?
    Nah sekitar 10 ribu tahun yg lalu (jaman Holosen) , lapisan es di muka bumi mencair (hanya tersisa diwilayah kutub utara dan selatan) barulah permukaan tanah ditumbuhi oleh berbagai macam tumbuhan yg dapat menunjang kehidupan mahluk………
    Nah pada era inilah muncul peradaban manusia …. dan kemungkinan besar pada era inilah Nabi Adam diturunkan Ke Bumi …………… tepatnya ane juga nggak tahu…….(pikir aja sendiri……….)
    SALAAAAAM…. buat saudaraku sebangsa & setanah air ………..!!!!

    Komentar oleh mas budi | 3 Januari 2012 | Balas

  38. pokoknya saya tidak diserupakan dengan teorinya darwin yang mengatakan manusia modern berasal dari kera….biar dia saja yang berasal dari kera…

    Komentar oleh made | 13 Januari 2012 | Balas

  39. Kl kalian percya adanya Tuhan yang menciptakn alam semesta dan isinya harusnya kalian percya pada tata aturannya yg tertuang dalam kitab-kitabnya.

    Komentar oleh Tomy | 1 Februari 2012 | Balas

  40. Tulisannya menarik, tapi dangkal, gak ada esensinya dan gak jelas referensinya, jadinya gak ilmiah dan gak bisa dipertanggungjawabkan. Secara teorinya, argumen yg gak ilmiah gak bisa membantah yg ilmiah walaupun dipaksakan seperti apapun. Menurut gw, banyak yg ngomen disini kyknya gak pernah baca “origin of species”-nya Darwin, atau jangan2 baca quran jg jarang nih (atau baca doank tanpa ngerti yg dibaca apa), heuheu. Baca dulu donk, biar gak ditipu sama orang yg gak ngerti apa2. Seperti yang kita tau ayat pertama Quran itu Iqra’ artinya Bacalah, bacalah ilmu fisika modern, bacalah ilmu biologi genetika, bacalah ilmu sejarah, bacalah ilmu kimia molekuler, bacalah, baca dan baca semuanya termasuk universe kita biar punya ilmu, baru ngomen. Disanalah mengerti keindahan semesta jagad raya ciptaan Tuhan, dimana semua makhluk terdiri cari blue print yg sama dari pencipta yang sama. Sekali lagi baca dulu baru ngomen, heuheu..

    Bahkan Zygot & Embrio manusia dan monyet pun sama bentuknya, heuheu. Lantas apakah manusia lebih rendah dari monyet kalau bentuk embrionya sama? Bahkan partikel atom & elektron penyusun kita pun sama dengan partikel besi, tentu saja dengan dengan komposisi zat yang berbeda2 karena susunan atomnya berbeda. Hanya orang yang berilmulah yang pantas mengomentari teorinya Darwin.

    “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat” (QS al-Mujadilah : 11).

    “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah orang yang berilmu” (QS al-Fathir : 28).

    “Allah memberikan hikmah kepada siapa yang dikehendaki Nya. Dan barang siapa yang diberi hikmah, sungguh telah diberi kebajikan yang banyak. Dan tak ada yang dapat meng­ambil pelajaran kecuali orang-orang yang berakal” (QS al-Baqarah : 269)

    “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran”
    (QS az-Zumar : 9).

    “Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran”
    (QS ar Ra’d : 19).

    Selamat belajar ilmu pengetahuan dan rajinlah membaca, jangan hanya copy paste doank, heuheu..

    Its not the strongest of the spesies or the most inteligent that survives. But the one most responsive to change.
    Bukan yang spesies terkuat atau spesies dengan kecerdasan paling tinggi yang akan bertahan. Tetapi yang paling responsif terhadap perubahanlah yang sanggup bertahan dan menghadapi masa depan. (charles darwin in origin of species)

    Berubahlah, Responsiflah, Hijrahlah menuju kebaikan, dari kebodohan menuju kelompok manusia.

    Salam,
    Sunguix

    Komentar oleh sunguix | 7 Februari 2012 | Balas

    • maaf kalau saya kurang baca,
      jadi bisa minta tolong dikasi referensi bukunya ? ? ?

      Komentar oleh Al Gazzali Zubir | 7 April 2013 | Balas

  41. Subhanallah…pintarnya ya manusia itu ^__^

    Yuk belajar lagi..sama-sama belajar^tidak sekedar berlajar bersama…

    Komentar oleh yant_anak serumpun | 10 Februari 2012 | Balas

  42. akhirnya semuanya terungkap

    Komentar oleh Travel Haji ONH Plus Umrah | 13 Februari 2012 | Balas

  43. yang dimau darwin ya seperti saat ini di web ini semua pro kontra, padahal yg namanya teori akan di patahkan teori selanjutnya,, sains pd saat ini begitu maju dan dapat memcahkan misteri yg pd abad lampau sukar diterima oleh akal, yang aneh, ada segelintir ilmuwan yg masih percaya sama teori darwin walau sudah terbukti sudah usang. Ini menandakan sekelompok ilmuwan tersebut terindikasi terjangkit egois atau mempertahankan status unggul kelompoknya,tak mungkin mereka tidak tahu, tp ada motivasi tertentu? itu mungkin saja.
    Sama kayak di Indonesia ilmuwan LIPI juga ego almamater, antara yg berasal dr kampus UI dengan Kampus ITB dll. atau yg lebih parah buat modal dapat dana penelitian,dan yg lebih parah saintis yg digerakan kepentingan propaganda, contoh saintis SS jaman HITLER berkuasa, banyak tujuan lah..
    yg lebih halus saintis pro SATANIC mereka bergabung dalam ordo-ordo rahasia semisal freemason, iluminati, New world Order, Thule dll ( ini yg belakangan lebih bahaya lagi ) dengan niat ngancurin sistem yg mapan, tujuannya? yah kalian semua tahu…

    Komentar oleh anti ilmuwan dajjal (darwin,karl marx dll) | 6 Maret 2012 | Balas

  44. sudahlah…. pengen penjelasan yg tepat akurat dan memuaskan??? mati aja…. tanya langsung sama Tuhan ato si darwin yg udh mati juga….kalo udah mati pasti semua jawaban puas…. nyatanya ga ada yang balik tuh pada betah…… dari pada debat pusing….. mending tanya aja langsung….. monggo….

    Komentar oleh arwanrosadi | 7 Maret 2012 | Balas

  45. ‘Di Iran pada 7.000SM, manusia telah mengenal almunium’

    wah saya ragu dengan keterangan ini. dari yang saya pelajari unsur logam almunium itu ditemukan harus dengan adanya listrik, karena memerlukan proses elektrolisis (coba googling cara mendapatkan alumunium dari mineral logam).

    jadi kalo keterangan di atas, di Iran 7000 SM sudah mengenal almunium. berarti dengan kata lain 7000 SM sudah dibuat listrik (atau energi lain yg mampu ber-elektrolisis)

    CMIIW

    Komentar oleh slychovic | 13 Maret 2012 | Balas

    • yup, aluminium memang bisa di-ekstrak dari proses elektrolisis, makanya sekarang aluminium sangat berlimpah dan murah. Nah jaman dulu aluminium tetap ada tapi jumlahnya sedikit dan tidak murni dan susah diekstrak sebelum ada listrik, dan karena langka jadinya lebih mahal dari emas. Ingat cerita alat makannya napoleon yg terbuat dari alumunium?

      Komentar oleh cahyo | 14 Maret 2012 | Balas

  46. sibuk amat pada komentar, ras manusia berbeda dengan monyet

    Komentar oleh jose | 16 Maret 2012 | Balas

  47. semuanya benar, tidak ada yang salah. kita cm butuh rasa saling menghargai dan menghormati antar sesama. karena sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi. kecuali org2 yg dekat dengannya.
    ngebahas ttg adam adalah manusia pertama atau tidak, kita tidak pernah tau itu benar atau salah. tapi dalam al baqarah ayat 30 dijelaskan.

    وَ إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلاَئِكَةِ إِنِّيْ جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيْفَةً قَالُوْا أَتَجْعَلُ فِيْهَا مَن يُفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَ نَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَ نُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّيْ أَعْلَمُ مَا لاَ تَعْلَمُوْنَ

    Dan (ingatlah) tatkala Tuhan engkau berkata kepada Malaikat : Sesungguhnya Aku hendak menjadikan di bumi seorang khalifah. Berkata mereka : Apakah Engkau hendak menjadikan padanya orang yang merusak di dalam nya dan menumpahkan darah, padahal kami bertasbih dengan memuji Engkau dan memuliakan Engkau ? Dia berkata : Sesungguhnya Aku lebih mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.

    untuk apa ngurusin yang sudah lalu. lebih baik berpikir kedepan untuk yg lebih baik. karena hidup adalah proses.

    Komentar oleh Joko | 19 Maret 2012 | Balas

    • mantap…jadikan masa lalu pelajaran untuk hari ini dan rencana untuk masa depan…

      Komentar oleh dust | 29 Januari 2013 | Balas

  48. coba googling aja… batu batre ditemukan pada jaman firaun…

    Komentar oleh indrajit | 31 Maret 2012 | Balas

  49. kera purba mungkin pernah ada ttp mereka dengan sendirinya musnah ( kera ya kera . manusia ya manusia)

    Komentar oleh Suster ngesot | 20 April 2012 | Balas

  50. untuk pengikut teori darwin saya minta penjelasan dong!!

    1.kan katanya manusia adalah evolusi dari kera!!
    (kenapa masih ada kera di zaman sekarang?? kenapa mereka ga ikut berevolusi??)
    2.kan katanya mahluk hidup itu berevolusi sesuai dengan kebutuhan??
    (kenapa manusia ga punya sayap?? saya yakin manusia membutuhkan sayap!!)
    sekian saja. terimakasih wasalam…..

    Komentar oleh Andri Fardila | 22 April 2012 | Balas

    • Ada tuh, nonton aje film X-men, pasti deh terjawab, karena semua Manusia ber evolusi & bermutasi, yah kayak di film X-men gitcu, hehehe……..

      Komentar oleh Darwin Bahlul | 15 Mei 2012 | Balas

      • itu sama sekali tidak menjawab. kita semua tau x-men itu hanya filem fiksi sebuah karangan dari seseorang. dan kita ini hidup di real word, dunia nyata.

        Komentar oleh Andri Fardila | 15 Mei 2012

  51. agakny, kisah iblis yg terusir dr surga karena kesombonganny akan kemampuanny yg tinggi,
    bs menjadi bhan renungan, spy qt tdk sok benar sendiri,
    ALLAH MENGETAHUI APA YG TDK QT KETAHUI,

    Komentar oleh abdulloh | 19 Juni 2012 | Balas

  52. Pada prinsip dan garis besarnya ada dua macam sejarah dunia : 1. sejarah dunia versi kacamata sudut pandang manusia,atau versi kacamata sudut pandang ‘barat’ yang saat ini diajarkan diajarkan secara resmi di sekolah sekolah yang memuarakan sejarah awal kehidupan kepada teori teori buatan manusia / kepada ‘rabaan’ manusia,termasuk kepada teori Darwin. dan 2.sejarah dunia versi kitab suci yang dimulai dari turunnya nabi Adam a.s ke dunia hingga hari ini tanggal 20 juni 2012.
    Manusia tentu tak bisa memilih dua duanya sebab pasti hanya satu yang benar.yang jelas bukti ilmiah fisik-materi yang kelak akan membuktikan mana yang sebenarnya yang benar.yang tidak memiliki bukti – fakta ilmiah yang kuat yang hanya teori teori teori belaka harus ‘dikarantina’ (dipilah dan dibedakan dengan yang berdasar bukti ilmiah) agar ilmu (termasuk ilmu sejarah) dan agama tidak nampak berbenturan.
    Sebab musti diingat bahwa dunia sains (dunia ilmu materi) harus kita bagi kepada dua bagian : 1.konsep yang berdasar kepada fakta temuan bukti fisik-empirik dan 2.konsep yang hanya berdasar kepada teori belaka tanpa berdasar kepada bukti fisik-empirik
    Dan pembagian ini penting diketahui agar orang bisa memilah apa yang ada dalam sains,sehingga yang sampai hari ini baru sebatas teori jangan sampai dianggap sebagai ‘fakta’.sebab agama dan sejarah dunia seringkali tidak difahami secara menyatu padu sebab didunia sains teramat banyak teori teori yang tidak berdasar fakta yang menghalangi manusia dari melihat fakta sejarah yang sebenarnya yang bersesuaian dengan deskripsi kitab suci.dan celakanya orang awam cenderung menganggap teori teori itu sebagai ‘fakta’ ! hanya karena teori itu keluar dari dunia sains,padahal dunia sains itu terdiri dari yang benar (karena ada fakta nya) dan yang salah ( karena hanya teori semata).
    Kita ambil contoh : sampai saat ini siapa yang berani mengatakan bahwa konsep Darwin berdasar kepada fakta,tak pernah ada bukti fakta empirik yang menyokong konsep Darwin yang ada hanya temuan temuan yang ditafsirkan secara sefihak (ada kerangka ‘mirip kera’ lalu ditafsirkan sebagai : ‘manusia kera’),sebab itu konsep Darwin hingga hari ini sebenarnya baru sebatas teori tapi sebagian orang malah telah menganggapnya sebagai fakta !

    Komentar oleh pencari kebenaran | 19 Juni 2012 | Balas

  53. intinya Te’ori darwin hanyalah isapan jempol para yahudi2 yg tidak bertanggungjawab

    Komentar oleh Fathoni | 14 Juli 2012 | Balas

  54. harus cermat berarti ya

    Komentar oleh pulau tidung | 16 Juli 2012 | Balas

  55. Hadew… kalo sedikit2 yahudi… trus langsung dibenci… tanpa dipelajari…. kita sendiri yang nantinya rugi sodara sodari…

    Alhamdulillah saya muslim
    Kebetulan berkecimpung di bidang genetika dan
    Kebetulan pernah baca bukunya Darwin ‘Origin of the species’,
    yang ingin saya luruskan disini adalah:
    1. Dalam buku tersebut tidak pernah disebutkan bahwa manusia keturunan kera. Tapi yang diteorikan adalah bahwa manusia dan kera (dan semua makhluk hidup di bumi dimungkinkan memiliki moyang bersama).
    2. Evolusi adalah proses kompleks dari upaya untuk menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan dan tekanan akibat seleksi alam dalam jangka waktu yang sangat lama.

    Perlu diingat, TEORI yg berumur 152 thn ini ini masih berkembang. Banyak temuan baru yg menolak maupun mendukung tapi masih banyak juga missing link di sana-sini. Ilmuwan itu bagaikan ‘standing on the shoulder of giants’. Mau menentang atau mendukung, mereka tetap harus belajar, meneliti, mengamati dan berusaha memahami temuan dari ilmuwan terdahulu. Jadi thanks to Darwin, tanpa dia kita tidak akan BERPIKIR dan memiliki DISKUSI yang semenarik ini.

    Ini temuan dari seorang hardcore Darwinian
    “Evolutionary biologist Richard Dawkins has postulated that human mitochondrial DNA (inherited only from one’s mother) and Y chromosome DNA (from one’s father) show coalescence at around 140,000 and 60,000 years ago respectively. In other words, all living humans’ female line ancestry trace back to a single female (Mitochondrial Eve) at around 140,000 years ago. Via the male line, all humans can trace their ancestry back to a single male (Y-chromosomal Adam) at 60,000 to 90,000 years ago.”
    Dia (Dawkins), adalah seorang Darwinian sejati, tapi ketika dia menemukan bahwa Manusia kemungkinan berasal dadi satu leluhur pria dan wanita, dia tidak malu untuk mempublikasikannya. Bahkan dia yakin, suatu saat akan terungkap titik temu antara teori Darwin dan temuannya (empat jempol dah).
    Katakanlah dia mau Yahudi, atheis atau apa lah, tp konisitensinya perlu dipuji. Dia mengungkapkan apa yg benar berdasarkan kaidah2 keilmuan. Tidak asal membenci atau menghujat. Atitude ini yang kita belum punya kayanya.

    Terpuji mana coba: muslim yang selalu bersuudzan dan mencela orang lain atau orang atheis, nasrani, yahudi di kota Rotterdam (Belanda) yang memilih walikota seorang Muslim Maroko karena dia berprestasi??????

    Komentar oleh Tiyang Jawi | 16 Juli 2012 | Balas

    • ya memang tapi siapa yang mau terima kalo manusia berwal dari kera binatang adalah binatang dan manusia tetaplah manusia

      Komentar oleh seribu | 27 Juli 2012 | Balas

      • ya benar sekali saya setuju dengan apa yang sauadara beriakan pak seribu

        Komentar oleh jani aljabar | 27 Juli 2012

      • Ya, memang anda tidak terima. Tapi yg diomongkan monyet dan manusia, bukan evolusinya. Dan inilah salah satu kebodohan orang indonesia, belum tahu tapi langsung beleter (bahasa melayu pontianak:asal ngomong, kebetulan sy seorang melayu pontianak)

        Komentar oleh Kartto | 29 Juli 2012

    • bagaimana teori darwin pada umumnya bro…manusia berasal dari kera…atau manusia berasal dari mahkluk mirip kera…atau manusia dan kera punya nenek moyang sama…….sebut saja ada binatang kera besar mati…trus di temukan fosilnya…lalu menduga itu adalah asal muasal manusia…dan menjadikan itu sebuah teori…itu cuman teori buakn hal nyata terjadi..para darwinis jangan melihat teori itu adalah hal nyata…itu hanya T.E.O.R.I…..kebenarannya gak bisa di pertanggung jawabkan…..dan diamini para manusia yg katanya cerdas dan ilmiah….akhir kata..”yg merasa nenk moyangnya berasal dari kera angkat tangan….!!!

      Komentar oleh dust | 29 Januari 2013 | Balas

  56. menurut saya teori darwin itu menganalisis psikologi hewan “kera / monyet” karena ekspresi muka “kera / monyet” persis dengan ekspresi manusia. “kera / monyet” menurut Darwin sama persis dengan manusia, karena mereka “kera / monyet” memiliki ekspresi bahagia, ketawa, sedih, dan dsb. tp ilmuwan barat menganggap manusia revolusi dari kera / monyet.

    Komentar oleh Andee | 28 Juli 2012 | Balas

    • Kalau sy keturunan manusia, anda saja kalee yang keturunan monyet.

      Komentar oleh Kartto | 29 Juli 2012 | Balas

      • benar sekali pak

        Komentar oleh jiko | 1 Agustus 2012

  57. saya gk ma punya nenek moyang monyet, pokok nya gk mau, biar aja dech si Darwin dan teman2nya aja yg jadi keturunan monyet, saya ogk mau… huhuhuhhuu… :’(

    Komentar oleh Rheyy Cadass | 9 Agustus 2012 | Balas

  58. yang jelas Nabi Adam A.S. manusia awal paling pintar dan modern , menurunkan kepintarannya melalui keturunan/genetikanya sampai saat ini..termasuk kita juga …sampai 5 milyar keturunannya pada hari ini karena beliau dibekali akal untuk hidup di dunia sebagai Leader di planet bumi, saya setuju agar mereka yang mengagungkan Darwinisme dicap sebagai monyet seperti umat Nabi Musa A.S yang membangkang, dikutuk menjadi monyet juga, kalau

    Komentar oleh humanoid | 12 Agustus 2012 | Balas

    • yg jelas, yg patut membenci darwin adalah keluaraga besar unisoviet.
      karena berkat darwi, joseph stalin akhirnya gak percaya tuhan dan melakukan pembersihan manusia di wilayah unisoviet dng korban jiwa menjapai 50jt jiwa. . .
      bukan qt bangsa indonesia, ikut perang dunia aja kagak. . . . .

      Komentar oleh hyudan | 16 Agustus 2012 | Balas

  59. seruuu seruuuu…., ane alhamdulillah lumayan banyak baca (dikit bgt bnerny kan dibanding luasny pengetahuan, subhanallah), dan kbetulan ane dokter umum yg yah dalam pendidikan belajar lah sampe tingkat biologi molekuler walau permukaannny aj..

    teori evolusi darwin dilawan harun yahya, yah gtulah kan y…
    hmm.., ini cuman opini y.., opini loh…,

    1. Dari literartur yg ane baca, dan juga ane pelajari selama ini, evolusi itu bneran ada. klo anda mau baca sih…, sekarang tuh zamanny biologi molekuler, dan malahan bnyak yg ngedukung teori darwin dari hasil2 penelitian ini, dan yah evolusi itu ad temaann!! btw, soal kera jd nenek moyang kita dalam teori evolusi darwin, kya’ny temen2 perlu bner2 baca d, soalny si darwin gak gtu maksdny. jangn karna menurut kalian itu salah trus gak mw tw, n cuman dnger yg temen2 mau aj, bukanny agama kita yg agung ini mengajarkan untuk selalu baca, baca, bacaaaa! iqra’ woy…

    2. Si harun yahya itu, mestiny untuk ngelawan teori evolusi gak kya gtu, buku dy itu akhirny cuman jadi bahan tertawaan aj d kalangan ilmiah.., (loh kok bsa diketawain, hayoo ud pada baca belum? dalam koridor ilmiah y tp..) ayolah temen2 muslimku.., tunjukkan klo kita bisa ngalahin umat selain islam dengan intelektual…, tunjukkan keagungan agama kita agar mereka terpana dengan kita.., hhe bhasany..

    3. Ok, akhirnya kalian tahu klo saya mendukung teori darwin (soalny paling ilmiah sih, dan belum ad yg nandingin..) dan skrng pasti bilangin sy keturunan monyet dll…, bukan gtu loh carany ber etika..^^

    4. Baca, baca, baca yuuukk temen2..! atau klo ad yg berkecimpung di genetik n biologi molekuler, penelitian d…, hancurin teori darwin! soalny seperti yg ane bilang td, penelitan2 yg ada skrng malah semakin menguatkan teori evolusi..

    5. o iy, yg bilang mutasi itu pasti jelek, kta sp? harun yahya? hmm…, baca lagi d y….

    ok, pada akhirnya ane mw ngajak temen2, budayakan atitude yg baik y.., ber argumen lah yang baik, pokokny baiiikkkkk d…

    wassalam..

    Komentar oleh ramadhanputra88 | 15 Agustus 2012 | Balas

  60. bro . . .
    kalo qt menyikapi pengetahuan berdasar koridor ilmiah dan agama, gak kan pernah ktemu. . . .ane jamin !
    yg pasti qt neh berakal, dan gunakan akal itu utk mencari hal yg baik, bukan untuk merusak apalagi menghancurkan.

    Komentar oleh hyudan | 16 Agustus 2012 | Balas

    • kalau saya gak bisa bilang gak saling ketemu,,
      tapi sebagai orang muslim saya meyakini, keduanya saling beriringan

      Komentar oleh Al Gazzali Zubir | 7 April 2013 | Balas

  61. setuju banget.., kita berakal.., jd gunakanlah akal ituu…^^, pelajari sebanyak mungkin yg ada di alam..,, walau kita gak akan mungkin bisa pelajari smuanya..^^

    Komentar oleh ramadhanputra88 | 17 Agustus 2012 | Balas

  62. “telah nampak kekafiran yg nyata shga banyak orang beranggapan bhwa agama adalah sekadar dogma,tersesatlah dan kafirlah orang-orang tersebut.”

    Komentar oleh amar al-ma'rof | 6 September 2012 | Balas

  63. Saya mencoba, menyusun Time Line Peradaban Manusia…

    200.000 – 10 juta tahun yang lalu
    Diperkirakan masa turunnya Nabi Adam

    72.000 – 100.000 tahun yang lalu
    Diperkirakan masa kehidupan Nabi Idris (Oziris) di Mesir Purba

    20.000 – 70.000 tahun yang lalu
    Peradaban Lemuria, kemudian berakhir dan mengungsi ke Planet lain

    13.000 tahun yang lalu
    Masa kehidupan Nabi Nuh

    11.600 – 13.000 tahun yang lalu
    Sebagian bangsa Lemuria, ada yang kembali ke bumi. Mereka membaur dengan Keluarga Yafet bin Nuh, dan secara bersama-sama membangun Peradaban di Sundaland. Hasil pembauran dari keduanya, dikenal sebagai Bangsa Atlantis.

    Bangsa Atlantis mencoba menata kembali bumi, yang luluh lantak oleh Bencana Global di masa Nabi Nuh, dan Peradaban ini kemudian hancur oleh bencana Banjir (catatan Plato)

    Penduduk Atlantis berpencar ke seluruh penjuru bumi. Mereka kemudian menjadi leluhur bangsa-bangsa di Asia Timur, seperti ras Mongoloid dan Altai

    4.500 tahun yang lalu (2.500 SM)
    Sebagian keturunan Penduduk Atlantis dari Kepulauan Taiwan (Teori lain mengatakan dari Yunnan Cina Selatan), pulang kampung ke Sundaland (Nusantara), dikenal sebagai bangsa Proto Melayu

    WaLlahu a’lamu bishshawab

    Komentar oleh panjinegeri | 9 September 2012 | Balas

  64. Piramid di bangun pada masa Nabi Musa AS, lihat dong di surat Al-Qhashas

    Komentar oleh Adhitya | 13 September 2012 | Balas

  65. segala rahasia alam semesta menurut saya Al Quran lah jawabannya, banyak mengaji dan memahami artinya niscaya ada hikmahnya di bidang ilmu agama, sejarah, kedokteran, perdagangan, dan hal lainnya serumit apapun pertanyaannya pasti ada jawabannya.. hehe piss

    Komentar oleh temaram | 6 Desember 2012 | Balas

  66. pernah kah kalian membaca dan memahami pengertian teori evolusi ?
    cobalah kalian baca disitu dpt diartikan bahwa perubahan spesies” tahap demi tahap.
    disini saya percaya bahwa evolusi benar terjadi bukan kah kalian tahu bahwa dikatakan Nabi Adam memiliki tinggi sekitar 30meter..
    coba bandingkan dengan manusia jaman sekarang apakah ada manusia dengan tinggi 30meter ?
    bukankah itu adalah evolusi ?
    jika kalian beranggapan bukan, lalu apa namanya jika bukan evolusi ?

    Komentar oleh Andre Ulquiorra Schiffer | 15 Januari 2013 | Balas

  67. ITU HANYA SEKEDAR TEORI…..CUMAN TEORI…..KENAPA DIBESAR2KAN….JIKA KITA MENGAMINI TEORI DARWIN MAKA RUNTUHLAH KEIMANAN KITA PERIHAL NABI ADAM AS…DAN RUNTUHLAH ALQURAN SEBAGAI PEGANGAN UMAT ISLAM….INILAH YG DIPAKAI OLEH PENGANUT AJARAN SETAN/IBLIS SUPAYA KITA PERCAYA DENGAN TEORI TERSEBUT DGN MENAMPILKAN JASAD MAHKLUK YG DIBUAT OLEH MEREKA SENDIRI…TEORI USANG YG DI AMINI BANYAK ORANG….

    Komentar oleh dust | 23 Januari 2013 | Balas

  68. “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” Al Baqarah # 30
    Saya berfikir saint dan agama akan selalu berjalan beriringan, meski kita selalu terlambat untuk menyadarinya.
    bisa jadi memang ada mahluk mirip manusia dan kera versi Darwin pernah mendiami bumi. Namun sebagai Umat Islam kita wajib mempercayai informasi yang berasal dari Al Qur’an. dalam banyak riwayat sebelum Adam AS diciptakan telah ada makluk yang mendiami bumi yang cerdas dan mempunyai peradaban, namun durhaka dan selalu menumpahkan darah, maka ALLAH mengutus malaikat untuk memusnahkan seluruh mahluk tersebut berikut peradabannya. Wallahu ‘alam. Hanya ALLAH yang Maha Tahu.

    Komentar oleh Ivan Ayah Dafi Riadi | 24 Januari 2013 | Balas

    • nah ini Dia jawaban yg kutggu tggu,, kmana aja sih

      Komentar oleh abdillah99 | 29 September 2013 | Balas

  69. Alhamdulillah inilah yang dibilang perbedaah itu indah.. karena perbedaan ini semakin banyak ilmu yang bisa diperoleh… yang pro monyet menggali alasan dan jawabannya mati-matian bahkan mungkin melebihi yang buat teori.. sama halnya yang pro Adam berusaha untuk mematahkan apa yang telah digali oleh pro monyet.
    Silahkan dilanjutkan asal dengan kepala dingin, non sara, dan tanpa egoisme….

    Komentar oleh Indra Netral | 6 Februari 2013 | Balas

  70. udah, yg percaya teori darwin berarti emang ras kera .
    sedangkan yang percaya nabi adam manusia pertama ya berarti ras manusia .

    Komentar oleh maaf sebelumnya | 10 Februari 2013 | Balas

    • Good inspiration for enlarge our Science in the world. Thanks

      Komentar oleh hsby | 18 Februari 2013 | Balas

  71. yang perlu kita ketahui, kita sbg umat muslim,,baik teori apa dan siapa yang buat teori itu,. itu hanya bersifat relatif,dan singkat.yg mngkn bisa bnr dan mngkn bs slh,. namun yg hrs kita cam kan dalam hati kita,bahwa alquran produk ALLAH SWT. sudah pasti..tidak ada lagi keraguan padanya, bg siapa yg meragukannya, maka ia tlh kafir.

    Komentar oleh andi | 9 Maret 2013 | Balas

  72. dulu orang bilang agama-agama, ilmu pengetahuan-ilmu pengetahuan. tapi sekarang setelah adanya penemuan-pembuktian yang logis (ilmu pengetahuan) seperti yang diungkap Harun Yahya. seharusnya diakui agama berhubungan dengan ilmu pengetahuan. (dulu pakai ayat orang tidak percaya, sekarang pake ilmu pengetahuan masih ada yang nggak percaya). YANG PENTING PAKE HATI JANGAN SALING BENCI, cocok ambil, tidak cocok jadikan wacana saja. sobat-sobat semua.

    Komentar oleh arief | 12 Maret 2013 | Balas

  73. darwin berangkat dari tradisi penelitian ilmiah sob, sedangkan adam dan hawa berangkat dari belief system. ilmu pengetahuan bukan belief system. di ilmu pengetahuan jika sebuah teori dapat dibuktikan dia kurang/tidak tepat maka dia gugur/tidak berlaku dengan demikian science terus menerus mendapatkan update. belief system? apakah spt itu? karena di belief system (baca: agama) ada seperangkat rules/dogma yang sudah harus dipercayai mentah2 dulu. kesalahan dari orang2 agama adalah mereka sering membanding2kan ajaran agama yang mereka percayai dengan tradisi ilmiah dari science, sering pula dengan mem-scientifickan ajaran tsb tanpa didukung bukti2 ilmiah yang kuat. itu sanga tmenggelikan

    Komentar oleh Al Gazzali Zubir | 7 April 2013 | Balas

  74. “Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu” (24. An Nur: 45).

    Mengejutkan bukan, ayat ini ternyata mendukung teori evolusi. Dari hewan air, sampai yang berjalan dengan dua kaki. Lalu bagaimana dengan awal kejadian manusia? Seandainya manusia adalah hasil dari evolusi, lalu bagaimana dengan Adam. Siapa Adam itu?

    Teori Darwin tentang evolusi dalam bukunya “Asal-usul Spesies (The Origin of Species)/1859” sangat ditentang oleh kelompok agamawan yang sangat percaya bahwa manusia pertama adalah Adam, dan bukan nenek moyang bangsa primata.

    Debat berkepanjangan antara yang percaya dengan science dan dogma agama berlarut.

    Salahkah Darwin dengan teorinya?

    Tidak sepenuhnya salah, pembuktian ilmiah telah menjelaskan keberadaan fosil mahluk “manusia” bahkan sejak 1.5 juta tahun yang lalu.

    Lalu, apakah kepercayaan tentang Adam adalah manusia yang diciptakan Tuhan dan bukan dari jenis primata yang berevolusi, adalah salah?

    Untuk menjelaskan tentang manusia Adam, kita coba kaji dari Al-Qur’an:

    “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (2. Al Baqarah:30).

    Dari ayat itu dengan sangat jelas Allah menyatakan akan menciptakan “khalifah di muka bumi” dan bukan “manusia pertama di muka bumi”.

    Kemudian para Malaikat bertanya: ”Mengapa Engkau hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah…”.

    Bila kita cermati pertanyaan Malaikat ini membuat kita kemudian bertanya-tanya balik, mengapa Malaikat mengetahui dengan pasti bahwa manusia itu nantinya akan membuat kerusakan di bumi dan menumpahkan darah, sedang makhluk tersebut belum diciptakan?

    Jawabannya hanya ada dua, yaitu:
    1. Jika mahluk manusia belum diciptakan, malaikat kege’eran merasa lebih tahu dari Allah dengan meramal bahwa nantinya manusia itu pekerjaannya membuat kerusakan di bumi dan menumpahkan darah. Kesimpulan ini sangatlah tidak mungkin karena Malaikat tidak mungkin lebih tahu dari Allah, “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.
    2. Pada saat itu di muka bumi ada sejenis “makhluk manusia” yang punya pekerjaan membuat kerusakan di bumi dan menumpahkan darah. Inilah kesimpulan yang sangat mungkin.

    Dari kajian ini jelas bahwa teori evolusi Darwin benar selama teori itu berkaitan dengan evolusi “makhluk manusia” yang sebaiknya kemudian kita sebut dengan “animalia” atau manusia-manusia pra sejarah. Tetapi tidak benar jika itu dihubung-hubungkan dengan Adam dan manusia modern.

    Animalia diperkirakan telah ada sejak 1.5 juta tahun yang lalu, Homo sapien primitif mulai dikenal pada sekitar 500.000 tahun yang lalu. Adam diperkirakan diciptakan disaat awal dibumi hidup mahluk yang berjalan dengan dua kaki, tetapi diturunkan di bumi di akhir jaman es, karena di saat-saat itulah bumi menjadi surga (sekitar 12.000 SM).

    Satu bukti nyata: kebudayaan animalia yang sudah hidup jutaan tahun maksimal adalah gerabah dan peralatan berburu dari batu. Sejak Adam dan turunannya mendominasi bumi, hanya dalam jangka ribuan tahun saja mahluk manusia sudah bermimpi merambah alam semesta dan menguasai jagat. Seperti semut melihat langit.

    Komentar oleh bangcag jambu klutuk | 24 Mei 2013 | Balas

  75. kalau memang manusia itu dari hasil evolusi kera berarti sudah tdk ad kera di indonesia

    Komentar oleh eyang | 19 Juli 2013 | Balas

  76. manusia purba sdh punah. digantikan adam.

    Komentar oleh JOKO EDAN | 20 Juli 2013 | Balas

  77. Mereka yang anti Darwin terlalu bersikap EMOSIONAL sehingga mudah terjebak menjadi kurang ilmiah. Pemahaman mereka tentang teori Drawin hanya sebatas : manusia itu keturunan monyet dan bukan Adam. Padahal mereka tidak tahu wajah Nabi Adam yang sebenarnya. Kalaupun tahu PASTI dari Kitab Suci. Cara berpikir begitu menjadi SAMA SEKALI tidak ilmiah. Kalau ingin berpikir ilmiah, buang jauh2 keyakinan kita akan kitab suci, dan menganggap bahwa kitab suci HANYALAH data pendukung belaka.

    Teori Darwin adalah ilmiah karena berdasarkan logika manusia, tanpa DIGANGGU oleh sikap EMOSIONAL keyakinan agama. Teori Darwin adalah murni buatan manusia. Kalau ingin menyanggahnya susunlah teori manusia yang LOGIS dan ilmiah yang bisa diuji oleh MANUSIA secara ilmiah di lembaga-lembaga ilmiah.

    Bukti-bukti evolusi sudah ada dalam rentang waktu dimana sejarah MANUSIA mulai tercatat. KAlaupun Darwin membuat teori berdasarkan data tersebut untuk memprediksi kejadian sebelumnya, tindakan ini jelas2 SANGAT LOGIS meski tentu memiliki keterbatasan probabilitis tertentu. Adalah cara lain selain itu yang ilmiah yang bisa melakukan itu? TIDAK ADA…caranya secara ilmiah yang hanya itu. Ada cara lain yaitu berdasarkan Kitab Suci yang kiya yakini BENAR. Tapi sikap ini jelas2 tidak ilmiah. Karena tidak ada diskusi didalamnya, bagaimana bisa dikatakan ilmiah kalau manusia tinggal meng’IYA’kan kitab suci?

    Komentar oleh Cogito | 28 Juli 2013 | Balas

  78. Saking pinternya para ilmuan, banyak diantara mrk menjadi Atheis dan ada jg yg mengatakan bahwa yg meng create manusia adalah Alien dan bukan Tuhan, lha lalu yg meng create Alien itu siapa???

    Komentar oleh agus laksamana | 3 September 2013 | Balas

  79. ilmu pengetahuan melawan agama

    Komentar oleh Oweck Oweck | 13 September 2013 | Balas

    • Apa yang di tulis oleh Darwin saya rasa itu baru teori bukan hukum masih perlu pembuktian (itu tidak mudah) Teori darwin inipun telah berkembang menjadi beberapa sub teori, tapi etap itu semua masih teori yang membutuhkan pembuktian. Yang percaya dengan “penciptaan” pun masih teori belum menjdi hukum krn butuh pembuktian. Saya di anugrahi otak (itu harus di gunakan) untuk bertanya “buktinya mana?”. kelompok evolusi selalu saja menunjukan bukti bukti ilmiah pendukung dengan penemuan penemuan baru tapi masih mengakui adanya missinglink yang belum di ketahui. Para pengagum “penciptaan” selalu dan selalu menentang penemuan penemuan dari “evolusi” tanpa menunjukan apa apa yang mampu menguatkan secatra ilmiah bukti “Penciptaan”… Ini aneh buat saya..

      Komentar oleh pakaiotak | 22 September 2013 | Balas

  80. as alkum…. wahay saudara saudara skalian, hentikanlah perdebatan ini, apalagi udah saling menghina, ini sangat dilarang oleh Nabi kita SAW. Sifat seorang muslim adalah mengalah. dan marilah kita semua mengalah dengan teori Darwin. akan tetapi ada hal yg penting yg stiap muslim hrus meyakininya dgn kuat kuat., yakni

    1. Setiap muslim harus meyakini bahwa didalam al Qur’an surah Al baqarah dikatakan bahwa ALLAH swt hendak menciptakan manusia sbg khalifa di bumi, kemudian membuat para malaikat bertanya perihalnya,, Alim ulama mufassirin beritahu ttg ayat ini bahwa memang sebenarnya ada manusia yg mendiami bumi ini yg senantiasa dibinasakan krn kerap kali melakukan permusuhan dan pertumpahan darah. oleh krn itu diutuslah malaikat untuk mengazbnya. maka dari ini para malaikat sekali lg terheran heran dan bertanya,.( padahal kt tahu bersama para malaikat maksum tanpa dosa, malaikat cs tidak akan bertanya spt itu kecuali udah ngalamin sendiri dan telah melalui peristiwa itu), “Apakah Engkau hendak menjadikan padanya orang yang merusak di dalam nya dan menumpahkan darah, padahal kami bertasbih dengan memuji Engkau dan memuliakan ENGKAU. sbg bukti ilmiah bahwa adanya fosil manusia yg wujudnya sama tp belum sempurna ( hanya mendekati), mugkin inlah yg dimaksud malaikat manusia yg senantiasa berbuat kerusakan.

    2. Setiap muslim harus meyakini penciptaan Adam as. ketika ALLAH swt menciptakanya. dimana seluruh Malaikat diperintahkan sujud ( penghormatan ) kpd Adam as, kecuali Iblis yg akhirnya harus ankat kaki dr surga. dengan kata lain, Bpk kita Nabi ADAM as diciptakan di Surga BrO dan berasal dr surga…! dan bukan dr bumi, begitu jg dengan penciptaan siti Hawa as, ALLAH SWT TELAH MENCIPTAKAN KEDUANYA DI DALAM SURGA, SECARA LANGSUNG TANPA ADA PROSES AYAH IBU ( DILAHIRKAN ),, sekali lg dan bukan berasal dr bumi. lantas knp bisa ada dibumi, yah walhasil krn mereka melanggar perintah ALLAH swt. jd terdampar deh kita di bumi, dan beranak pinang sampe skg. sekali lagi penemuan para scientis mengugkapkan fakta bahwa manusia modern skg, DNA nya bersumber dr satu manusia, yg manusianya hidup sekitar 145rb tahun yg lalu. ini benar benar membuktikan bahwa Bpk kita ADAM as adalah manusia pertama, bukan hasil dari evolusi.

    kesimpulanya, mari kita berpikir secara dewasa, buka mata hati kita lebar lebar,,, ilmu scientis telah membuktikan kebenaran alquran, dan telah seiring sejalan. bahwa memang ada manusia sebelum Adam as diciptakan, tp itu model lama yg ga punya sifat kerukunan berbangsa dan bertanah air . yg diperkirakan hidup sekitar 200rb sampai berjuta thn yg lalu yg peniggalannya ditemukan di berbagai tempat.
    Dikatakan Adam as MANUSIA PERTAMA karena diciptakan didalam surga, dengan model baru yg sangat sempurna, yg lebih beradab tentunya dan dilahirkan langsung tanpa ada ayah ataupun ibu.
    Ketika ALLAH swt menurunkan Adam as ke Bumi, yah bahasanya jd berubah Bro, bukan lg manusia pertama, akan tetapi Manusia pertama model baru yg mendiami bumi warisan dr peninggalan manusia model lama (yg menurut darwin mahluk evolusi). yg telah dulu hidup di bumi ini.

    jd ga ada yg patut dipertentangkan bro, smuanya benar, ADAM manusia pertama oke,, bukan yg pertama jg okey. manusia pra ADAM as boleh jd berevolusi menurut pata ahli DARWINITAS. akan tetapi. Nabi Adam as bebas dari teori trsebut. krn klo masih maksa Adam adalah mahluk hasil evolusi. maka dia SEPERTI MELAWAN HAK PENCIPTAAN ALLAH SWT YG TELAH MENCIPTAKAN ADAM AS SECARA LANGSUNG TANPA AYAH/IBU. tp klo bukan orang beriman sih. oke dah lawan ajah, kita ngalah ko.

    dikatakan Adam as adalah khalifa dan seorang Nabi sekaligus manusia pertama, bukan berarti harus ada manusia yg sudah ada yg harus dibina dan dipimpin, maksudnya simple aja tentang khalifa, adalah maksudnya Anak cucu Adamlah yg akan mengelola Bumi ini dengan baik,hidup berbangsa dan bernegara. proses penciptaan khalifa itu sendiri kan harus diciptakan manusia pertamanya. nah kebetulan Adamlah as sebagai manusia pertamanya , klo bukan krn Adam as ga akan tercipta yg namanya khalifa di permukaan bumi ini. nasehat Adam as sendiri yah kpd anaknya sendiri yang isi nasehatnya senantiasa untuk menyembah ALLAH swt dan mengajarkan Tauhid yg dimana anak beliau sendiri ga pernah liat surga ataupun alam akhirat.

    Akhirnya kpd saudara2ku yg seiman, cukupkanlah perdebatan ini, jdikan ini coment terakhir. siapa salah mugkin sayalah yg salah yg kurang berilmu, tentang siapa yg benar cm ALLAH DAN RASULNYA LAH LEBIH MENGETAHUI. MARILAH KITA KEMBALI KEPADANYA, SUDAHKAH KT MENGAMALKAN APA YG PERINTAHKANNYA, SEJAUH MANAHKAH SUNNAH RASULNYA KT JALNKAN, KLO BELUM MKA KIAMAT AKAN SEGERA TIBA, TERLEBIH KIAMAT PRIBADI, KLO KITA MENGHADAPNYA DGN AMAL YG MENGECEWAKAN,MKA MALULAH KITA. KAMPUNG KITA KEMBALI ADALAH KAMPUNG BPK KITA DICIPTAKAN DIDALAMNYA. SODARAKU JIKA SEANDAINYA RASULULLAH SAW BERADAH DITENGAH KITA SEKARANG, MUGKIN BELIAU AKAN MENANGIS MELIHAT UMATNYA YG MENINGGALKAN SHOLAT 5WKT Nasehat ini untuk sy sndiri,, mkasih udah numpang comen,, subhanallah wabihamdi subhanakallahumma wabihamdika ashaduanla ilaha illa ANTA nastagfiruka waatubu ilaik. as wr wb..

    Komentar oleh abdillah99 | 30 September 2013 | Balas

  81. “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.” (Q.S. Al-Hijr:26)

    “Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk,” (Q.S. Al-Hijr :28)

    maka dangkalah otak orang yang berfikir bahwa nenek moyangnya adalah kera (simpanse).
    mereka hanya berdasarkan teori tak berdasarkan keterangan yang nyata dari Allah SWT dalam firman-Nya di Al-Quran…

    bahkan Sabda Rasulullah SAW : “Ayah para manusia adalah Adam dan Adam diciptakan dari tanah” (HR. Bukhari)

    Komentar oleh Sayid Abdul Malik | 15 Desember 2013 | Balas

  82. Teori darwin emang gk mutu tpi perlu di telaah lagi.

    pemahaman gw gini , Adam itu artinya Tiada atau Fanna pasti Binasa jd bukan hanya untuk manusia , bisa juga hewan/tumbuhan ,dan seluruh zat yg puny kadar tertentu seperti BUmi dan planet2 /bintang/galaxi itu semuanya namanya bumi dijuluki Adam , Adam kan penguasa Langit pertama (ya kayak kulit luar yg membungkus daging) nah kalo Hawa itu bukan hanya untuk perempuan ,laki2 juga bisa (laki2 dan perempuan sama2 punya Nafsu) Nafsu itu keinginan , toh gak laki/perempuan punya alat reproduksi (kelamin) , sama dengan hewan (jantan,betina) dan tumbuhan (dikotil,monokotil). jin /dewa aja punya alat kelamin .

    kalo Malaikat gak bisa dijelaskan alat kelaminnya apa ,lah wong mereka Abadi , gak punya nafsu atau kawin.

    dlm Alqur’an Adam disebut khalifa (pemimpin) ,ya seperti Orang barat memahami Zeus , sbg Dewa , Dewa = Tuhan/Tuan/Juragan = Pemimpin = Nabi . Adam disini sama halnya dgn Nabi/Rasul (MANUSIA SEMPURNA) yg diberi petunjuk untuk di Utus pada makhluk sblm adam ya mungkin Manusia Purba/jin / apalah , kebanyakan manusia purba ukuran tertinggi cuma 5 meter sedangkan Adam 60hasta=30 meter , mungkin manusia purba ini Kurucaci (HOBBIT) . contohnya sama dgn org afrika lebih tinggi ketimbang org2 indonesia , nah itu org afrika di utus ke indonesia.

    Dinausaurus aja paling tinggi cuma 28 meter , ya mungkin dinasaurus itu hewan pada masa Adam . liat aja bentuk TREX kyk Ayam Kalkun atau ayam yg tinggl israel tanpa bulu.

    -hanya Pendapat gw -
    kalo ada benernya hanya dri Allah , kalo salah itu hanya pemahaman gw sbg manusia biasa .

    Komentar oleh Arya Darno | 24 Februari 2014 | Balas

  83. Saya tdk anti teori Darwin, sekaligus sy memiliki iman agama. Bagi saya, teori Darwin adalah sebuah gagasan yang mencoba menguraikan tentang proses perkembangan makhluk hidup dari jaman purba hingga saat ini, dan menurut saya itu tidak menyelisihi ajaran agama. Ketika Allah berkata Kun Fayakun, itu di dalam “dimensi”-Nya, sedang sy percaya dalam dimensi kita kata itu menyangkut “proses”.

    Menurut saya, “missing link” dalam teori Darwin adalah penciptaan Nabi Adam itu sendiri, tp yah para ilmuwan tentu akan selalu menuntut pembuktian ilmiah, mereka tidak mudah “percaya”, melainkan akan selalu mencari evidence dan berpijak pada penemuan ilimiah, mungkin itulah kenapa mereka memiliki derajat tersendiri di sisi Allah.

    Saya sama sekali tidak bermasalah dengan penemuan ilmiah tentang kemiripan genetik antara kita manusia dengan primata lainnya, atau dengan hewan lain, dengan tumbuhan, bahkan dengan benda mati sekalipun. Kenapa tidak? Toh menurut iman saya, seluruh alam semesta dan segala isinya (termasuk kita) berasal dari Dzat yang sama, sang Maha Kuasa, Maha Besar, Maha Mulia, maha Penyayang, Allah swt. Tentu amat dapat diterima logika saya, bahwa Allah memiliki blue print untuk segala jenis ciptaan-Nya, sehingga meski penciptaan Nabi Adam adalah unik, yakni berasal dari tanah/lumpur yang diberi bentuk, dan ditafsirkan adalah dari tempat bernama Jannah yg mungkin berada di luar bumi, namun dengan blue print yg sama, maka akan selalu ditemukan kemiripan genetika tadi. So yes i believe, nenek moyang saya adalah Nabi Adam as, yet i don’t mind kalo Darwin atau teori biologi molekuler merekam jejak manusia hingga ke primata purba, bahkan hingga ke organisme bersel tunggal pertama di bumi :)

    Komentar oleh Mayyaluv | 26 Maret 2014 | Balas

  84. sebenarnya saya juga pengen ngebantah teori darwin. tapi yang saya heranin dna kita manusia kok mirip dengan primata ya??padahal kita kan keturunan nabi adam yg bukan berasal dr bumi…trus kita juga punya tulang ekor yg katanya hasil evolusi..

    Komentar oleh aldi | 13 April 2014 | Balas

  85. tdk ada satu kebohongan pun dalam Al Qur’an,jika memang ada yg menyangkal akan hal itu saya yakin mata hatinya telah dibutakan..
    semoga diberi hidayah,aamiin

    Komentar oleh Goudenfar | 7 Agustus 2014 | Balas

  86. Tuhan itu lebih pinter dri klian jdi jgn sok pinter klian dgn ilmu pengetahuan. semua kitab agama apapun didunia ini sebut ADAM adlh manusia pertama dgn segala kesempurnaanx. kcuali org yg tdk kenal Tuhan & tdk beragama yg akui teori darwin. kitab2 agama itu adlh suara Tuhan yg dituliskan dlm kitab yg menjelaskan kehidupan dri zaman sebelum penciptaan sampai zaman kiamat & sesudah kiamat.

    Komentar oleh Roman | 12 Oktober 2014 | Balas

    • aku kenal tuhan, tp aku lebih prefer ke evolusi…itu teori ilmiah…nah saya yakin yg ignore teori evolusi gak paham apa itu evolusi, bgmn mekanisme nya dll..lalu bikin kesimpulan bahwa manusia berevolusi dari kera bahkan monyet..ini lucu, krn teori evolusi gak menyebut bhw manusia dari monyet/kera…maka dari itu pahami dulu evolusi sebelom mengeluarkan statement lucu seperti itu. Apa yg mau didebatkan kalo lawan gak paham sm sekali?

      Komentar oleh enigmatium | 12 Oktober 2014 | Balas

  87. Hal2 yg disampaikan dalam blog ini bagus dibaca utk mempertebal keimanan… asal tetap open mind dan sadar, agama kalian hanya 1 dari sekitar 2500 agama yg pernah ada di dunia, dan semua mengklaim dirinya…

    Komentar oleh enigmatium | 12 Oktober 2014 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: