Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Misteri Leluhur Bangsa Jawa


Di dalam Mitologi Jawa diceritakan bahwa salah satu leluhur Bangsa Sunda (Jawa) adalah Batara Brahma atau Sri Maharaja Sunda, yang bermukim di Gunung Mahera.

Selain itu, nama Batara Brahma, juga terdapat di dalam Silsilah Babad Tanah Jawi. Di dalam Silsilah itu, bermula dari Nabi Adam yang berputera Nabi Syits, kemudian Nabi Syits menurunkan Sang Hyang Nur Cahya, yang menurunkan Sang Hyang Nur Rasa. Sang Hyang Nur Rasa kemudian menurunkan Sang Hyang Wenang, yang menurunkan Sang Hyang Tunggal. Dan Sang Hyang Tunggal, kemudian menurunkan Batara Guru, yang menurunkan Batara Brahma.

Berdasarkan pemahaman dari naskah-naskah kuno bangsa Jawa, Batara Brahma merupakan leluhur dari raja-raja di tanah Jawa.

Bani Jawi Keturunan Nabi Ibrahim

Di dalam Kitab ‘al-Kamil fi al-Tarikh‘ tulisan Ibnu Athir, menyatakan bahwa Bani Jawi (yang di dalamnya termasuk Bangsa Sunda, Jawa, Melayu Sumatera, Bugis… dsb), adalah keturunan Nabi Ibrahim.

Bani Jawi sebagai keturunan Nabi Ibrahim, semakin nyata, ketika baru-baru ini, dari penelitian seorang Profesor Universiti Kebangsaaan Malaysia (UKM), diperoleh data bahwa, di dalam darah DNA Melayu, terdapat 27% Variant Mediterranaen (merupakan DNA bangsa-bangsa EURO-Semitik).

Variant Mediterranaen sendiri terdapat juga di dalam DNA keturunan Nabi Ibrahim yang lain, seperti pada bangsa Arab dan Bani Israil.

Sekilas dari beberapa pernyataan di atas, sepertinya terdapat perbedaan yang sangat mendasar. Akan tetapi, setelah melalui penyelusuran yang lebih mendalam, diperoleh fakta, bahwa Brahma yang terdapat di dalam Metologi Jawa indentik dengan Nabi Ibrahim.

Brahma adalah Nabi Ibrahim

Mitos atau Legenda, terkadang merupakan peristiwa sejarah. Akan tetapi, peristiwa tersebut menjadi kabur, ketika kejadiannya di lebih-lebihkan dari kenyataan yang ada.

Mitos Brahma sebagai leluhur bangsa-bangsa di Nusantara, boleh jadi merupakan peristiwa sejarah, yakni mengenai kedatangan Nabi Ibrahim untuk berdakwah, dimana kemudian beliau beristeri Siti Qanturah (Qatura/Keturah), yang kelak akan menjadi leluhur Bani Jawi (Melayu Deutro).

Dan kita telah sama pahami bahwa, Nabi Ibrahim berasal dari bangsa ‘Ibriyah, kata ‘Ibriyah berasal dari ‘ain, ba, ra atau ‘abara yang berarti menyeberang. Nama Ibra-him (alif ba ra-ha ya mim), merupakan asal dari nama Brahma (ba ra-ha mim).

Beberapa fakta yang menunjukkan bahwa Brahma yang terdapat di dalam Mitologi Jawa adalah Nabi Ibrahim, di antaranya :

1. Nabi Ibrahim memiliki isteri bernama Sara, sementara Brahma pasangannya bernama Saraswati.

2. Nabi Ibrahim hampir mengorbankan anak sulungnya yang bernama Ismail, sementara Brahma terhadap anak sulungnya yang bernama Atharva (Muhammad in Parsi, Hindoo and Buddhist, tulisan A.H. Vidyarthi dan U. Ali)…

3. Brahma adalah perlambang Monotheisme, yaitu keyakinan kepada Tuhan Yang Esa (Brahman), sementara Nabi Ibrahim adalah Rasul yang mengajarkan ke-ESA-an ALLAH.

Ajaran Monotheisme di dalam Kitab Veda, antara lain :

Yajurveda Ch. 32 V. 3 menyatakan bahwa tidak ada rupa bagi Tuhan, Dia tidak pernah dilahirkan, Dia yg berhak disembah

Yajurveda Ch. 40 V. 8 menyatakan bahwa Tuhan tidak berbentuk dan dia suci

Atharvaveda Bk. 20 Hymn 58 V. 3 menyatakan bahwa sungguh Tuhan itu Maha Besar

Yajurveda Ch. 32 V. 3 menyatakan bahwa tidak ada rupa bagi Tuhan

Rigveda Bk. 1 Hymn 1 V. 1 menyebutkan : kami tidak menyembah kecuali Tuhan yg satu

Rigveda Bk. 6 Hymn 45 V. 6 menyebutkan “sembahlah Dia saja, Tuhan yang sesungguhnya”

Dalam Brahama Sutra disebutkan : “Hanya ada satu Tuhan, tidak ada yg kedua. Tuhan tidak berbilang sama sekali”.

Sumber :
http://rkhblog.wordpress.com/2007/09/10/hindu-dan-islam-ternyata-sama/

Ajaran Monotheisme di dalam Veda, pada mulanya berasal dari Brahma (Nabi Ibrahim). Jadi makna awal dari Brahma bukanlah Pencipta, melainkan pembawa ajaran dari yang Maha Pencipta.

4. Nabi Ibrahim mendirikan Baitullah (Ka’bah) di Bakkah (Makkah), sementara Brahma membangun rumah Tuhan, agar Tuhan di ingat di sana (Muhammad in Parsi, Hindoo and Buddhist, tulisan A.H. Vidyarthi dan U. Ali).

Bahkan secara rinci, kitab Veda menceritakan tentang bangunan tersebut :

Tempat kediaman malaikat ini, mempunyai delapan putaran dan sembilan pintu… (Atharva Veda 10:2:31)

Kitab Veda memberi gambaran sebenarnya tentang Ka’bah yang didirikan Nabi Ibrahim.

Makna delapan putaran adalah delapan garis alami yang mengitari wilayah Bakkah, diantara perbukitan, yaitu Jabl Khalij, Jabl Kaikan, Jabl Hindi, Jabl Lala, Jabl Kada, Jabl Hadida, Jabl Abi Qabes dan Jabl Umar.

Sementara sembilan pintu terdiri dari : Bab Ibrahim, Bab al Vida, Bab al Safa, Bab Ali, Bab Abbas, Bab al Nabi, Bab al Salam, Bab al Ziarat dan Bab al Haram.

Monotheisme Ibrahim

Peninggalan Nabi Ibrahim, sebagai Rasul pembawa ajaran Monotheisme, jejaknya masih dapat terlihat pada keyakinan suku Jawa, yang merupakan suku terbesar dari Bani Jawi.

Suku Jawa sudah sejak dahulu, mereka menganut monotheisme, seperti keyakinan adanya Sang Hyang Widhi atau Sangkan Paraning Dumadi.

Selain suku Jawa, pemahaman monotheisme juga terdapat di dalam masyarakat Sunda Kuno. Hal ini bisa kita jumpai pada Keyakinan Sunda Wiwitan. Mereka meyakini adanya ‘Allah Yang Maha Kuasa‘, yang dilambangkan dengan ucapan bahasa ‘Nu Ngersakeun‘ atau disebut juga ‘Sang Hyang Keresa‘.

Dengan demikian, adalah sangat wajar jika kemudian mayoritas Bani Jawi (khususnya masyarakat Jawa) menerima Islam sebagai keyakinannya. Karena pada hakekatnya, Islam adalah penyempurna dari ajaran Monotheisme (Tauhid) yang di bawa oleh leluhurnya Nabi Ibrahim.

Sumber :
Forum Kaskus

Artikel Terkait
01. Sejarah Melayu, Teori Sundaland dan Naskah Wangsakerta
02. (Connection) Majapahit, Pallawa dan Nabi Ibrahim ?
03. Teori Iwak Belido dan Sejarah tenggelam-nya Sundaland

About these ads

14 Maret 2010 - Posted by | islam, kanzunQALAM, sejarah | , , , , , , , , , , , , , ,

143 Komentar »

  1. Sangat menarik

    Komentar oleh wen | 14 Maret 2010 | Balas

  2. Wah, jadi semakin penasaran… sebenarnya siapa diriku ini?

    Salam kenal, dan terima kasih atas artikelnya.

    Komentar oleh Amir | 22 Mei 2010 | Balas

    • dirimu sendiri g kenal .
      gimana kamu mengenal tuhan mu :)

      Komentar oleh Bulshit | 30 November 2012 | Balas

      • Hebat benar kesombongan manusia, jangankan mengenal Tuhan, utk sekedar tahu Tuhan saja jangan harap !. Jadi jangan jumawa, jangan terlalu mempercayai bangsa asing, sehingga membuat kita jadi kurang ajar kepafa sang PENCIPTA !!!. Yg perlu kita ingat Tuhan tidak bernama dan tidak Dinamakan, apalagi kita menyebur namanya ( klu memang benar Tuhan punya Nama ). Bayangkan !!! Bapak dan Ibu sendiri kita tidak berani memanggil namanya, TAPI MENGAPA KITA BERANI MEMANGGIL NAMA TUHAN ???. Sehingga kita tidaksadar bahwa bangsa asing membuat kita KURANG AJAR KEPADA SANG PENCIPTA. TKS. ttd Joyokencono.

        Komentar oleh Joyokencono | 22 September 2013

  3. pertanyaan yang dari dulu terpikirkan. mohon tambahan data untuk diungkap. trims

    Komentar oleh ko | 17 Juli 2010 | Balas

  4. sangat menarik….

    Komentar oleh menterimasak | 25 Juli 2010 | Balas

  5. sangat menarik..terlalu sulit u/ dilogikan…ttp dari pengalaman yg kami lakukan….keberadaan Sang Hyang Nur Cahya,Sang hyang Nur Rasa,Sang Hyang Wenang n Tunggal bisa kami rasakan n kami buktikan dg foto2 digital..yg berupa foto bintang2 dilangit turun kebumi…lokasi beliau2 pun kami selalu kunjungi…hal ini tdk perlu diperdebatkan…yg penting beliau2 mengajarkan kpd kami ttg
    ” kebenaran,kejujuran,keadilan dan keikhlasan” dan beliau2 sangat melindungi bumi Nusantara seisinya…

    Komentar oleh lelur | 9 Oktober 2010 | Balas

    • Bisa minta fotonya komplit? Thnx..

      Komentar oleh Adit | 14 Februari 2014 | Balas

  6. Alhamdulillah…
    logis, tajam dan bisa dipercaya …

    Komentar oleh Yayok Haryanto | 15 Oktober 2010 | Balas

  7. nice post :D

    Komentar oleh Yoga Prakoso | 16 Oktober 2010 | Balas

  8. Terima kasih, saya jadi tambah ilmu baru

    Komentar oleh edi Firdaus | 18 Oktober 2010 | Balas

  9. nice share..! bikin ane semangat berjuang masuk surga, biar di sana ntar bisa minta diputerkan film kehidupan dari jaman nabi Adam diciptakan sampe penyebaran manusia2 seperti sekarang ini..

    mungkin berasa nonton Discovery channel kali y… :D

    Komentar oleh satriopiningit | 6 November 2010 | Balas

    • impiannya sama :)

      Komentar oleh ajib | 3 April 2012 | Balas

  10. memang manusia tdk lepas dr sejarah…
    dr yg mitos hgg benar2 logis,,,
    mohon ijin utk share sbg catatan,,,
    trm kasih

    Komentar oleh H M Zen Khan | 24 November 2010 | Balas

  11. Hmmm..Nak kate Nabi Ibrahim ialah Brahman.Mungking tk.Jgn jdi Khurafat sbb penyebar Hindu dan Budha

    Komentar oleh Sang Mussafir | 15 Desember 2010 | Balas

  12. oleh karena itu ketahuilah ratu adil atau imam mahdi akan muncul dari bangsa ini tak percaya lihat israel yang membuat pangkalan militer di singapura , untuk apa jauh jauh dari negaranya mereka tau rahasia bangsa kita ,karea menurut nubuat keturunan dari nabi muhammad yang akan mengalahkan mereka kita adalah bangsa ketiga belas ,bangsa yang hilang /semar/bangsa yang tersamar,yahudi tahu akan hal ini mereka ingin mengubah sunatullah

    Komentar oleh sa.wlisa | 24 Desember 2010 | Balas

  13. bangsaku bersiaplah

    Komentar oleh sa.wlisa | 24 Desember 2010 | Balas

  14. ya namanya keyakinan ya tergantung yg ngejalanin yg penting ingat ama Tuhan dan tdk bleh melanggar.

    Komentar oleh hendro s | 3 Januari 2011 | Balas

  15. tapi kalo sampeyan ngomong gtu kpda org yg “non jawa”.
    dlam artian yg tidak menghuni pulau jawa atau tidak suku jawa.
    pasti akan di buat guyonan belaka..
    karna mereka tidak tau hakikatnya “jawa” itu apa.

    Komentar oleh Muassamudra | 30 Maret 2011 | Balas

  16. emh.umh, kalau saya suka wayang, wayang wayang wayang. emmm…, huhu bergembira semua, Al Qaidah sudah maju sekarang, maju maju maju.

    Komentar oleh Dawala | 2 April 2011 | Balas

  17. keturunan kentura bani jawi istri ketiga yang di janjikan Allah menjadi pengusa dunia hadirnya yaitu Rosul (dalam bahasa arab), mesias (dalam bahasa israel), karena isa keturunan terahir dari irael keturunan ishaq, yakub, abraham/ ibrahim yang dijanjikan, dan Rosul muhammad orang yang dijanjikan jadi pengusa dunia dari keturunan ismail anak keturunan bunda hajar istri kedua ibrahim.

    Komentar oleh slamet priyanto | 3 April 2011 | Balas

  18. slamet priyanto Hp 081802664662 atau email al_fikrie@yahoo.co.id. untuk info peradadapan di abad 21 hadirnya rosul/mesias/ratu adil/ imam mahdi dalam sejarah jawa. akan kita seringkan dengan standar kitab -kitab yang hadir di abad sekarang logis dan masuk akal dan didukung penemuan situs-situs sejarah dan prasejarah skg.

    Komentar oleh slamet priyanto | 3 April 2011 | Balas

  19. Benang kusut makin terurai … Artikel bagus, saya suka, salam kenal :)

    Komentar oleh Sugiarno S | 6 April 2011 | Balas

  20. Bagus dan sesuai yang selalu ditekankan Soekarno dengan ajaran:JASMERAH(Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah bangsa kita/diri).

    Komentar oleh wawan sisa_ reformis'98. | 9 April 2011 | Balas

  21. berarti leluhurku Nabi Ibrahim..????

    http://ateng789.wordpress.com

    http://ufoatengi.wordpress.com

    Komentar oleh ateng | 24 April 2011 | Balas

  22. pernah ada kajian ttg buku babad tanah jawa? berapa bnyk fakta nya dan berapa bnyk tahayulnya?

    Komentar oleh world bank | 25 April 2011 | Balas

  23. keturunan nabi ibrahim dari siti hajar dan keturah bangsa super yg dicari2 hitler (yg mana hitler sangat benci yahudi). Yg akan membunuh dajjal sang mesias palsu.

    Komentar oleh agung | 18 Mei 2011 | Balas

  24. wallahu a’lam bissawab

    Komentar oleh allan albarn | 20 Mei 2011 | Balas

  25. saya bingung karena nabi sis(putra nabi adam)memiliki anak yg bernama anwas dan anwar(sanghyang nurcahya).dari anwas menurunkan nabi2 sperti idris nuh ibrahim sampai muhammad.sedangkan dari anwar menurunkan para dewa sperti ssanghyang wenang.tunggal,batara guru,brahma.mana yg benar?kalau begitu nabi ibrahim adalah anak nya batara guru??mohon penjelasannya

    Komentar oleh riki | 2 Juli 2011 | Balas

    • mohon siapkan daya nalar yang cukup untuk mencerna artikel2 semacam ini,artikel ini hanya untuk orang yang memiliki daya nalar yang sangat sangat tinggi, jadi bila daya nalar anda cuma sejengkal atau sedepa,atau mungkin setinggi pohon kelapa sekalipun ,belumlah cukup untuk mengiyakan/atau menerimaartikel ini.tanpa mengurangi rasa hormat saya tehadap anda,bacalah diatas dibwhjudul:akal tanpa wahyu akan berubah,iman tanpa ilmu.

      Komentar oleh Sultan Arya Jaya | 24 Mei 2014 | Balas

  26. good share… benar apa yang di katakan di dalam
    qur’an bahwa sejarh itu ada pelajaran bagi yang berfikir……

    Komentar oleh Abdi Toiyo Sallang | 21 Agustus 2011 | Balas

  27. Bersatulah anak” brahma
    di nusantara jaya
    damai sejahtra

    Komentar oleh Lestari putu dipantika | 1 Oktober 2011 | Balas

  28. dulu saya kira cerita wayang hanya sekedar cerita belaka tanpa ada realitanya.

    Komentar oleh gito | 15 Oktober 2011 | Balas

  29. otree….pertajam beritamu…biar orang-orang awam tau (khususnya orang jawa) akan sejarah….siiip jempol dua untuk anda….lam kenal dari ane “ibnuwaqt010″

    Komentar oleh esone-k@fe | 9 November 2011 | Balas

  30. Wah… wah,,, menarik sekali
    baru ngerti ini aku

    Komentar oleh Hamzah Hutomo | 26 November 2011 | Balas

  31. kembali saya tidak dapat ber”ucap”. Tetapi saya harus membaca semua artikel di blog ini.

    Komentar oleh D'Alfath | 2 Desember 2011 | Balas

  32. tugas untuk dhalang2 di surakarta,.. harus baca artikel ini. biar nggak sasar susur,. jika ada prbedaan semua itu kt anggap benar saja,.kabeh bener,. yen wis bener trus dadi pener…
    apik banget iki isa diangkat ng pakeliran purwa…

    Komentar oleh ahmad muqirin | 15 Desember 2011 | Balas

  33. Moga benar…………

    Komentar oleh Effendi Bale Arjuno | 20 Desember 2011 | Balas

  34. artikel hebat… jempol ane bwt andda

    Komentar oleh zarrynchoff | 22 Desember 2011 | Balas

  35. Thanks artikel yang baik, ini akan menambah keyakinan kita bahwa islam adalah agama yang terakhir

    Komentar oleh muhajiringinslalubersamamu | 27 Desember 2011 | Balas

  36. Wah baru tahu ni kalau Brahma dan Ibrahim ada keterikatan nama…terima kasih infonya

    Komentar oleh Sovian Choeruman | 27 Desember 2011 | Balas

  37. hanya satu kata yang patas untuk blog ini “KEREN”

    Komentar oleh haambaa HINA | 30 Desember 2011 | Balas

  38. Wahai Indahnya Moyangku..Tp tetaplah kita sempurnakan kajian, galian, temuan terbaru…tanpa lepas dr Alqur’an dan Rasulullah
    Blogg ini bner bner keren..

    Komentar oleh Ari Wibowo M | 31 Desember 2011 | Balas

  39. top markotop…terima kasih infonya…

    Komentar oleh Java Original | 23 Januari 2012 | Balas

  40. Cerdas,brilian,.

    Komentar oleh Hadie_kusuma | 24 Januari 2012 | Balas

  41. http://akigendengbanget.wordpress.com/

    Monggo mampir

    Komentar oleh Bejo Banget | 4 Februari 2012 | Balas

  42. siapapun moyang kita, kita adalah kita sendiri yang mempertanggungjawabkan semuanya di hadapan Allah

    Komentar oleh Nurul Inayah | 11 Februari 2012 | Balas

  43. wah….klo cerita seperti ini sepertinya sanad nya terputus…

    Komentar oleh Sunset | 12 Februari 2012 | Balas

    • kalo cerita ini… bukannya hadits mas…

      Komentar oleh kanzunQALAM | 12 Februari 2012 | Balas

  44. ahahah…berarti kamu ga nangkep apa yang saya maksud… :P…pernah lihat nonton band of brother ga? itu film kan menceritakan sejarah…lihat sebelum sebuah episode dimulai….diawali dengan cerita para veteran, artinya ceritanya valid berdasarkan mereka yang ikut terlibat atau paling tidak melihatnya….jadi “sanad” nya tersambung (sanad dalam hal kiasan, bahwa ceritanya secara turun temurun ter-record dan yang bercerita valid/sah).

    Cerita di atas saya sangsikan kebenarannya, karena sebagian besar cerita jawa adalah dongeng yang dibumbu-bumbui dan sebagian besar adalah cerita khayalan, walaupun tercantum dalam buku A/B/C/D…itu hanya pendapat saya pribadi sih….karena saya juga sering dapat cerita perwayangan dari para sesepuh…hehehehe

    Komentar oleh Sunset | 12 Februari 2012 | Balas

    • Korban Hollywood ya :-P

      Komentar oleh Erald Raka | 30 Maret 2012 | Balas

      • :D hahahha….makanya kalo mau mendongeng minimal seperti Hollywood…pake referensi valid hihihih…jangan2 sampean penggemar film pocong yaaa?

        Komentar oleh Hendra Taruna | 31 Maret 2012

    • wah…….. parah. ada pengagum amerika. negara imperialis tak berbudaya kok jadi rujukan.

      Komentar oleh Cah Cubluk | 16 Desember 2012 | Balas

      • heheh…maksud saya bukan begitu mas, sama sekali saya ga pengagum Amerika, cuma yang jadi sorotan adalah bagaimana mengambil referensi mengenai sejarah yang jadi sorotan…saya ambil contoh film band of brother hanya sebagai contoh yang gampang…maaf kalau mungkin cah cubluk muslim mungkin pernah mendengar bagaimana periwayatan hadits, mengenai matan dan sanad…ungguh luar biasa sebenernya Islam menggali kebenaran suatu riwayat atau pekataan dengan ilmiah, maka dari itu ada istilah musthalah hadits dsb..saya pake contoh Band of brother biar gampang aja, kan nda semuanya di sini muslim…itu aja, saya harap misteri leluhur jawa juga bisa dijabarkan secara ilmiah dengan metode hadits (ada sanad ada matan), ditelusuri apa benar yang mengatakan itu hanya pernah mendengar, melihat, atau berkaitan langsung dengan pelaku sejarah…dsb…dsb
        mudah-mudahan kali ini bisa diterima :)

        Komentar oleh Hendra Taruna | 5 Januari 2013

  45. Allahuakkbar

    Komentar oleh Islamagung | 21 Februari 2012 | Balas

  46. Untuk orang Islam semua hal harus merujuk kepada petunjuk NYA!

    Komentar oleh hindra332 | 9 Maret 2012 | Balas

  47. Gak tau ah bener apa gaknya ini. yg penting ke depannya. Kalo bener bagus, kalo gak ya gak masalah. Yg penting jadi org beriman aja.. Yg pasti kita turunan Nabi Adam

    Komentar oleh Dodo Sapii | 15 Maret 2012 | Balas

  48. tutur tinular

    Komentar oleh eko priyanto | 20 Maret 2012 | Balas

  49. izin copas y kang..
    nice info.

    Komentar oleh nurul huda | 20 Maret 2012 | Balas

  50. pencerahan yang semoga menambah khazanah

    Komentar oleh UNik Nih | 22 Maret 2012 | Balas

  51. mungkinkah yg dimaksud dewa2 itu adalah nabi dan rosul? kmbali ke sejarah dan dongeng,
    wayang??? wayang diciptakan utk memasukkan dakwah islam kpd rakyat jawa pda masa sunan kali jogo,beliau adl walisongo satu2nya dari nusantara ini,sdngkan kisah2nya ada pda sjrah hindu,knapa wali 9 yg lain tdk menggunakan media ini utk berdakwah,pdhal mreka ada yg dtang dri gujarat india n timur tngah,sdngkan india myritas pnduduknya adk hindu(smp sekarang),
    jawa artinya ngerti,jd orng jwa emg sbnrnya udah ngrti tauhid,dri agamanya,sdngkan ada agama islam sbg penympurna agama2 trdhulu,dg mdia2 inilah islam mudah masuk dihati orang2 jawa,krna sama,dan sesuai dg ajaran2 trdahulu mereka,

    Komentar oleh Arthur Widjojodiningrat | 23 Maret 2012 | Balas

  52. leluhure wong jowo ki yo nabi adam lan ibu hawa….
    sak dunyo iki menungso isih sedlur…
    kenging punapa kok saged bedo2 kulit,basa lan budoyo yo amergo ngelmu iku tansah ngrembaka….
    (kalau gak tau artinya:jng ngaku2 orng jawa dehhh…xi..xi..)

    Komentar oleh PARLIN TRI S | 25 Maret 2012 | Balas

    • Karena adam dan hawa hanya akal2an bangsa Yahudi, jadi seharusnya semua manusia kulitnya, rambut dan matanya minimal sama….

      Komentar oleh Joyokencono | 22 September 2013 | Balas

  53. Bisa nyambung kah antara jaman kenabian dan jaman aji saka mungkin kl dg jaman kehinduan sy sedikit per caya trimakasih

    Komentar oleh martin samuel ismet | 27 Maret 2012 | Balas

    • kata mbah saya , aji soko itu ya nabi adam . nabi adam jarene teko jowo kulite coklat ,mulakne nduwe keturunan kulite onok sik ireng lan putih.

      Komentar oleh puz | 24 Agustus 2012 | Balas

      • Klu aji soko itu nabi adam, beliau tdk pernah ada di jawa

        Komentar oleh Joyokencono | 22 September 2013

  54. apakah generasi muda skg msh ada yg mau memahami n belajar ttg sejarah?khusus’y bagi kita oarg jawa …

    Komentar oleh Aris Boenthielz | 2 April 2012 | Balas

    • mungkin mulai dari kita bro..

      Komentar oleh didot renker | 7 April 2012 | Balas

    • saya generasi muda dan jawa mas.. :D

      Komentar oleh faridard | 6 April 2013 | Balas

  55. ki nartosadha juga menceritkan kisah tersebut ,
    dalam lakon dewaruci

    Komentar oleh jaky | 8 Mei 2012 | Balas

  56. bangsa nusantara ya bangsa nusantara tidak ada hubungannya sama sekali dgn orang2 arab, bahkan lebih hebat lagi ajaran2 mereka justru sebenarnya mencontoh ajaran2 asli bangsa nusantara. sekian & terima kasih

    Komentar oleh aryopandhito | 26 Mei 2012 | Balas

    • Sampeyan hebat mas, sementara yg lainnya masih tidur dihipnotis bangsa asing, sehingga lupa dengan kedigjayaan moyang sendiri. Untungnya keturunan Aji Saka tidak mengajarkan semua ilmu Kanuragan kepada org Arab, jika pada saat itu di ajarkan semua, saya tidak tau apa jadinya dengan dunia saat ini. Jadi pada intinya org Arab hanya tau di dunia ini serba 2, padahal didunia ini semuanya serba 3 . dan itu hanya diketahui oleh orang jawa, pada intinya kehidupan didunia ini adalah hitungan angka 1,3,5 dan 7. tkas

      Komentar oleh Joyokencono | 25 September 2013 | Balas

  57. Pelajaran utk org jawa agar suka dgn pelajaran sejarah. Sy org melayu di pontianak, kalimantan barat, ada kajiannya di blog ini? Ada kajian ttg keturunan org melayu?

    Dan klo sy lihat, itu orang jawe tu, lebeh percaya same mitos daripade ilmu. Org melayu itu suka mencari ilmu tdk macam org jawe di pulaunye, pulau jawe. Di KalBar (Kalimantan Barat), org2nya suke pergi ke perpus. Org jawa, heh…. pergi ke perpus kalo ade tugas atw pr dari guru. Dan yg terakhir, org melayu lebeh menghargai sejarah dan hargailah sejarah negri kita, indonesia!!!!!!!!!!

    Salam dari seorang pengguna di wikipedia.

    (Bahasa Indonesia dicampur dengan bahasa melayu dialek pontianak)

    Catatan:
    JAS MERAH:JANGAN SEKALI2 MELUPAKAN SEJARAH.

    Komentar oleh Karttto | 10 Juni 2012 | Balas

    • JASMERAH itu JAngan Sekali sekali MEninggalkan sejaRAH. sebaiknya tidak mengolok olok suku, bijak dan suka ke perpustakaan

      Komentar oleh Cah Cubluk | 16 Desember 2012 | Balas

    • rasis amat bang?? :D

      Komentar oleh faridard | 6 April 2013 | Balas

    • Encik, mitos juga kadang2 ada manfaatnya. sedang sejarah kadang2 juga dimanipulasi. Sedangkan kajian tentang melayu mungkin sangat jarang, karena melayu punya budaya kojo 1500 idk kojo 1500, eloklah tak kojo.

      Komentar oleh Joyokencono | 22 September 2013 | Balas

    • gk usah sok intelek dan superior bos, bawa2 nama suku lg, anda itu bukan siapa siapa, kasihan amat kamu, hidup kamu ditentukan oleh buku..btw saya sudah bikin buku baru, mau baca gk ?

      Komentar oleh aaa | 16 Februari 2014 | Balas

      • Mohon baca artikelnya secara lengkap dan teliti.

        Komentar oleh Anton Suwaifi | 12 Maret 2014

  58. Semoga bisa dikembangkan dengan benar sehingga bermanfaat bagi generasi mendatang untuk lebih giat membersihkan penyakit-penyakit bangsa ini. Tentunya kita akan malu bila menilai kondisi sekarang, wong turunan nabi koq negaranya jadi sarang koruptor, manipulator dsb.

    Komentar oleh Didik S | 14 Juni 2012 | Balas

  59. Lucu juga sebagian kalangan priyayi jawa, entah karena kompleks rasa rendah diri rasial atau pengaruh budaya feodalism itu membuat mereka bersikap paranoid, mengklaim memiliki koneksi rasial ke bangsa semit (Arab Yahudi). Kenapa tidak membanggakan suku kamu saja. Saya tidak habis pikir bgmana dongeng2 ala jawa itu dibaca orang-orang dikawasan Afrika yang sudah mu’arrab, seperti Somalia, Djibouti, Sudan, Chad, Tunisia, Algeria, Maghrib.. terutama mesir, mereka akan mengejek dan tertawa terbahak bahak… Orang-orang dikawasan afrika utara lebih memiliki hubungan secara historis dan genetik dengan bangsa Arab dan Yahudi dibanding manusia jawa entah berantah ini… (An Lieng)

    Komentar oleh Hansip Ronda | 19 Juni 2012 | Balas

  60. Dari Abu Dzar al-Ghifari, Rasulullah saw bersabda :
    ‘Tidaklah seorang yang mengaku bernasab kepada lelaki yang bukan ayahnya, sedangkan ia mengetahuinya maka ia adalah seorang kafir. Dan siapa yang mengaku bernasab kepada suatu kaum yang bukan kaumnya, maka bersiaplah untuk mengambil tempat duduknya di neraka’..

    Komentar oleh Persija | 24 Juni 2012 | Balas

  61. Subhannallah.

    Tapi kisah Mahabaratha dan Ramayana yang menjadi cikal bakal mitologi Jawa itu asalnya dari India. (Atau menrut Dr. Ariyis Santos, justru org2 Jawa/ Sundaland yang eksodus ke seluruh dunia akibat banjir akhir periode glasial). Who knows

    Komentar oleh bay | 5 Juli 2012 | Balas

  62. mau tanya, suatu hari kakek saya pernah memberi tebakan: Istri dari Nabi Ibrahim adalah Siti Hajar. JIKALAU Siti Hajar adalah orang arab,mengapa namanya siti Hajar (Batu). kenapa seorang wanita diberi nama batu? padahal di Jawa, Hajar artinya adalah Ajar, pemberi teladan (seperti Ki Hadjar Dewantara)
    mohon pencerahannya :)

    Komentar oleh bima | 10 Juli 2012 | Balas

    • maksud saya, apakah ada hubungannya antara Hajar (arab) dengan Hajar (jawa) ?

      Komentar oleh bima | 10 Juli 2012 | Balas

    • saya juga sempat bertanya2 mengenai hal itu..
      kenapa bisa ada wanita dinamai “batu”?
      tapi kalau pun benar,saya bingung..kenapa ada orang jawa disitu..apa karena urbanisasi?
      kalau iya..awal pengisian kembali nusantara itu kapan y..
      saya sendiri pernah menemukan blog orang madagaskar,yang menulis bahwa negaranya adalah bagian dari nusantara lama,dan nusantara itu sudah ada 4000-5000 tahun sebelum masehi,bagusnya ia menulis semua sumber2 data nya.

      Komentar oleh ardhie | 17 September 2013 | Balas

  63. Hanya Ikut sharing karena hanya sepihak ,

    Tentang Dewa Brahma,

    jadi heran, HIndu dan islam berbeda zaman, kapan datangnya agama hindu kapan datangnya agama islam sudah cukup jelas bisa di lihat perbedaan dari angka tahunnya, jangan ingin mengakui untuk penyelewengan sejarah yang akhirnya menyesatkan, baca juga kitab weda PAK,

    heheheh sudah salah sekali pengkajian sodara. Pemikiran yang bagus adalah Kita memuja satu tuhan tapi dengan jalan yang berbeda, tapi jangan pernah merubah sejarah yang ada sejak kapan dewa brahma menjadi Ibrahim???

    ini bukan sekedar pengkajian suku akta?? pernah tau Borobudur di akui nabi sulaiman??? lihat tahun dan angka penyebaran agama pak DE???? jangan bohongi penerus kita nantinya,

    Saya jelaskan akrna saya hIndu ya, Brahma BUkan patut di sembah sebagai yang maha tunggal, melainkan patut untuk di sembah sebagai pencipta beliau manifestasi dari yang kekal dan acintya namnya IDa Sanghayng Widi, demikian juga Wisnu, Siwa, nawa snaga dan dewa lain. Tau asal mula brahma???? brahma tercipta dari perut Wisnu, kemudian Ciwa penengah ketika mencari jati diri mereka. Yang tunggal adalah Tuhan dan dicapai dnegan jalan pembangkitan kundalini dan penyatuan agung menjadi NOL. lihat cerita ramayana.lihat JUga buda mencapai jalan nirwananya

    Saya sangat senang membaca artikel ini, tapi saya tidak senang adalah, sama seperti emas dan kuningan, baru warna hampir mirip apakah sama? atau menyama2kan??? saya tidak setuju adalah pembohongan sejarah untuk generasi penerus. buatlah ynag bijak, Nabi mu ya nabimu, hindu ya hindu, LIahat angka penyebaran agama sudah berbeda tahun pak DE.

    Lanjutkan artikelnya, sya hanya membenahi yang bertentangan dnegan KItab WEDA.

    Suksema , Kadek Bali

    Komentar oleh kadek bali | 10 Juli 2012 | Balas

    • Ada satu hal yang menjadi misteri…
      Sejak kapan Dewa Brahma muncul di India ???

      Mengapa di reruntuhan peninggalan “Peradaban Mahenjo Daro (2600 SM)”, tidak ditemukan arca (patung) Dewa Brahma… ???

      Jika sosok Dewa Brahma muncul sesudah 2600 SM, wajar ada yang memperkirakan Dewa Brahma itu sejatinya adalah Nabi Ibrahim (hidup sekitar tahun 1.800 SM)…

      Komentar oleh Ki Nara | 10 Juli 2012 | Balas

      • iya.., brahma sebenarnya memang nabi Ibrahim itu sendiri. dahulu kala, orang 2 india (liat peta dunia) memang bertetangga dengan mekah. sebagai bapaknya orang2 Beriman.., sudah wajar saja, bangsa Persia dan india, berduyun2 belajar ke sana.

        perkara distorsi atau munculnya kisah kisah tambahan itu wajar saja, makanya ALLAH menurun khataman ambiya, utk meluruskan kembali pokok2 ajaran maupun kisah kisah yang benar ttg kejadian di masa lalu. termasuklah kisah nabi ibrahim yang N/B nya adalah sang Brahma versi nya orang india.

        Komentar oleh Raja | 24 Agustus 2012

      • Ki Nara.. Ki Nara.. ckckckc… Lantas kenapa Ibrahim berubah 180 derajat menjadi Dewa Brahma, bahkan tidak secuilpun yang tersisa dari Ibrahim ini di Hindustan… Kenapa cerita Ibrahim hanya hidup kekal dilingkungan Arab dan Yahudi saja… jangan banyak omong kosonglah….

        Komentar oleh Anak Malayu | 6 Oktober 2012

  64. sesuai yg diceritakan “seseorang linuwih” kepada saya dahulu… dan disekitar kita juga sering terdengar kata sembahyang yang dimaksud sholat…nama berbeda tp tujuan sama…

    Komentar oleh ntui yang damai | 7 Agustus 2012 | Balas

    • maaf ini cma pendapat…sholat itu termasuk sembahyang…krna sholat baru ada setelah nabi muhammad SAW, krena dulu sembahyangnya nabi2 dulu bukan sholat, cma beriman kepada Allh SWT dan bersyahadat…kalo orang bilang sholatnya orang hindu seperti ini, sholatnya orang kristen sperti ini, menurut saya itu slah, krena sholat itu cma kita umat nabi Muhammad, yg lain itu sembahyang, krena dari dasar kata sembah, mungkin kalo ada kurangnya mohon infonya yaa….

      Komentar oleh Himawan | 7 Oktober 2012 | Balas

      • sembahyang itu berasal dari kata sembah dan hyang ,sembah = sembah ,nyembah,berdoa.sedangkan Hyang = sang hyang widi,Tuhan, itu setau saya saya orang jawa yg kulitnya coklat

        Komentar oleh eka | 23 Juli 2013

  65. Di masa nabi Ibrahim manusia mulai mencari Tuhan yang menciptakan segalanya. Manusia memuja roh-roh leluhur mereka. Ibrahim (Abraham) memiliki putera bernama Ismail (Samuel) dan Ishak. Ishak memiliki putera bernama Yakub (Yakob). Yakub memiliki putera dua belas orang dari empat orang ibu. Mereka inilah yang disebut dengan bani israil, yang belakangan menganut faham agama yahudi. Orang yahudi meyakini adanya Tuhan meski mereka tidak menyebut ALLAH karena sebutan itu belum dikenal oleh nenek moyang mereka.

    Orang yahudi menamakan Tuhan dengan sebutan YAH WEH (Yehova). YAH WEH artinya adalah Jawa. Jawa adalah asal usul nenek moyang mereka, asal usul ummat manusia. Jawa adalah syurga atlantis yang hilang. Sampai hari ini orang-orang israil (yahudi) berkeyakinan bahwa orang jawa (Indonesia) adalah saudara tua mereka. Orang yahudi meyakini bahwa gunung Muriah yang ada di Jawa adalah saudara kembar dengan gunung Moriah (Moriah Mount) yang ada di Israil. Gunung Muriah di Jawa sebagai kakak kembar dan gunung Moriah di Israil adalah adik kembarnya.

    http://satriopiningitmuncul.wordpress.com/2012/06/11/satrioimammahdi/

    Komentar oleh menuju indonesia baru | 8 Agustus 2012 | Balas

    • Masya allah. tolong jangan terus ngebelain yahudi daripada islam…

      Komentar oleh Kartto | 20 Agustus 2012 | Balas

    • makanya orang yahudi dinamakan JEWS
      sedangkan kita ini JAWA.. karena emang masih terkoneksi..
      allah menjadikan indonesia sebagai negara islam terbesar pasti ada tujuanya..
      semua atas ijin allah..

      Komentar oleh galih | 24 Mei 2013 | Balas

      • saya setuju sama uraian komentar diatas tentang asal usul yahudi dari jawa,karena menurut yahudi sendiri mereka berasal dari suku yang berambut keriting dan pandai berilmu tukang ( rambut gembel di wonosobo). dan sampai sekarng mereka masih mencari tabut dan mereka dijanjikan sebuah tanah “the promosed of island” mungkin itu tanah jawa.

        Komentar oleh guns | 23 Juli 2013

  66. sedulur…. kadang sejarah udah dipolitisir udah di belokan…. untuk untuk kepentingan tertentu…. Sejarah Nusantara adalah bangsa yang besar. hanya politik “devide et impera” yang dapat memecahbelahkan Persatuan dan kesatuan Nusantara. kita sudah belajar dari sejarah. “NUSANTARA ADALAH SATU – SATU ADALAH NUSANTARA JAYA” ayo bersatu kembalikan NUSANTARA seperti sejarah masa lalu
    sebuah Bangsa yang besar. Mercusuar dunia….

    thank’s infonya……

    Komentar oleh satriadhi | 23 Agustus 2012 | Balas

  67. nice info

    Komentar oleh dimasesarobbydonata | 30 Agustus 2012 | Balas

  68. aslm’mlkm,… hehehehe.., hebat-hebat koment’nya nih, dari semua koment harusnya sudah jelas bisa mengambil kesimpulan yg paling kuat..,yaitu.. kita semua keturunan Nabi Adam,as & Siti Hawa… ya berarti 1 dunia ini keturunannya toh mas…walaupun tadi ada yg berusaha membeda-bedakan secara anutan ke agamaan jg jas’merah lah perkataan Soekarno., saran sy..Gabungkan semua kitab, lalu Quran lah yg meluruskan..karena di Islam atau Quran wajib kita mengimani kitab-kitab lain.,dan ada pula ajaran yg memahami hal yg tersurat maupun tersirat…Jadi saudara-saudaraku., Tetap semangat meng’ikhlaskan diri dalam Hidup krn di sabar kita mendapakan Ilmu-ilmu yg sangat baik.
    Saling bertukar pikiran itu baik,tapi saling tukar kelebihan yg tidaklah baik.. (Tidak akan Lurus ke’Imanan seseorang atau Hamba,kecuali Lurus’lah dulu Hati’nya,dan tidak dapat Lurus Hati seseorang,kecuali bila Luruslah dahulu Lisannya). slm knal., Gr1.

    Komentar oleh Gerri | 4 September 2012 | Balas

  69. Seharusnya jika cerita di atas benar tidak ada pemahaman animisme dan dinamisme di bumi nusantara ini….!!?

    Komentar oleh modzar | 21 September 2012 | Balas

  70. boleh dong kirimin semua artikelnya

    Komentar oleh umaranong | 24 September 2012 | Balas

  71. bingung

    Komentar oleh adhisa princezz | 24 September 2012 | Balas

  72. LELUHUR ORANG JAWA ITU ORANG HEINAN CHINA SELATAN YANG DI PIMPIN KIE SEN DANG 230 SM.

    LEBIH JELASNYA BUKA DI GOOGLE.KETIK”SEJARAHE WONG JOWO LAN WONG KANUNG”

    Komentar oleh CAH RANDUBLATUNG | 2 Oktober 2012 | Balas

  73. kalo dulu ibrahim pernah ke indonesia untuk dakwah, kenapa agama pertama yg ada di indonesia hindu???kenapa islam bru diketahui setalah para wali??harusnya dri dlu sdah ada nama islam sbelum hindu…jdi kita2 ini keturunan siapa?

    Komentar oleh himawan | 6 Oktober 2012 | Balas

  74. Silakan menyimak : http://gerakanalmahdi.wordpress.com
    ………………………………………………
    SEBUAH HIKMAH & PELAJARAN
    (Khusus untuk anak-anakku)
    ………………………………………………
    Yang jelas bukan dari saya yang menulis. Tapi dari seseorang yang memang tidak mau diketahui jati dirinya. Silakan direnungkan semua pihak….

    Komentar oleh situ | 20 Oktober 2012 | Balas

  75. pada dasarnya orang hindia paling cerdas menciptakan agama baru dengan imajinasi tingkat tingginya, bisa saja yang keterangan diatas benar, tapi yang salahnya nya mengatakan nabi ibrahim datang ke tanah jawa, sementara ajaran brahma berasal dari hindia, dan tanah arab dekat dengan hindia, maka ajaran tauhid nabi ibrahim tiba di hindia di rekayasa dan dirubah2. contohnya saja agama SIKH di hindia adalah diciptakan oleh orang hindia, yaitu agama gabungan islam sufi dan hindu, agama ahmadiyah yang mengaku islam pun berasal dari hindia dimana kini berubah menjadi negara pakistan. pokoknya hindia kreatif deh untuk urusan yg begituan. gak kalah dengan ahli kitabnya jahudi

    Komentar oleh hamba allah | 29 Oktober 2012 | Balas

  76. HANYA TUHAN YG TAU ……

    Komentar oleh Ir. Haji Lalu Muhammad Hamdan Sjahrul, SH. | 5 Desember 2012 | Balas

  77. saya sependapat dengan Ir haji Lalu kerana itu sekadar teori yang perlu diuji oleh metateori.Apa yang paling penting kesemua khazanah manusia dan sejarah peradaban terdapt di dalam alquran yang suci.

    Komentar oleh hanafiah | 18 Desember 2012 | Balas

  78. Paragraf terakhir:
    “Dengan demikian, adalah sangat wajar jika kemudian mayoritas Bani Jawi (khususnya masyarakat Jawa) menerima Islam sebagai keyakinannya. Karena pada hakekatnya, Islam adalah penyempurna dari ajaran Monotheisme (Tauhid) yang di bawa oleh leluhurnya Nabi Ibrahim.”

    mengingatkan pada ayat:
    “Pada hari ini telah Kusempurnakan untukmu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu dan telah kuridhoi Islam itu sebagai agamamu.” (QS. Al Maidah 3)

    Komentar oleh Bayu Adi Kusuma | 3 Januari 2013 | Balas

  79. ANEH, PERCAYA KEPADA KITAB WEDA TAPI KUFUR THD HADITS NABI… padahal seluruh kaum muslimin sepakat bahwa shahih bukhari dan muslimadalah kitab terpercaya setelah Al-Qur’an.

    Komentar oleh ibnu fauzy | 6 Januari 2013 | Balas

  80. Orang jaman dulu walau teknologi belum seperti saat ini tapi memiliki daya jelajah yang tinggi. Nabi Ibrahim lahir di Irak tapi juga pernah ke Syam, Arab, & Mesir… Anaknya juga bukan cuma Ismail & Ishak. Nabi Ismail keturunannya menyebar ke daerah semenanjung arab dll, Nabi Ishak keturunannya menyebar dari palestina hingga ke afghanistan, anak yang lainnya mungkin ke daerah lainnya (bisa jadi salah satunya ke daerah semenanjung Malaya dan sekitarnya… Dari artikel di atas tidak pernah menyebutkan bahwa BRAHMA dilahirkan di india tapi kepercayaannya menyebar di sana hingga ke tanah jawa sebagai nama yang berbeda dari TAUHID = ONE GOD

    Komentar oleh Himada | 24 Januari 2013 | Balas

    • Satu hal yang manusia sering lupakan, semua umat manusia adalah keturunan Nabi Adam as, jadi adalah menjadi satu kebodohan untuk mendabi-dabik bahawa aku dalah bangsa dari keturunan nabi itu dan nabi ini sedangkan hakikatnya semua umat manusia adalah keturunan dari suku yang sama iaitu Nabi Adam as. Justeru kita tidak harus mempersoalkan bangsa mana yang akan diselamatkan pada akhir zaman, sebaliknya kita harus mempersoalkan adakah aku ini tergolong dalam golongan manusia yang akan diselamatkan pada akhir zaman. Seperti dalam Kitab Injil (Bible) katakan.. anak-anak manusia yang percaya akan diselamatkan tidak kira dari mana datangnya tidak mengira bangsa, keturunan dan darjat. Amen

      Komentar oleh callybambang | 2 Desember 2013 | Balas

  81. TERBALIK.

    ABRAHAM, ORANG KUNA DARI GUNUNG SUMERU-BROMO (SUMERIAN). MELAKUKAN JOURNEY KE BARAT (ISRA’ ATAU HIJRAH). BERARTI ABRAHAM SEORANG JAIN, BERNAMA MAHAVIRA, KETURUNAN HAM, MENJADI MAHA BIRA HAM.

    Komentar oleh Manu | 27 Februari 2013 | Balas

  82. Terimaksh atas tulisan sejarah ini, semoga menjadi penerahan amin yra

    Komentar oleh supardji | 8 April 2013 | Balas

  83. Ad Daulatul Islamiyah Melayu
    Khilafah Islam Akhir Zaman

    Kami mengundang Kaum Mukminin-Mukminat
    Dari seluruh Dunia untuk bergabung bersama kami
    Menjadi Tentara Islam The Man from The East of Imam Mahdi
    as A New World Religion Bangsa Islam Akhir Zaman.

    Kami mengundang Anda Menjadi Bagian Bangsa Islam berdasar Aqidah Islam
    Bukan Menjadi bagian dari Bangsa-bangsa berdasarkan Suku ataupun wilayah

    Kunjungi Undangan kami Kehadiran anda kami tunggu di
    di http://khilafahislam.eu.ki

    Komentar oleh Muqarrabin al Yamin | 15 April 2013 | Balas

  84. Perlu mngdepankn toleransi, n pmahamn yg bijak u/ Mmbca smua artikel+komen, jgn kdpankn pmkiran yg smpit. Brskaplh trbuka trhdap smua pmikiran, argumen, atau bhkn imajinasi., mka kta akn mnjdi mnusia yg kya akn pngetahuan. Salam kenal semuanya /0878 02953 212_adi_

    Komentar oleh ìs_muhàdi | 24 Mei 2013 | Balas

  85. Kebalik .., nabi Ibrahim yang leluhurnya dari Jawa…

    Komentar oleh bangcag jambu klutuk | 24 Mei 2013 | Balas

  86. Adam dari india ??? india inggris apa india belanda

    Komentar oleh jack | 13 Juni 2013 | Balas

  87. Kalo dari india inggris commonwealt berarti semua manusia keturunan orang India. Kalo dari india belanda (indonesia) berarti semua manusia keturunan orang indonesia.

    Komentar oleh jack | 13 Juni 2013 | Balas

  88. Kalo berita dari Plato negeri atlanta yang tenggelam (terkutuk) … Pusat kerajaan di sebuah pulau yang dikelilingi benteng pulau pulau lain. ya india belanda.

    Komentar oleh jack | 13 Juni 2013 | Balas

    • setuju

      Komentar oleh guns | 23 Juli 2013 | Balas

  89. yg sya tau,, Kerajaan sunda sdh ada pd kerajaan Nabi Sulaiman ,,yg diceritakan dlm al_quran yaitu Ratu balqis,, dn Borobudur adlh fakta Ilmiahnya.

    Komentar oleh Zzahid | 15 Juni 2013 | Balas

  90. maaf baru liat.tapi sangat menarik.minta sedikit infonya ; itu alkamil hl.berapa ya?

    Komentar oleh buyahe hizqil | 10 Juli 2013 | Balas

  91. blog-blog seperti ini nih yang harusnya menjadi pencerahan bernalar kita.walau banyak sejarah sudah bercampur aduk dengan mitos,legenda,dll,dsb,tap jika ingin merasa yakin kudu ada pendekatan riset ilmiah,yang mungkin juga digabung dengan pendekatan ‘klenik (ilmuwan barat menyebutnya parapsikologi.bahkan pemerintah amerika menggunakan pendekatan klenik melalui org2 dgn indera ke-6)’.jadi pengetahuan dan ilmu kita kagak sebatas menerima apa adanya.semakin unik,antik,aneh,nyeleneh,dll pandangan,maka semakin terbuka potensi ilmu pengetahuan untuk berkembang luas,dinamis,kagak jumud dogmatis

    Komentar oleh rizky | 22 Juli 2013 | Balas

  92. tampa kata2….!!.!!!!!

    Komentar oleh freesley | 25 Juli 2013 | Balas

  93. Terima kasih, sangat bermanfaat…

    Komentar oleh Sayidah | 15 Agustus 2013 | Balas

  94. اَلْحَمْدُلِلّه
    Tks Pa’

    Komentar oleh aris junior | 23 Agustus 2013 | Balas

  95. Amin…

    Komentar oleh aris junior | 23 Agustus 2013 | Balas

  96. tolong kalau bisa buat tesis mengenai tabut

    Komentar oleh sarwo | 12 Oktober 2013 | Balas

  97. Mantap brow

    Komentar oleh nonog's | 19 Oktober 2013 | Balas

  98. Mantab informasinya,..kalau mau yang lebih jelas cari aja ceramahnya Dr. Zakir Naik.
    Gitu aja kok repot..

    Komentar oleh Kalem Aja | 30 Oktober 2013 | Balas

  99. Saya setuju , karena semua keturunan di dunia terlahir di jawa. Kususnya jawa barat karna pusat (jabar-al jabar) , dan telah di buktikan oleh salah satu penulis sepanyol , dan atlantis , kapal nabi nuh pun di indonesia lihat peta indonesia berbentk kpal! Dan kerajaan sulaiman pun di indonesia , seharusnya indonesia tuh jadi pusat dunia! By bayu pangeran padjajaran

    Komentar oleh Bayu yanuar lesmana | 1 November 2013 | Balas

  100. saya percaya .. allah pasti mengutus seorang hamba untuk menyebar agama tauhid. bagi setiap kaum..

    Komentar oleh sugi | 6 November 2013 | Balas

  101. yer saya dari malaysia..saya tahu khalifah akan bangkit dari tanah jawa..

    Komentar oleh hati emas | 12 November 2013 | Balas

  102. alhamdulillah,…
    jadi merasa bangga menjadi orang Jawa ,….. :)

    Komentar oleh yudith setiawan | 21 November 2013 | Balas

  103. Saya pernah baca sedikit tentang candi yg ada di indonesia masih ada kaitannya dg nabi sulaeman.as

    Komentar oleh uchup | 18 Februari 2014 | Balas

  104. org indonesia adalah keturunan nabi nuh yang bernama yafist…(sumber alhadist)

    Komentar oleh alan | 27 Februari 2014 | Balas

  105. ‘Nu Ngersakeun‘ artinya YANG MENGIJINKAN bukan ‘Sang Hyang Keresa‘.
    Ngersakeun asal kata dari kersa artinya mau

    Komentar oleh roy | 13 Maret 2014 | Balas

  106. yang penting, setelah tahu sejarah ini perjuangan/ibadah kita bisa menjadi seperti nenek moyang/ leluhur kita. gitu ta? Amiin..

    Komentar oleh Ki Narto | 17 Maret 2014 | Balas

  107. menurutku ini adalah dinamika hidup dari masa kemasa dengan segala kondisinya diwaktu itu…sejarah adalah berbagai peristiwa dimasa lalu….banyak hal yang simpang siur entah itu disengaja atau tidak..atau karena keterbatasan kapasitas sejarawanya atau diputarbalikan oleh oknum tertentu..untuk kepentingan tertentu…..nah masih ingatkah kita tentang kisah Isa Almasih yang diceritakan didalam Alquran…..siapakah yang memutarbalikan cerita itu…….????…Alquran menjelaskan dan meluruskan kisah itu semua….ok…!!!!!

    Komentar oleh untoro siun | 25 Maret 2014 | Balas

    • Siapa yach yang memutar balik kisah Isa Almasih? Kalo menuduh kelompok tertentu hendaknya dicari apakah benr mereka bicara tentang Isa Almasih, mereka bicara tentang yang lain kok, bukan “Isa Almasih”. Ga percaya? Cek aja. di Kitab mana aja selain Al Quran ada Isa Almasih, tak ada. Hanya QUran saja yang memuat tentang Isa Almasih, jadi mana mungkin diputarbalikkan.

      Komentar oleh Sarinila | 29 Maret 2014 | Balas

  108. penduduk sundaland adalah leluhur orang sunda yg kemudian menyebar ke seluruh dunia karena banjir besar nabi Nuh , ada yg ke mesir , mesopotamia dan ada yg ke amerika mendirikan peradaban suku maya dan yg tidak mengungsi ke luar mencari tempat-tempat yg tinggi di wilayah sundaland seperti sumatra, kalimantan, jawa ( Kepulauan sunda besar ) dan ada yg ke Bali, madura,lombok,NTT, maluku dll ( kepulauan sunda kecil ). penduduk sundaland yg selamat melarikan diri ke wilayah jawa barat dan menjadi penduduk asli pulau jawa yg kemudian terjadilah perkawinan campuran dg pendatang dari India yaitu suku tamil dari perkawinan campuran ini menghasilkan orang jawa( suku jawa ) . jadi suku jawa adalah hasil perkawinan antara orang sunda dan suku tamil yg menghasilkan bahasa jawa yg merupakan percampuran bahasa sunda dan bahasa tamil. orang jawa yg kemudian mendiami wilayah jawa tengah dan jawa timur yg msh kosong dan keturunannya mendirikan kerajaan-kerajaan di jawa tengah dan jawa timur.Karena kerajaan pertama di pulau jawa berasal dari jawa barat yg kemudian peradabannya menyebar ke jawa tengah dan jawa timur. Wallahu alam.

    Komentar oleh Tatang Ruchiat | 20 Mei 2014 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: