Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Mengapa NEDERLAND disebut BELANDA?

Jika kita bertanya…

Mengapa masyarakat di Nusantara, menyebut Nederland sebagai Belanda? Mungkin orang Nederland sendiri akan bingung menjawabnya…

Sebelum kita menjawab pertanyaan itu, mari kita kembali membuka lembaran sejarah, 360 tahun yang silam…

Mudzakarah Ulama se-rumpun Melayu

Tidak jauh dari kota Palembang, tepatnya di sekitar daerah Pagar Alam, pada tahun 1650 M (1072 H), pernah berkumpul sekitar 50 alim ulama dari berbagai daerah, seperti dari Kerajaan Mataram Islam, Pagaruyung, Malaka dan sebagainya.

Tokoh utama pertemuan itu, adalah Syech Nurqodim al Baharudin (Puyang Awak), salah seorang keturunan dari Sunan Gunung Jati. Trahnya adalah melalui puterinya Panembahan Ratu, yang menikah dengan Danuresia (Ratu Agung Empu Eyang Dade Abang).

Hasil dari Mudzakarah Ulama abad ke-17, yang dipelopori oleh Syech Baharudin, antara lain:

1. Memunculkan perluasan dakwah Islam. Dengan demikian, paham animisme yang masih berkembang di masyarakat semakin berkurang dan terkikis.

2. Munculnya kader-kader mujahid, yang mengadakan perlawanan terhadap penjajah Eropa.

Sumber : “Sejarah Mudzakarah Ulama abad ke-17”, yang dimuat di http://al-ulama.net


Dari peristiwa Mudzakarah inilah, munculnya istilah Belanda sebagai sebutan bagi bangsa Netherland, yang menjadi penjajah ketika itu. Adapun makna kata Belanda, berasal dari kata belahnde (belah = memecah, nde = keluarga).

Dan dengan menyebarnya, istilah Belanda ke seluruh pelosok Nusantara, menjadikan bukti bahwa hasil Mudzakarah tahun 1650M telah menjadi satu “Konsensus Nasional“.

Sementara disekitar tempat terjadinya peristiwa Mudzakarah, dinamai semende, yang bermakna satu keluarga (seme = same = sama = satu; nde = keluarga), yang merupakan lawan dari kata Belanda.

Artikel Terkait
01. Jihad Para Pejuang Muslim
02. Sriwijaya Pintu Masuk Islam Ke Nusantara
03. Dinasti Giri Kedaton dan Silsilah Presiden Indonesia : Sukarno, Suharto, BJ.Habibie, Gusdur, Megawati serta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Tentang iklan-iklan ini

15 Juni 2010 - Posted by | kanzunQALAM, sejarah | , , , , , , , , , , , , , , , , ,

65 Komentar »

  1. wah nggak paham nich

    Komentar oleh ramlannarie | 15 Juni 2010 | Balas

  2. Wah begitu ya :D saya baru tahu ni, ijin copas buat arsip pribadi :D

    Komentar oleh Adi | 15 Juni 2010 | Balas

  3. Informasi yang informatif..

    Komentar oleh kalabang | 15 Juni 2010 | Balas

  4. Wah iya tuh. Sangat bisa jadi. Belanda = Belahnde (Belande kata orang betawi)

    Komentar oleh SWAMANDIRI.wordpress.COM | 15 Juni 2010 | Balas

  5. o0o,.jadi gitu yh,.

    baru tau aq,.

    thankz infonya,.

    Komentar oleh fauzhi | 16 Juni 2010 | Balas

  6. wah ternyata diambil dari politik Belanda sendiri ya waktu menjajah Indonesia

    http://ceritanovel.wordpress.com/

    Komentar oleh arieprawira | 16 Juni 2010 | Balas

  7. Kok saya gak paham ya?
    saya agak bingung.

    Komentar oleh maxlender | 16 Juni 2010 | Balas

  8. Assalamu’alaikum
    Terima kasih infonya.
    Sangat bermanfaat.
    Semoga tidak ada lagi belanda2 lain yang memecah persaudaraan kita di bumi nusantara ini. Amin

    Wassalam

    Komentar oleh Abdul Ghofur | 16 Juni 2010 | Balas

  9. Good, terima kasih ;)

    Komentar oleh Ali Reza | 16 Juni 2010 | Balas

  10. bukannya..plesetan dari penyebutan holland…yg dilidah melayu jd belanda..sama kaya VOC vereneging oost company..jd kompeni

    Komentar oleh surya | 16 Juni 2010 | Balas

    • Pendapat beberapa ahli yang menyatakan kata BELANDA berasal dari kata HOLLAND, masih sangat meragukan, dengan alasan :

      1. Kata Holland (diucapkan HO LAN), bukan hal sulit untuk diucapkan bagi lidah melayu, baik jaman dulu apalagi sekarang…

      Jadi masyarakat di Nusantara tidak perlu harus “keseleo” lidahnya, dalam pengucapan kata HO LAN

      Bukankah dari dulu, sudah ada kata… HOnocoroko, jaLAN, LANjut?

      2. Diperlukan waktu yang sangat lama, untuk mengubah secara alami, kata Holland menjadi Holan lalu Bolan kemudian menjadi Belanda…

      Padahal istilah Belanda, telah muncul tidak lama setelah ada negara asing, mulai menjajah masyarakat di nusantara.

      Untuk istilah company, kemudian berubah menjadi kompeni, kami kira masih bisa diterima, karena perubahannya tidak terlalu banyak…

      3. Jika asal katanya dari kata Holland, maka akan sangat banyak muncul variasi nama…

      Setidaknya bisa muncul 5 variasi utama yaitu Holan, Holen, Holon, Bolan dan Polan… Dari variasi utama tersebut, akan sangat banyak muncul sub variasi nama, sehingga akan sangat sulit untuk memunculkan kata Belanda, sebagai satu konsensus istilah…

      Dengan demikian, akan sangat masuk akan, apabila bermula dari kata Belahnde, yang kemudian diberbagai daerah, berubah penyebutan menjadi Belande, Belanda, Belando, Belondo (Londo)…

      Komentar oleh kanzunqalam | 17 Juni 2010 | Balas

      • Kompeni memang awalnya berasal dari Compagnie (Perusahaan), karena awalnya yang masuk ke Indonesia adalah perusahaan dagang, pembrontakan rakyat juga dipicu oleh mandor lokal yang tidak membayar gaji mereka, sehingga muncul istilah kerja rodi, sejarah harus dilihat dari kedua belah pihak, museum museum di Belanda banyak menyimpan itu.

        Komentar oleh Saddm | 19 Juli 2010

  11. ini baru berita yang mengarah dan positip tenntang sejarah…lanjutkan sapa yang ada tentang imfo yang seperti ini.

    Komentar oleh abe maroto | 18 Juni 2010 | Balas

  12. Sepertinya sekarang sudah mulai banyak bermunculan mental-mental belanda di NKRI.

    Komentar oleh Itjoexs | 28 Juni 2010 | Balas

  13. mungkin
    yang benar diambil dari kata holanda dari bahasa portugis.
    karena portugis datang pertama kali ke indonesia
    tapi seiring jaman orang indonesia mungkin merubah kosa katanya yang awalnya holanda jadi BElanda

    Komentar oleh dario | 29 Juni 2010 | Balas

  14. Belanda itu berasal dari Kata Holanda (bahasa Portugis) yang diserap menjadi Belanda di Indonesia, karena zaman itu masih banyak yang buta huruf dari mulut ke mulut makanya jadi Belanda.

    Komentar oleh Saddm | 19 Juli 2010 | Balas

    • Saya sependapat dengan Sdr. Saddm bahwa Belanda berasal dari kata Holanda (Portugis). Saya masih ingat saat masih SD kelas 3 (tahun 1945)ada buku bacaan lama dimana Belanda disebut Olanda. Kemungkinan dari sini berkembang menjadi Belanda yang diperkuat lagi dengan istilah “belahnde” karena sifat company-nya yang memecah belah.

      Komentar oleh Janem | 9 November 2010 | Balas

  15. Semoga tidak ada lagi belanda2 lain yang memecah persaudaraan kita di bumi nusantara ini. Amin
    tapi didikan voc melalui pegawai pemerintah sudah mendarah daging sehingga budaya korup voc masih tertinggal meski londonya sudah pulang.
    mental inilah yang jadikan voc dan sebentar lagi indonesia bangkrut.

    Komentar oleh semara ng | 19 Juli 2010 | Balas

  16. mantap sekali infonya!

    Komentar oleh Red | 20 Juli 2010 | Balas

  17. Saya cenderung sepakat dengan mas surya yang menyatakan BELANDA adalah kata serapan bahasa asing. cuma saya sedikit memberi koreksi bahwa yang sebenarnya menjadi kata asal adalah HOLLANDA (bukan HOLLAND) yang merupakan bahasa Portugal. Adapun HOLLAND adalah bahsa Inggris. Dengan begitu bantahan mas Kanzunqaalam saya rasa menjadi tidak relevan lagi.

    Komentar oleh dion | 13 Agustus 2010 | Balas

  18. kalau di daerah pagar alam, terkenal dg kopi semendo..
    mungkinkah berasal dr kata semende?
    dikarenakan banyak kosakata di daerah sumatera selatan yg berakhiran O..

    Komentar oleh ian | 18 November 2010 | Balas

    • bener… mas
      daerah Semende, oleh masyarakat Sumatera Selatan (Palembang) dikenal dengan nama Semendo…

      Komentar oleh Panji Negeri | 8 Juni 2012 | Balas

  19. akhirnya saya ngerti juga sejarahnya. mengapa ngak pernah diajarkan ya di sekolah. apa karena saya terlalu CANTIK

    Komentar oleh ABG CUTE | 26 Januari 2011 | Balas

  20. kata belanda mungkin merujuk pada kata holland, karena pada waktu itu holland sering digunakan oleh orang belanda untuk merujuk secara keseluruhan Netherland secara keseluruhan
    mungkin penuturan yg tidak sempurna pribumi membuat kata tsb menjadi belanda
    orang sunda menyebut belanda dengan “walanda”, sedang orang jawa dgn “londo”
    bahkan untuk semua orang bule orang jawa akan menyebut dgn kata “londo”
    mohon koreksi jika salah, terimaksih

    Komentar oleh ina | 31 Januari 2011 | Balas

    • Klo orang jawa bilang Belanda dengan sebutan lebih tepatnya ” Walondo” … bukan Londo saja …….

      Komentar oleh Prapen | 26 Februari 2012 | Balas

  21. oo gitu, trus kenapa portugis kita sebut dengan parangi???

    Komentar oleh ditacereza | 3 Maret 2011 | Balas

  22. sangat menarik
    Eko

    Komentar oleh eko | 9 Maret 2011 | Balas

  23. Saya lebih memercayai artikel di http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda

    “Kata Belanda dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Portugis: Holanda -> olanda -> wolanda -> bolanda -> Belanda.”

    Komentar oleh kojo | 11 Maret 2011 | Balas

    • Saya setuju, apalagi “Belanda” dalam bahasa sunda disebut Walanda

      Komentar oleh Abex | 17 Agustus 2013 | Balas

  24. mantep diskusinya..

    Komentar oleh dildaar80 | 23 Mei 2011 | Balas

  25. Simple *
    HOLLAND —> BELANDA (Bahasa Indonesia)
    HOLLAND —> ORANDA (Bahasa Jepang)

    Komentar oleh Mira | 18 Juni 2011 | Balas

  26. kenapa ivory coast di bhs indonesia jadi pantai gading? trus grece jd yunani??

    Komentar oleh dzaki | 13 September 2011 | Balas

    • ivory = gading
      coast = pantai

      Komentar oleh babingepet | 4 November 2012 | Balas

  27. ivory coast kalo di artiin emang pantai gading
    * ivory : Gading
    * coast : Pantai

    Kalo Greece jadi Yunani :

    GREECE
    –> GR = Yu. Artinya Elu orangnya GR-an
    –> EECE = Nani : Ece itu bisa diartiin dengan nani karena sama2 untuk perempuan… heheheheheh

    Jadi arti Yunani sendiri bisa “Perempuan yang suka GR sendiri.” Kekekekeke
    (ngasal)

    Komentar oleh Day | 19 Oktober 2011 | Balas

    • Salah! Greece diartikan Yunani ada sebabnya.

      Dahulu di zaman Khulafaur Rasyidin, di utara Siprus terdapat kepulauan Ionia. Sehingga, di zaman itu orang Islam mengira bahwa di utara Siprus hanya ada kep. Ionia. Maka, Ionia ini diterjemahkan ke bahasa Arab: Iunia.

      Begitu istilah ini dibawa ke Indonesia, istilah ini membuat lidah orang Indonesia keseleo. Jadi, Ionia ini diperhalus bahasanya menjadi Yunani. Gitu.

      Komentar oleh Kartto | 23 Juni 2012 | Balas

  28. Saya suka sejarah……………..

    Komentar oleh ana al Haq | 5 Desember 2011 | Balas

  29. sangat-sangat bermanfaat.kita mengerti sejarah.

    Komentar oleh ainur rochim | 26 Februari 2012 | Balas

  30. Terlalu sentimentil! Menulis sejarah pake sumber yang benar dong!

    Komentar oleh niraha | 27 Februari 2012 | Balas

  31. y Allah, baru tau ane.. ternyata artinya sesederhana itu..

    Komentar oleh gogo | 6 Maret 2012 | Balas

  32. boleh diterima juga…..tapi dalam kitab melayu (Hikayat perang Siak)…..Belanda disebut Wilanda……Portugis……Perenggi (Jenggi = Jahat)…

    Jaman ini kERAJAAN Malaka Sudah Tamat……yang ada Kerajaan Riau Johor (beribukota Kota Tinggi di Pulau Bentan alias Bintan ) keturunan dan kerabatnya menyebar ke Nusantara

    Komentar oleh afrizalno4 | 6 Maret 2012 | Balas

  33. BELANDA asal katanya dari para pribumi yang menjilat kpd penjajah nederland
    BELA HOLAND…BELA HOLAND…saking cepatnya jadi BELANDA
    (kliatan ngawurnya gak Gan….)he..he….

    Komentar oleh PARLIN TRI S | 26 Maret 2012 | Balas

  34. Tulisan ini menarik, tapi bagusnya menyertakan referensi karena sejarah tidak bisa dikemukakan berdasarkan sumber yang tidak jelas… Ada beberapa pertimbangan yang mengganjal :

    1. Pada dasarnya Nederland merujuk kepada negara-negara tanah rendah di Eropa, yaitu kerajaan Belgia, Belanda, dan Luxembourg. Sedangkan orang2 Belanda sendiri lebih dikenal sebagai orang2 Holland atau orang Vlaanderen. Bisa jadi, perkembangan dari kata “Hollanda” atau “Vlaanderen” inilah kata “Belanda” berasal.

    2. Mudzakarah Ulama ini kalau benar terjadi pasti tercatat dalam sejarah, baik dalam babad-babad Jawa (dikatakan kalo ada perwakilan Mataram yang ikut serta) maupun dalam catatan orang Belanda “Daghregister”.

    3. “nde” yang berarti “keluarga” itu bahasa apa ?

    4. Pada dasarnya referensi adalah yang paling penting, kalau ada sumber dokumen otentik atau buku yang menyebutkan keputusan Mudzakarah Ulama mengenai penyebutan “belahnde” ini, tolong dimunculkan. Supaya nggak dianggap ngarang.

    Terima kasih.

    Komentar oleh sadnesssystem on internet | 20 Juni 2012 | Balas

  35. info yang sangat menarik, jadi tahu nih…..

    Komentar oleh defrian | 22 Juni 2012 | Balas

  36. lalu kenapa kita menyebut grecee dengan yunani…..?

    Komentar oleh arifis | 6 Agustus 2012 | Balas

    • Greece diartikan Yunani ada sebabnya.

      Dahulu di zaman Khulafaur Rasyidin, di utara Siprus terdapat kepulauan Ionia. Sehingga, di zaman itu orang Islam mengira bahwa di utara Siprus hanya ada kep. Ionia. Maka, Ionia ini diterjemahkan ke bahasa Arab: Iunia.

      Begitu istilah ini dibawa ke Indonesia, istilah ini membuat lidah orang Indonesia keseleo. Jadi, Ionia ini diperhalus bahasanya menjadi Iunania dan diperhalus ulang menjadi Yunani. Gitu.

      Komentar oleh Kartto | 20 Agustus 2012 | Balas

  37. awalnya nederland- lidah jawa bilangnya land, lond, londo
    akhirnya menjadi blondo-> belanda. kayak bogor-mbogor, bandung-mbandung
    simple theory.

    Komentar oleh mr.x | 7 Agustus 2012 | Balas

  38. Menurut saya belanda jelas2 dari holland, kata2 land nya masih ada. Artikel nya nggak ada referensi nya (alias ngarang), yg bisa dirunut oleh pembaca artikel ini

    Komentar oleh s1monl3bon | 7 Agustus 2012 | Balas

    • coba buka link yg ada di artikel…

      Komentar oleh kanzunQALAM | 7 Agustus 2012 | Balas

  39. memang kalo dilihat dari maknanya terasa begitu pas. mungkin ini bisa memacu kita untuk terus mencari tahu akan kebenaran yang pasti tentang akan hal ini. dan postingan ini bisa menjadi referensi dalam penggalian informasi lebih lanjut..

    Komentar oleh M.Fauzi Rizal | 14 Agustus 2012 | Balas

  40. wah wah tadinya saya kira belanda itu berasal dari kata “blonde”, soalnya orangnya pirang2 :D

    Komentar oleh Aries Wibowo | 18 Agustus 2012 | Balas

  41. Maaf sumbang pengetahuan, rasanya ada Gap kalau mengacu pada tahun 1650, karena dinegara Belanda saja, Kerajaan Belanda belum ada, masih berbentuk Republik Tujuh Belanda Bersatu (Republiek der Zeven Verenigde Nederlanden) ini daerah bekas jajahan spanyol dan cuma gabungan 7 propinsi, secara Nation juga belum utuh.. Namun disini sudah muncul istilah Nederlanden. Pada tahun 1795 republik ini diganti nama menjadi Republik Batav dan merupakan daerah dibawah Kerajaan Perancis. Daendles datang ke Nusantara saat itu atas nama Perancis, bukan Belanda. Bahkan 1806 Republik ini dibubarkan, otomatis Belanda terhapus, Baru setelah, Napoleon Jatuh, dan pada tahun 1815 ada Traktat Viena dimana Negara-negara harus dipulihkan, baru namanya Kerajaan Belanda pada tahun 1816 itu berdiri, Jadi Peradaban kita lebih maju sebenarnya namun ada yang ditutupi. Jadi kalau dibilang Belanda menjajah kita 350 tahun, itu adalah kalimat menyesatkan, karena Belanda secara Nation, belum berumur 350 tahun (mengacu 1816), jadi VOC bukan Belanda, yah berkebangsaan Belanda, namun mereka hanya kongsi dagang, dan tidak mewakili Pemerintahan. Ayo jangan terpesona dengan Belandanya, Nusantara kita memiliki Jati diri yang membanggakan, anda yang berhati Nurani, ayo gali, dan ketahuilah jati diri anda tidak dimulai dari tahun 1945 dimana Indonesia baru merdeka.Kiranya anda menemukan jawaban dari apa yang anda cari. AMin

    Komentar oleh utaniu | 15 September 2012 | Balas

  42. Holland, hollander : org holand, pengucapan penjajah yg selalu menekankan saya org holland, hollander, pada saat itu tingkat kecerdasan dalam menangkap suatu ucapan dan juga pada jaman 300 thn lalu tingkat pengetahuan umum dan pendidikan yg rendah, maka ucapan hollander(pengucapan hollandah) terucap / terdengar seperti belanda

    Komentar oleh gumilar | 23 September 2012 | Balas

  43. orang jawa manggilnya walondo dari kata wolanda (wikiped) mungkin ……atau mungkin yg lain…

    Komentar oleh MUL | 13 November 2012 | Balas

  44. kayaknya Belanda bukan akronim, beberapa bahasa menyebut Netherland dengan Holland (asli), Oranda (Jepang), Hollanda (Spanyol & Portugis), dan Olanda (Italia). seperti saudara2 kita etnis Tiong Hoa yg sudah tua (dulu) yg sulit mengucap “B”, mereka bilang “W”. Jadi ucapkan saja “Belanda” dg logat Cina mereka, akan jadi Welanda atau Walanda, Wolanda (Jawa). jadi, maaf saya yakin sekali, haqul yaqin itu bukan akronim dari Belah nde…

    Komentar oleh mas Mul | 14 November 2012 | Balas

  45. Sepertinya itu hanya masalah pengucapan saja. Asalnya Holland, masing2 pengucapannya berbeda

    Komentar oleh ceryfitz | 21 November 2012 | Balas

  46. belanda itu sendiri asal katanya dari bahasa blanda sendiri yaitu “blond” yg artinya “pirang”. penyebutan blond sendiri adalah sebuah kata yg digunakan sebagai pencirian karakter/sindiran/plesetan pribumi terhadap orang nederland. blond sendiri diucapkan “blaend” dgn penekanan thdp hruf “d” dibelakangnya. ketika diucapkan oleh org indonesia kemudian menjadi “blanda” atau sering diplesetkan “londo” juga dan akhirnya lama kelamaan menjadi kata “belanda” dgn pengucapan dipelankan.
    kata-kata ini sering diucapkan ketika sesama org indonesia membicarakan org2 belanda tersebut semisalnya : “itu wong blonde sopo namanya mas?,oh itu meneer van caspier..” atau “pergi kamu sana sama majikanmu yang blonde itu” dan sebagainya.
    hal ini pun sama dengan kata-kata lain yg dilidah indonesiakan seperti “handoek” jadi “handuk” dll.
    adapun holland harus diperhatikan, tidak semua org belanda adalah dari holland. holland hanya merupakan bagian wilayah dari nederland, seperti halnya friesland dll.

    Komentar oleh w15b4 | 8 Desember 2012 | Balas

    • Saya sepakat…belanda berasal dari kata blonde…

      Komentar oleh aedien | 11 Maret 2014 | Balas

  47. belanda bisa jadi dari kata holand dan bisa juga dari jenis manusianya yg blonde..jadi dibaca belanda

    Komentar oleh ni | 18 Februari 2013 | Balas

  48. belah-nde hahaha…ayak-ayak wae..ngaco nih, belah duren kaleee… tanya ahli bahasa ajalah daripada spekulasi dan konspirasi dan asumsi

    Komentar oleh suratman | 22 Februari 2013 | Balas

  49. mungkin maksudnya gini…

    imbuhan -nda yg dibaca orang melayu sbg ‘nde itu juga imbuhan yg melekat pada setiap kata ganti penunjuk keluarga, seperti ayah = ayahanda, ibu = ibunda = bunda, anak = ananda, adik = adinda, kakak = kakanda

    nah, kalo belanda?

    bisa diartikan sebagai ‘pemecah (belah) keluarga’ dengan lawan katanya semenda / semendo (logat palembang) yang artinya ‘satu / sama keluarga’

    CMIIW… ^^

    Komentar oleh andielektro09 | 22 April 2013 | Balas

  50. nama Belanda ini ada hubungannya dengan misi VOC dari Republik 7 Negeri (sekarang Kerajaan Belanda) pada waktu itu, yakni mencegah Islamisasi tanah Jawa yg dibawa oleh Bangsa Melayu dan tetap mempertahankan mistifikasi Jawa melalui Kejawen maupun Sunda Wiwitannya…

    Komentar oleh andielektro09 | 23 April 2013 | Balas

  51. kalo pendapat ana pribadi, kata belanda mungkin berasal dari kata blond/blonde yg artinya berambut pirang. wallahu’alam.

    Komentar oleh fahmi | 5 Juni 2013 | Balas

  52. sedikit informasi untuk meluruskan sejarah perjuangan di Nusantara melawan penjajahan…
    terlepas dari pengetahuan bahasa yang saya kuasai sangat kuarang…

    di daerah sumatera terutama bagian selatan ada semende (disebut suku sekarang). semende bukan suku, semende tidak punya teritory, semende merupakan sistem pemerintahan yang terbentuk sejak masuknya Islam di daerah Gunung Dempo (terutama daerah Lahat, Sumsel sekarang) yang merupakan perwujudan bersatunya sekumpulan muslim se-nusantara termasuk dari daerah papua di prakarsai Syech Nurqodim al Baharudin.
    selengkapnya baca di (http://putrasemende.blogspot.com/2013/01/sejarah-mudzakarah-ulama-abad-ke-17.html)

    ada dokumen otentik yang tersimpan, akan tetapi hanya di keluarkan di waktu tertentu..
    termasuk tempat pertemuan ulama yang sampai sekarang masih bisa dilihat secara langsung.

    informasi lebih lanjut hubungi Bpk. Robin di daerah Way Tenong desa Mutaralam, Lampung Barat.. (beliau salah satu dari beberapa orang yang paham tentang sejarah terbentuknya kata “semende” dan kata “belande” serta dimana bisa menemukan bukti-bukti otentik yang dibutuhkan)

    semoga bermanfaat..

    Komentar oleh Ahmad R Yulians | 13 Juli 2013 | Balas

  53. Mantap… memang jelas umat Islam punya peran dalam kemerdekaan bangsa ini.

    Komentar oleh nangkalandak | 11 Maret 2014 | Balas

  54. Sekali lagi… trims pencerahannya… :) Toopp bgt pokoknya.. !!! Wassalamu’alaikum…

    Komentar oleh black press | 24 April 2014 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: