Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

mengapa keKHALIFAHan memudar ???

Umat Islam pernah mengecap masa kejayaan Islam selama 700 tahun lebih (dari abad ke-8 M hingga 14 M). Masa keemasan tersebut, telah membuat kalangan kaum Muslimin ’mabuk kejayaan’. Mereka lengah dan tidak waspada. Sampai akhirnya masa kejayaan tersebut, berangsur-angsur memudar.

Meredupnya kejayaan Islam, disebabkan oleh banyak faktor, di antaranya: 

a. Akibat dari kelalaian umat Islam dalam memahami kaidah akidah Islam, sehingga terjadilah berbagai perselisihan yang sangat memprihatinkan.

b. Paham kemurnian Islam menjadi terabaikan, bahkan nilai kebenaran Islam sudah dianggap sebagai  sesuatu yang asing atau al ghuroba.

c. Walaupun umat Islam mengalami masa keemasan di bidang ilmu pengetahuan, tapi juga  mengalami kemunduran di bidang kenegaraan. Salah satu penyebabnya adalah masuknya pemikiran ‘politik’ yang berasal dari Peradaban Yunani Kuno ke dalam pemerintahan kaum Muslimin. Kemunduran di bidang kenegaraan ini, terus mengerogoti kekhalifahan Islam, yang pada akhirnya memunculkan perpecahan di kalangan umat Islam. Tentu saja karena saling berebut kekuasaan, yang merupakan tujuan kehidupan berpolitik.

d. Di dunia Eropa sekitar abad ke 15—16 M, lahirlah masa Renaissance. Adapun sebab utama lahirnya Renaissance adalah ketidaksiapan orang-orang Eropa menyaksikan ambruknya Imperium Romawi Timur oleh kaum Muslimin. Terutama dengan peristiwa jatuhnya Konstantinopel pada tahun 1453 M. Peradaban Islam yang dibawa ke Benua Eropa sesudah terjadinya Perang Salib, sangatlah besar pengaruhnya bagi perkembangan ilmu pengetahuan Eropa, yang saat itu telah memasuki masa Renaissance.

Sayangnya, sering kali melalui berbagai media massa, dunia barat (Eropa dan Amerika), sepertinya mencoba untuk menutup-nutupi hal ini. Mereka berusaha merekayasa seolah-olah dunia Islam tidak pernah memberikan sumbangan apa-pun bagi peradaban dunia.

Bahkan, gambaran yang diberikan terhadap Islam dibuat sedemikian rupa dengan kondisi yang bertolak belakang. Sebagai ajaran agama yang rahmatan lil ‘alamin, Islam telah dikacau-balaukan dengan rekayasa keji oleh mereka yang anti dengan Islam. Tidak heran kalau sebagian besar masyarakat dunia, selalu melihat Islam sebagai ajaran yang terbelakang, kolot dan penuh kekerasan.

Diperlukan upaya yang sungguh-sungguh, terutama dari generasi muda Islam seperti kita untuk memberikan gambaran yang benar tentang Islam. Konsep Islam begitu universal dan sangat manusiawi sesuai fitrahnya. Namun sayangnya, sering kali yang terjadi orang Islam sendiri bahkan merasa asing dengan ajaran-ajaran Islam.

Jadi, sangatlah pantas dan menjadi kewajiban kita untuk belajar Islam lebih banyak. Sebelum pihak-pihak yang anti Islam semakin menghunjamkan panah-panah informasi yang tidak benar tentang Islam. 

16 Oktober 2010 - Posted by | islam, kanzunQALAM, sejarah | , , , , , , , , , , , , , , ,

2 Komentar »

  1. Ass. Wr. Wb.
    Untuk memulai lagi kejayaan Islam, kita perlu belajar lagi sejarah di awal Islam, bukan pada masa keemasannya. Awal Islam, dakwah terbuka belum ada, yang dilakukan adalah konsolodisasi internal, pendidikan kader di Baitul Arqam.
    Sembunyikan dulu label Islam, tonjolkan nilai-nilai Islami dengan menjadi jago dibidang masing-masing. Tunjukkan bahwa akhlaqul karimah merupakan etika yang bisa dengan produktif digunakan di dunia pendidikan, bisnis, pemerintahan, dll. Insya Allah, secara bertahap kejayaan Islam akan tercapai lagi
    Wass. Wr. Wb.

    Komentar oleh Yayok Haryanto | 17 Oktober 2010 | Balas

  2. TAK TAU apa yang hruz ku katakan

    Komentar oleh Rizki | 19 Oktober 2010 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: