Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Identifikasi Fenomena Wormhole, menurut Al Qur’an?

Di dalam Physics Science, dikenal istilah Wormhole (Lubang Cacing). Wormhole sendiri, menurut batasan Fisika Moderen, adalah bagian dari Alam Semesta yang bisa digunakan sebagai jalan pintas perjalanan yang amat jauh.

Fenomena alam ini secara teoritis, merupakan lorong magnetik yang didalamnya memiliki gravitasi kuat, yang mampu menarik apapun yang masuk ke dalamnya. Dan untuk kemudian mendorongnya ke ujung lorong yang lain hanya dalam beberapa saat. Yang dimaksud dengan ‘ujung lorong lain’ ini, adalah pintu dari alam semesta yang paralel dengan kita, atau bisa juga alam semesta dari galaksi lain.

Sejumlah ahli fisika terkemuka pernah berasumsi, kuatnya gravitasi wormhole sudah cukup membuat moda transportasi yang tak terlalu canggih mampu melaju dengan kecepatan di atas kecepatan cahaya. Oleh karena itu, secara teoretis, perjalanan antar galaksi yang letaknya amat berjauhan bukan tak mungkin bisa diselesaikan hanya dalam waktu 200 hari atau kurang.

Hanya kini masalahnya, bagaimana mencari sang Wormhole tersebut? Sayang sekali, justru masalah inilah yang tak pernah terpecahkan hingga kini. Para ahli astro-fisika hingga saat ini baru sebatas mengetahui konstruksi teoretisnya, sementara selebihnya masih sangat gelap (sumber : Menjelajah Alam Semesta).

Wormhole-Ma’aarij

Menurut Einstein dan I. Rosen, keberadaan wormhole amat erat kaitannya dengan black-hole, obyek alam semesta yang dikenal memiliki gravitasi amat kuat. Sementara menurut Hawking, pada kondisi waktu maya (waktu Tuhan) dengan melalui “wormhole”, kita bisa pergi ke waktu manapun dalam riwayat bumi, bisa pergi ke masa lalu dan ke masa depan (sumber : Teori Fisika Hawking, mengungkap Perjalanan Isra Rasulullah?).

Berdasarkan teori, waktu akan berjalan lebih lamban, jika berada di dekat medan gravitasi, oleh karenanya gravitasi memiliki cangkang-cangkang waktu. Begitupun ketika kita melaju dengan roket pada beberapa kecepatan yang berbeda, maka akan memiliki beberapa dilatasi waktu yang berbeda. Kesimpulannya, ketika kita melaju lurus pada satu kecepatan, sebenarnya kita berada pada satu cangkang dari medan gravitasi.

Misal kembar A, B dan C berumur 20 tahun. Kembar A melaju lurus ke sebuah bintang dan balik lagi ke bumi. Kembar B melaju melengkung konstan mengitari bumi dengan kelajuan yang sama dengan kembar A. Kembar C berada di bumi. Kembar A dan B akan berumur 50 tahun, sedangkan kembar C akan berumur 70 tahun.

Wormhole yang berkaitan dengan hubungan dalam ruang-waktu, dikenal sebagai Laurentzian wormhole. Lorentzian wormholes terbagi dalam dua jenis:

1) Inter-universe wormholes, wormholes yang menghubungkan semesta kita dengan ‘semesta’ yang lain. Ini adalah dugaan tentang adanya semesta paralel.

2) Intra-universe wormholes, wormhole yang menghubungkan dua daerah dalam semesta yang sama.

Ada juga wormhole lain yang dikenal sebagai Euclidean wormholes, yang mana, wormhole ini ada dalam proses yang sangat mikro, karena menjadi perhatian utama para ahli teori medan quantum (sumber : Wormhole-Langitselatan.com).

Beberapa Cendikiawan Muslim, mengidentifikasikan adanya Wormhole-Ma’aarij, yakni tempat-tempat naik para malaikat (sumber : Ma’aarij (Wormhole)).

Sebagaimana Firman ALLAH :

Dari Allah yang mempunyai tempat-tempat naik
Naik malaikat dan ruh kepada Nya di dalam satu hari adalah ukurannya lima puluh ribu tahun
(QS. Al Ma’aarij (70) ayat 3-4).

Wormhole-Ma’aarij ini, lebih merupakan jalur khusus yang diciptakan ALLAH bagi hamba-hamba yang dikehendaki-NYA. Ada yang meyakini, kisah-kisah di dalam Al Qur’an, seperti Pemuda Kahfi dan Peristiwa Isra’, ada keterkaitan dengan Fenomena Wormhole-Ma’aarij ini.

Wormhole-Ma’aarij juga diyakini, akan menemui semua insan yang bernyawa, yakni ketika ajal menjelang, terbukalah satu pintu Wormhole-Ma’aarij kepada kita. Hyperspace ini akan terhubung ke Alam Barzakh, dimana Malaikat Maut akan menemani kita dalam meniti “jembatan” ini,  yang satu harinya berbanding secara relative 50 ribu tahun di bumi.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Lintas Berita :
Dinasti Giri Kedaton dan Silsilah Presiden Indonesia : Sukarno, Suharto, BJ.Habibie, Gusdur, Megawati serta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Artikel Terkait
01. Teori Fisika Hawking, mengungkap Perjalanan Isra Nabi?
02. (Perhitungan Matematis) Kecepatan BURAQ
03. Menghitung Umur Semesta

About these ads

2 Maret 2011 - Posted by | islam, kanzunQALAM | , , , , , , , , ,

32 Komentar »

  1. @Kanzunqalam
    terima kasih udah merefer artikel saya

    1 hari berbanding 50 ribu tahun adalah perbandingan untuk menciptakan wormhole yakni menjembatani waktu yang lamanya sesuai dengan perbandingan tersebut.

    Ketika wormhole tercipta misal menghubungkan barzakh dan dunyaa, maka selama barzakh dan dunyaa terhubung dengan wormhole, satu hari di barzakh sama dengan satu hari di dunyaa.

    Ketika wormhole lenyap, maka relativitas waktu kembali muncul antara barzakh dan dunyaa, yakni 1 hari di barzakh akan ditempuh dunyaa dalam waktu 50 ribu tahun.

    Wa Llahhu a’lam bi shshawab

    Komentar oleh qarrobin | 2 Maret 2011 | Balas

    • Bolehkah aku mengkopi postingan artikel ini?…

      Komentar oleh Websitedada | 27 September 2011 | Balas

  2. lanjutkan tulisan tentang fenomena alam yang terdapat dalam alqur’an serta bukti2x, literatur, serta maknanya bagi kehudupan umat manusia. terima kasih

    Komentar oleh juniyarlis | 9 Maret 2011 | Balas

  3. islam dengan al-quran dan hadist memang bisa menjawab semua yang ada di dunia

    Komentar oleh rudeepage | 7 Mei 2011 | Balas

  4. Ada kemauan? Ada jalan … mari ..jangan hanya sampai tulisan saja … praktekkan …siapkah …?

    Komentar oleh hakimi | 22 Mei 2011 | Balas

    • hah? apany yg mau dipraktekkan cuy ? menghitung persamaan buat menjelaskan wormhole ?

      Komentar oleh ondowuzz | 16 April 2012 | Balas

  5. Adakah kejadian kiamat itu merupakan kehancuran diakhir zaman terbatas hanya bagi alam ( Planet Bumi ) yang kita ketahui ini atau pun seluruh alam-alam yang lain secara serentak.

    Komentar oleh Nazim (Malaysia ) | 22 Juni 2011 | Balas

  6. Apa kah ini yg dimaksud dgn Wormhole??? adalah suatu tempat yg terbuat dari Yaqut merah dan zabarjud hijau, serta dihiasi dgn mutiara2 yg sangat indah luar biasa, menjulang tinggi ke langit sampai Sidratil Muntaha (dan dipastikan bagi para Kekasih Allah SWT akan melihatnya di saat ajalnya tiba sebagai kabar gembira tanda keselamatan baginya)- dari Kitab Siroh Nabawiyyah_Syaikh Imam Ahmad bin Zaini Dahlan rh… wallahu’alam.

    Komentar oleh silat sunda | 14 Juli 2011 | Balas

    • jgn blg “kekasih ALLAH”..krna terkesan duniawi banget,dan kyak trinitas aj kesan nya.mending sebut aj..”MAKHLUK YG DI KASIHI NYA”. kata KEKASIH untuk menyebut ALLAH dan ciptaanNYA terasa rancu dan manusiawi banget,terkesan romantis,emang pacaran???jgn niru2 gaya bahasa agama lain lah,,bs trjerumus

      Komentar oleh power ranger | 14 Oktober 2013 | Balas

  7. ga bakalan kita ke waktu yang lalu atau kewaktu yang akan datang…karena yang berubah bukan waktunya…tapi sebuah energi yang tereaksi….tapi memang waktu ntuh fleksibel ,ga konstan…

    Komentar oleh eellaann | 31 Agustus 2011 | Balas

  8. Subhanallah!
    Walhamdulillah!
    Walaailahaillallah!
    Wallahuakbar!
    Walaahawlaawalaaquwwataillabillahil’aliyil’adzim!

    Komentar oleh Websitedada | 27 September 2011 | Balas

  9. tlong jlaskan tentang kembar a,b,c yg beda umur seperti itu,,
    tolong dibantu yaa

    Komentar oleh FFB_Achan | 7 Oktober 2011 | Balas

  10. saya masih bingung dengan hubungan umur manusia dengan perjalanan waktu…
    sel sel yang ada d tubuh kita kan tumbuh dan berkembang secara konstan, apa bisa berkurang dan berlebih karenan terpengaruh dengan waktu di sekitarnya…?

    Komentar oleh orion | 22 November 2011 | Balas

  11. setelah baca artikel ini, gw keliatan bego banget ya…..
    harus banyak membaca nih untuk pengetahuan.

    Komentar oleh joko disini saja | 2 Desember 2011 | Balas

  12. Yang di dalam Quran bersifat dogmatis (keyakinan yang tak perlu dibuktikan); Sedangkan teori fisika itu bersifat logis (harus dibuktikan). Tapi kenapa keduanya ekuivalen alias sejajar ya????

    Komentar oleh Annunaki | 19 Desember 2011 | Balas

  13. klo hubungan dengan bisa kembali ke masalalu atau ke masadepan itu ngga akan mungkin..
    karena sifat waktu itu berjalan, bukan kembali..
    tapi semua pertanyaan manusia yg ada akan terjawab nanti ketika sudah saatnya..
    bukankah ilmu manusia itu hanya sedikit? ada batasannya..

    Komentar oleh indra | 8 Januari 2012 | Balas

  14. Allah tidak menurunkan ilmu kepadamu melainkan hanya sedikit…
    “namun tidak akan diberi petunjuk kecuali orang yang mau berfikir”

    no comment just “subhanallah”

    Komentar oleh Adhizz Adhitya | 25 Januari 2012 | Balas

  15. mungkin pada saat TABIR manusia disibakkan pada alam barzakh maka wormhole akan terlihat , kita tidak bisa melihat dan mengetahuinya karena kita hanya mahluk 3 dimensi (terbatas akibat tertutup tabir panca indera kita) … apakah kita dengan kemampuan spiritual yang tinggi (denganizin allah) dapat menyibakkan sedikit tabir yang diberikan allah dan menjadi suatu mahluk berdimensi lebih daripada 3 dimensi ???

    hanya allah yang tahu

    wassalam

    Komentar oleh tribal13 | 3 Februari 2012 | Balas

  16. Al quran adalah kitab iman dan ilmu, ada yang kalimat-kalimatnya diyakini dengan iman (dogma) dan ada yang bisa dibuktikan secara keilmuan (sains). Tempat-tempat naik yang disebutkan dalam al quran itu bukan naik keatas, melainkan naik kualitas jasmani dan rohani yang bila dilakukan manusia baru dapat naik kualitasnya setelah 50.000 tahun. Al quran banyak mengandung simbol dan sandi, misalnya : “satu hari yang kadarnya 50.000 tahun” adalah simbol kecepatan semesta, ada juga simbol kiamat “ketika matahari dan bulan bertemu” atau simbol adanya semesta lain “menjadikan tujuh langit berlapis-lapis”. Kita manusia memiliki keterbatasan dalam memahami ilmu Allah SWT yang ada dalam al Quran….selama penafsiran kita tidak membelokkan aqidah dan tauhid semoga itu dinilai dengan pahala ilmu oleh Allah SWT. Amin.

    Maha Suci Allah, aku memuji-Nya sebanyak bilangan makhluk-Nya……

    Komentar oleh dzulkarnainimran | 8 Februari 2012 | Balas

  17. subhanallah sungguh Allah maha menciptakan

    Komentar oleh ONH Plus | 13 Februari 2012 | Balas

  18. keren!

    Komentar oleh ickball | 16 Februari 2012 | Balas

  19. Menjawab pertanyaan dari ffb_achan,,,,
    Itu ada rumusnya,,,klo ga salah babnya relativitas klas 12 atau klas 3 sma,,,
    Guruku pernah nerangin sich,,,tpi aku lupa,,, hehe,,,
    Maaf,,,

    Komentar oleh nico | 7 Maret 2012 | Balas

  20. Subhanalloh… inilah salah satu sebab dikatakan seandainya pohon jadi penanya dan lautan jadi tintanya … pasti tidak cukup untuk menulis Ilmu Alloh SWT. yang sangat luas… Adalah sebuah sebuah kesombongan seandainya kita mempersoalkan sesuatu di Kitab Alloh… sementara kita tidak cukup ilmu…

    Komentar oleh heri wahyuli | 1 April 2012 | Balas

  21. Tlg bahasa blog diperjelas untuk anak SMP kelas 2 seperti sy. Mohon maaf, sy kurang mengerti dengan tulisannya. Jadi, sy minta bahasax dipermudah agar sy dan anak SMP lainntuliya di seluruh indonesia mengerti apa isi tulisan teori lubang cacing ini.

    Komentar oleh Karttto | 10 Juni 2012 | Balas

  22. Subhanallah, tiada kata yang bisa saya ucapkan atas apa yang telah Allah SWT ciptakan…..

    Komentar oleh bil'iz | 21 Juni 2012 | Balas

  23. alhamdulilah kini saya lebih tahu tentang worm hole dan alam semesta yang menurut saya itu mengasikkan sekali da n jika bisa saya ingin menjadi ahli astronomi atauastrounuot

    Komentar oleh syifalana | 4 September 2012 | Balas

  24. keren benget!!!

    Komentar oleh fahri | 14 September 2012 | Balas

  25. keren benget

    Komentar oleh fahri | 14 September 2012 | Balas

  26. apakah sri prabu jayabaya raja kediri yang katanya muksa itu,hilang bsama jasadnya jg telah menemukan teknologi wormhole ?

    Komentar oleh syarif | 1 Desember 2012 | Balas

  27. wormhole dapat dilewati dengan suatu berat/masa tertentu

    Komentar oleh aliska aks2 | 28 Mei 2013 | Balas

  28. mungkin menurut ane kembali ke masa lalu / ke masa depan ga akan bisa karna di alqur’an di jelaskan
    waktu tidak bisa diputar kembali
    dan mungkin saja perbedaan waktu di bumi dan di langit berbeda, di langit mungkin saja lebih lama di bandingkan di bumi
    kan bumi kita memutari matahari dan itu yg mungkin membedakan waktu di bumi dan dilangin
    seperti contoh cerita di atas sikembar A dan B 70 tahun si c 50 tahun, maaf ini cuma pendapat saya…
    thank’s juga buat adminya sudah ngeshare artikel yg bermanfaat buat menambah referensi kita …. ^_^

    Komentar oleh sayyid97sayyid | 9 November 2013 | Balas

  29. mungkin wormhole itu sudah terbukti kalo kita ada di alam barzakh nanti. yang saya denger sih kalo didalam kubur kita tidak bisa mendengarkan ke kuburan sebelahnya padahal kan deket ya. mungkin aja kalo udah dikuburan nanti kita bakal melewati wormhole menuju planet lain di alam semesta ini. jadi satu orang bakal menempati satu planet di alam semesta ini baik yang disiksa maupun yang tidak. bukannya Allah menciptakan alam semesta ini pasti ada gunanya ya ? ntar jadinya mubazir dong. maaf itu cuma pendapat saya yang orang bodoh.

    Komentar oleh azwar | 26 Januari 2014 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: