Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Belajar dari “El Loco” Gonzales

Nama lengkapnya Christian Gerard Alfaro Gonzales dilahirkan di Monteveido, Uruguay pada tanggal 30 Agustus 1976, dari seorang ayah angkatan militer bernama Eduardo Alfaro dan ibu seorang suster di rumah sakit Montevideo bernama Meriam Gonzales.

Perkenalannya dengan dunia sepak bola, dimulai ketika Gonzales berusia 6 tahun. Karir pria yang memiliki tinggi badan 177 Cm ini di dalam persepak bolaan terus berkembang, mulai dari Klub Penarol Uruguay (1988-1991), South Amerika (1994-1995), Huracan de Carientes Argentina (1997) dan Deportivo Maldonado (2000-2002) sampai akhirnya, mulai tahun 2003, bermain di Liga Nasional Indonesia.

Bermain bola di Indonesia, yang mayoritas muslim, telah membuat Gonzales lebih mengenal ajaran Islam. Dengan pertimbangan yang masak, maka tepat pada tanggal 9 Oktober 2003 Christian Gonzales memutuskan untuk masuk Islam atas dasar kemauan sendiri dengan disaksikan oleh ustadz Mustafa di Mesjid Agung al Akbar Surabaya (Sumber : http://noenkcahyana.blogspot.com/2010/12/el-loco-sang-muallaf-yang-menjadi.html)

1299383207774738987

Menjadi seorang Muallaf

Mengikuti langkah Gonzales, menjadi seorang pemain sepakbola yang handal, tentu memakan waktu bertahun-tahun, dan juga harus disertai dengan latihan yang penuh disiplin. Akan tetapi, untuk menjadi seorang muallaf bukanlah hal yang sulit. Sesungguhnya metode Rasulullah dalam mengajak orang-orang ke dalam Islam adalah sebagai berikut :

1. Mengajak mereka bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq selain Allah dan bahwasanya Muhammad adalah utusan/Rasul Allah.

Diantara hadits yang menyebutkan hal itu adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Ibnu ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam ketika mengutus Mu’az ke Yaman, beliau bersabda kepadanya :

“Sesungguhnya engkau mendatangi suatu kaum Ahlul Kitab, maka hendaklah yang pertama engkau lakukan adalah mengajak mereka kepada bersaksi bahwa tiada Tuhan yang haq melainkan Allah”.

2. Jika mereka meresponsnya dengan baik, beliau ajak mereka kepada syari’at Islam lainnya berdasarkan urgensinya dan pertimbangan situasi dan kondisinya.

Hadits diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Sahl bin Sa’d as-Sâidi, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda kepada ‘Ali radhiallahu ‘anhu ketika beliau akan memberinya panji pada hari perang Khaibar :

” lakukanlah dengan perlahan hingga engkau turun ke lapangan menghadapi mereka, kemudian ajaklah mereka kepada Islam dan beritahukanlah kepada mereka hak Allah yang wajib atas mereka. Demi Allah! sungguh, Allah beri hidayah di tanganmu seorang saja adalah lebih baik bagimu daripada onta merah (barang yang paling berharga dan bernilai paling tinggi bagi orang Arab saat itu).”

(Sumber : Tata Cara Orang Yang Masuk Islam (Muallaf), www.alsofwah.or.id)

12993829451348378650
Kalimah Syahadat :
asyhadu al laa illaha illallah, wa asyhadu anna muhammar rasulullah
(aku bersaksi tiada Tuhan selain ALLAH, dan aku bersaksi Muhammad utusan ALLAH)

Proses Praktis 10 Menit

Dengan demikian yang paling utama untuk dilakukan adalah mengucapkan dua kalimah syahadat. Memahami kandungannya dan meyakini dengan keyakinan yang pasti, bersih dari keragu-raguan.

Sementara mandi dan shalat dua rakaat setelah itu bukan termasuk syarat syahnya keIslaman seseorang. Para ulama berbeda pendapat, apakah hal itu wajib atau sunnah, namun yang rajih adalah sunnah. Meninggalkannya tidak berpengaruh terhadap keislaman, tidak juga terhadap diterimanya amal perbuatan.

Untuk bisa menjadi seorang muslim tidak disyaratkan mengumumkannya di hadapan salah seorang manusia. Islam adalah sebuah perkara antara seorang hamba dengan Rabb-nya. Jika dia menyaksikan keislamannya untuk meyakinkan lingkungan demi terlaksananya hak-hak ukhuwah, maka yang demikian tidak jadi masalah. Akan tetapi tanpa menjadikannya sebagai syarat syahnya keIslaman seseorang. (Sumber : http://qiblati.com/cara-masuk-islam.html)

Begitu mudahnya menjadi seorang Muallaf, tidaklah berlebihan apabila dikatakan proses pelaksanaannya memakan waktu tidak sampai 10 menit…

Lintas Berita :
Dinasti Giri Kedaton dan Silsilah Presiden Indonesia : Sukarno, Suharto, BJ.Habibie, Gusdur, Megawati serta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Artikel Terkait
01. Bekerja itu Mulia
02. Mukjizat HIJRAH, dari 1,500 menuju 1,57 Milyar
03. Monotheisme, warisan Syariat Nuh

 

Tentang iklan-iklan ini

6 Maret 2011 - Posted by | islam, kanzunQALAM | , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: