Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Legenda AJISAKA, mengungkap zuriat NABI ISHAQ di NUSANTARA

Dalam prasasti Kui (840M) disebutkan bahwa di Jawa terdapat banyak pedagang asing dari mancanagara untuk berdagang misal Cempa (Champa), Kmir (Khmer-Kamboja), Reman (Mon), Gola (Bengali), Haryya (Arya) dan Keling.

Untuk kebutuhan administrasi, terdapat para pejabat lokal yang mengurusi para pedagang asing tersebut, misal Juru China yang mengurusi para pedagang dari China dan Juru Barata yang mengurusi para pedagang dari India. Mereka seperti Konsul yang bertanggung jawab atas kaum pedagang asing.

Di dalam catatan sejarah, kita mengenal gelar “Sang Haji (Sangaji)” merupakan gelar dibawah “Sang Ratu”, seperti contoh Haji Sunda pada Suryawarman (536M) dari Taruma, Haji Dharmasetu pada Maharaja Dharanindra (782M) dari Medang. Haji Patapan pada Maharaja Samaratunggadewa (824M) dari Medang. Sumber : History of Java Nusantara

Legenda Ajisaka

Dalam legenda tanah Jawa, kita mengenal nama tokoh Ajisaka. Ajisaka sangat mungkin, berasal dari kata Haji Saka, bermakna Perwakilan Negara (Duta) atau Konsul yang bertanggung jawab atas para pedagang asing, yang berasal dari negeri Saka (Sakas).

Lalu dimanakah Negeri Sakas itu?

Di dalam sejarah India, dikenal negara Sakas atau Western Satrap (Sumber : Western Satrap, Wikipedia). Pada tahun 78M Western Satrap (Sakas) mengalahkan Wikramaditya dari Dinasti Wikrama India. Kemenangan pada tahun 78M dijadikan sebagai tahun dasar dari penanggalan (kalender) Saka. Wilayah Western Satrap mencakup Rajastan, Madya Pradesh, Gujarat, dan Maharashtra.

Para raja dari Western Satrap biasanya memakai dua bahasa yaitu Sankrit (Sansekerta) dan Prakit serta dua aksara yaitu Brahmi dan Yunani dalam proses pembuatan prasasti dan mata uang logam kerajaan. Sejak pemerintahan Rudrasimha (160M-197M), pembuatan mata uang logam kerajaan selalu mencantumkan tahun pembuatannya berdasarkan pada Kalender Saka.

Keberadaan Sakas dengan Kalender Saka-nya, nampaknya bersesuaian dengan Legenda Jawa, yang menceritakan Ajisaka (Haji Saka), sebagai pelopor Penanggalan Saka di pulau Jawa.


Dewawarman I, bukan Ajisaka

Di dalam Naskah Wangsakerta, kita mengenal seorang pedagang dari tanah India, yang bernama Dewawarman I. Beliau dikenal sebagai pendiri Kerajaan Salakanagara. Ada sejarawan berpendapat, bahwa Dewawarman I adalah indentik dengan Haji Saka (Ajisaka). Akan tetapi apabila kita selusuri lebih mendalam, sepertinya keduanya adalah dua orang yang berbeda.

Ajisaka (Haji Saka), tidak dikenal sebagai pendiri sebuah Kerajaan, melainkan dikenal membawa pengetahuan penanggalan, bagi penduduk Jawa. Sebaliknya Dewawarman I adalah pendiri Kerajaan Salakanagara, dan tidak ada riwayat yang menceritakan, bahwa beliau pelopor Kalender Saka.

Dewawarman I di-indentifikasikan berasal dari Dinasti Pallawa (Pahlavas), beliau berkebangsaan Indo-Parthian, yang berkemungkinan salah satu leluhurnya adalah Arsaces I (King) of PARTHIA. Dan jika diselusuri silsilahnya akan terus menyambung kepada Artaxerxes II of Persia bin Darius II of Persia bin Artaxerxes I of Persia bin Xerxes I “The Great” of Persia bin Atossa of Persia binti Cyrus II “The Great” of Persia (Zulqarnain). Sumber : The PEDIGREE of Arsaces I (King) of PARTHIA dan Menemukan Zul-Qarnain, dalam Sejarah

Sementara Ajisaka (Haji Saka), di-identifikasikan berasal dari Sakas (Western Satrap), beliau berkebangsaan Indo-Scythian, dimana susur galurnya besar kemungkinan, menyambung kepada keluarga kerajaan di India Utara (King Moga/Maues). Sumber : Indo-Scythians  dan Maues, Wikipedia

Namun ternyata, kedua Leluhur masyarakat Sunda dan Jawa ini, memiliki satu persamaan, yakni : Dewawarman I (Indo-Parthian) dan Ajisaka (Indo-Scythian), sesungguhnya merupakan Zuriat (Keturunan) dari Nabi Ishaq bin Nabi Ibrahim (Bani Ishaq), yaitu melalui dua anaknya Nabi Yakub (Jacob) dan Al Aish (Esau). Sumber : THE TWO HOUSES OF ISRAEL, Who were the Saxons/Saka/Sacae/Scythians? Sons of IsaacKomunitas Muslim, dari Bani Israil dan (Connection) Majapahit, Pallawa dan Nabi Ibrahim ?

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Lainnya…
01. Misteri Leluhur Bangsa Jawa
02. Sejarah Melayu, Teori Sundaland dan Naskah Wangsakerta
03. Jejak Nabi Nuh, dalam Gen Leluhur Nusantara (Haplogroup O1aM119)

Tentang iklan-iklan ini

9 Mei 2011 - Posted by | islam, kanzunQALAM, sejarah | , , , , , , ,

75 Komentar »

  1. apa yang akan terjadi jika kita ini benar-benar keturunan nabi Ibrahim/Abraham??? Emmmm…………

    Komentar oleh Jeft Yvymaraney | 22 Juli 2011 | Balas

    • Berarti akan ada seorang juru selamat dari nusantara.

      Komentar oleh abdfatah78 | 4 Agustus 2011 | Balas

      • tentu ada … krn spirit mrk juga msh hidup..

        Komentar oleh seto | 19 Januari 2013

    • sejarah akan kembali terulang.

      Komentar oleh suhansri | 21 Januari 2012 | Balas

  2. bukannya alexander the great itu gak punya anak?

    Komentar oleh tekong | 28 Agustus 2011 | Balas

  3. Kalender SAKA itu adalah kalendernya Nabi Isa.
    Ajaran Nabi Isa itu tertulis dalam Isa Upanishad.
    Nabi Isa itu berasal dari India Selatan.
    Dimakamkan di India Utara bersama Nabi Musa dan Harun.
    Semua nabi itu berkulit coklat gelap.
    Manusia pertama terbuat dari Lumpur Hitam.
    Adam (Advaita, Adi Shankara, Adi Yoga, Adma)
    Nu (Manu di India, Nusantara, Nubian, Papua Nu, Nu Zealand, Ainu)
    Jawa itu simbahnya Bani Israil (Hebrew) dan American Indian.
    Semua Kitab dan Agama itu sebenarnya berkonfrontasi dengan Yunani-Romawi alias bangsa Barat (Non-Adam)
    Bagian-bagian perlawanan itu dihilangkan oleh Illuminati.
    Susah mencari teman yang level pengetahuannya sudah sampai di sini.

    Komentar oleh Bocah Ngangon | 2 Oktober 2011 | Balas

    • hebat banget level pengetahuannya om…

      Komentar oleh lieutnant | 23 November 2011 | Balas

    • Luar biasa pengetahuannya..tetapi kalau Bangsa Barat (Yunani-Romawi) adalah NON-ADAM. Lantas mereka keturunan siapa? bukankah juga berarti ada manusia pertama yang lain selain ADAM?~~~~~Bukankah seluruh dunia mengakui kalau Adam & Hawa adalah pasangan manusia pertama di muka bumi?…Mohon penjelasannya, karena saya sangat tertarik dengan semua artikel yang ada di blog ini.

      Komentar oleh D'Alfath | 3 Desember 2011 | Balas

      • adam manusia pertama yang Allah ciptakan untuk menjadi khalifah di bumi menurut Qur’an, tidak menutup kemungkinan sebelum adam telah diciptakan makhluk serupa manusia namun khittahnya bukan sebagai khalifah di bumi kan?wallahu’alam

        Komentar oleh jophoream | 14 Desember 2011

      • Mhn mf sblmnya ..aku ikut nimbrung ..soal sosok yg dicipta sblm adam muncul kebumi memang aku prnh dengar itu ada ,katanya adlh sang hyang parijan tercipta sblm adam diwujudkan ke bumi ..jadi sosok itu lah yg lbh dulu ada . Tp mf aku blm bs crita panjang atau menjabarkan sosok sang hyang parijan dan kaitannya dgn Adam ..skn aja trm ksh

        Komentar oleh andi cahyadi | 8 April 2012

      • Kalau mau lebih jelas pelajarilah sejarah dan asal usul tanah Jawa, karena semuanya berasal dari sini.

        Komentar oleh Suryo | 10 November 2012

    • Om bagi-bagi ilmunya dong om, i’m always open minded, jd gak usah kuatir…

      Komentar oleh ddo | 23 Februari 2012 | Balas

    • Om Bocah Angon, ada gak referensi situs, ato buku/bacaan buat kita-kita.

      Ato kontak orang2 yang tau (klo boleh tau).

      Supaya kita bisa ngejar levelnya Om Bocah Angon.

      Komentar oleh Dyanz Putera | 24 Februari 2012 | Balas

    • Klo sy lihat, ini pengetahuan agama Hindu-Budha-Yahudi, buktinya masa semua nabi berkulit coklat? Ada nabi yg tampan tapi kulitnya berwarna coklat, Nabi Yusuf namanya. Kok ngebelain agama Hindu dari india sih? Agama itu terlalu susah dan menyusahkan. Nabi Isa, Isa lahir di Asia Utara bukan di Selatan,

      heh…. Ada apa dgn kawan Hindu kita yg satu ini?

      Komentar oleh Kartto | 22 Agustus 2012 | Balas

    • Pengetahuan masih Ъќ ada spucuk jarum diluas samudera ilmu Allah saja kok sudah sombong ngger2..

      Komentar oleh wika | 13 Juni 2013 | Balas

    • Pada dsr.nya semua manusia berasal dr keturunan nabi Adam

      Komentar oleh Nur anwar | 15 Juni 2013 | Balas

    • levelnya udah level 9 ya gan,ga ada lagi kayae gan yg bisa sama levelnya,abis susah sih,..,hebat banget,..sipp….

      Komentar oleh Terate Semboro | 18 Agustus 2013 | Balas

  4. Haji Saka atau dikenal dengan aki tirem atau sang hyang mugni pancaniti atau aki luhur mulya atau yang disebut aki aren atau sang hyang mandiri adalah satu orang yang mendirikan kerajaan salakanagara tidak ada kaitan dengan aji saka.

    Komentar oleh blekok | 15 November 2011 | Balas

    • Salam sejah tera bagi kita Smua Kpada semua pihak di seluruh dunia di manapun berada yg telah mempublikasikan cerita mbah uyut,.. Sy.. mbah uyut Aji Saka sy ucapkan banyak terimakasih smoga Allah SWT membalas nya aminyarobalalamin…???

      Mengenai cerita mbah uyut Aji Saka jika Allah sdh mengijinkn sy utk mempubliksikn kebenaran cerita yg sebenar2nya suatu saat nanti sy akan membagi cerita tentang silsilah keturunan dn asal usul mbah uyut aji saka yg bergelar maha dewa sakti…

      Dewa yg pertama kali turun k bumi sebelum Nabi Adam siti hawa mbah uyut aji saka yg bergelar Maha Dewa Sakti belio adlh Dewa Utusan Allah SWT suatu saat nanti sy akan membagikan cerita sejarah mbah uyut aji saka yg sebenar-benarnya atas. Ijin *Allah SWT* kebenaran sejarah Asal usul silsilah keturunan mbah uyut Aji Saka pertama x turun dr langit..dn .Sampai Tercipta nya Aksara Huruf Jawal… Dn Tujuan Dari Penulisan Huruf Jawa.. Kmudian sampai k jayaan belio d Pulau Jawa dn sampai wafatnya mbah uyut Aji Saka yg bergelar . Maha dewa Sakti kmudian di mana tmpat pusaran makamnya.

      Suatu saat jika Allah sdh memberi restu kpd sy utk menceritakan Kisah Kebenaran Yg Sesungguhnya tentang Legenda Cerita Sejarah Mbah Uyut Aji Saka Maha Dewa sakti… Insyaallah sy akan ceritakan yg sebenar2nya tentang kisah Cerita Sejarah Kehidupan Mbah Uyut. Sy Aji Saka yg bergelar Maha Dewa Sakti Trms…

      Komentar oleh sasi kirani | 10 April 2012 | Balas

      • Wah keren … saya tunggu .. semoga segera dapat ijin Allah SWT.

        Komentar oleh Giri | 26 April 2012

      • Jeng sasi sampeyan ngawur opo ora, kita sama2 keturunannya, menurut eyang putri saya aji soko datang dr negeri sabrang(thailand skrg). dari kecil beliau sdh sakti, nancepkan sodo lanang dibumi ga ada yg bisa nyabut. nama aslinya bukan aji soko, tapi penduduk yg menyebutnya begitu, karena dia selalu berpesan terutama keturunannya kalau belajar ilmu(agama) jangan kepada manusia tapi sama tiang rumah (soko). rahasianya baru aq pecahkan di thn 1997 dan beliau datang memberikan hadiah, karena hanya aq yg berhasil memecahkan teka teki yg hampir 2000 thn. termasuk aq disuruh mengambil 2 pusakanya yang ternyata namanya nogo geni dan nogo sosro, jika kedua benda tersebut disatukan maka bisa menyapu jagat, tapi aq tdk mampu, terlalu berat n berbahaya.jika pengin keterangan lebih lanjut sms aq. di no. 0821 5510 6616. ok. tks

        Komentar oleh Joyokencono | 17 Juli 2012

      • maap2..”Suatu saat jika Allah sdh memberi restu kpd sy..” maksutnya gimana niih??

        Komentar oleh mahisa medari | 16 September 2012

    • Kata AJI dengan HAJI sudah sangat jauh berbeda, kata aji berasal dari bahasa jawa yg artinya mantera/ilmu. Sedangkan haji adalah gelar bagi orang yg sudah menunaikan rukun kelima islam.
      Aji saka bukanlah orang india, tetapi orang dari pesisir asia selatan yg sekarang dikenal dengan daerah thailand, myanmar, vietnam dan cina. dan ini dapat anda lihat dari kebudayaan yg mereka bawa keindonesia, mempunyai sedikit persamaan.
      AJI SAKA bukanlah nama, hanya merupakan gelar yg diberikan oleh penduduk, karena beliau sering memberikan nasehat kepada keturunannya maupun para penduduk jika ingin belajar ilmu (aji) belajarlah sama tiang rumah (soko). Kata ajisoko mempunyai makna yg merupakan teka teki yg hampir tidak terpecahkan selama 1900 tahun oleh keturunan AJI SOKO. Kelender SAKA dibuat berdasarkan kalender lunar/kalender cina dengan perhitungan lima dan perputaran bulan, sedangkan kalender ISA dengan perhitungan 7 dan perputaran bulan mengelilingi matahari. Tidak ada hubungan antara aji saka dengan cerita nabi adam dan hawa,
      karena nabi adam dan hawa hanya cerita fiksi untuk menjawab kebuntuan tentang asal usul manusia, cerita2 fiksi tersebut sdh dapat dimakllumi seperti hujan adalah naga menyemburkan air, pelangi adalah jembatan bidadari, gempa bumi naga sdg menggeserkan tubuh, bumi ini tanah yang rata dll. yang dapat dibuktikan ternyata semua itu hanya sebuah jawaban yg asbun. Kata manusia sendiri berasat dari bahasa sansekerta mannusa (jawa; menungso) yg artinya binatang yg bisa berfikir. Walaupun teori Darwin menyatakan manusia adalah hasil evolusi dari monyet, ini adalahTEORI YG ASBUN juga, Manusia memang satu spesies dengan monyet, tapi manusia bukan monyet. Kucing satu spesies dengan harimau, tap apakah kucing bisa berevolusi jadi harimau ? Di Indoseia sering terjadi pemutar balikkan fakta sejarah. Sebagian org menyatakan aji saka belajar dari org ARAB, tapi merupakan KEBALIKKANNYA yg sebenarnya org arab BELAJAR dari KETURUNAN aji saka. BUKTIKAN SENDIRI BANDINGKAN KALENDER SAKA DENGAN KALENDER ARAB , CATAT NAMA BULAN DAN KEGIATAN DI BULAN ITU, MAKA ANDA DAPAT MENYIMPULKAN SIAPA YG MENJADI ” PLAGIAT ‘. Demikian sedikit penjelasan saya sebagai keturunan aji soko. tertitip salam untuk BLEKOK, dan mohon maaf untuk jeng SASI cos salah alamat. trim,s

      Komentar oleh Joyokencono | 20 Juli 2012 | Balas

      • “…….karena nabi adam dan hawa hanya cerita fiksi untuk menjawab kebuntuan tentang asal usul manusia…..” OPO LAGI iki dasar orang yg belum ngerti dirinya saja yg bisa bilang begini…ha…ha…ha ( JAUH )
        “…..Susah mencari teman yang level pengetahuannya sudah sampai di sini…..” ( IKI APA LAGI merasa ilmunya sundul langit, CARI dulu ilmu sejati sana …ilmu sangkan paraning dumadi sejati agar kamu ngerti derajat leluhurmu dari siapa sumbernya, NDAK usah nyari tahu yg NAMANYA ADAM HAWA dulu biar itu menjadi urusannya KITAB dan warosatull al anbiya

        Komentar oleh DEN JAWI | 7 Oktober 2012

      • AJI dengan HAJI memang beda maksud, tapi kalo dihubungkan dengan penulisan jawa karya AJISOKO. huruf HO sama dengan O. mau nulis ADHI juga pake huruf HO DHO dikasih WULU diatas huruf DHO, bacanya tetap ADHI. demikian pula dengan AJI dan HAJI. sekali lagi ini dari sisi huruf ato penulisan BUKAN MAKSUD antara AJI dengan HAJI. sebaiknya mbah juga tidak ASBUN. bagaimana bicara ADAM HAWA nggak asbun, yang ngakunya keturunan AJISOKO tapi dengan tulisannya aja nggak PAHAM.

        Komentar oleh Cah Cubluk | 16 Desember 2012

      • Begitulah kesombangan manusia, merasa bisa mengetahui siapa yang menciptakankan, sampai detik ini siapa yang pernah melihat Tuhan ?. Yang diketahui manusia hanyalah ” WAHYU “. bisakah anda pastikan bahwa WAHYU tersebut dari TUHAN atau wahyu tersebut mungkin saja dari PARA IBLIS atau SETAN GENTAYANGAN ?
        Sebagai manusia jangan ‘MERASA’ hebat, yang perlu kita ketahui, nyawa manusia dan seekor cicak tidak ada bedanya
        dihadapan Tuhan, jadi jangan merasa hebat dan melebihi Tuhan. Semua kitab suci ditulis oleh manusia walaupun itu dituntun oleh “WAHYU”. sadarlah !!.
        dihadapan Tuhan, jadi Jangan ” sombong “

        Komentar oleh Joyokencono | 14 April 2013

  5. allohu akbar x3

    Komentar oleh ab manan abdullah | 8 Januari 2012 | Balas

  6. bagus sekali cerita aji saka

    Komentar oleh santrebanten1030 | 13 Februari 2012 | Balas

  7. Semakin kedalam semakin mumet, referensi yang kurang mungkin ya ?????
    Ada penjelasan yang lebih nalar ga sih tentang Aji Saka ini ?

    Komentar oleh agusemarang | 2 April 2012 | Balas

  8. dari beberapa kisah atau hikayat aji saka, sebetulnya hampir sama, cuman silsilahnya yang kurang jelas, banyak kepentingan dengan kisah aji saka ini, prasasti2 atau petunjuk2 yang ada saat ini sebetulnya ada ga sih ? jadi mumet…………..

    Komentar oleh agusemarang | 2 April 2012 | Balas

  9. banyak petunjuk di kab.grobogan

    Komentar oleh ALIF | 7 April 2012 | Balas

  10. aji saka,aji ya aji,saka itu itungan,disitu ada kehidupan disitupula ada hitungan atau hukum, kita dulu juga pernah denger dari sesepuh kita ilmu kejawen/jawa kuno, jadi kalau menurut saya ajisaka itu lebih congdong dengan hitungan,kalau kejawen belum paham dengan itungan,tapi ngerti adanya tuhan itu ada,kitab primbon,kitab mujarobat,kitab batal jemur,itu mana yg lebih dulu?coba ilmu sare,at,ilmu makrifat,atau tahtikul wujut,mana yg lebih tinggi,?kalau kita ingin mengetauhi/INGIN TAU YA KITA PELAJARI BUKU KUNO JUGA,

    Komentar oleh AHKMAD MUNAWAR | 18 Juni 2012 | Balas

  11. Barusan saya diceritakan oleh guru spiritual saya. Intinya Ajisaka adalah manusia yang pertama kali membuka (babad) tanah Jawa setelah bumi ini mengalami bencana besar dalam sejarah banjir bandang Nabi Nuh AS.
    Memang, suatu saat nanti ada juru selamat, atau biasa dikenal dalam dongeng ialah akan ada Ratu Adil yang berasal dari Jawa yang akan mampu membawa Nusantara menjadi mercusuar dunia, dan PASTI itu akan terjadi. Sesungguhnya, nusantara ini adalah peradaban tertua sekaligus tertinggi di dunia. Namun, hal itu tertutup argumentasi dari mancanegara.
    Coba fikirkan, negara manakah yang mempunyai bahasa sekaligus aksara terlengkap kecuali Indonesia dan Jawa khususnya? Negara manakah yang mempunyai adat, kebudayaan tertinggi kecuali Indonesia dan jawa khususnya? Negara manakah yang mempunyai fosil terlengkap kecuali Indonesia/ Jawa khususnya? Negara manakah yang mempunyai benda peninggalan purbakala selengkap Indonesia?
    Di sebuah Gunung kecil timur Nusakambangan dekat pantai selatan lah, kami disini sedang berupaya merancang kembalinya budaya adiluhung Indonesia yang telah tertutup oleh doktrinasi ajaran Mancanegara. Di sinilah, 2 Pemimpin besar Indonesia (Ir.Soekarno & Soeharto) pada waktu itu pernah melakukan laku spiritual hingga mampu membawa Indonesia dengan kondisi hampir sejahtera.

    Komentar oleh sastra | 17 Juli 2012 | Balas

    • Jika semua bangsa indonesia mempunyai visi seperti anda, indonesia akan menjadi negara termakmur di dunia, indonesia dianugerahi oleh Tuhan tanah yg subur, semua bahan tambang dan mineral melimpah, Apa yang tidak dimilki indonesia? Cuma karena pengaruh budaya asing dan sebagian besar bangsa ini lebih bangga dengan bangsa asing dari pada moyangnya sendiri. sekarang bisa anda rasakan. coba bertanya kepada bangsa asing, apa komentar mereka terhadap indonesia? Yang saya herankan bangsa ini seperti katak dalam tempurung yg tidak tau bagaimana perkembangan dunia. Menurut jangka jayabaya, maka usia negara ini hanya sampai ditahun 2163 Saka atau 2234 Masehi, yg selanjutnya hanya merupakan sejarah bahwa bangsa ini pernah ada.
      tks.

      Komentar oleh Joyokencono | 21 Agustus 2012 | Balas

      • Mantap

        Komentar oleh syahrizal | 14 November 2012

    • Setuju saya kangmas Sastra….begitulah kenyataanya Nusantara PURBA ( JAWA khusunya ) pada jaman dahulu dan nanti akhir jaman NEGERI ADILUHUNG…NEGERI SUPERIOR tapi tetap lembah manah..rendah hati rakyatnya ( suka prihatin (qhalwat ), sedih kalau bangsa lain tertindas walau orang jawa senantiasa hidupnya selalu prihatin namun DI KERDILKAN oleh bangsa penjajah dan ” ANTEK-ANTEKNYA “, penghayat ilmu bathin pasti paham hal demikian karena pada sekian waktu sekali dalam tempo berapa waktunya dalam setahun “mereka ( pengahayat batin ) pasti bertemu dalam alam batin juga untuk sekedar membicarakan para “anak cucunya/keturunannya/(NUSANTARA ASLI ) “

      Komentar oleh DEN JAWI | 7 Oktober 2012 | Balas

    • Koq banyak miripnya dengan dongeng yang pernah saya dengar dari almarhumah Nenek saya. Maaf, saya masih menganggapnya sebagai dongeng. Karena saya tidak punya referensi lain yang mendukung secaraq ilmiah. Tapi saya percaya bahwa setiap kisah, hikayat dan dongeng, diambil/disusun atas kejadian nyata.

      Salam damai bagi anda semua.

      Komentar oleh Macan Putih [DOD] com | 2 September 2013 | Balas

  12. setiap kurun waktu selalu ada perubahan peradaban….. belajar dari sejarah…. tidak ada yang kekal di muka bumi ini…..

    Komentar oleh adhi | 21 Agustus 2012 | Balas

  13. manusia pertama adalah nabi adam as,,,biak dia manuasia jht/baik,ptih/hitm…kt tetap anak ccu dr adam hnya syaitanlah yg membuat mereka ingkar kpd tuhnx….jd g ad tu teori evlusi yg mngktn manusia brsal dr kera (hnya org yg dngkal pikirn yg mengtakan begtu krn mrk g prcya adx tuhan) mnrut pkirnq mgkn sj para nbi prnh mngijakn kakix d sni,,,krn istri nbi ibrhim yg brnm kethura brasal dr ktjaan agkor bgtu ksahx yg prn q bca ….

    Komentar oleh elrasmyca tahir | 10 Oktober 2012 | Balas

  14. mudah2 kt mengungkp ap yg sbnrar trjdi ……

    Komentar oleh elrasmyca tahir | 10 Oktober 2012 | Balas

  15. bngkit wahai ummt muslim….

    Komentar oleh Elrasmyca Tahir | 10 Oktober 2012 | Balas

  16. peradapan manusia. Adam dan hawa adalah manusia pertama dijagad ini raya ini, sebelum adam ada mahluk lain iblis setan jin. Adam hawa punya anak40, selain itu adam jg mempunyai keturunan tidak melalui ibu namanya nabi ses sedang hawa punya anak sihiran dari iblis namanya sang hyang ses, yg nabi ses td entah berapa turunanan sampai kependowo limo salah satunya unto dewo alias prabu darmo kusumo yg gak bisa mati sampai ratusan tahun karna memiki aji kalima sada. Diutus dewanya untuk mencari orang yg bisa mengartikan kalima sada tadi, trus dia berjumpa sunan kali jaga, trus di islamkan kanjeng sunan br dia bisa mati. Trus yg sang heyang ses tadi entah berapa turunan sampai ke orang yg namanya semar, jd semar itu manusia setengah jin bisa mencolo putro bisa mencolo putri begitulah silsilahnya. Allah hu aklam, kebenaran hanya milik Allah.

    Komentar oleh arjuna gresik | 21 Oktober 2012 | Balas

  17. Mengenai aji saka dahulu sy diceritakan alhm.simbah yg menyatakan aji saka adalah keturunan sang prabu bala dewa yang meninggalkan india sebelum adanya perang bratayuda di kuru setra. Banyak hal yg hilang dalam jejak ceritanya,maka wajarlah kita semua otak atik gatuk mengenai sejarah aji saka ini.

    Komentar oleh wongjowo | 8 Desember 2012 | Balas

  18. saudara2ku,kita semua boleh berpendapat, bercerita dsb, hanya smg tdk menjadi ajang perselisihan yg menajam, harus saling harga-menghargai, ambillah yang baik-baik, buang yg tdk baik (sekedar share).
    toh masa itu sdh berlalu, hanya Tuhan yg tahu, karena Allah maha rahasia. kita masings punya pedoman agama, ikutilah, karena sebaik2nya mahluk adalah yg paling bertaqwa kpd Tuhannya. Maka setelah kita mengenal diri kita, dia akan mengenal Tuhannya, maka… Jika semua itu sdh dilakukan, mudahlah bagi-Nya utk membuka hijab siapa Anda, Aji Saka, Nabi Adam bahkan yang lain.
    demikian, smg bermanfaat, mhn maaf lhr dan bathin.
    (sas)

    Komentar oleh sasongkohadi | 23 Januari 2013 | Balas

  19. SIAPA MENGENAL DIRINYA
    DIA MENGENAL TUHANYA

    Komentar oleh ORA TIDOKAN | 30 Januari 2013 | Balas

    • Begitulah kehebatan dan ” kesombongan ” manusia, hanya diberi sedikit ” kelebihan ” sudah merasa lebih ” hebat ” dari Tuhan. Sudah sering didengar ditelinga kita, bahwa dalam diri manusia adalah roh Tuhan, sehingga ada orang yang berani mengaku bahwa dirinya adalah ” Tuhan ” dan ada lagi yang mengaku ” Nabi ” sementara arti kata Nabi saja dia belum mengerti, sehingga dia berusaha memaksa kehendak agar pengikutnya mengakui dia sebagai ” Nabi “. Semua manusia dan seluruh makhluk hidup di muka bumi ini adalah utusan Tuhan, apakah semua manusia dan makhluk hidup tersebut bisa jadi ” Nabi ” ?. Sedang bangsa Jin yg kehebatannya jauh di atas kehebatan manusia saja tidak bisa mengetahui siapa Tuhan yang menciptakan seluruh semesta alam ini, jadi sudah saatnya kita sadar, karena moyang bangsa ini sudah selalu mengingatkan bahwa kita mesti eling ( sadar sesadarnya ) agar tidak terjebak dalam permainan para ” IBLIS ” agar kita menentang Tuhan. Yang perlu di ingat sifat utama iblis adalah ” JANJI DAN ANCAMAN “. Silahkan anda menyimak kembali apakah ajaran yang anda pelajari selama ini ” terbebas dari kedua sifat iblis ” tersebut ?. Tapi anda jangan kecewa, karena untuk mengalahkan iblis, hanya dengan ajaran iblis itu sendiri. Jadi pada intinya ” ambillah ajaran yang baik, buanglah ajaran yang tidak baik “. Jangan dipercayai seluruh ajaran iblis walaupun mereka mengatakan itu adalah ajaran Tuhan. Yang perlu kita ingat Tuhan tidak pernah berjanji, tapi Dia sudah ” MEMBERI SEMUA KEBUTUHAN MANUSIA DAN SELURUH MAKHLUK HIDUP DI ALAM SEMESTA INI “. Jadi jika ingin sebagai pemenang, pergunakan logika yang ” SUDAH DIBERIKAN TUHAN ” bukan mencari yang tidak ada. Tks.
      Wassalam. Joyokencono.

      Komentar oleh Joyoksencono | 7 April 2013 | Balas

  20. ijin nyimak aja ya, bro… soalnya pengetahuan saya cethek utk sejarah ini… yang saya tahu cuma legenda ajisaka berhubungan dengan huruf jawa itu… hehehe

    Komentar oleh Mr. chaos | 7 Februari 2013 | Balas

    • Orang Wali pasti sakti
      Orang sakti belum tentu Wali

      Komentar oleh istiqlah | 2 Maret 2013 | Balas

  21. Reblogged this on iwanb86.

    Komentar oleh iwanb86 | 10 April 2013 | Balas

  22. Aji saka itu orang jawa asli dan dia bersahadat langsung dg kanjeng nabi, dan beri pelajaran pertama sifat wajib dan mukhalnya ALLAH, tapi karena blm menemukanya atau gagal dan ЪªªK̶̲̅ sakti2 maka dia ( aji saka ) belajar dg caranya sendiri dan yg dia temukan adalah sifat mukhal dari 20 sifat itu. Coba teliti lebih lanjut arti dari hanacaraka tersebut, artinya adalah ada 2 utusan yg samA2 sakti dan berperang hinGga keduanya mati, itu adalah perang hak dan batil yg ada dlm diri manusia. Setelah dia mencapai kesaktianya berjumpalah lagi dg mbah nawawi banten atau yg dikenal dg nama nawawi al-bantani dan beliau memperingaþkan bahwa apa yg dia dapatkan adalah sesuatu yg batil, lalu dg kesaktian yg didapatkanya dari olah sifat 20 yg salah itu dia dibertenpur dan dia dpt dikalahkan dg mudah dan pada akhirnya dia berjanji bahwa siapapin orang jawa yg beragama islam dia akan ikut mewujud melalui sedulur papat itu. Aji saka vs dewata cengkar is seri. Hak dan batilnya masih seimbang. Mbah nawawi itu jg seorang wali dari tanah jawa asli, tepatmya adalah daerah banten, itu kenapa nama belakangnya adalah al-bantani. Beliau wali dari generasi terakhir umat nabi isa as, dan berjumpa nabi muhammad, bersahadat dan menjadi umat muhammad saw. Huruf jawA itu ada 20 dan masing2 adAlah perwujudan dari sifat wajib allah serat mukhalnya allAh. Cermati aja, ini sejarah bukan didapat dari jin, tapi dari seorang yg sudah mengalahkan dirinya sendiri dan sudah mentok di bagian sifat 20, serta keimanan yg tidak akan luntur karna dialah kekasih yg maha tunggal. Adam manusia pertama dg istri ibu hawa adalah mutlak adanya. Istilah para nabi dikaitkan dg orang jawa itu tidak ada benarnya sama sekali. Kalo ada nabi dijawa tentunya tidak mungkin nama mereka pakai bahasa arab pastilah nama jawa yg digunakan, sebagai contoh adalah, paimin,tukimin, parjo mumgkin paijo. Sejarah yg mengatakan nabi adalah orang jawa adalah sejarah dari para jin yg akan menyesatkan orang orang bodoh, ini didapat dari hasil ritual, bukan dari hasil ibadah ke allah, atau melaksanakan sunah nabi allah muhammad saw. Berfikirlah yg yg jernih dan ĴªnϞǵªnϞ menghubungkan bahasa al-qur’an dg bahasa jawa, tidak bakal nyambung, sedangkan bahasa arab saja itu tidak sepenuhnya mengandung arti seperti di bahasa qur’an. Inilah yg jadi bahan argumen orang2 bodoh ahli ritual, bukan ahli ibadah atau ubad, bahwa nabi adalah orang jawa itu adalah salah besar. Apakah jin bisa dipercaya sehingga mereka mengambil ilmu daripanaya? Dan apakah manusia itu harus pusing memikirkan sejarah hingga dia lupa untuk apa dia diciptaka? Tudaklah kuciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyebahku. Ingatlah firman itu dan ingat kita akan dimintai pertanggung jawaban dg apa yg kita perbuat didunia! ĴªnϞǵªnϞ sekali2 mengikuti kegiatan ritual orang2 sesat yg mengatas namakan allah dan nabinya, ikutilah allah dan nabinya, sesungguhnya sebaik2 penolong adalah allah. Trims…. MuAh,,,,

    Komentar oleh kucluk | 20 April 2013 | Balas

    • Mas, yg bodoh itu siapa ? Gimana aji saka bersahabat dengan orang yg belum direncanakan atau belum memasuki proses produksi (selisih 502) tahun. Jadi sebenarnya bangsa asing sudah membodohi bangsa ini, dengan doktrin2 yang tidak disaring oleh otak bangsa ini, sehingga percaya dengan kebohongan2. SEkedar contoha, Nabi adam anaknya laki2 semua lantas istrinya dari mana ? dari tulang rusuk masing2kah?. setelah air bah yg diceritakan oleh nuh. Manusia tinggal sepasang, terus anak mereka menikah dengan anak perempuan siapa lagi ? Diambil dari tulang rusuk lagikah? diceritakan lagi pada zaman sebelum nuh manusia menyebar keseluruh penjuru dunia dan terjadi perubahan warna maupun bahasa dan pada zaman nuh manusia ini masih adakah? . Berdasarkan cerita nuh jelas punah karena terjangan air bah. Oke. Cobalah pergunakan logika anda yang sudah diberikan Tuhan. Jika manusia tidak mempergunakan akalnya untuk berpikir apa bedanya dengan hewan? karena kata manusia berasal dari bahasa sansekerta manussa yang artinya binatang yang bisa berfikir. TTd. Joyokencono

      Komentar oleh Joyokencono | 28 April 2013 | Balas

      • hahahahahahahaha,……….ngawur.com wong iki,lambene lusak la tw diamong2i,…al quran adlh sebenar2nya kitab,ga ada keraguan sama sekali didalamnya,islam adalah agama penyempurna,berarti sebelum islam banyak agama allah yg telah diturunkan,jadi kalo ada kebenaran dalam suatu agama lain trus dlm islam juga dibenarkan ya memang harus begitu,bangsa apapun ya memang dari nabi adam,dan hawa,hadeh,……ampun deh gan,….ojo ngawur gan,polae wong jowo ae karepe njalok diunggulne,seng paling apek kui yo seng paling beriman,paling taqwa,dll KALOPUN ORG ARAB PLAGIAT PADA ORG JAWA PASTILAH PADA LELUHUR JAWA YG JAUH SEKALI,YG INSYAALLAH JUGA TERMASUK PARA NABI,BUKAN PADA SAMPEAN GAN,..? NABI UMAT ISLAM MUHAMMAD SAW TIDAK PERNAH KEJAWA KO GAN NEMUA SAMPEAN,…..kalo ada beda pendapat ya dibahas aja,ga sah menghina bangsa lain,aku moco artikel iki pengen nambah wawasan,eh ketemu postingan koyo ngene,ga ngajari apek ngeneki,piye lek suro sesok diruwat ben waras,…?
        KEBANYAKAN MANUSIA SOMBONGNG DG SEDIKIT PENGETAHUANNYA,ATI2 GAN LEK POSTING,..
        hadewhadewhadew…………………angele golek ilmu………..

        Komentar oleh Terate Semboro | 18 Agustus 2013

      • Mas Terate, umur sapeyan sdh 1400 thnkah? sehg sampeyan yakin benar bahwa org arab junjungan sampeyan tdk pernah ke jawa ? Faktanya apa mungkin org yg menyarankan org lain utk belajar ke cina tapi dia sendiri tdk pernah ke cina? cina dan jawa tdklah jauh amat. ok. Menurut sampeyan penyempurnaan agama. Apakah sampeyan sdh mengerti ” ARTI AGAMA ? “. klu bselum silahkan bertanya kepada seluruh pakar agama yg sampeyan kenal dan kemudian sampeyan RANGKUMKAN jawaban mereka, supaya sampeyan mengerti BETAPA HEBATNYA ORG2 YG MENGAKU PAKAR AGAMA, TETAPI TIDAK TAHU MAKNANYA AGAMA. jadi gimana bisa menyempurnakan agama sementara artinya saja tidak di mengerti. Untuk membuktikan siapa yg PLAGIAT, silahkan sampeyan buktikan sendiri dengan cara kumpulkan kalender JAWA DAN ARAB SELAMA 5 TAHUN BERTURUT-TURUT, CATAT MNAMA BULAN DAN JUMLAH HARINYA, KEMUDIAN BANDINGKAN KALENDER SIAPA YANG TIDAK KONSISTEN, jadi pada intinya siapa yg tidak KONSISTEN DIALAH YG PLAGIAT KARENA TIDAK MENGETAHUI CARA PEMBUATAN KALENDER. TKS. TTD Joyokencono.

        Komentar oleh Joyokencono | 19 September 2013

      • Yambahan lagi mas Terate, kalende Saka sekarang tahun 1935 dan Kalender Arab 1434H. Jadi Siapa yg membuat kalender DULUAN. JAWA ATAU ARAB ?.

        Komentar oleh Joyokencono | 24 September 2013

    • menambahi mas kucluk,…aji saka memang ratu tetapi memiliki kekurangan, sebenarnya sifat ratu itu ada 21, makanya tertulis bahwa ajisaka hanya memiliki 20 sifat,..hal ini yg merancukan tafsir mitologi jawa,..karena sebenarnya ajisaka dapat menguasai jawa dengan sistem perjanjian dengan ratu jawa yg asli dgn memiliki sifat 21,.. pembahasannya siapa yg memiliki sifat 21 dengan penyebutan ratu jawa yang asli???

      Komentar oleh cakil | 23 Juni 2013 | Balas

  23. orang indonesia ternyata pinter2 yaa…..
    pantesan negara ini maju,makmur,sejahtera….madaaangggg muollll!!!!!

    Komentar oleh parlin2002 | 27 April 2013 | Balas

  24. Siapakah Makhluk Sebelum Adam?
    “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi”. Mereka bertanya (tentang hikmat ketetapan Tuhan itu dengan berkata): “Adakah Engkau (Ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah (berbunuh-bunuhan), padahal Kami senantiasa bertasbih dengan memujiMu dan mensucikanMu?”. Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui akan apa yang kamu tidak mengetahuinya”

    bisa klik link berikut;

    http://www.rasyashare.com/2012/09/misteri-makhluk-penghuni-bumi-sebelum.html

    Komentar oleh sinung | 17 Mei 2013 | Balas

  25. Bgitu bnyak orang pndai tp gk da orng mngerty,jd asal ngomong doank,tidak d bekali pngetahun yg mndukung,
    Cukup brpedoman pd alQur’alh kbenaran yg hakiki.Bukn dr yg lainnya.
    Thank’s

    Komentar oleh Ressy | 17 Mei 2013 | Balas

  26. menurut saya nabi adam bukan manusia pertama di bumi .
    tapi manusia pertama yang sempurna yang di ciptakan allah. arti sempurna disini tentu mungkin dari bentuk dan dengan segala kelebihan. di antaranya kelebihan berpikir untuk membuat aksara atau bahasa .itulah kenapa semesta alam harus bersujud ketika nabi adam di ciptakan.tak terkecuali malaikat dan iblis.-

    Komentar oleh adks | 29 Mei 2013 | Balas

  27. teguh rahayu slamet in the Bhineka Tunggal Ika

    Komentar oleh amindirdjosoebrata | 15 Juni 2013 | Balas

  28. Heran ya !!!! Sbenarx apa sih yg d ributkan,,wong sm2 gk tau aja,,mana yg bnar n salah,,mending makan bakso pake gorengan dan sambel maaantaappp,jgn bertengkar ya!!! Damai damai damai

    Komentar oleh Eny lidiyawaty | 29 Juni 2013 | Balas

    • Saya sangat setuju dengan pendapat-pendapat anda semua. Tentunya andalah yg mengerti atau yg ahli dalam bidang sejarah tanah jawa ini. Anda atau para Master-master tentunya tidak hanya sembarang mengeluarkan pendapat anda. Tetapi akan lebih baik jika menghormati dan menghargai pendapat dari para master2 yg lain. Saya juga disini belajar untuk menemukan titik terang dr permasalahan ini. Dari semua master yg ahli dalalam bidangnya masing2 , saya ber argument bahwa telah di tegaskan di atas bahwa kita bisa saja telah “di bodohi oleh bangsa lain” yang kita tahu adalah dr buku. Sedangkan saya disini berbicara mengenai logika, yg berkesimpulan adalah ilmu itu kita dengar hanyalah dari “katanya orang dan katanya orang dan katanya orang lagi”. Jika dalam bhs jawa “mung jarene wong-wong thok”. Dan saya sangat setuju dr pendapat para master yg menyimpulkan bahwa aji saka bukan lah yang sempurna melainkan beliau menonjolkan perlambangan aksara jawa itu berjumlah 20 bukan 21 (belum termasuk sandhangan). Dan saya sangat menyukai filosofi” orang jawa jaman dahulu yg masih memegang teguh tentang adanya aji-aji. Satu lagi yang perlu di ingat tentang budaya jawa yg adiluhung itu maka saya menegaskan “Ojo Kuminter
      Mundak Keblinger,
      Ojo Cidra Mundak cilaka.”
      trimakash

      Komentar oleh widyprasetiyo | 25 Juli 2013 | Balas

  29. Saya iri dengan tulisan/artikel ini. Karena berhasil menghadirkan komentar-komentar yang membuka aras wacana yang begitu luas.
    Saya tertarik dengan komentar dari Mas Sastra (http://sastraculture.com/) yang memiliki kisah Ajisaka yang agak mirip dengan dongeng yang pernah saya dengar dari almarhumah Nenek saya.

    Salam damai bagi anda semua.

    Komentar oleh Macan Putih [DOD] com | 2 September 2013 | Balas

  30. Reblogged this on NUSWANTORO.

    Komentar oleh ahmadnoormuhammad2013 | 6 Oktober 2013 | Balas

  31. Siapa yang paling nyata menghormati warisan AJI
    SAKA sampai sekarang.?.berdebat??? Untuk apa?

    Komentar oleh nusantara | 21 November 2013 | Balas

  32. Kalau anda” merasa yakin dngan islam yakinlah bhwa alloh swt mnciptakan MANUSIA prtama d muka bumi bernama ADAM dan d tgaskan alloh swt sbg khalifatulloh..kalaupun ada cptaan mhkluk selain ADAM itulah yg nmanya IBLIS ..dan iblis d tgaskan untuk mggoda anak adam termasuk keyakinan anda” semua

    Komentar oleh Omyow | 26 November 2013 | Balas

  33. Berarti jawa dengan jew msh satu ras. Tampk dr kbudayaan jewish yg berbau jawa. Mis topi rabbi yhdi yg bergmbr rumh joglo. Bhkn bngunn sinagoga brcork joglo.
    Tak prnh/ blm prnh trjdi klo yahudi mbunuh orng etnik jawa.
    Sprtny mrk brpntngn mmbunuh manusia yg msih satu ras dgn mrk.
    Cm bkn brt sm persis. Watk yhudi brupaya menduduki bumi. Hl yng mnybbk Allah murka dan mnusia mngusir yahudi dn bncj mreka.
    Sedang jawa berkaraktr mangku bumi. Tfk rakus dan dsayang bangsa lain. Mreja diijinkan Allah mnempti tanah surga/dreamland/sundaland;/tnh jawa.
    Wallhu alam

    Komentar oleh Abudis | 4 Januari 2014 | Balas

  34. yang jelas aji saka tak sama dengan saka aji,karna banyak aji waskita namun sulit mewaskitani aji…….JOWO MULYO SAMPURNO

    Komentar oleh SALAMTRIMUKTI | 28 Februari 2014 | Balas

  35. Jangan berdebat masalah yang nggak kamu tahu asal usulnya

    Komentar oleh Avatar | 4 Maret 2014 | Balas

  36. Assalamuallaikum wr.wb
    Aji saka kui Muridte Syekh Subakir , Syekh Subakir pulang ke Persia Muridnya tetep tinggal di tanah jawa untuk menyiarkan agama . Manusia pertama kali ya Mbah Adam tapi orang yg pertama ya Beliau Kanjeng Nabi besar Muhamad saw.

    Ma’af mas mbak aku yo ra ngerti ilmune iki mung Menganalisa dan Logika kalo tanah jawa ada penghuni setelah ada agama masuk.

    Wkwkwkwkwkwk

    sepurane uron Rembok aku yo ra mudeng blas.

    Aji saka keturunan siapa ? Aji saka ya syekh Subakir Mungkin.
    Wassalam

    Komentar oleh KUCRITTT | 8 Maret 2014 | Balas

    • Mas yg nama syehk belum lahir dizamannya aji saka mohon jangan diputar balikkan. Tks.

      Komentar oleh joyokencono | 17 April 2014 | Balas

  37. Sampeyan terlalu banyak nonton wayang kalee. Tuhan menciptakan segala sesuatu jug a melalui proses

    Komentar oleh joyokencono | 17 April 2014 | Balas

    • Tambahan lagee.. org arab benci sama org kafir, sementara 24 org nabi yg dipuja puja org arab ternyata itu nabinya org kafir semua. Mungkin gara2 mengakui nabinya org kafir sbg nabinya org arab, maka sampai detik ini org yahudi dg arab ga pernah akur, jangan jangan benar kata org yahudi bahwa diatas kabah itu gambar salibnya nabi yesus alias isa. Hanya bangsa ini saja yg percaya dgn bangsa penipu dsn licik….

      Komentar oleh joyokencono | 30 April 2014 | Balas

  38. dari cerita rakyat berlanjut ke perdebatan antar agama, dari berbagi pengetahuan sampai terjadi peperangan, ya beginilah INDONESIA di awali “dari Sabang” dan di akhiri “sampai Merauke”

    Komentar oleh Blandar | 3 Juli 2014 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: