Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Nabi Adam, dari JANNAH singgah di SUMATERA ?

Ketika Nabi Adam dan isterinya, melanggar aturan ALLAH, maka dikeluarkanlah keduanya dari Jannah. Ada banyak pendapat tentang dimana tempat Nabi Adam dan isterinya turun.

Seorang ilmuwan Belanda Van K. Razanhover berpendapat bahwa Adam diturunkan di sebuah daratan yang dikenal dengan nama YetchYetch merupakan sebuah daratan yang luas, yang kemudian tenggelam, dan menyisakan daratan yang kita kenal sekarang, sebagai negeri Belanda.

Menurut Razanhover, keturunan Adam pada awalnya adalah makhluk-makhluk raksasa, kemudian pada perkembangannya menjadi kerdil seperti sekarang ini. Dan kehidupan manusia menurutnya, sudah dimulai sejak jutaan tahun yang silam.

Pendapat Razanhover mengenai awal kehidupan umat manusia, nampaknya sejalan dengan pendapat Dr. Musthafa Mahmud, di dalam bukunya ”Bacaan Masa Depan”, beliau berpendapat bahwa ”Umur manusia di muka bumi lebih dari satu juta tahun,barangkali sepuluh juta tahun”.

Sementara itu, seorang penulis Irlandia, Lars F. Hoglund, berpendapat bahwa tempat turunnya Adam tidak lain adalah di wilayah Skandinavia (Finlandia, Island, Swedia, Denmark dan Norwegia). (sumber : Buku ”Para Penghuni Bumi Sebelum Kita”, karangan Muhammad Isa Dawud).

Berdasarkan riwayat dari Ibnu Abi Hatim, yang diterimanya dari Abdullah bin Umar, menyatakan bahwa Adam turun ke dunia di Bukit Shafa, sedangkan Hawa turun di Bukit Marwah. Akan tetapi, riwayat dari Ibnu Abi Hatim ini terdapat versi lain, yang menyatakan bahwa tempat turunnya Nabi Adam di Bumi, berada di antara negeri Makkah dengan Thaif.

Di sisi lain, menurut riwayat Ibnu Asakir yang diperoleh dari Ibnu Abbas, menyatakan bahwa Nabi Adam turun di Hindustan dan Hawa turun di Jeddah. Dimana makna Jeddah berasal dari kata Jiddah, yang berarti nenek perempuan.

Syaikh Yusuf Tajul Khalwati berpendapat, Nabi Adam turun di Pulau Serendib. Beliau ketika itu menduga, Pulau Serendib adalah Pulau Ceylon (Sri Langka). (sumber : Tafsir Al Azhar, Juzu’ I, tulisan Buya HAMKA)

Tetapi berdasar penelitian, kata Serendib adalah bahasa Sanskerta yang ditulis dalam bahasa Arab, aslinya berasal dari kata Swarna Dwipa atau Sumatera, yang merupakan sebagian dari kawasan Keping Sunda (Sunda Plat).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Bahan Bacaan :

1. Teori Darwin, Nabi Adam dan Piramid Giza
2. Nabi Adam, dan misteri telapak kaki 200 juta tahun yang lalu ?
3. Menyelusuri masa kehidupan NABI ADAM, berdasarkan Genetika, Arkeologi, Astronomi dan Geologi

Catatan :

Meskipun ada kemungkinan Nabi Adam turun di Pulau Sumatera, namun awal perkampungan umat manusia bermula dari dataran Bakkah. Di dataran inilah, Nabi Adam dan Isterinya mulai membangun peradaban umat manusia.

Bakkah adalah nama kuno untuk daerah Makkah dan sekitarnya. Disanalah mula-mula tempat peribadatan didirikan (QS.3:96), dan Bakkah (Makkah) disebut juga Ummul Qura atau Ibu Negeri (QS.42:7).

Di sekitar Bakkah (Makkah), yakni Arafah, dinamai ‘tempat membanjirnya manusia (tempat bertolaknya orang-orang banyak)‘, dikarenakan berasal dari tempat inilah, manusia kemudian ‘membanjiri‘ pelosok bumi.

Sebagaimana firman-Nya…
… afiidhuu min haitsu afaadha n-naas…”

yang bermakna
”… membanjirlah kamu dari tempat membanjirnya manusia…” (QS. Al Baqarah (2) ayat 199)

About these ads

27 November 2011 - Posted by | islam, kanzunQALAM, sejarah | , , , , , , , , , , , ,

92 Komentar »

  1. like this blogg :)

    Komentar oleh sai | 3 Desember 2011 | Balas

    • BAKKAH ITU YA DI NAMA KAMPUNG PUSAT PEMERINTAH SISINGAMANGARAJA YANG DISEBUT BAKKARA. SISINGAMANGARAJA SEBENARNYA BERAGAMA ISLAM DAN TELAH MELAKUKA SULUK ALA TAREKAT DAN OLEH PENGIKUTNYA DISEBUT AGAMA PARMALIM. ORANG YANG MEREKA JADIKAN PENASEHAT ADALAH RAJA UTI YANG KEMUDIAN MENGUASAI DAERAH BARUS. LIHAT SEJARAH RAJA BATAK DAN CERITA ORANG BATAK

      Komentar oleh PAPARIMARA MANURUNG | 6 Maret 2013 | Balas

  2. rasanya yang mengatakan nabi Adam as turun tidak di dataran arab hanya spekulasi saja

    Komentar oleh r10 | 4 Desember 2011 | Balas

  3. saya menghargai landasan konstitusi para nabi yang saudara paparkan diatas(alquraan) akan tetapi hal tersebut belum cukup memperkuat mengenai konsep pengetahuan yang saudara paparkan, dan bukankah nuswantara sendiri memiliki kitab kitab kuno.. cuman itu saudara?namaste.

    Komentar oleh yowis | 15 Desember 2011 | Balas

    • bisa jadi, gan. Ada kisah lama yang diceritakan dari mulut ke mulut yang di sebut dengan “kaba” oleh orang minangkabau menceritakan bahwa Adam diturunkan di bukit Ruhun (Rum) di dataran cina dan Hawa di sebuah bukit di benua Afrika. Mereka saling mencari satu dengan lainnya selama bertahun-tahun dan akhirnya bertemu di mekah.

      Komentar oleh Rajo Ameh | 30 Mei 2014 | Balas

  4. boleh saja kita semua berspekulasi dimana Nabi Adam diturunkan di bumi ini , namun perbedaan itu tak perlu diperdebatkan sehingga memperuncing dan merusak ukhuwah …. ini bukan masalh khilafiyah , bukan masalah fiqih , jadi justru dengan sulitnya mengungkap rahasia dimana tempat Adam diturunkan pertama di bumi akan menjadikan perekat kita dalam ukhuwah islamiyah karena merasa saling membutuhkan untuk berbincang bersama … ok Allahu Akbar !!!!!

    Komentar oleh Martijo | 15 Desember 2011 | Balas

    • Betul bAnget

      Komentar oleh Reni rahmawati | 18 Januari 2012 | Balas

      • Yup…

        Komentar oleh galangshell | 25 Juli 2012

    • betul mas. karena semua bangsa punya argumen bahwa nenek moyangnya berasal dari tempatnya dia tinggal,maka jadi ranculah semuanya.pokok permasalahan sebenarnya adalah bagaimana kita harus hidup dimuka bumi ini tanpa membuat kerusakan,karena bumi ini adalah karunia dari sang pencipta untuk kemaslahatan umat manusia.tanpa kecuali.mari bersatu saling menyayangi karena semua manusia itu sesungguhnya satu.

      Komentar oleh anur | 26 Mei 2013 | Balas

  5. dimanapun Adam dan Hawa pertama kali diturunkan, itu adalah rahasia Ilahi, dan manusia yg dg segala kefanaannya tentu tak dapat memecahkan semua misteri Ilahi tersebut dg akal budinya.. Wasalam.

    Komentar oleh erna | 17 Desember 2011 | Balas

  6. Penciptaan Nabi Adam lebih dasyat daripada penciptaan Nabi Isa kenapa manusia tidak memikirkan…?

    Komentar oleh muslim | 29 Desember 2011 | Balas

    • bukannya sama ya bro pencipta nya? ente aneh apa kurang pinter ya?

      Komentar oleh akino | 6 Juni 2012 | Balas

      • subhanallah, yg ane tau saat ane mengaji dlu penciptaan nabi muhamad lah yg pling mulia adl nabi muhamad saw. Krn pnciptaanx dri nur, shingga para malaikatpun hormat kpadanya, ruh nabi muhamad sdh dciptakan sblum nabi adam dciptakan. Nabi adam dcptkan dri tanah, yang kmudian ditiupkan ruh kpadanya. Sdgkn nbi isa adl ruh yg dtitipkan pada kndungan siti maryam. Dg kuasa allah mskpun tnpa brhubugan dg lelaki jadilah janin nbi isa. Wallahua’lam bisawab.

        Komentar oleh hamba allah | 2 Agustus 2012

    • JAMAN SEKARANG JGA BNYAK YG SPERTI NBI ISA KOX BIASA AJA….

      Komentar oleh RIO | 13 Februari 2013 | Balas

      • jangan dikaitkan dengan nabi,gak da yang sama…..

        Komentar oleh andriansyah | 6 Agustus 2013

  7. referensi diperkaya dengan membaca buku benua yang hilang… Banten atau Jawa (dikala pulau jawa dan sumatra masih satu gugusan pulau ) menjadi letak yang dapat dianalisis secara ilmiah…Wallahu Alam bi Showwab..)

    Komentar oleh raden subekti | 8 Januari 2012 | Balas

  8. Saya sangat suka membaca cerita ttg para nabi ini

    Komentar oleh Tina | 16 Januari 2012 | Balas

  9. subhanallah….

    Komentar oleh Ka Adint | 4 Februari 2012 | Balas

  10. wallahualam

    Komentar oleh Adon Rezpectorsevenfoldiskillms Cah Bumen | 7 Februari 2012 | Balas

  11. gak perlu di kaji, bnyak2 aja ibadah

    Komentar oleh apris | 11 Februari 2012 | Balas

    • ya salah itu..!!
      wahyu pertama Allah SWT untuk nabi Muhammad kan Iqra..!
      bacalah..!!
      bacalah bukan hanya baca..
      tp juga dikaji..!!
      ibarat manusia itu HP android..tentu kita penasaran untuk oprek2 hp..
      dan al quran itu ibarat user manual kehidupan manusia yang harus kita kaji.
      klo hanya ibadah doang..akan jadi manusia tanpa ilmu,ibarat HP canggih cuma buat sms.sementara fungsi yg lain dilupakan

      Komentar oleh Ki joko bodo | 20 Maret 2012 | Balas

      • setuju itu mas…

        Komentar oleh anur | 26 Mei 2013

    • manusia itu bukan malaikat yang kerjanya ibadah, manusia itu dikasi akal supaya bisa mengkaji kejadian2 di dunia, ayat pertama yang turun dalam AlQuran itu nyuruh kita baca…

      Komentar oleh goblok lu | 26 Maret 2012 | Balas

      • ni juga aku setuju…

        Komentar oleh anur | 26 Mei 2013

      • Aku juga setuju lagi.. ikutan nimbrung.. :D baru tau ada blog ini.. :)

        Komentar oleh misteradli | 26 Juni 2014

  12. iya benar tidak perlu didebatkan yang penting kita semua percaya dan yakin akan ketentuan Allah tsb

    Komentar oleh ONH Plus | 13 Februari 2012 | Balas

    • Percaya, yakin merupakan keteguhan iman. Namun tanpa ilmu pengetahuan sama seperti orang buta yang berjalan disiang hari. Tidak mampu melihat di tempat yang terang

      Komentar oleh Rajo Ameh | 30 Mei 2014 | Balas

  13. semuanya berawal dari BigBang

    Komentar oleh stephen hawking | 29 Februari 2012 | Balas

  14. memang perlu kita mencari dimana tempat turunnya nabi adam di bumi ini tapi yg lebih penting kita itu keturun nabi adam yang ke berapa dan siapa nenek moyang kita masing2 karena ada pendapat kalau yg jadi ulama besar biasanya di kaitkan bahwa beliau adalah keturunan para nabi atau wali sedangkan kita orang biasa keturunannya siapa…..

    Komentar oleh 63jo | 7 Maret 2012 | Balas

    • yg jelas kita semua keturunan nabi Adam.
      keturunan makhluk Allah yg paling sempurna.
      maka kita semua kalau mau bisa jd ulama besar.
      maka dari itu kajilah isi kandungan al quran dg sebaik-baiknya.

      Komentar oleh Ki joko bodo | 20 Maret 2012 | Balas

  15. artikelnya mantab2…..kang…..100 jempol buat admin…d(>_<)b

    Komentar oleh fiqih hizbylarsy azmatkhan | 15 Maret 2012 | Balas

  16. ya udah.. iya aja biar seneng dia!
    tapi ada yg tau ga makam nabi adam dan hawa?

    Komentar oleh coky | 23 Maret 2012 | Balas

  17. semuanya sudah ada di dalam alqur’an..
    hanya kita yang BELUM mengetahui nya..

    Komentar oleh Rangga | 23 Maret 2012 | Balas

  18. Dalam kitab Rasail Ikhwanus Shafa (yang ditulis abad ke 10 M), dijelaskan bahwa ciri-ciri habitat Nabi Adam dan Keluarganya. Pengambarakan ciri geofisik dan lingkungannya sangatlah cocok dengan Nusantara, misalnya terletak di daerah Tropis, yang terdiri dari 2 musim, di mana musim pasan dan musin penghujan/dingin-nya, sama panjangnya, waktu siang dan malamnya sama panjangnya, kaya dengan berbagai sumber daya alam, sangat subur dan banyak airnya, dll.

    Komentar oleh Ahmad Samantho | 26 Maret 2012 | Balas

  19. Penemuan NGC rilis 22 Des 11, mematahkan penemuan fosil manusia tertua sebelumnya ( 60.000 th yg berasal dr ras afrika). Fosil manusia yg lebih sederhana (otak lebih kecil) ditemukan di mojokerto berusia 1,8 juta tahun.. Secara rasio, ras asia mencapai lebih dari 60% manusia bumi. Lokasi yang mendukung manusia sederhana dapat bertahan adalah khatulisriwa. Artinya lokasi pertama nabi adam ada disuatu tempat di khatulistiwa asia.

    Komentar oleh nanda | 4 April 2012 | Balas

    • Nah, kalo ini saya setuju. Sebab ketika Adam dan Hawa di turunkan ke bumi tanpa mengenakan apapun. Walaupun beliau menguasai semua ilmu pengetahuan yang langsung diajarkan oleh Allah, tentu belum mampu membuat baju seperti yang kita gunakan sekarang (mencari kapas, memintal menjadi benang lalu ditenun menjadi kain). Tentu butuh peralatan yang komplek. Alhasil, daun atau kulit binatang yang bakal jadi pilihan utama dan paling gampang. Dengan pakaian seperti itu, tempat yang cocok untuk bermukim adalah daerah garis khatulistiwa.

      Komentar oleh Rajo Ameh | 30 Mei 2014 | Balas

  20. Nabi Adam diteurunkan di Mekah karena kota yang pertama kali ada di dunia adalah Mekah, dan Kaabah di Mekah dibangun oleh Nabi Adam. itulah sebabnya Mekah adalah Kota suci bagi seluruh Umat Islam.

    Komentar oleh Lemuria | 27 April 2012 | Balas

    • Kalo ngga salah ingat, yang membuat ka’bah tu nabi Ibrahim, Gan…..

      Komentar oleh Rajo Ameh | 30 Mei 2014 | Balas

  21. semua ini telah ditetapkan, oleh Allah dengan posisi Mekah pada rumus phi emas. dimana Phi Emas adalah perbandingan ukuran tiap ruas organ manusia.

    Komentar oleh Lemuria | 27 April 2012 | Balas

  22. Menurut penelitian siapa serendib = swarnadwipa? Lagipula Sumatera itu lebih populer dgn nama Swarnabhumi. Bukjan Swarnadwipa. Kalo jawa sih oke lah, Jawadwipa.

    Ente terlalu banyak menghayal ah. Main masuk2 in pendapat ente sendiri aja.

    Komentar oleh RoboConac | 29 Mei 2012 | Balas

    • Swarnabumi=Suvarnabumi itu identik dengan Thailand bro, Sumatera dari dulu terkenal sbagai SwarnaDwipa. Di Palembang aja, salah satu hotel terkenal juga dinamakan Swarna Dwipa.

      Komentar oleh bayuPLG | 10 Mei 2013 | Balas

  23. klo hati kita memang brkeyakinan sbg muslim,surah al baqarah dan surah al a’raaf sudah sgt menjelazkan turunnya nabi adam as ke muka bumi, jd buat apa kita mencari cari letak lokasi turunnya nabi adam as, sbg seorang muslim cukuplah perbanyak membaca,mengkaji dan mengamalkan kitab al qur’an…

    Komentar oleh adinambi | 13 Juni 2012 | Balas

    • Maaf, Gan. Pendapat seperti inilah yang membuat umat islam selalu dibelakang. Orang yang mendapatkan ilmu dari membaca buku, pasti ilmunya tidak akan mampu melebihi si pengarang bukunya. Sementara wahyu pertama yang diturunkan kepada Rasul adalah perintah “bacalah!”. Sementara Rasul saat itu buta huruf dan berada di dalam goa (bukan pustaka). Apa yang disuruh baca? Setiap sesuatu yang bisa ditangkap oleh panca indramu, yang telah diciptakan Allah untuk mu, dan manfaatkanlah untuk kesejahteraanmu.

      Komentar oleh Rajo Ameh | 30 Mei 2014 | Balas

  24. suka banget dengan blog yang membahas hal2 seperti ini, ada gak ya yang membahas klo einstein itu seorang muslim? karena orang2 besar seperti belia pasti akan bermasalah jika ternyata sebenarnya adalah seorang muslim. Pengen tahu saja karena dengan kemampuan sehebat einstein pasti tahu tentang keajaiban islam

    Komentar oleh bolpe parker | 20 Juni 2012 | Balas

  25. Sesungguhnya tiada satupun yang mengetahui Nabi Adam dan Hawa di turunkan pada tempatnya.(rahasia ALLAH)
    siapapun boleh menerkanya tp hanya ALLAH yg tahu. Kita juga tidak akan tahu jika seandainya Adam di turunkan pertama kali di Karawang-jawa barat?

    Komentar oleh Massari.sehati | 5 Juli 2012 | Balas

    • saya pernah denger malah di pedalaman banten.ini sangat menarik untuk di kaji.

      Komentar oleh anur | 26 Mei 2013 | Balas

  26. baca hadits ni ^_^
    Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dan Abu Nu’aim di dalam Al-Hilyah, dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, “Adam diturunkan di India. Dia merasa kesepian. Akhirnya, Jibril pun turun dan mengumandangkan adzan. Ketika mendengar nama Muhammad disebutkan, Adam bertanya kepada Jibril, ‘Siapa Muhammad ini?’ Jibril menjawab, ‘Dia adalah anak keturunanmu yang terakhir dari kalangan nabi.”

    Selain itu, Ibnu Asakir meriwayatkan dari Ali yang mengatakan bahwa Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah menciptakan dunia tanpa emas dan perak di dalamnya. Namun, ketika Adam dan Hawa diturunkan, diturunkan pula bersama mereka emas dan perak. Lalu, kedua barang itu menjadi sumber manfaat di bumi bagi keturunan mereka. Barang itu—emas dan perak—pun dijadikan mahar untuk Hawa, sehingga tidak patut bagi seseorang menikah tanpa mahar.”

    Komentar oleh kuro | 10 Juli 2012 | Balas

  27. Mantap….

    Komentar oleh galangshell | 25 Juli 2012 | Balas

  28. ya, saya bersependapat dengan kuro.Ada juga pendapat yang mengatakan Nabi Adam turun di Sri Lanka.Malah, terdapat satu tapak kaki yang agak besar dipercayai tapak kaki Nabi Adam a.s.Malah, penganut Buddha sendiri percaya Nabi Adam a.s. di antara Buddha-buddha terkenal mereka.Mereka juga mengiktiraf tapak kaki tersebut.

    Komentar oleh hafiez (@hafiezdolah) | 6 Agustus 2012 | Balas

  29. Saya senang baca ini dan komentar teman2 semua,
    Setelah baca komen teman2 maka sementara ini saya percaya bahwa nabi adam pernah ke seluruh negri di bumi karena umur beliau ribuan tahun baru ketemu lagi dengan siti hawa di padang arafah,kemudian membina keturunan nya sampai 40 pasang yg terkenal dan menyebar keseluruh bumi,.
    Kalau perkiraan yg terdekat tentang turunnya pertama kali dibumi adalah di india yaitu di puncak gunung himalaya(dari beberapa sumber) sedangkan istrinya siti hawa terpisah jauh entah dimana???
    Salah khilaf mohon maaf

    Komentar oleh Ridho | 14 Agustus 2012 | Balas

  30. yang jelas anak keturunan adam sekarang sudah berbangsa-bangsa dan berbeda0beda suku dan bahasa :)

    Komentar oleh M.Fauzi Rizal | 14 Agustus 2012 | Balas

  31. ALQAMDULILLAH ILMUNYA
    YANG DIAMALKAN

    Komentar oleh YUDI | 5 September 2012 | Balas

  32. Kemungkinan di Planet Mars masih hijau

    Komentar oleh sundar | 24 September 2012 | Balas

  33. Jadi yang benar nabi Adam AS pertama kali di turunkan dmn?? Benar ga pernah singgah di sumatera?? Maksud artikel ini apa??..bingung saya antara judul sama isi artikel ini kurang nyambung..pake bawa2 ilmuwan belanda irlandia segala lagi..menurut saya mereka bukan ilmuwan tapi Spekulator..kenapa saya bilang Spekulator??karena mereka sendiri BINGUNG..tidak ada yg bisa membutikan secara pasti dmn Nabi ADAM AS pertama kali di turun kan..sori no Offense..menurut saya ga usahlah bawa2 ilmuwan2 yang menurut saya ga jelas asal usul nya toh mereka juga cuma Spekulasi
    ..cukup AlQURAN sama HADIST Shahih aja yang di jadikan panduan..percuma bawa2 nama ilmuwan barat..jangan kan mengetahui kehidupan NABI ADAM AS..memahami kehidupan mereka ( ilmuwan barat ) sendiri aja mereka BINGUNG..

    Komentar oleh tepos | 2 November 2012 | Balas

  34. gak usah bingung mikir Nabi Adam turun dimana, yang pasti jaman dulu belum ada yang namanya sumatra, arab, belanda, finlandia,
    itu nama yang ngasih siapa? yang pasti bukan Nabi Adam.
    daripada berpolemik ria, mendingan cari tahu siapa kita & untuk apa kita didunia.
    ^_^

    Komentar oleh chi | 22 November 2012 | Balas

    • MANTAPPPPPP…………..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

      Komentar oleh cipin | 4 November 2013 | Balas

  35. Adam ayah kita, hawa bunda kita,
    yang jelas buah jatuh ga jauh dr pohon, cm buahnya pada dapet masing2 jatah akal, sy salut dengan tema ini, kalau boleh andil..
    adam pertama kali turun di bumi akan sulit diketahui kakau kita belum tau pasti dimana ayah adam wafat, dr segi penelitian tentu dg umur beliau yg panjang akan lebih logis lebih mudah mengetahui beliau wafat dimana daripada turun dimana, karena htungan mundur kebelakang lebih pendek, baru setelah itu kita bhas dimana beliau dturunkan, boleh dong buka diskusi dimana beliau wafat?
    yang benar datangnya dari Allah.

    Komentar oleh EDHEY | 23 November 2012 | Balas

  36. ILUSTRASI:
    MISALKAN SI FULAN LAHIR 70.000 TAHUN YANG LALU DAN WAFAT BARU DUA TAHUN LALU, TENTU LEBIH MUDAH MENELUSURI JEJAK WAFAT SIFULAN 2 TAHUN LALU DARI PADA MENELITI 70000 TAHUN LALU DAN SETELAH WAFATNYA TERUNGKAP DIMANA BARU TELUSURI BRP LAMA FULAN HIDUP DIDAERAH TEMPAT IA WAFAT, DAN TERUS MUNDUR SAMPAILAH PADA JAWABAN DIMANA DIA DILAHIRKAN,

    Komentar oleh EDHEY | 23 November 2012 | Balas

  37. menurut tafsir Al maraghi, jannah (syurga) tempat nabi Adam tdk sama dg surga sbgmana kebanyakan orang persepsikan (syurga spt akhirat). Jannah artinya taman atau dataran tinggi (bhs. Arab). coba cari beberapa perbedaanya, diantaranya: Syurga tmpt tinggal Adam ada Iblis, ada larangan dll. dari pada mencari dimana Adam diturunkan yg tidak memiliki dasar naqli dan aqli lebih baik mencari jannah (taman atau dataran tinggi) yg sempat didiami oleh Adam beserta st. Hawa. Secara antropologis manusia diciptakan utk bekerja (bhs Agama beribadah), bahan dasar manusia dari tanah dan sumber awal kehidupan berasal dari air (Al Qur’an) semuanya ada di bumi dan Adam pun akan dijadikan khalifah dimuka bumi, bukan untuk menempati syurga (di langit, di awang2) Kata “iHbitu minha jami’an..” (turunlah kalian dari syurga itu) memiliki arti turun dari dataran tinggi ke bawah. Coba renungkan ! dari planet ke planet (planet syurga ke planet bumi) tidak ada istilah turun karena jagat raya ini tidak ada atas-bawah, jika kita mendarat ke bulan melihat bumi ya ke atas bukan ke bawah. Lagian Adam itu bukan manusia pertama (menurut Hamka, Agus Mustopa dll.). akan tetapi manusia modern (Homo Sapien) pertama yg melahirkan generasi manusia modern spt kita ini. Lihat QS AlBaqarah : 30, jailun=menjadikan bukan Kholiqun=menciptakan. Dg memahami Adam bukan manusia pertama kita tdk kesulitan memahami penemuan2 ilmiah berupa fosil2 manusia purba yg hidup beberapa ratus ribu bahkan juta th yl. Demikian masukan saya.

    Komentar oleh lilis | 28 November 2012 | Balas

  38. Bagus banget untuk dongengin anak2 sebelum tidur siang supaya tidurnya nyenyak..

    Komentar oleh zindagi | 13 Desember 2012 | Balas

  39. Adam itu bukan manusia yg pertama diciptakan tuhan..adam adalah pemimpin pertama yg diangkat tuhan untuk membenahi manusia pada waktu itu..pada waktu itu udah ada kehidupan seperti sekarang ini dan udah banyak manusia sebelum adam yg kerjaanya cuma merusak bumi’maka diangkatlah adam menjadi rosul pertama untuk membenahi kehidupan manusia pada waktu itu.

    Komentar oleh zindagi | 13 Desember 2012 | Balas

  40. Kalo begitu kamu belum tentu keturunan adam, bisa2 kamu keturunan manusia yang merusak bumi…..Komentarnya kok lucu2, Para ilmuwan menemukan fosil itu adalah fosil bangsa neanderthal dan sejenisnya, yaitu makhluk mirip manusia yang dikatakan saling bunuh dan merusak bumi, yang kemudian disebut sebagai manusia purba yang masih berperilaku primitif, belum berbicara seperti keturunan adam. Mereka itulah yang kemudian dimusnahkan. Sangat mungkin jauh sebelum bangsa neanderthal menghuni bumi sudah ada makhluk sejenis yang diciptakan yang hanya merusak bumi sehingga dimusnahkan pula. Baru berjuta tahun kemudian diciptakanlah adam untuk menghuni dan menjadi khalifah di bumi sampai sekarang ini..

    Komentar oleh Cah Cubluk | 16 Desember 2012 | Balas

    • Ane ngga setuju, Gan. Adam as adalah manusia pertama yang langsung diciptakan Allah tanpa perantara/indung. Mengenai manusia purba yang berperilaku primitif dan berotak kecil bisa jadi adalah hasil rekayasa genetik dari turunan Adam yang memanfaatkan ilmu pengetahuannya ke arah yang negatif, hingga Allah mengirimkan bala bencana ke pada mereka dan memusnahkan peradaban mereka.

      Komentar oleh Rajo Ameh | 30 Mei 2014 | Balas

  41. kemungkinan kali…

    Komentar oleh EDY | 23 Desember 2012 | Balas

  42. iya bsa jdi.
    mnrut ilmuan dr belanda nabi adam di trunkan di dratan yg tenggelam sama sprti indonesia yg dulu’a atlantis

    Komentar oleh novandani | 15 Januari 2013 | Balas

  43. nanti kalo sudah diakhirat coba nanya ke nabi adam as…turunnya dimana….gak usah debat yg tidak ada dasarnya…kita hanya menduga2…dan tidak ada habisnya…lebih bermanfaat jika membicarakan bagaimana menjalin ukuwah islamiyah sesama umat islam…

    Komentar oleh dust | 23 Januari 2013 | Balas

  44. Masa Iya Tak Percaya

    Komentar oleh Arul Syahrul | 20 Februari 2013 | Balas

  45. manusia di lahirkn kedua orang tuanya,untuk menjadi manusia yg berbakti kepada kedua orang tuanya,untuk itu tuhan meciptakn saling berpasangan untuk mendaptkn ilmu kehidupan d alam dunia ini.jdi tuhan itu ada dlm diri kita.

    Komentar oleh indra segeti | 1 Maret 2013 | Balas

  46. ngomongin nabi adam as..sama aja kita ngomongin kita sendiri.,knpa demikian.karna nabi adam as oorang tua kita keturunan kita jdi gk pantes d bicarakn,,yg pentig bawa dri masing masing d jalan yg benar tidk menyesatkn..karna nabi adam as musunya setan..awas setan musuh kita harus d lawan karna kita keturunan nabi adam as.slmmmmmmm

    Komentar oleh indra segeti | 1 Maret 2013 | Balas

  47. allah menurunkan nabi adam tentu dengan ketentuan.manusia sempurna.
    tentu dengan ilmu dan bahasa.kalaulah di turunkan di suatu tempat pasti tempat itu subur dengan berbagai kekayaan alamnya,.!.nabi adam adalah khalifah pertama di bumi.mungkin raja bumi. pasti ada di permukaan pusat bumi.di manakah pusat bumi ???!pasti smua juga hanya menduga duga saja.
    saya jadi inget lagu koes ploes.”orang bilang tanah kita sorga.

    Komentar oleh adriks | 26 Maret 2013 | Balas

  48. terimakasih telah berbagi ilmu dan informasinya…

    Komentar oleh diki sulaeman | 12 April 2013 | Balas

  49. “Ketika Nabi Adam dan isterinya, melanggar aturan ALLAH, maka dikeluarkanlah keduanya dari Jannah. Ada banyak pendapat tentang dimana tempat Nabi Adam dan isterinya turun.”

    bukannya nabi adam dulu yg diturunkan ke bumi,kemudian diciptakanlah siti hawa untuk menemani nabi adam yg kesepian di bumi??
    mohon maaf apabila saya salah

    Komentar oleh Irfan Sukmono | 22 April 2013 | Balas

    • Nabi Adam telah bersama-sama istrinya, ketika ia masih di Jannah.

      Komentar oleh kanzunQALAM | 23 April 2013 | Balas

    • Mereka berdua diturunkan secara bersamaan, tapi di dua tempat yg berbeda
      Nabi adam di bukit safa dan siti hawa di bukit marwah

      Komentar oleh lioni | 21 Mei 2014 | Balas

  50. Wallahu a’lamu bish shawab….

    Komentar oleh sitiyuliya | 30 Juni 2013 | Balas

  51. Yang pentng tuh ya….sekarang masing-masing beribadah saja yang tekun. Bimbing keluarga kita agar kita bisa tetap bersama selamat baik di dunia dan di akherat. Setelah masuk surga, baru tuh tanya sama Allah SWT masalah ini….pasti akan diputerin tuh video nya…

    Komentar oleh Rudy Rdian | 30 Juni 2013 | Balas

  52. nabi adam tuh nama lain nya dirut bro !

    Komentar oleh hang diehie | 12 Oktober 2013 | Balas

  53. Mari Cari Tau Dengan Mengkaji Al-Quran dan Mencari Bukti bukti dari PeninggalanPeninggalan Masa Lalu yg ada.. juga mengaitkannya dg Science dan Logika…

    Komentar oleh BANDUNG BONDOWOSO | 13 Oktober 2013 | Balas

  54. apakah kalian semua udh keliling dunia. udh mengerti makna alquran dan hadist… sebatas apa kemampuan kalian jika hanya du2k smbil chat, membaca, hadapin komputer berjam2… sebatas itu juga lah kemampuan kalian… yg kalian bahas bukan sejarah umuran jagung… jika anda ingin mencari kebenaran nya butuh dari berbagai nara sumber dunia… bukan dengan satu blog atau artikel. ini hanya saran aja… kalo ingin belajar jgn dari 1 sumber tp lebih baik dari berbagai sumber…

    Komentar oleh justone | 19 November 2013 | Balas

  55. mau tahu pertama kali N. Adam As. menapakkan kakinya di bumi ??? tanyakan kepada orang Baduy Dalam (banten), kenapa ? karena mereka hanya mengenal satu nabi yaitu nabi Adam AS. N. Adam itu sakti, tingginya 60 hasta, bayangkan sekali melangkah…..berjalan dari tanah jawa sampai bertemu dgn Siti Hawadi Jabbal rahmah….wass

    Komentar oleh adri | 27 November 2013 | Balas

  56. Sekitar 110 ribu tahun yang lalu Nabi Adam as diturunkan di tempat yang paling tinggi yang namanya India dan itu adalah sebutan untuk Nusantara pada jaman dulu. Lokasi Nabi Adam as itu adalah lokasi yang paling mirip surga di bumi dan itulah kawasan Nusantara. Tempat yang paling tinggi adalah Gunung Toba yang setelah meletus sekitar 75 ribu tahun lalu meninggalkan kaldera yang menjadi Danau Toba saat ini. Kemudian Nabi Adam as diperintahkan oleh Allah SWT untuk pergi ke Mekah dan tinggal disana. Anak cucunya yang tinggal di Nusantara ini mendirikan Kekaisaran Atlantis yang melegenda dan mendunia. Dan pada abad 21 ini akan bangkit kembali dengan nama barui Pajajaran Anyar: Daulah Khilafah Islam, tidak lama lagi…

    Komentar oleh Yang benar | 10 Desember 2013 | Balas

  57. setuju saya yakin nabi adam pertama diturunkan dari surga di planit lain ke surga di bumi ini di tanah yg dulu di sebut sundaland karena Indonesia pd saat itu belum ada . Sundaland merupakan daratan luas yg pulau-pulau nya saat itu menyatu berupa dataran rendah luas namun namun nabi adam diturunkan di daerah yg sangat indah pemandangannya seperti surga yaitu tanah parahyangan jawa barat tepat nya dekat gunung padang cianjur dekat situs gunung padang.

    Komentar oleh truchiat | 24 Desember 2013 | Balas

  58. semua ada di dalam Al Quran, tidak perlu mencari diluar itu, Al Quran adalah sumber keterangan yang paling ilmiah

    Komentar oleh kadi | 5 Februari 2014 | Balas

    • i agree……….

      Komentar oleh huzaifah al-boementz | 26 Juli 2014 | Balas

  59. KLO SAYA KURANG SETUJU KLO ADAM TURUN DI SUMATRA MENGINGAT MASA SILAM DULU WILAYAH NUSANTARA TERTUTUP OLEH KABUT TEBAL ..NUSANTARA DULU NEGERI YG GAK NAMPAK DARATAN NYA….NUSANTARA DULU DI HUNI OLEH MAKHLUK2 MENYERAMKAN….ARYA SENNO DI DESA PANCA MULYA SUNGAI BAHAR MUARO JAMBI…

    Komentar oleh arya senno | 18 Februari 2014 | Balas

  60. Ayat di atas juga merupakan perintah dari Allah untuk melaksanakan ibadah haji, dan itu artinya bahwa nabi Adam dan Hawa memulai hidup di Makkah, sementara tafsir tentang tempat turunnya nabi Adam adalah jejak perjalanan Adam dalam menemukan Hawa,,, Wallahu a’lamu

    Komentar oleh Shandy pratama | 9 Maret 2014 | Balas

  61. hihihi rame komentarnya..
    kenapa ngak di nikmati aja sih yak, toh di dalam blog ini banyak hal2 kontroversial…
    ada yang setuju ada yang ngak …
    mbok ya pake santun kalau berdebat, kemukakan data dan analisa..
    jadi makin mempertajam hasil analisa masalah ini …

    Komentar oleh DeGuci | 2 Mei 2014 | Balas

  62. Reblogged this on AsShidqy.

    Komentar oleh AsShidqy | 20 Juni 2014 | Balas

  63. lucu2, saran sy sih jangan aneh2 dan jauh2 fikirannya, sekarang coba ingat aja uyut agan2, masih pada inget ga, sampe diatas nya uyut, terus uyut nya uyut, di bikin seperti jaringan multi level dari mulai uyut kita keu atas, pasti deh ujungnya nyampe ke nabi adam. sy kira bisa dengan saling tanya, pasti mengerucut sementara ke leluhur sunda kalau orang sunda. dan terus seperti itu. pasti lama kan? dari pada hanya menerka2 nabi adam turun di mana? ada manfaat nya juga kita bisa saling akrab karena satu turunan…jadi saran sy lagi kalau mau menelusuri jejak nabi adam, kita harus berfikiran seperti pada masa nabi adam di turunkan, dan harus yakin bahwa keyakinan melebihi segalanya, kalau di fikiran nabi adam yakin kuat ya pasti kuat, kalau di fikirannya yakin bisa berlari cepat pasti bisa, jadi hal yang mungkin sebulan nabi adam bisa keliling negri atau pulau atau benua apalagi dengan umur panjang, dan pastinya dengan izin Alloh

    Komentar oleh Rudi Junaedi | 17 Juli 2014 | Balas

  64. tambahan, coba ada yang bisa ngasih penjelasan, nabi adam di turunkan ke bumi ber bahasa apa, apa bahasa isyarat, apa nabi Adam di turunkan ke bumi dalam ke adaan telanjang bulat (ma’af), sy kira nabi Adam telah siap dan sempurna dengan akal fikiran nya yg volume otak nya pun lebih besar dari manusia sekarang. jd Alloh telah mempersiapkan semuanya. bahkan pebedaan warna kulit, postur fisik , manusia sekarangpun bukan hasil evolusi yg dikarenakan perbedaan iklim dan alam. tapi telah di ciptakan Alloh. ..wallohu a’lamu bish shawab….

    Komentar oleh Rudi Junaedi | 17 Juli 2014 | Balas

  65. ada apa ya rame2…? #standarin motor

    Komentar oleh zico marzuki | 3 Agustus 2014 | Balas

  66. maaf ikutan yah menurut pengetahuan yang saya dapat adam dan siti hawa di turunkan oleh Allah dari jannah ( surga ) karena melanggar suatu perintah atau larangan yaitu jangan memakan dan juga mendekatinya yaitu buah huldi dan setan menggoda adam tetapi adam sangat teguh tak tergoyahkan kemudian setan beralih ke sisti hawa ternyata hawa lebih mudah di intervensi oleh setan sehingga adam dan hawa terjebak memakan buah larangan tersebut , pertanyaan adakah yang tau apa yang dimaksud buah huldi itu ………………

    Komentar oleh adeng juga | 17 Agustus 2014 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: