Kanzunqalam's Blog

AKAL tanpa WAHYU, akan berbuah, IMAN tanpa ILMU

Albert Einstein, Ras Lyran dan Bencana Global Nabi Nuh

Dalam sebuah wawancara, Albert Einstein, menyatakan keyakinannya akan keberadaan “piring-piring terbang” atau UFO. Dan ia memperkirakan pesawat-pesawat itu, diawaki oleh manusia, yang berasal dari Planet lain (Alien). Menurutnya, mereka adalah keturunan dari manusia-manusia, yang dahulu pernah tinggal di bumi, 20.000 tahun yang lalu (sumber : “Makhluk-Makhluk yang turun dari Langit”, karangan Anis Mansour dan “Timeless Earth”, karangan Peter Kolosimo).


Pendapat Albert Einstein, ini nampaknya sejalan dengan pendapat Nazwar Syamsu, seperti tertulis di dalam Buku Serialnya “Tauhid dan Logika”, beliau meyakini dimasa sebelum Bencana Nuh (diperkirakan pada masa 13.000 tahun yang lalu, silahkan baca, Patung Sphinx, Bukti Arkeologis Bencana Nuh 13.000 tahun yang silam), Bani Adam telah mencapai kemajuan ilmu pengetahuan yang sangat tinggi, dan telah mengenal teknologi penerbangan antar planet.

Kemajuan teknologi yang dicapai umat manusia ini, sangatlah wajar karena Peradaban Bani Adam di Bumi,mungkin telah mencapai jutaaan tahun. Sebagai salah satu contohnya, Jembatan Penyebrangan (Rama Bridge) yang dibikin pasukan kera, untuk Sri Rama, menyeberang ke Alengka, setelah dites dengan kadar isotop sudah berumur 1.700.000 tahun (Sumber : Mencari Penghuni Langit (Grup Facebook).

Berdasarkan pendapat Albert Einstein dan Nazwar Syamsu di atas, sangat mungkin pada sekitar 20.000 tahun yang lalu, Umat Manusia telah mencoba menjajaki kehidupan di Planet-Planet di luar Bumi, dan telah melakukan migrasi besar-besaran (Migrasi Akbar), serta telah membentuk komunitas yang dikenali oleh Ahli Ufologi, sebagai Ras Lyran (Pendapat ini, agak berbeda dengan pendapat yang menyatakan bahwa Ras Lyran, telah meninggalkan bumi pada ratusan juta tahun yang silam).

Jika kita kembali ke masa 20.000 tahun yang silam, diperoleh informasi dimasa itu, terdapat 2 (dua) Peradaban Besar, yaitu Dinasti Rama (Berada Tanah India) dan Bangsa Lemuria (Diperkirakan berada di sebelah timur Nusantara). Dari ke-2 Peradaban ini, Bangsa Lemuria dikisahkan bermigrasi di luar bumi, untuk menghindari peperangan.

Kuat dugaan Bangsa Lemurian ini-lah, yang menjadi cikal bakal Ras Lyran (Pendapat ini, nampaknya bertolak belakang dengan Pendapat yang menyatakan Bangsa Lemuria berasal dari Keturunan Ras Lyran). Bukti bahwa Ras Manusia dibumi, lebih tua dari Ras Lyran, bisa terlihat dari beraneka-ragamnya etnis, warna kulit dan budaya yang terdapat di Bumi, jika dibandingkan Ras Lyran, yang menurut Ahli Ufologi, memiliki persamaan budaya dan ciri fisik, antara satu dengan lainnya.


Ketika di Bumi terjadi Bencana Global Nuh, yang mengakibatkan umat manusia kembali kepada peradaban primitifBangsa Lemurian, yang berada sekitar 2.300 tahun cahaya dari Bumi (Constellation of Lyra), tidak merasakan dampaknya. Bangsa ini, masih memiliki teknologi yang sangat tinggi.

Bahkan sebagian dari mereka, ada yang kembali ke Bumi, membangun Peradaban Atlantis (Diperkirakan berada di dataran Sundaland). Namun Peradaban ini tidak berlangsung lama, pada sekitar 11.600 tahun yang lalu (menurut catatan Plato), peradaban ini musnah dihancurkan gelombang air laut dalam satu malam (Sumber : Teori Iwak Belido dan Sejarah Tenggelamnya Sundaland).

WaLlahu a’lamu bishshawab

About these ads

25 Maret 2012 - Posted by | islam, kanzunQALAM, sejarah | , , , , , , , , , , , ,

58 Komentar »

  1. lagi2 artikel kontroversial, perlu data fakta dan penelitian lebih dalam, belum bisa disimpulkan, masih taraf hipotesa. 1 fakta yg pasti. setelah peristiwa Nuh, tidak ada manusia yg selamat selain yg berada di kapal.

    Komentar oleh lilmos | 25 Maret 2012 | Balas

    • Ane pengin nanya sama yg bikin artikel. Secara dalil ISLAM, dimanakah ada pernyataan bahwa banjir NUH itu adalah banjir global?
      Setahu ane pernyataan bahwa itu adalah banjir global itu hanya bersumber dari kitab perjanjian lama saja.

      Komentar oleh Arya Kamen Rider | 29 Mei 2012 | Balas

      • Banjirnya Global. Mengapa?, Jika ada yang bilang hanya diwilayah tertentu mereka menghina Allah yang memberikan tugas ke nuh. Tujuan banjir buat apa? menghukum? Main-main? Iseng?. Mengapa disetiap bahtera diisi hewan sepasang-sepasang jika sekalanya tidak global.

        Komentar oleh Siauw Mien Hua (@SiauwMienHua) | 26 Agustus 2014

    • saya kira kita harus hati-hati dalam menyikapi cerita-cerita jaman dulu, karena sebagaimana jaman sekarang tulisan-tulisan itu kan ada yang fiksi, ada yang memang kisah nyata, tapi tidak jarang cerita fiksi ditulis dengan latar belakang fakta yang ada, jadi campur aduk. Jangan – jangan dimasa datang film starwars, superman dan sejenisnya dianggap fakta dan benar adanya. padahal itu cuman cerita fiksi saja.

      Komentar oleh salim | 11 November 2013 | Balas

  2. Saya sepakat dg teori kemajuan teknologi umat manusia pra banjir Nuh a.s . . . Namun saya masih meragukan teori U.F.O, alien, dll

    @lilmos: bkan hanya yg berada di kapal Nuh a.s yg selamat, itu hanya di kalangan umatnya . . Sedangkn umat lain, jg ad yg selamat bersama nabi mereka!

    Komentar oleh Ahmad Hurairah | 26 Maret 2012 | Balas

    • kenapa harus ragu boss,fakta alien atau ufo sudah ada ,hanya blum di orbit kan secara langsung ke publik boss,dan di alquran telah di jelaskan bahwa allah telah menciptakan :penghuni langit & penghuni bumi ) jelas lah sudah.ufo / alien / manusia ADA.coba teliti surah ASYURAH boss.

      Komentar oleh Boyzz Aeng | 17 April 2012 | Balas

      • sorry bro, kalau alien itu ada berarti kemungkinan besar kita bukan mahluk yg sempurna yg di ciptakan yg-KUASA karena IA telah membentuk manusia dalam bentuk yg sebaik-baiknya.

        Komentar oleh LeBurf | 30 Juli 2014

      • maaf saudara @boyzz aeng…,
        jangan salah sangka dalam mengartikan isi alqur’an, kalau anda tidak setuju dengan keberadaan aliean yg jauh lebih sempurna ketimbang manusia karena kelebihan mereka dibidang teknologi dan kemajuan peradaban.., lantas, mengapa anda tidak marah kepada malaikat juga, yang mana malaikat juga makhluk ciptaan allah yang memiliki kelebihan yang sangat istimewa dibandingkan dengan manusia.., memang alqur’an ada menjelaskan bhwa manusia adalah makhluk ciptaan termulia.., yang diciptakan sebaik2nya…, bukan berarti kita adalah yang terkuat, terhebat atau termaju :) ok..,
        mengenai ada atau tidaknya alien itu kita tidak tau.., :) yang jelas alqur’an juga menjelaskan bahwa kita bukanlah satu-satunya makhluk yg diciptakan allah.swt di alam semesta ini.., tetapi ada makhluk lain seperti malaikat, jin, iblis, atau sebagainya :) ok..,

        Komentar oleh soni maurung | 21 Agustus 2014

  3. jadi maksud anda ada umat nabi selain umat Nabi Nuh pada waktu peristiwa banjir Nuh, dan mereka selamat? ada data fakta atau dalil yg menunjukan hal tersebut?

    Komentar oleh lilmos | 26 Maret 2012 | Balas

    • Setelah Bencana Nuh, umat manusia di Bumi, terbagi atas tiga kelompok, yaitu :

      – Kelompok Timur, dipimpin Yafet bin Nuh, diperkirakan mendiami Sundaland (Paparan Sunda).
      – Kelompok Tengah, dipimpin Sem bin Nuh, diperkirakan mendiami Asia Tengah.
      – Kelompok Barat, dipimpin Ham bin Nuh, diperkirakan mendiami daratan Afrika.

      Saya menduga, salah satu kelompok dari Ras Lyran bergabung dengan Kelompok Timur. Hasil dari pembauran ini, berhasil membangun Peradaban Atlantis, yang kemudian menjadi Negara Super Power.

      Setelah ratusan tahun mendominasi Bumi, terjadi bancana Tsunami yang menghancurkan Peradaban Atlantis, kaum Atlantis terpecah dalam beberapa kelompok…

      – Kelompok yang masih tinggal di sekitar Sundaland.
      – Kelompok yang mengungsi ke arah utara (mereka kemudian menjadi leluhur bangsa-bangsa di Asia Timur, seperti ras Mongoloid dan Altai).

      Pada sekitar tahun 2.500 SM – 1.500 SM, mereka yang mengungsi ke arah utara, ada yang pulang kampung, dan membaur dengan masyarakat Nusantara. Mereka ini kemudian dikenal sebagai bangsa Proto Melayu. Mereka ini diduga merupakan Leluhur dari Siti Qatura/Keturah (isteri dari Nabi Ibrahim) dan Queen Amuhia (isteri dari King Nebuchadnezzar II dari Babylonia).

      Dan pada sekitar tahun 300 SM, datang dalam jumlah yang besar kelompok bangsa dari Asia Selatan (India) dan Asia Tengah, yang dikenali sebagai Deutero Melayu, yang membawa pengaruh budaya Hindustan di Nusantara.

      WaLlahu a’lamu bishshawab

      Komentar oleh Panji Negeri | 28 Maret 2012 | Balas

      • menarik sekali dugaan Anda, namun data fakta ataupun dalil nya kurang jelas, sayang sekali.
        Sedikit yg saya ketahui dari blog ini juga tentang kisah ya’ju ma’ju, bahwa mereka adalah keturunan dari anak Nabi Nuh, dari Yafid/yafet, dia diberi keturunan seperti itu karena menolak panggilan Nabi Nuh yg mana panggilan itu atas perintah Allah, Yafid/yafet malah lebih mengutamakan berhubungan dgn istrinya, selengkapnya disini http://artikelmenarik.wordpress.com/2010/04/27/mengulas-misteri-tembok-yajuj-dan-majuj-secara-tuntas/

        Komentar oleh lilmos | 29 Maret 2012

      • Menanggapi tentang negeri super power Atlantis…
        Dengan membaca artikel di atas bahwa ada yg bs melakukan perjalanan antar pelanet.
        Pertanyaan saya, dengan kemajuan teknologi seperti itu, bukan mustahil mereka bs memprediksi atau mengendalikan bencana, atau paling tidak mereka bersiap…
        Sehingga negeri atlantis tidak tenggelam?

        Komentar oleh Baga | 8 Februari 2013

    • setelah kejadian nabi nuh, berpuluh tahun manusia dan jin hidup di laut.

      Komentar oleh Raja Ali | 13 Oktober 2013 | Balas

  4. banjir nabi nuh juga masih jadi perdebatan, apakah banjir lokal (khusus umat nabi nuh saja) atau banjir global (banjir menyeluruh/untuk seluruh umat manusia di bumi)

    Komentar oleh scriptwizard | 26 Maret 2012 | Balas

    • klo kita melihat VCD Harun Yahya tentang banjir Nuh, disitu disebutkan hanya banjir lokal saja yang memusnahkan kamum Nuh. Wallohualam Bisowab.

      Komentar oleh denbagus | 22 Maret 2013 | Balas

  5. Kang Ijin Share ya, tapi seikit Koreksi nih: namanya bangsa LEMURIA bukan LUMERIA.

    Komentar oleh Ahmad Samantho | 26 Maret 2012 | Balas

    • Lemuria… terima kasih koreksinya

      Komentar oleh kanzunQALAM | 28 Maret 2012 | Balas

  6. Salam.Menarik. Mohon share..makasih

    Komentar oleh Mind Installer | 31 Maret 2012 | Balas

  7. kalo sekarang banjir bandang pertanda berakhirnya kehidupan………………http://empat-sehat.blogspot.com

    Komentar oleh bangao thingthing | 31 Maret 2012 | Balas

  8. waduh, ane kaget setelah baca artikel ini.
    ternyata begitu yaa…… bikin semakin penasaran pengen tahu masih adakah manusia setelah adam dan sebelum nuh, yang berkembangbiak hingga saat ini.

    jika benar, berarti mereka dari golongan manusia juga dong, seperti kita. mereka adalah generasi setelah adam dan sebelum nuh.

    Komentar oleh joko disini saja | 7 April 2012 | Balas

    • betulll

      Komentar oleh aan | 27 April 2013 | Balas

  9. Kisah Atlantis hanyalah kiasan Plato tentang akibat trgi yang akan diraaakn oleh kaum/kelompok manusia yg cenderung menuruti dorongan hawa nafsu buruknya.
    Benua Atlantis tdk pernah ada.

    Komentar oleh Zebra Cross | 26 April 2012 | Balas

    • Klo ada, gimana? ane balik bertanya.

      Komentar oleh Kartto | 20 Agustus 2012 | Balas

  10. Seru nih bacanya, Sayang tak ada bukti otentik…

    Komentar oleh Ipul | 7 Mei 2012 | Balas

  11. sumber nya islam semua..
    g pasti.. cma bca.. g lu yang liat sendiri..

    Komentar oleh Aneh... | 17 Mei 2012 | Balas

  12. asik nih,

    Komentar oleh Aji | 1 Juni 2012 | Balas

  13. numpang baca gan

    Komentar oleh another0rion | 14 Juni 2012 | Balas

  14. apakah einstein beragama islam?

    Komentar oleh bolpen parker | 20 Juni 2012 | Balas

    • Hm…. sy tdk tahu. Tapi, sebagian ilmuwan ada yg menduga ia masuk islam. Akan dilakukan penelitian lebih lanjut.

      Komentar oleh Kartto | 20 Agustus 2012 | Balas

  15. Jika benar umat sebelum nabi nuh itu punya peradaban dan tekhnologi yg maju , pertanyaanya kenapa mereka gak ada yg selamat ? apa di jaman dahulu cuman nabi nuh saja yg bisa bikin kapal? saya rasa kalo mereka bisa bikin piramid gak susah buat bikin pesawat atau kapal ?

    Komentar oleh Tends | 5 Agustus 2012 | Balas

    • kan ga ada yg tau banjirnya mau datang mas bos. . .
      karena itu peringatan yg di abaikan

      Komentar oleh hyudan | 16 Agustus 2012 | Balas

    • Nuh AS di perintahkan oleh Allah untuk membuat bahtera yg sngat besar, klo sekedar perahu2 seperti yg dipergunakan pd waktu itu atau mungkin sesudahnya yg hanya di pergunakan untuk mengarungi lautan tidak seberapa besar dan akan hancur terkena air bah permulaan.
      dan kendaraan yg melayang memerlukan bahan bakar tuk tetap melayang sedangkan banjir itu berlangsung lama.

      itu gambaran ane gan, terserah ente tanggapannya.

      wallahu a’lam bishshawaab

      Komentar oleh dea fadillah | 10 Maret 2013 | Balas

  16. kayaknya msih belum terbukti secara ilmiah and cuman dongeng aja. alquran , hadist, tidak boleh ditafsirkan secara sendiri2 lagian coba, bangsa lyran itu cuman cerita fiksi yang diada-ada.

    Komentar oleh Althaf Azhar | 15 Agustus 2012 | Balas

  17. haha… udah pada kemakan konsep plato nih ttg atlantis… trus disambung2in ama alquran n hadist…. trus disimpulkan sendiri… bikin malu aja… lo tau sendiri plato orang mana???? tau sendiri mereka jagonya berfilsafat dan berandai2….???? tau sendiri dewa2 mereka yg terkenal…??? jadilah islam yg cerdas kawan…

    @all: apakah banjir nuh global..??? jawab YA!.. kenapa..??? pake logika aja.. kalo ga global ngapain bawa seluruh binatang ke kapal… kurang kerjaan dan akan menganggap Nuh sbg orang bodoh kalo seandainya banjirnya lokal masukin jerapah gajah singa ke bahtera….

    Komentar oleh marijem | 1 Oktober 2012 | Balas

    • betul sodara…dari banjir itulah peradaban hilang di telan tanah..jadi harus di gali kembali bangunan2nya….yg pasti gak ada itu atlantis,ataupun alien…itu tipu daya setan…jika kita bingung soal suatu perkara..kita kembali ke AlQuran & Hadits supaya tidak tersesat …jangan mengira2 dan menduga2…yup mari kembali lagi ke mengarang bebasnya…biar tambah seru

      Komentar oleh dust | 29 Januari 2013 | Balas

      • tarohlah atlantis tidak ada tapi yg jelas sundaland itu ada dalam peta kuno dan setelah banjir besar sundaland terpecah menjadi 2 bagian yaitu kepulauan sunda besar yg meliputi pulau pulau besar seperti sumatra kalimantan dan pulau jawa , adapun kepulauan sunda kecil meliputi pulau bali, lombok, flores, maluku dan pulau pulau kecil lainnya. Sebelum terjadi banjir besar maka sundaland adalah negri super power yg berkebudayaan tinggi dan bekas peninggalannya terkubur kedalam laut jawa dan selat sunda yg dulunya masih berupa daratan rendah , disinilah pusat kebudayaan negri sunda kuno yg menjadi super power zaman nabi nuh yg diutus Allah SWT kepada bangsa sunda yg sekarang menjadi wilayah nusantara atau indonesia = ” ini soenda “. Peringatan Nabi Nuh kepada suku sunda kuno itu tentang akan terjadinya banjir besar rupanya tidak di gubris sehingga terjadilah banjir besar tersebut akhirnya musnahlah negri super power tsb kecuali orang orang yg ikut dlm perahu nabi Nuh maka perahu nabi Nuh yg di buat di atas bukit yg tinggi di wilayah sundaland tersebut berlayar sampai ke erofah dan akhirnya terdampar di gunung ararat Turki yg kemudian mereka menyebar di sekitar wilayah tersebut dan membangun peradaban di wilayah mesopotamia tersebut dan babilon maka lahirlah bangsa bangsa baru di muka bumi. Jadi banjir besar tersebut sampai ke wilayah erofah turki.

        Komentar oleh Tatang Ruchiat | 11 April 2014

  18. Menurut saya sih, banjirnya global. Karena kalo tidak global berarti ada wilayah yang tidak kena banjir. Jika seperti itu, untuk apa semua makhluk diminta naik ke bahtera nabi Nuh? Bukankah lebih mudah jika mereka diminta saja mengungsi sejak jauh2 hari ke tempat lain.

    Komentar oleh farihah | 18 Oktober 2012 | Balas

  19. Komentar anda cukup banyak yg berdasar, baik oleh prof2 terkenal maupun fakta2, tapi sy harap, kak Ratu Adil supaya memasukkan literatur2 yg dapat dipertanggungjawabkan misal dari web, buku, or koran gitu.

    O, ya, dlm Surat Hud ayat 42-43, menurut pemikiran sy, -jika sy benar, itu semua dari Allah, kalau sy salah dari diri sy sendiri, kata mutiara Umar bin Khattab,- itu yg kena rendam, hanyalah, Azerbaijan, Iran, Suriah, Turki. Karena, menurut para ahli, Nabi Nuh asalnya dari Azerbaijan. Jadi, mungkin saja yg kena banjir hanyalah wilayah sekitar tempat2 itu.

    Komentar oleh Muhammad Syahri Sulaiman lahirthn 1994 | 20 Oktober 2012 | Balas

    • Agak aneh juga ya, hanya logika saja kalau bencana itu global maka ada peradaban yg hilang, kalau lokal, harusnya tekhnologi dan kebudayaan kita sudah dpt menjangkau alam semesta sepenuhnya, tp sekarang ini kita masih sibuk menciptakan pesawat antar bintang saja belum bisa????

      Komentar oleh bambang | 27 Januari 2013 | Balas

    • Stuju…klo kita lihat di Harun yahya berdasar penelitian juga spt itu..

      Komentar oleh denbagus | 22 Maret 2013 | Balas

  20. saya ini gk pinter tp kepikiran aja sedikit nih, klo mmng sebelum bencana nabi nuh itu sdh ada peradaban yg sangat maju itu kan artinya nabi nuh dan manusia lain yg ada dikapal sdh kenal, paling gak sedikit kenal dgn peradaban (dan teknologi) yg maju itu, dan kenyataan bahwa kapal yang dibuatnya adalah sesuatu yg luar biasa kenapa malah setelah bencana itu kemudian peradaban menjadi mundur???logika sy aja nih ya, seandainya sekarang ini ada bencana yg menghabisi seluruh manusia dimuka bumi ini kecuali saya sendiri, itu gk akan bikin sy kemudian memotong sesuatu menggunakan batu krn sebelumnya sy sdh punya pengetahuan tentang logam. kecuali jika memang bencana itu gak menyisakan satu manusia pun, atau menyisakan seorang bayi yg gk punya pengetahuan apa2.

    mudah2an kita semua diberikan berkah oleh Allah SWT dan dibukakan pikiran terhadap kebenaran.

    Komentar oleh Haikal Buchon | 1 November 2012 | Balas

    • betul, anda sudah tahu pengetahuan tentang logam anda juga tahu tentang internet, hp, pesawat,dll. tp apakah anda bisa membuat itu sendiri, tentu tidak kan. jd hanya sebatas yang kita tahu dan bisa diapllikasikan yg akan kita buat

      Komentar oleh yuhuuu | 14 November 2012 | Balas

  21. Saat ini para peneliti tentang keberadaan UFO mulai mengalami rasa putus asa karena belum mendapatkan bukti baru yg kuat tentang UFO. di era modern saat ini belum ada hasil pencitraan yg bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. Hanya Tragedi Rosswell 1947 yg menjadi acuan tentang keberadaan UFO mendorong penelelitian tersebut mundur kebelakang, karena sejak tragedi Rosswell tersebut (1947) sampai detik ini tidak ada bukti baru yg lebih kuat dari tragedi tersebut walaupun zaman sudah canggih. Jadi para peneliti sudah mulai jenuh karena selalu berkutat dengan bukti tragedi Rosswell tersebut yg penuh misteri karena ditutup-tutupi pemerintah AS.

    Komentar oleh wande | 20 November 2012 | Balas

    • ya jelaslah…alien/jin adalah mahkluk gaib…bagaimana membuktikan kepada mereka perihal mahkluk ini…parahnya karena menduga2 dan di arahkan bahwa mereka alien/jin berasal dari luar angkasa…

      Komentar oleh dust | 29 Januari 2013 | Balas

  22. lumayan seru juga,,, tapi belum memuaskan…

    Komentar oleh Seva Ekie Suhendar | 29 Januari 2013 | Balas

  23. Kurang percaya juga kalau ufo adalah perabadan maju jaman dulu. . .
    tapi this artikel is cool. . .

    Komentar oleh Cimong | 16 Februari 2013 | Balas

  24. Hmmmm wow….

    Komentar oleh Hanafi | 12 April 2013 | Balas

  25. ssemua urusan ga bisa didasarkan sama logika aja

    Komentar oleh aan | 27 April 2013 | Balas

  26. Assalaamualaikum
    memang amat sngt menarik kjadian2 d atas…
    sudah lah saudaraku…
    kjadian2 sblm Nabi Nuh sdh dkubur dalam2. cukup garis besar yg trtulis dlm kitab sajalah yg hrs kita percaya.
    SDM mungkin sanggup menggali, tp kita blm siap scr iman dan moral utk mengupas kjadian2 sblm Nabi Nuh.
    Misalnya kita bisa mngupas sdalam2nya, tp ddlm aplikasinya mungkin hanya 50% pengetahuan2 itu dprgunakan utk kbaikan, malah kurang… :)
    Mana yg akan kita pilih:
    -ilmu pngetahuan baru tp aplikasinya 50:50 dlm hal kbaikan n kburukan?
    -atw ilmu itu tdk dgali sama sekali?
    maap klo sy yg awam ini bikin bete…
    Assalaamualaikun…

    Komentar oleh pole shift | 27 April 2013 | Balas

  27. tmm màaf org bodoh ksh koment gmn kalo tmn2 cari dulu yg namanya bangsa lemuria. katanya. mereka kan migrasi ke planet laen. posisi mereka ada di suatu planet yg bernama seperti mereka. dan dekat dengan galaksi. kita bimasakti.coba jika ad tmn2 ahli astronomi selidiki.

    Komentar oleh anak bodoh | 4 Juni 2013 | Balas

  28. alhamdulillah sudah banyak berita tentang ALIEN terbaru #whehehe

    Komentar oleh wiranta kusuma | 1 Agustus 2013 | Balas

  29. boleh ikutbnongkrong gk? Klo emang sblm zmn Nabi Nuh as. sudah mengenal teknologi, knapa Nabi Nuh as. dan pengikutnya tdk bisa membangun kmbali peradaban yg maju? Atau mungkin anda fiklir Nabi Nuh as. dan pengikutnya adlh klmpok yg lemah SDM~nya dan tertinggal oleh kaumnya? Jika anda mengibaratkan bahwa tidak smua org bisa membuat hp dll….

    mhon ma’af, wALLOHU a’lamu bimurodih…
    wassalamu alaikum waROHMATULLOHI wabarokatuH…..

    Komentar oleh jalmi bodo | 7 Oktober 2013 | Balas

  30. yaaa kalo boleh berpendapat ya..

    menurut saya alien itu jin yang tak sengaja terlihat oleh manusia. dan karena mereka selalu mengedepankan logika dan tidak menemui titik cerah akan mahkluk itu.. ya mereka sebut dari luar angkasa..

    kalo soal peradaban canggih saya kurang setuju… masalah dia bikin spinx itu pasti mudah kaya kita bikin patung patungan aja kali.. soalnya bayangin aja… postur tubuh manusia di zaman dulu yang besarnya tidak perlu dijelaskan lagi.. sudah jelas memudahkan mereka…

    peradaban kita lah yang canggih jadi berfikirlah.. dan kalau kalian berfikir kecanggihan itu akan musnah seperti yang terdahulu maka… BERSIAPLAH!

    Komentar oleh gundala | 5 Januari 2014 | Balas

  31. Kalo menurut saya mungkin aja teknologi dan peradaban manusia jaman nabi nuh(atau sebelumnya) lebih maju. dan kita smua tau penyebab banjir itu akibat kesombongan manusia yg merasa sudah pintar, akhirnya ga mau mengakui adanya tuhan karna mereka beranggapan sanggup “menciptakan” sesuatu. Dan(mungkin) agar ga terulang kejadian yg sama, akhirnya mereka memulai segalanya dari awal(tanpa teknologi maju yg akhirnya menjerumuskan mereka kepada kesombongan) IMO CMIIW xD

    Komentar oleh Doni | 10 Maret 2014 | Balas

  32. kalo menurut saya yg bodo penampakan ufo yg sering terjadi akhir2 ini adalah berasal dari planet tempat tinggal nabi isa sekarang yg diangkat ke langit oleh Allah SWT dlm rangka memantau manusia bumi khususnya bangsa yahudi yg menyalibnya namun beliau tidak mati disalib melainkan diangkat kelangit ( planet ) dan digantikan oleh orang yg wajah nya serupa dan kelak nabi isa akan dikembalikan kembali ke bumi mengendarai ufo atas perintah Allah dan memusnahkan bangsa yahudi yg telah berkhianat kpd beliau dibantu oleh imam mahdi sebagai pembalasan kpd orang yahudi dan kafir lainnya yg membantu bangsa yahudi ( amerika, inggris dll ) maka tunggulah hari pembalasan ( surat Al Fatihah ) kpd orang -orang yg di murkai Allah ( yahudi ) dan kpd orang-orang yang sesat ( nasrani ) dlm perang armagedon yg waktunya sudah dekat karena Surat Al fatihah adalah do’a kaum muslimin yg dibaca dlm shalatnya yg mengharapkan pertolongan Allah dlm hari pembalasan ( perang armagedon ) yg akan dimenangkan umat Islam berkatn do’a umat islam dlm shalat yg lima waktu tsb. Insya Allah.

    Komentar oleh Tatang Ruchiat | 11 April 2014 | Balas

  33. Saya rasa atlantis cuma sebuah cerita fiktif. Saya berikan alasannya:
    1. Menurut anda atlantis dibangun oleh bangsa lemurian yang saat itu selamat dari bencana air bah karena tidak berada di bumi. Simpelnya, apakah orang lemurian yang kembali tadi tidak menyebar ke seluruh bumi?. Catatan bahwa bangsa atlantis memiliki peradaban yang maju, terlebih jika mereka bisa melakukan perjalanan keluar angkasa tentu mampu melakukan perjalanan yang jauh. JIka mereka telah berkelana keseluruh bumi seharusnya ada catatan /kendaraan yang digunakan. Setidaknya ada peninggalan barang bangsa lemurian di sekitar wilayahnya.
    2. Saya ingin menyanggah tentang teknologi dijaman nuh. Berapa lama nuh membuat bahterahnya? Jika teknologinya cangging tentu dalam itungan tahun, bahkan bulan. “yang memiliki teknologi cangging kan bangsa lemuria” et tunggu dulu. “Bangsa Lemuria dikisahkan bermigrasi di luar bumi, untuk menghindari peperangan”. Pertanyaannya mengapa bangsa lemuria yang keluar bumi jika teknologi mereka lebih canggih? Harusnya mereka yang menguasai bumi jika teknologi mereka yang canggih.

    Komentar oleh Siauw Mien Hua (@SiauwMienHua) | 26 Agustus 2014 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: