Tag Archives: muhammad

Sir Rowland Allanson Winn (Shaikh Rahmatullah al-Farooq), the 42nd-generation descendant of the Prophet Muhammad?

Sir Rowland George Allanson Allanson-Winn (19 January 1855 – 22 June 1935), was born in London. He embraced Islam on 16 November 1913 and adopted the Muslim name of Shaikh Rahmatullah al-Farooq (wikipedia).

headley1
He wrote several small booklets about Islam and many articles in the monthly Islamic Review, the journal of the Woking Mission. He worked hard on plans (which were never fulfilled) to build a grand mosque in London itself (aquila-style.com).

Sir Rowland George Allanson Allanson-Winn, Genealogy

A. Eleanor de Castile, from MUHAMMAD ‘The Prophet’
(source : Muhammad “The Prophet”, in the Genealogy of the US President ?)

01. MUHAMMAD ‘The Prophet’
02. FATIMA
03. Husain
04. Ali Zainal Abidin
05. Muhammad al Baqir
06. Ja’far ash Shadiq
07. Musa al Kadzim
08. Ali ar Ridha
09. Abu Djaffer Muhammad
10. Abu Hassan Ali
11. Ishar
12. Abdullah I of Cordoba
13. Muhammad II of Cordoba
14. Abd. Rahman III of Cordoba
15. al Hakam II of Cordoba

16. Mawiyah bint al Hakam II (source : fabpedigree.com)
(m. Gonsalo Gustaves de Lara)

17. Nuno Gonsalez de Lara
18. Gonsalo Nunez de Lara
19. Nuno Gonsalez de Lara
20. Jimena Munez
21. Teresa of Castile
22. Alfonso I of Portugal
23. Urraca of Portugal
24. Alfonso IX of Leon
25. Ferdinand III of Castile
26. Eleanor of Castile, Queen consort of England

headley2
B. Sir Rowland George Allanson, from Eleanor de Castile

(source : Geni.com, Rowland George Allanson-Winn)

26. Eleanor of Castile, Queen consort of England
(m. Edward I “Longshanks”, King of England)

27. Elizabeth of Rhuddlan, Countess of Hereford
28. William de Bohun, 1st Earl of Northampton
29. Elizabeth de Bohun, Countess of Arundel
30. Elizabeth FitzAlan, Duchess of Norfolk
31. Isabel de Mowbray
32. Thomas de Berkeley
33. Richard Guy Berkeley, Esq.
34. William Berkeley
35. Roland Berkeley
36. Mary Berkeley
37. Sir George Winn, 1st Bt
38. George Winn
39. Pelham Winn
40. George Allanson-Winn, 1st Baron Headley
41. George Allanson-Winn
42. Rowland Allanson-Winn, of Glenbeigh, Co Kerry
43. Rowland George Allanson-Winn, 5th Baron Headley

WaLlahu a’lamu bishshawab

Mukjizat Hadis “Fatrah (zaman antar nabi)”, menjawab dengan tepat masa kelahiran Nabi Isa (Jesus) ?

Banyak yang keliru dalam memahami hadis yang berasal dari Salman radiallahu’anhu  :

“fatrah (zaman antar nabi) antara Nabi Isa dengan Nabi Muhammad selama 600 tahun “

Fatrah sering kali diartikan sebagai jarak antara kelahiran Nabi Isa (Jesus) sampai dengan kelahiran Nabi Muhammad, padahal yang lebih tepat adalah :

“jarak antara kewafatan (kenaikan) Nabi Isa sampai dengan masa Nabi Muhammad menerima wahyu pertama”.

hadithsalmanSumber Picture

Dengan memahami hadis yang berasal dari Salman ra. ini, kita bisa menemukan jawaban yang tepat, pada tahun berapa Nabi Isa (Yesus/Jesus) di lahirkan.

Perhitungan masa Nabi Muhammad menerima wahyu

Berdasarkan tulisan sebelumnya, Menghitung saat Kelahiran Nabi Muhammad, melalui hari wafatnya ?, kita memperoleh informasi Kelahiran Nabi Muhammad adalah pada tanggal 9 Rabi’ul Awal 52 SH (malam hari), yang bertepatan dengan 20 April 571 M.

kalenderlahir1
Sejarawan Muslim sepakat Rasulullah menerima wahyu pada usia yang ke-40. Dalam Kalender Qomariyah (Hijriah), jumlah harinya sebanyak 354 atau 355 (kabisat), dimana setiap masa 30 tahun ada 11 tahun kabisat.

Untuk masa 40 tahun, terdapat 26 tahun biasa dan 14 tahun kabisat, sehingga didapat :

(26 x 354) + (14 x 355) = 14.174 hari.

Jika kita tambahkan pada data di Kalender Julian : 1.929.725 + 14.174 = 1.943.899

Sehingga akan memperoleh tahun 12 SH, dan berdasarkan pendapat Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarokfury, wahyu pertama turun pada hari senin, tanggal 21 Ramadhan (sumber : maramissetiawan.wordpress.com), yang berlangsung di malam hari.

Dari Abu Qatadah Al Anshari Radhiallahu ‘Anhu, katanya:

وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ قَالَ ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ

Nabi ditanya tentang hari senin. Beliau menjawab:
“Itu adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus menjadi rasul, atau diturunkan kepadaku (wahyu).”
(HR. Muslim No. 1162) (sumber : dakwatuna.com)

wahyupertama
Perhitungan Saat Nabi Isa (Yesus) dilahirkan

Sebagaimana telah diuraikan di atas, jarak antara kewafatan (kenaikan) Nabi Isa sampai dengan masa Nabi Muhammad menerima wahyu pertama, adalah selama 600 tahun.

Untuk masa 600 tahun, terdapat 380 tahun biasa dan 220 tahun kabisat, sehingga didapat :

(380 x 354) + (220 x 355) = 212.620 hari.

Jika masa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad dalam Kalender Julian : 1.944.089
Maka masa Nabi Isa diwafatkan (dinaikan) adalah 1.944.089 – 212.620 = 1.731.469

Sehingga didapat hasil beliau diwafatkan pada tahun 28 Masehi (M)

kalenderkenaikan1

Berdasarkan pendapat Imam Malik, Nabi Isa diwafatkan pada usia 33 tahun
(Sumber : idrislagaligo1234.wordpress.com).

Jika menggunakan Kalender Lunar masa 33 tahun itu adalah 21 Tahun Biasa dan 12 Tahun Kabisat, sehingga diperoleh : (21 x 354) + (12 x 355) = 11.694 hari.

Jika masa Nabi Isa diwafatkan (dinaikan) dalam Kalender Julian : 1.731.469

Maka masa kelahiran Nabi Isa adalah
1.731.469 – 11.694 = 1.719.775

Sehingga didapat hasil beliau dilahirkan pada tahun 4 Sebelum Masehi (SM).

kalenderisalahir

Beberapa Pendapat Pendukung

1. Dalam tradisi Kristen, terdapat beberapa versi tentang kapan Yesus lahir dan wafat, namun salah satu versinya menyatakan Yesus lahir pada tahun 4 SM dan wafat dalam usia 33 tahun
(sumber :  Kosisi Kitab Suci Keuskupan Agung Semarang).

2. Nabi Isa (Jesus) dilahirkan tatkala bangsa Yahudi dijajah oleh imperium Romawi di bawah Kaisar Agustus (63 SM—14 M), yang memerintah pada periode antara 30SM—14M.

Kaisar ini, yang nama aslinya Gaius Octavius, yang dikenal sebelumnya dengan nama Octavianus. Kaisar inilah yang memerintahkan supaya penduduk dalam seluruh imperium Romawi disensus untuk keperluan pajak.

Di saat sensus yang baru pertama kali diadakan oleh imperium Romawi itu, yang menjadi Gubernur Siria adalah Cyrenius Cyrinus (4 SM– 1 SM). Maryam melahirkan Nabi Isa AS, disaat sensus diselenggarakan, dimana ketika itu, Herodes Agung menjadi Raja Judea (37 SM — 4 SM).

Artinya Nabi Isa (Jesus) dilahirkan dalam tahun 4 SM. Karena tahun 4 SM itu merupakan tahun persekutuan antara (4 SM —1 SM) dengan (37 SM —4 SM).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Menghitung saat Kelahiran Nabi Muhammad, melalui hari wafatnya ?

Ada beragam pendapat tentang masa Kelahiran Nabi Muhammad. Ada pendapat yang mengatakan bahwa beliau lahir tanggal 8 Rabi’ul Awwal, seperti pendapat Ibnu Hazm. Ada pula yang mengatakan tanggal 10 Rabi’ul Awwal.

Dan yang masyhur menurut jumhur (mayoritas) ulama adalah pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal. Selain itu ada yang mengatakan, beliau dilahirkan pada bulan Ramadhan, ada pula yang mengatakan pada bulan Shafar (sumber : muslim.co.id).

mana dari pendapat-pendapat tersebut yang paling shahih ?
mari kita uji, melalui hari wafatnya beliau…

Hari Wafat Rasulullah

Para sejarawan berpendapat saat wafatnya Rasulullah adalah pada tanggal 12 Rabi’ul Awal, dan masalah hari wafatnya ini tidak ditemukan adanya perselisihan (sumber : konsultasisyariah.com).

Menganai tahun wafatnya, pendapat yang paling shahih adalah setelah Rasulullah mengerjakan Haji Wada tahun 10 H, dengan demikian beliau wafat pada tanggal 12 Rabi’ul Awal 11 H.

Melalui situs staff.science.uu.nl, diperoleh hasil sebagai berikut :

kalenderlahir4
Dari data di atas diperoleh hasil Rasulullah meninggal pada hari Ahad, padahal berdasarkan hadits riwayat Bukhari, beliau wafat hari Senin…

Dari ‘Aisyah Radhiallahu ‘Anha, bahwa dia ditanya:

أَيِّ يَوْمٍ تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ

Hari apakah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam wafat? Beliau menjawab: “Hari senin.”
(HR. Bukhari No. 1387).. (sumber : dakwatuna.com)

Dengan demikian, saat yang tepat beliau wafat adalah pada tanggal 13 Rabi’ul Awal 11 H (waktu dhuha), bertepatan dengan hari Senin 8 Juni 632 M, seperti tabel berikut ini :

kalederwafat2

Menghitung Hari Kelahiran

Semua ahli sejarah sepakat Rasulullah wafat pada usia 63 tahun.

Diriwayatkan dari ‘Aisyah , ia berkata: [توفي النبي وهو ابن ثلاث وستين]“Nabi wafat pada usia 63 tahun”. [Hadits riwayat Al-Bukhary (6/556). Muslim (no 2349)]
(sumber : tigalandasanutama.wordpress.com)

Kita semua paham jumlah hari Kalender Hijriah dalam setahun, adalah 354 hari atau 355 hari (kabisat), dimana setiap masa 30 tahun ada 11 tahun kabisat.

Jadi dalam masa 63 tahun, terdapat 23 tahun kabisat, sehingga didapat masa 63 tahun adalah sebanyak (354 x 40 ) + (355 x 23) = 14160 + 8165 = 22.325 hari.

Sehingga setelah melalui pengurangan hari pada Kalender Julian, diperoleh hasil
1.952.055 – 22.325 = 1.929.730.

Yang bertepatan dengan hari Sabtu, tanggal 13 Rabi’ul Awal 52 SH (Sebelum Hijriah).

Berdasarkan Hadits Riwayat Muslim, Rasulullah lahir pada hari Senin…

Dari Abu Qatadah Al Anshari Radhiallahu ‘Anhu, katanya:

وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ قَالَ ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ

Nabi ditanya tentang hari senin. Beliau menjawab: “Itu adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus menjadi rasul, atau diturunkan kepadaku (wahyu).” (HR. Muslim No. 1162)
(sumber : dakwatuna.com)

Dengan mengasumsikan Rasulullah lahir pada bulan Rabi’ul Awal, maka ada 2 pilihan :

1. Tanggal 9 Rabi’ul Awal 52 SH (malam hari) atau bertepatan dengan tanggal 20 April 571 M.

kalenderlahir1

2. Tanggal 2 Rabi’ul Awal 52 SH (malam hari) atau bertepatan dengan tanggal 13 April 571 M.

kalenderlahir2
Dengan menggunakan metode diatas, pendapat Rasulullah dilahirkan pada hari Senin, tanggal 9 Rabi’ul Awal 52 Sebelum Hijriah (pada malam hari, di Tahun Gajah), yang bertepatan dengan tanggal 20 April 571 M, didukung oleh pendapat ahli sejarah Muhammad Sulaiman Al Mansurfury dan ahli astronomi Mahmud Basya.

Sementara untuk tanggal 2 Rabi’ul Awal, didukung oleh Pendapat Ibnu Abdil Barr (sumber : alkhoirot.net). Pendapat ini diperkuat oleh pernyataan Abu Mikhnaf, yang menyatakan Rasulullah wafat tanggal 2 Rabi’ul Awal.

“… bahwasanya beliau shallallaahu ’alaihi wasallam wafat pada tanggal 2 Rabi’ul-Awwal. Tambahan angka 1 di depan angka 2 sehingga menjadi 12 merupakan kesalahan [Fathul-Baariy, 8/130].

Hal ini bermakna, jika Rasulullah wafat di usia 63 tahun, maka tanggal kelahiran beliau di bulan Rabi’ul Awwal yang paling logis adalah tanggal 2 Rabi’ul Awwal.

Namun pendapat ini bukan tidak ada kelemahan, karena tanggal 2 Rabi’ul Awwal 11 H, bertepatan dengan hari Kamis, jelas tidak sesuai dengan informasi dari Aisyah ra, yang menyatakan Nabi Muhammad wafat di hari Senin.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Naskah Pidato, ketika Rasulullah meminang Khadijah binti Khuwailid

lamar11

Ketika Rasulullah meminang Khadijah binti Khuwailid, paman beliau Abu Thalib menyampaikan pidato, sebagai berikut :

“Segala puji bagi Allah Ta’ala yang telah menjadikan kita sebagai keturunan Ibrahim, keturunan Ismail, berasal dari Ma’ad dan unsur keturunan dari Mudhar. Kita telah dijadikan sebagai pemelihara rumah-Nya (Ka’bah) dan pengatur tanah suci-Nya. Dia telah memberi kita rumah (Ka’bah) yang terjaga, tanah suci yang aman sejahtera dan kita menjadi pemimpin manusia.

Saya harus menyampaikan, sesungguhnya keponakanku ini (Muhammad bin Abdullah), jika dibandingkan dengan lelaki mana pun, maka dia akan lebih unggul darinya. Baik dalam kebaikan, keutamaan, kemuliaan, kematangan berpikir, keagungan dan kehebatan.

Meskipun jika dilihat dari segi harta dan kekayaan, maka dia tidaklah berarti apa-apa. Akan tetapi, harta hanyalah bayangan yang akan sirna, benda yang akan hilang dan pinjaman yang akan dikembalikan kepada pemilik sebenarnya.

Muhammad adalah seorang lelaki yang telah kalian ketahui latar belakang keluarganya. Ia bermaksud hendak meminang Khadijah binti Khuwailid.

Untuk itu, ia memberikan mahar sebesar 20 ekor unta*) yang dipinjam dari hartaku dan akan dikembalikan sebatas kemampuannya, cepat ataupun lambat.

Demi Allah, dia (Muhammad bin Abdullah) akan memiliki peran yang sangat besar dan kedudukan yang agung di masa yang akan datang, maka terimalah pinangannya untuk menikah dengan Khadijah.”

Diriwayatkan oleh Abul Abbas al-Mubarrid sebagaimana dikutip oleh Mahmud al-Mishri dalam “Sirah Shahabiyah Jilid I”

Inilah naskah pidato yang singkat, padat dan menyeluruh. Di dalamnya ada taaruf singkat dari sosok yang melamar kepada keluarga yang dilamar. Di dalamnya tercermin sebuah kewibawaan yang dibalut rapi dengan kejujuran.

WaLlahu a’lamu bishshawab

*) Dalam riwayat lain disebutkan bahwa mahar yang diberikan oleh Rasulullah Saw kepada Khadijah adalah 12,5 uqiyah emas.

Sumber :
kisahikmah.com

Silsilah Kekerabatan : Nabi Muhammad, Nabi Isa (Jesus), Siddhartha Gautama, Zoroaster, Krishna dan Nabi Musa (Moses) ?

Komunitas Baha’i dikenal sebagai kelompok yang suka menyelidiki permasalahan Genealogy. Dari hasil penelitian mereka terungkap bahwa Nabi Muhammad, Nabi Isa (Jesus), Siddhartha Gautama, Zoroaster, Krishna dan Nabi Musa (Moses), memiliki leluhur yang sama, yaitu Nabi Ibrahim (Abraham)
, sebagaimana terlihat pada bagan silsilah berikut :

genealogy1a

Sumber : bupc.org

Tulisan Terkait :
1. Rasulullah, keturunan ke-61 dari Nabi Ismail
2. Eesho (Prophet Isa/Yeshu/Jesus) Genealogy, from the Prophet Harun (Aaron’s Lineage)
3. Nabi Sulaiman Leluhur Bangsa Melayu, dalam Genealogy, King Khosrow I of Persia (531-578)
4. Catatan Silsilah Al-Imam Ali Zainal Abidin (dari Zuriat Rasulullah, Kaisar Gao-Zu, Cyrus II of Persia, sampai keturunan Bani Israil)

Ahlul Bait Rasulullah adalah Orang yang Bertakwa ?

Ahlul Bait Rasulullah, umumnya diartikan sebagai mereka yang memiliki ikatan nasab dengan Rasulullah. Namun ternyata makna Ahlul Bait Rasulullah bukan hanya itu…

Mari kita pahami, hadits berikut ini…

إِنَّ أَهْلَ بَيْتِي هَؤُلاَءِ يَرَوْنَ أَنَّهُمْ أَوْلَى النَّاسِ بِي وَلَيْسَ كَذَلِكَ، إِنَّ أَوْلِيَائِي مِنْكُمُ الْمُتَّقُوْنَ مَنْ كَانُوْا وَحَيْثُ كَانُوْا

“Sesungguhnya AHLUL BAIT, mereka memandang bahwasanya mereka adalah orang yang paling dekat denganku, dan (sebetulnya) perkaranya tidak demikian, sesungguhnya para WALI-WALIKU dari kalian adalah ORANG-ORANG YANG BERTAKWA, SIAPAPUN MEREKA DAN DIMANAPUN MEREKA”

(HR Ath-Thobroni 20/120 dan Ibnu Hibbaan dalam shohihnya no 647. Al-Haitsaimy dalam Majma’ Az-Zawaid (10/400) berkata : Isnadnya Jayyid (baik), demikian juga Syu’aib Al-Arnauuth berkata : Isnadnya Kuat)

ahlulbayt

Dan semua ini didukung oleh sebuah hadits yang terdapat di dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim dari ‘Amr bin Al-‘Aash bahwasanya beliau mendengar Nabi (shallallahu ‘alaihi wa sallam) bersabda :

إِنَّ آلَ أَبِي فُلاَنٍ لَيْسُوْا لِي بِأَوْلِيَاءِ وَإِنَّمَا وَلِيِّي اللهُ وَصَالِحُو الْمُؤْمِنِيْنَ

“Sesungguhnya keluarga ayahku –ya’ni si fulan- BUKANLAH para waliku, dan HANYALAH para waliku adalah Alloh, dan ORANG-ORANG MUKMIN YANG SHOLIH” (HR Al-Bukhari no 5990 dan Muslim no 215)

Kedua hadits diatas, sejalan dengan firman ALLAH :

“Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian di sisi Alloh ialah orang yang paling BERTAKWA di antara kalian.” (QS. Al-Hujurat (49) ayat 13)

 — 00O00 —

Al-Imam An-Nawawi Asy-Syafi’i (rahimahullah) mengomentari hadits di atas:

ومعناه إِنما وليي من كان صالحا وإِن بَعُدَ نَسَبُه مِنِّي وليس وليي من كان غير صالح وان كان نسبه قريبا

“Dan maknanya adalah : Yang menjadi Waliku hanyalah orang yang sholih meskipun NASABNYA JAUH DARIKU, dan TIDAKLAH TERMASUK WALIKU YANG TIDAK SHOLIH MESKIPUN NASABNYA DEKAT.” (Al-Minhaaj Syarh Shahih Muslim 3/87).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Sumber :
firanda.com

Beredar Gambar Nabi Muhammad dan asal usul ilustrasi-nya ?

Pada Oktober tahun 2009 yang lalu, kaum muslimin di Indonesia sempat digemparkan dengan berita beredarnya pin bergambar sosok yang diberi label dan dikatakan sebagai Nabi Muhammad. Pin yang beredar di Makassar, Sulawesi Selatan itu menampilkan gambar pasfoto seorang pemuda arab yang mengenakan surban dengan selipan bunga di salah satu telinganya. Pemuda tersebut tampak memikat dengan senyuman yang memperlihatkan sederet gigi-gigi putihnya. Dikatakan bahwa itu adalah gambar Nabi Muhammad saat muda, sebelum diangkat sebagai utusan Allah.

Pin Berasal dari Iran

Dari penyelidikan polisi diketahui bahwa pin tersebut dibawa oleh seorang yang pernah menjadi mahasiswa di Iran. Dari negeri itu ia membawa pin dan juga stiker untuk teman-temannya di Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia. Selain bergambar Nabi Muhammad, di antara mereka juga dikatakan bergambar sahabat Ali dan Hamzah.

Foto Nabi Muhammad dari IranVersi berwarna Foto Nabi Muhammad dari IranDi Iran sendiri foto yang dikatakan sebagai Muhammad remaja itu pernah populer pada tahun 1990-an. Bermula di kota Teheran dan Qum, gambar Nabi Muhammad ini akhirnya dapat ditemui dalam berbagai bentuk dengan beragam variasi yang mirip dengan contoh gambar di samping ini. Ada yang berupa kartupos, poster, stiker atau menjadi penghias halaman blog dan situs web. Versi gambar yang bersurban hijau ini bahkan dikabarkan dijual secara online oleh seorang seniman Iran.

Di Iran sebenarnya penggambaran Nabi Muhammad juga dilarang. Namun karena gambar tersebut disebutkan sebagai remaja Muhammad, maka ia tidak dilarang. Para ulama di sana menyatakan bahwa remaja Muhammad belum menjadi Nabi dan Rasul saat itu, sehingga kesucian beliau sebagai utusan Allah tidak ternodai oleh gambar tersebut.

Bersumber dari Foto Remaja Tunisia

Foto Remaja Tunisia yang menjadi rujukan foto nabi muhammad di IranPada tahun 2006, Pierre Centlivres dan Micheline Centlivres-Demont mengulas asal-usul gambar yang populer di Iran tersebut dalam sebuah publikasi ISIM Review nomor 17. Di sana, kedua penulis menyatakan bahwa, tanpa sengaja mereka melihat kemiripan gambar yang beredar di Iran tersebut dengan sebuah karya foto seorang fotografer berkebangsaan Jerman dalam sebuah pameran di Paris. Foto-foto sang fotografer tentang dunia arab memang pernah sangat populer di dunia barat di masa 1920-an. Salah satu koleksinya adalah sebuah kartupos yang menampilkan foto seorang remaja Tunisia bernama Muhammad atau Ahmad. Foto ini pun sempat menjadi ilustrasi di majalah National Geographic di tahun 1914 dengan keterangan gambar berbunyi: Seorang Arab dengan Bunganya.

Gambar di samping adalah foto tersebut. Terlihat jelas, jika kita bandingkan, bahwa memang demikianlah asal-usul foto yang dikatakan sebagai Nabi Muhammad tersebut. Foto seorang remaja dari Tunisia inilah yang dijadikan sebagai model atau rujukan dari foto-foto atau gambar-gambar lain yang kemudian dikatakan sebagai Nabi Muhammad muda.

Menyikapi Foto Nabi Muhammad

Sebagai seorang muslim, tentu kita meyakini bahwa Nabi Muhammad adalah sosok yang mulia. Ia merupakan rujukan sekaligus model bagi kaum muslimin. Baik ucapan maupun perbuatannya menjadi panutan dan teladan. Dari berbagai wejangan beliau hingga cara berpakaian akan menjadi sandaran bertindak dan berperilaku bagi setiap muslim. Oleh karena itu, Nabi Muhammad sendiri sangat berhati-hati dan khawatir akan posisi beliau ini dihadapan kaum muslimin. Beliau sangat menyadari betapa ia akan menjadi pusat rujukan bagi kaumnya. Hal ini tergambar dari ucapan beliau yang diriwayatkan dari kitab Bukhari dan Muslim:

من كَذَبَ عليَّ مُتَعَمِّدًا فلْيَتَبوأ مقعده من النار

“Siapa yang berbohong tentang aku secara sengaja, maka hendaklah dia menyiapkan tempatnya di neraka“.

Peringatan ini menjadi rambu-rambu bagi setiap orang agar tidak menyatakan bahwa beginilah Nabi Muhammad tanpa ada dasar yang benar. Menyatakan bahwa ada foto Nabi Muhammad, sementara kita semua tahu bahwa kamera baru ditemukan berabad-abad setelah Nabi wafat, tentu juga merupakan sebuah kebohongan. Membuat gambar-gambar Nabi Muhammad secara tidak langsung juga menyatakan bahwa beginilah cara Nabi mengenakan surban, cara beliau memakai pakaian, cara tersenyum dan gerak-gerik lain yang tersurat dari gambar semacam itu. Kalau yang membuat tidak pernah menyaksikan fisik sang Nabi, kebohonganlah yang ia lakukan.

Selain itu, para ulama amat keras bersikap dalam hal ini, yaitu melarang menggambar atau melukiskan Nabi Muhammad, dengan alasan agar kaum muslimin tidak terjebak dalam pengkultusan yang berlebihan. Sebuah sikap yang akan membawa kepada pemujaan sosok atau perwujudan Nabi, baik dalam bentuk gambar maupun patung, yang pada akhirnya bisa memasuki wilayah kemusyrikan, menyembah selain Allah, sebuah dosa yang paling besar. Na’udzubillahi min dzaalik.

Semoga bermanfaat.

Sumber :
Melacak Asal-usul Foto Nabi Muhammad