ATHEIS dan LOGIKA

Apakah Atheis itu Logis ?

Mari kita ikuti cara berpikir mereka….

Mereka percaya, awal kehidupan berasal dari sejenis atom

Atom-atom ini kemudian saling berinteraksi, membentuk senyawa kimia seperti Asam Amino. Setelah itu, Asam Amino berinteraksi lagi membentuk DNA, yang merupakan komponen pembentuk makhluk hidup

Bermula dari DNA inilah makhluk hidup terbentuk melalui proses evolusi, bermilyar-milyar tahun lamanya…

Silsilah Kehidupan menurut Kaum Atheis kira-kira begini…

Asal Kehidupan…



Sebagian berevolusi menjadi Manusia dan Hewan



Sebagian lagi tidak berinteraksi dan berevolusi, di kemudian hari manusia memanfaatkannya menjadi…


Seorang Atheis Sejati, harus mengakui di dalam silsilah keluarganya, ia masih kerabat dengan tong sampah dan toilet ?!?

Beberapa Pertanyaan :

1. Jika kehidupan berawal dari atom, darimana atom itu muncul ?

2. Jika atom bisa saling berinteraksi untuk membentuk kehidupan, apakah saat ini mereka masih terus berinteraksi, dan membuat bentuk kehidupan yang baru ?

3. Jika makhluk hidup muncul dari proses evolusi, apakah saat ini mereka masih terus ber-evolusi, dan menghasilkan makhluk hidup jenis baru?

Peniadaan peran Sang Maha Pencipta, di dalam proses terbentuknya makhluk hidup, hanya akan membuat Kaum Atheis kebingungan untuk menjawab pertanyaan : Bagaimana atom-atom itu bisa saling berinteraksi? dan Bagaimana datangnya ruh kehidupan ?

Kaum Atheis-pun akan kelabakan, apabila harus menerangkan fenomena-fenomena Metafisika, yang terjadi di sekitar kehidupan manusia

Logika Kaum Atheis, yang mereka anggap sebagai  sesuatu yang logis
Setelah diselusuri, pada kenyataannya menjadi sangat tidak logis, memalukan dan membingungkan

WaLlahu a’lamu bishshawab

168 responses to “ATHEIS dan LOGIKA

  1. ateisme artinya tidak mempercayai adanya tuhan. TITIK.

    diluar dari pernyataan ttg ketidakpercayaan tuhan tsb, maka ada ateis yang percaya pada ortunya dan ada juga yang tidak, ada ateis yang percaya dg kapitalisme dan ada yang sosialisme, dalam hal ini ‘awal kehidupan berasal’ juga demikian, ada ateis yang mempercayai big bang dan ada juga ateis yang mempercayai string theory, exogenesis dsb TIDAK TERKAIT dg ketidak percayaan thd tuhan…

  2. 1. Jika kehidupan berawal dari atom, darimana atom itu muncul ?

    kenapa harus ada awal? kenapa tidak bisa steady state universe atau steady state atom

    2. Jika atom bisa saling berinteraksi untuk membentuk kehidupan, apakah saat ini mereka masih terus berinteraksi, dan membuat bentuk kehidupan yang baru ?

    tentu saja kehidupan masih terus berlangsung dan setiap hari dapat di inventaris jutaan species baru

    3. Jika makhluk hidup muncul dari proses evolusi, apakah saat ini mereka masih terus ber-evolusi, dan menghasilkan makhluk hidup jenis baru?

    Evolusi tdk pernah berhenti, evolusi = perubahan terhadap waktu.

    • evolusi ga hanya sejam 2 jam gan

    • “evolusi = perubahan terhadap waktu”

      kalo gitu, kenapa manusia dari dulu sampe skarang tetep gini2 aja!??
      harusnya ada manusia yg bersayap, ada manusia yg berbulu lebat, telinga lebar, dll..

      heran, masih aja percaya evolusi

    • revolusi kali..bukan evolusi itu mah can..can..canduuuu

      • evolusi: asal usul keanekaragaman species

        DAN BUKANNYA asla usul kehidupan.

        Revolusi selalu beresiko dan berbiaya lebih besar dari evolusi, make sure you know what you’re talking about

    • Coba underline kata Mahluk hidup, jadi setelah bentuknya seperti yang kita kenal adalah bentuk wajah manusia dari bentuk wajah monyet, lalu berevolusi menjadi apa lagi?? Wajah tumbuhan? Hewan-Manusia-Tumbuhan?? Begitu? So, pertanyaan kedua, berapa waktu yang dibutuhkan dari evolusi manusia dari kera menjadi manusia hingga sekarang ini? Kok tidak berubah lagi manusia? Kok tidak berevolusi lagi MANUSIANYA??

    • Candu, lo bilang sendiri;
      “evolusi: asal usul keanekaragaman species
      ….
      DAN BUKANNYA asla usul kehidupan.”

      JADI DARI MANA ASAL USUL KEHIDUPAN? whatever your mind think technology would surpass our current civilization’s capabilities, they would never, like NEVER, be able to answer this simple answer scientifically. mentok mentok balik ke dua jawaban; those yang “i dont know, maybe its from bigbang, but whats before bigbang i dont know.. no matter how imaginative my mind is its mentok sampai universe aja dan sebangsanya, sebelumnya its unthinkable” and those yang “the more i think about it, the more i realize i know nothing, then whats this life is about… God indeed exists”
      true that we are walking forward, science exists and advancing ourselves im not at all naive about that, am having my mac here. but the point is this, science is there to help human develop and but not to trick death. go look it up in Al-anbiya: 35.

      “kenapa harus ada awal? kenapa tidak bisa steady state universe atau steady state atom”
      logically, here’s an answer i can think of; if it was steady then basically you and me just saying; hey look im a non-existence. get it? i hope you do. i mean kalau lo bilang ini steady, then semua ini engga ada, karena steady secara harfiah lo bilang atom atom itu selalu stagnan, rata, hening, tidak berkembang dan tidak mundur, tidak pula berevolusi. kan steady. ya udah, steady aja. think about it (truly just think for yourself). the fact is that we’re here, im typing this stuffs on internet, you’re passing through your days each day getting old, and calendar is ticking, and if one still says universe and atom is steady then i hope he or she can stop being so ignorant for countless blessings God has given us. Sometimes I think, ahirat is there to help us human understand that this life is temporary and the point of this life is (the verse in below).
      “kenapa harus ada awal?” sesimpel karena ada ahir, tapi kenapa, buat apa? sesimpel karena kita diberi akal dan fikiran untuk menjalani hidup – siapa yang memberi kita fikiran, or even more, siapa yang menciptakan kita? then congratulations you are believing it now. Alhamdulillah ala kulli hal.

      adz dzariyat: 56 i hope you are enlightened. ^^

  3. jutaaan species baru? apa saja itu?

  4. Alam semesta yang tak diketahui batasnya adalah Tuhan.

  5. SAYA SUKA TULISAN INI, BERMANFAAT.
    subhanalloh

  6. kalo seorang menganggap dirinya atheist dikarenakan anggapan semua agama adalah baik dan percaya maha pencipta itu ada, tetapi dia tidak meyakini satu pun agama atau kepercayaan, apakaih itu dianggap atheist???

  7. sebenarnya hal seperti ini juga sudah terjadi sejak zaman Yunani Kuno sebelum manusia memahami apa itu petir

    Theis : “Coba jelaskan : Dari mana petir berasal?”
    Atheis : “Saya tidak tahu. Ada beberapa hipotesa yang mungkin. Barangkali petir adalah listrik…”
    Theis : “Tidak masuk akal! Anda lihat kan betapa bodohnya atheis ini. Jelas-jelas petir itu bikinan Dewa Petir Maha Agung.”

    kurang lebih demikian… sampai kapanpun hal-hal seperti ini akan tetap ada selama ketidaktahuan manusia itu ada

    • Dewa Petir Maha Agung itu, memang bukan TUHAN… Mas

      Jadi kalo Dewa Petir itu tidak ada…
      Bukan berarti TUHAN juga tidak ada…

    • Zeus hasil dari olah pikir Logika? logikanya siapa? logikanya Theis pada jaman itu kali ya…. haha..

      yang namanya Logika harus ada penjelasannya yang masuk akal… masa orang liat Petir malah langsung ngebayangin sosok Dewa Petir di langit dianggep hasil olah pikir Logika…

      biasanya orang yang menggunakan Logika itu gk menyimpulkan sesuatu sebelum sesuatu itu dah benar2 teruji.. kalau mereka gk tau ya bilang gk tau, jangan sok tau…. diteliti deh sampe tau.. kalaupun mereka bilang sesuatu itu masih sebatas teori, mereka gk meyakini itu sampai itu benar2 teruji….

      • Semua hasil pemikiran manusia…
        Logika namanya…

        Terlepas apakah logika itu…
        melalui proses penelitian yang panjang atau hanya pemikiran sesaat…

        Jadi…
        Ketika logika itu, digunakan untuk mencari MAHA PENCIPTA…
        Tanpa bimbingan WAHYU ILLAHIAH…

        Maka akan bermunculan jutaan alternatif kemungkinan sosok illah (tuhan)…
        Termasuk juga muncul pemikiran penolakan atas keberadaanNYA (atheis)….

  8. media blog ini aku rasa adalah media diskusi bagi kita. sehingga segala komen atau penulisan haruslah didasar atas keinginan untuk saling belajar. sehingga kita bisa memperoleh pendewasaan berfikir.
    dan dengan tidak mengurangi rasa hormat saya, bahwa penulis maupun komentator masih perlu belajar memahami tentang TUHAN. pelajaran tentang ketuhanan yang anda pelajari saat ini adalah sarana referensi untuk memahami keberadaan TUHAN. sedang hasil akhir dari perolehan ajaran TUHAN adalah sesuatu yang hanya bisa anda rasakan sendiri. bukan berupa dalil atau dalih yang di tulis manusia, akan tetapi sebuah perasaan agung dan luhur yang tertanam dalam hati. lalu membentuk sebuah karakter kuat yang menuntun kita menjadi manusia sempurna.
    ketika anda telah mendalami ajaran TUHAN, maka anda akan menemukan bahwa TUHAN pun juga penuh logika, sesuatu yang masuk akal. jika ada yang bilang TUHAN adalah sesuatu yang tidak masuk akal, tentu karena orang tersebut belum mencapai tingkatan ilmu tersebut. biarpun orang itu sudah disebut ustad, kiayi, pendeta, ilmuwan atau profesor. atau sebutan tertinggi lainya.

  9. Bismillah
    Akal adalah makhluk, sehingga punya keterbatasan juga.. tapi islam tidak melumpuhkan fungsi logika. hanya saja, jika dalil naql telah mendahului dan al aql tidak sanggup menerjemahkannya, maka jangan salahkan dalil naql-nya karena sifat al aql yang terbatas itu…Wallahu’alam

  10. Atheis ?! Mereka antara Ya dan Tidak. Mereka gelap mata 🙂

  11. Sepanjang sejarah manusia hingga kini, manusia selalu berdebat mengenai Tuhannya. Coba kita simak hadits Rasulullah SAW : “Barangsiapa mengenal dirinya, pastilah dia mengenal Tuhannya”. Mengenal dirinya berarti mengenal jatidirinya, SIAPA SAYA, DIMANA SAYA, UNTUK TUJUAN APAKAH SAYA BERADA DI SEMESTA RAYA TAK BERUJUNG INI? SAYA YANG TAMPAK KECIL DITENGAH-TENGAH MILIARAN GALAKSI DENGAN FENOMENA-FENOMENANYA YG TAK TERPECAHKAN, BAGAIKAN SETITIK DEBU DITENGAH PADANG PASIR YG LUAS. BETAPA TIDAK BERDAYA DAN LEMAHNYA SAYA.
    Dengan merenungi jati diri kita, kiranya tidak ada tempat bagi diri kita untuk bersikap ‘SOMBONG’ dengan mengatakan ‘alam semesta ini ada dengan sendirinya (tidak diciptakan)’.
    Lebih jauh lagi, orang-orang yang sombong itu mengatakan bahwa ‘YANG KEKAL ITU ADALAH ENERGI (HUKUM KEKEKALAN ENERGI)’. Dengan demikian mereka mempertuhankan energi itu. Bagi mereka energi adalah segala-galanya.
    Angin, petir, panas, dingin, cahaya dll adalah energi. Ketika mereka MELIHAT sumber cahaya dan panas terbesar di tata surya adalah matahari, maka mereka mengatakan matahari adalah dewa, sehingga di Mesir jaman Fir’aun di kenal dengan nama Dewa Ra = Dewa Matahari. Masyarakat di Jepang juga menyembah dewa matahari. Bahkan di India ketika jaman Rasulullah dulu juga dikenal banyak ratusan dewa-dewi. Bahkan seekor ular karena kehebatannya juga disebut sebagai penjelmaan dewa (Dewa Ular).
    Demikianlah, manusia hanya mengakui sesuatu yang TAMPAK (mampu ditangkap oleh Pancaindera dan otaknya). Kini, mereka mengatakan yang TAMPAK-lah yang masuk LOGIKA, dan sebaliknya.
    Padahal, definisi masuk LOGIKA bukanlah demikian. Masuk logika bermakna bisa diterima dengan akal yang sehat. Al Islamu Ad Din Al Aqli (Islam adalah agama yang masuk akal), maka teori tentang ketuhanan dalam Islam pastilah bisa diterima dengan akal sehat. Tuhan itu Ahad (Esa), tidak melahirkan dan dilahirkan, tidak ada yang menyerupaiNya dengan apapun di jagad semesta raya ini, dst. Tadaburi dan tafakurilah (adakan riset -istilah para ilmuwan-), pasti teori inilah teori yang bisa dterima oleh akal yang sehat (masuk LOGIKA). Yang tidak menerimanya pastilah sedang tidak sehat akalnya alias ….

  12. Daripada mempermasalahkan yang atheis. Lebih baik buktikan klo yang Theis itu lebih baik daripada yang Atheis.
    Di negara yang mengakui keberadaan Atheis, kerukunan sangat terjaga, saling menghormati antar umat beragama, jarang sekali bentrok karena masalah kepercayaan, dll
    Buktikan klo kita yang Theis ini lebih baik dalam segala nya di banding yang Atheis.
    Malu dong sama yang atheis klo masih rusuh, bentrok, dikit2 emosi. Kita kan beragama.

    • Percaya sama Tuhan beda dengan orang yang taat sama Tuhan. Apa setan tidak percaya sama Tuhan? Orang yang mengusir setan dari surga itu Tuhan kok. Dia pasti percaya adanya Tuhan. Tapi dia gak taat. Sama kayak manusia yang hanya percaya Tuhan tapi gak taat. Apa gunanya?

    • Kan udah banyak Ulama yg mengatakan bahwa negara luar yg berkeyakinan Atheis bisa cepat maju dikarenakan mereka meninggalkan keyakinannya. Sedangkan kita yg mayoritas berkeyakinan Theis (Islam) Lambat Maju justru karena kita tidak meninggalkan Keyakinan Kita/ tidak mengamalkan apa yg kita yakini (Islam KTP). Al-Qur’an adalah Kitab Islam yg penggunaannya bukan hanya sekedar untuk di baca, tapi juga untuk difahami. jika kita sempatkan waktu untuk membacanya, kita akan mendapat kan 1 pahala/Huruf arab, dan akan berlipat2 ganda jika dibaca di malam jum’at atau malam Lailatul Kadar (x 1000 kali lipat) atau di bulan Ramadhan. Tapi, jika kita mampu untuk mempelajari/memikirkan isi (makna) Kandungan Alqur’an, Justru Pahala yg kita dapatkan berlipat2 ganda/ Huruf arab. Karena di dalam Al-Qur’an sudah terdapat mengenai semua jenis Keilmuan, termasuk Filsafat, Psikologi, Percintaan/Kehidupan berumah tangga dan Sosial. Bukan sekedar Keilmuan saja, Al-Qur’an juga dilengkapi dengan Petunjuk Hidup agar kita mampu dan tidak Stress/Gila dalam menjalani Kehidupan ini dg semua Permasalahannya. jadi, Logika in aja sendiri …

  13. baca darwin’s black box nya Behe.. penjelasan logis tentang creation theory. dan menantang secara terang2an terhadap evolution theory. dan oleh ilmuwan2 evolutionist dunia tidak dibantah sama sekali.

    good post.

  14. Seringkali kita dibatasi oleh sesuatu yang paling gampang untuk tidak lagi dipermasalahkan, misalnya: – kalau mikir dan segala upaya sudah mentok maka yang lain diluar semua itu ya kekuasaan Allah and bla..bla .. bla yang lain.
    Padahal ” Beliau ‘ sendiri dengan jelas mempersilahkan manusia berbuat apa saja untuk tahu dan mengetahui rahasia apapun tentang alam raya ini, kecuali ” Who AM I ” beliau.
    Jadi, selama usaha itu adalah untuk mencari rahasia diluar Beliau, menurut aku adalah diperbolehkan, kita mau ambil sebagai referensi silahkan, tidak diambil ya gak masalah.
    Theis atau atheis itu kan pemberian nama dari kita, sementara Beliau memberi nama BERIMAN/ bertaqwa, Sholeh dsb.
    Yang tahu persis kondisi ini ya tentu saja hati nurani kita dan Beliau sendiri…!!!
    Yang benar adalah ilmu disertai keimanan, ilmu tanpa iman buta, sedangkan iman tanpa ilmu bodoh namanya..!!!
    Kita dapatkan keimanan dari agama, kita penuhi keilmuan dari interaksi antar manusia. Semakin kita mau membuka pola pikir untuk mau menerima pendapat orang lain, insya Allah keimanan kita akan semakin sempurna, tentu yang baik kita pakai yang jelek kita buang.Tanpa semua itu, kita ibarat katak dalam tempurung…!!!!
    Salam sejahtera selalu.
    Wassalam

  15. Ilmu dan Agama adalah dua hal yang saling terkait namun berbeda sisi pandang.
    Ilmu tanpa agama, ibarat orang buta, agama tanpa ilmu bagaikan orang tuli.
    Sebagai manusia yang punya nalar, tentu boleh berusaha sekuat tenaga untuk menguak tabir rahasia alam beserta isinya ini karena memang begitu kodrat manusia, serba pingin tahu.
    Membahas ilmu ya boleh saja sampai pada tahapan atheis, karena ilmu harus bisa dibuktikan kebenaran dan kegunaannya oleh orang lain.
    Kalo dibatasi dengan dogma agama, tentu saja mentok, siapa sih yang bisa nandingi Sang Maha Segalanya ????. Sementara Beliau sendiri kasih kebebasan yang termasuk mutlak untuk ukuran manusia, masih ingat kan ???
    ” Manusia boleh cari tahu tentang apa saja, kecuali DZATKU….!!! “

  16. theis dan atheis adalah pilihan
    jangan saling memaksa
    gitu aja kok repot….

  17. Penulis masih terlalu sederhana dalam membantah atheis, cuma mengandalkan God of the Gap, setiap pertanyaan yang belum diketahui jawabannya, dalam menjawab selalu menggunakan Tuhan. Lame.

  18. sy mau tanyakan pertanyaan di atas sama teman sy yg atheis!! dia bahkan gak ngerti atheis itu meyakini apa 😕

  19. jelas aja mereka cuma bisa berpikir sampai batas “kenapa atom itu ada?”,. dan mereka hanya berpikir melalui 1 sudut pandang: “agamanya sendiri”

    karena itu mereka tdk bisa menerima saran dari paham yg berbeda…
    beda dengan para atheis, mereka menerima pemikiran dari paham yg berbeda…

    dan 1 jawaban pasaran dari theis. kalau agamanya dibuktikan kesalahannya, maka jawaban mudahnya adalah “walahualam”

  20. terima kasih untuk pengetahuannya…
    namun untuk menyajikan informasi yang bersifat islami maka ada baiknya buat-lah tulisan se-islami mungkin…
    ada kutipan untuk anda :
    “Membenarkan diri, tidak perlu dengan menyalahkan yang lainnya…Meninggikan diri tidak harus merendahkan yang ada disekitarnya”

    dalam kurun beberapa bulan terakhir, saya cukup menyimak segala informasi yang anda tuang. namun pada beberapa keluaran terakhir. saya melihat informasi anda sudah tidak komunikatif, karena ada sindiran untuk beberapa kelompok ataupun Aliran.

    proses pengajaran anda lebih nampak absourd bagi sebagian orang yang awal, solusi dari saya….seandainya saudaraku mau mendakwah-kan Islam….maka jauhi diskriminasi , sajikan secara menarik dan hindari konflik.

    sebab bukan tanpa sebab….tetapi perhatikan komentar tersebut di atas, mereka mempertanyakan ke-Absahan-nya ?, bila anda tidak menangkal hal tsb, bukan tdk mgkin bahwa *maaf “anda bisa dianggap orang yang mengumpat”

    semoga tutur kata saya tidak menyinggung saudara…wassalam

  21. kal0 logika saya,
    misal ada anak namanya budi, dia lagi nyalain api,
    terus ada yg tanya:
    1. Apa yg bikin api nyala?
    2. Siapa yg nyalain api?

    Kal0 buat jawab yg n0 1, 0rang b0leh jelasin pr0ses jadinya api.
    Tapi kal0 buat jawab yg n0 2, org yg punya l0gika + pinter b.ind0nesia, pasti jwbnya ‘budi’

    demikian juga terjadinya petir, alam semesta, dll.
    Bedakan antara pr0ses terjadinya dgn siapa yg membuat jadi.

    Berarti kal0 ada yg jawab dewa itu bener jg?
    Ya engk juga, 0rg jaman dulu nganggep dewa2 kan tanpa bukti, sejarah, dll.

    Kal0 Tuhan, 0rg yg beragama punya bukti berupa kitab, nabi, sejarah, dll.

    Terlepas dari agama apa yg mereka anut.

    0rg menganggap Tuhan ada itu l0gika yg sp0ntan, karena mereka masih bisa membedakan antara ‘siapa yg menciptakan’ dengan ‘bagaimana pr0ses terciptanya’

  22. Seperti manusia yang terlahir, tidak sama antara satu sama lainnya. begitu juga dengan Logika, tidak sama logika yang kita terima dengan lain jiwa. yang jelas logika adalah kepercayaan individual.

  23. capek jd Atheis

    mau atheis atao mau milih theis ya monggo, toh kematian akan datang juga, secara yg ngaku atheis pun menyembah juga, contohnya mendewakan logika, mendewakan materi, sama saja ternyata punya kepercayaan. jaman sekarang kita jgn terjebak terlibat diskusi masa silam, antara manusia percaya tuhan atau manusia yg tak percaya Tuhan, karena sudah final. mereka dah dikubur dan dapat hasil yg mereka kerjakan didunia. Pada era modern keberadaan Tuhan melalui sains sudah terbukti benar. bahkan agama berinteraksi dengan sains, ( masalahnya jangan samakan konsep ketuhanan ala dewa Yunani atau sejenisnya) carilah agama yg logis bukan mencari ajaran agama yg berasal dari dongeng, berbuatlah yg terbaik daripada berdiskusi soal ada dan tdk adanya Tuhan. jangan terjebak diskusi masa lalu,,pada saat ini naikan level diskusi pada tentang keberadaan manusia mahlik Tuhan sebagai pengelola dunia..

  24. Atheis atau Theis intinya adalah eksistensi dari ada atau tidaknya yang Maha dari dirinya sendiri, atheis menganggap tiada yang maha tapi ada yang menakutkan yang melebihi dirinya, kesimpulannya tidak ada orang yang benar2 atheist didunia ini selama ada ketakutan dalam dirinya. mereka hanya ingin keluar dari kejahatan orang beragama pada saat rezim beragama muncul bak manusia yang tak bertuhan membunuh kreatifitas insan.

  25. tulisan yang aneh…klo manusia diciptakan tuhan,tuhan diciptakan siapa???
    g mungkin dong berdiri sendiri,coba pikirkan secara logika kalian masing2…logika itu jgn sangkut pautkan dengan suatu keyakinan…setahu saya jga ateis itu tidak memegang suatu keyakinan dan tentu juga tidak seperti yg anda tuliskan bahwa kehidupan itu berasal dari atom….tapi itu semua tergantung kita masing2 menganut suatu agama ataupun tidk sama sekali….

    • kalo tuhan di ciptakan ya bukan tuhan, dia sama aja mahluk hasil ciptaan.. yang juga pasti ada penciptanya, nah penciptanya pencipta tuhan itu siapa ? kesitu lagi deh ujungnya, hihiw..

    • Pencipta itu tidak diciptakan tetapi menciptakan. Dan tidaklah disebut Maha Pencipta jika dia itu diciptakan. Dialah Tuhan Maha Pencipta sekaligus Menguasai Mahluknya. Dan Dia berbuat apa saja yang Dia Kehendaki.

    • Pertanyaab yg sama soal atom..haha siapa yg nyiptain hayoooo? Sama ga logisnya kan…? Tp sy mending percata Tuhan ktimbang atom haha

  26. Kalau seseorang mengatakan ada, harus ada ujudnya. Misalnya ada anak disuruh mengambil garam di dapur, kalau ada, dan dia sudah diajari bentuknya, pasti bilang ada. kalau tidak ada ya bilang tidak ada. Mita mengenal Tuhan lewat orang tua, guru-guru dan dari buku-buku. kalau orang mengatakan yang bisa menjawab tentang tuhan hanya agama. Terus agama yang mana ? karena mawsing-masing pasti mengunggulkan Tuhan dalam agamanya. ketidak tahuan dan rasa takut manusia dim,anfaatkan oleh agama-agama untuk mencari pengikut. yang ternyata hasilnya satu agama dengan agama lain selalu berbeda. dan masing-masing merasa benar. Seseorang yang mengaku taat beragama A. bisa saja tahun depan sudah beragama B. semakin dalam dia mempelajari agamanya, semakin ragu-ragulah dia.

    • anda pernah mersakan cinta dan kasih sayang?? apa anda pernah melihat wujud kasar dari cinta / sayang?

      • cinta /sayang, pasti tidak berwujud, tapi bisa dirasakan/dilihat. misalnya kita mencintai seorang cewek, dari tatapan matanya kita tahu dia juga menaruh perhatian dg kita. kita elus bahunya, ok, kita cium dia, ok. Berarti ada yang bisa dirasakan

  27. Kok jadi kayak kelahi?

    ya nda apa2, setiap orang berhak meyakini apa2 yg dia percayai. t’lepas dari itu janganlah buat p’bdaan k’pcyaan justru malah memicu p’tengkaran antar umat b’agama.
    Toh tiap org puxa logika dan b’hak atas tiap putusanx.
    So
    mau ateis ya monggo
    mau yg lain ya monggo.

    u/ yg islam sndiri kan Nabi Muhammad SAW tlah besabda ketika diajak kaum qurais u/ saling bepartisi antar agama waktu itu? dan turun wahyu yg membuat beliau b’sabda “Agamaku ya Agamaku, Agamamu ya Agamamu”
    jadi sudahlah, jangan tengkar dan jalani ja apa yg paling diyakini.
    Kan prinsipx slama baik dan g merugikan dan masih b’moral Kenapa Nda?

    • twerinya memang begitu. tapi ada yg tidak seagama terus dintimidasi, diolok-olo0k, dikucilkan. yang penting kita tetep rukun, tidak membuat onar. apa artinya taat beragama tapi perbuatanya menimbulkan kerusakan, dan ada yg tidak taat beragama tapi hidupnya damai-damai saja.

  28. sudahlah gak akn beres kalo ngomong yang kaya gini. semuanya punya tujuan dan jalan masing-masing…
    ibaratnya manusia sempurna itu 100% maka = iman 50% dan logika 50%
    maaf buat yang athes bukan bermaksud meremehkan anda, menurut saya. hanya menurut saya jadi manusia yang sempurna itu harus memiliki iman dan logika, bukan sebatas iman atau sebatas logika.
    saya percaya tujuan dari setiap manusia adalah baik. tinggal siapa yang mempovokasi kita jadi terpecah belah??

    sekian pendapat saya. TERIMAKASIH

  29. Saya penasaran, orang atheis kalau tiba2 kena musibah dia nyebut sesuatu gt ga ya hehe

  30. siloka ingsun

    ulah waka ngabahas nu karieu patut,,,bebenah heula ahlak masing masing…tuh loba kaum fakir anu butuh bantuan aranjeun.

  31. ada org ateist bilang matahari dari bintang,, apa benar>??

  32. dalam islam tuhan dijelaskan sangat gamlang dan jelas,addhohiru walaisal modohhir [tuhan itu sangat jelas dari pada yg jelas/lebih jelas dari apa yg ada dihadapan kita;hp,komputer,mobil,dll],dan walaysal modohhir,artinya tidak di dohir dohirkan,artinya tidak dilokalisir sebatas atom atom,bumi,planet planet,tata surya,galaksi galaksi,begitu juga sifat sifat alamiah yg ada dibumi,bahkan dlm semesta alam ini,secara keseluruhan adalah tuhan,termasuk energi gelobal yg mengendalikan keseimbangan jagat raya,itulah wajah tuhan,dalam islam diterangkan,paaynama tuwalluna wujuhakum,pahuwa wajhullah….artinya,kearahmana wajahmu/penglihatanmu diarahkan itulah wajah allah…jadi yg dianggap proses alamiah kata orang atheis atau yg sejajarnya,ituleh proses,prilaku,perbuatan allah tuhan semesta alam,temasuk fikir yg memerlukan energi,adapun kalau kita temui seseorang cara berfikirnya salah,itulah allah buktikan betapa rendahnya kalau gak punya ilmu,salahsatu hikmahnya adalah untuk men supot kita untuk terus belajar,bukankah semuanya melalui proses,dan proses itu sendiri dalam kendali allah,yg membuktikan kemaha hidupan suatu zat yg serba maha.

    • eit hati2 bang,semesta alam adalah kisah tuhan,bukan berarti semesta alam adalah tuhan,kurang lebih seperti tv bang,kisah artis di tv adalah kisah tuhan,tetapi tuhannya kagak ada di tv,belajar dahulu ilmu manteq bang,supaye kagak keliru,

  33. mereka percaya tuhan itu ada tapi tidak percaya akan kekuasaanNYA….
    itu adalah kesombongan……..
    bagaikan fir’aun yg mengaku dirinya tuhan namun tak bisa menghindar dari azab……..

  34. pencari kebenaran

    Berbagai kekeliruan kacamata sudut pandang atheistik

    1.atheis keliru dalam mengkonsep ‘realitas’.

    Atheis berpandangan bahwa ‘realitas’ adalah segala suatu yang dunia panca indera bisa menangkapnya’,bila kita kaji secara ilmiah ini adalah konsep yang salah sebab definisi ‘realitas’ adalah : ‘segala suatu yang ada – nyata atau terjadi’ dimana realitas itu ada yang bisa tertangkap dunia indera dan ada yang tidak bisa tertangkap dunia indera,jadi realitas terdiri dari dua dimensi antara yang abstrak dan yang gaib.
    Karena atheis beranggapan bahwa yang real adalah segala suatu yang bisa tertangkap dunia indera,sehingga definisi ‘akal’ serta istilah ‘rasional’ pun selalu mereka kaitkan dengan segala suatu yang tertangkap dunia indera.sehingga bagi atheis yang rasional = yang dunia indera bisa menangkapnya.ini berlawanan dengan konsep Tuhan,karena realitas itu terdiri dari dua dimensi antara yang abstrak dan yang konkrit maka definisi ‘akal’ serta istilah ‘rasional’ pun harus dikaitkan dengan kedua dimensi realitas itu,sebab akal bukan hanya alat berfikir yang diciptakan untuk menela’ah serta menjelajah dunia konkrit semata tapi juga untuk menela’ah serta menjelajah dunia abstrak.sehingga dalam konsep Tuhan ‘yang rasional’= yang akal bisa memahaminya bukan yang mata bisa menangkapnya.
    Sebab itu karena definisi ‘realitas’ versi agama berbeda dengan definisi ‘realitas’ versi atheis maka definisi pengertian ‘rasional’ versi agama pun berbeda jauh dengan ‘rasional’ versi atheis.

    2.atheis keliru dalam membuat definisi pengertian ‘rasional’ sehingga definisi pengertiannya menjadi sesuatu yang seolah harus selalu terkait secara langsung dengan bukti mata telanjang, ’rasionalisme’ kaum atheis selalu dikaitkan dengan tangkapan mata langsung sehingga bagi atheis yang rasional selalu harus yang didahului oleh bukti mata telanjang sehingga deskripsi tentang yang abstrak sering divonis ‘irrasional’ hanya karena berbicara tentang sesuatu yang tidak bisa tertangkap dunia indera.padahal definisi pengertian ‘rasional’ yang sebenarnya adalah ‘yang akal fikiran bisa memahaminya secara tertata’,dan definisi pengertian ‘rasional’ itu sama sekali tidak bergantung mutlak pada tangkapan dunia indera.sebab akal tidak bergantung secara mutlak pada dunia indera.
    Agama sering distigmakan sebagai ‘irrasional’ hanya karena mendeskripsikan hal yang gaib bagi mata manusia.padahal akal itu adalah alat berfikir untuk memahami rasionalitas dari segala suatu (keseluruhan) termasuk yang abstrak. sebagai contoh : konsep sorga – neraka tak bisa disebut irrasional hanya karena tak bisa tertangkap ditangkap mata,karena konsep sorga-neraka berhubungan secara sistematis dengan keberadaan kebaikan dan kejahatan didunia jadi adanya sorga neraka bisa difahami secara sistematis oleh cara berfikir logika akal.dan bayangkan bila didunia ada kebaikan dan kejahatan tapi tak ada konsep balasan diakhirat maka kehidupan akan menjadi GANJILl dalam arti menjadi tidak sistematis-tidak bisa difahami oleh logika akal.
    Dengan kata lain rasionalitas atheis hanya bisa berjalan didunia alam lahiriah -material tapi ketika berhadapan dengan dunia abstrak cara berfikir logika akal mereka menjadi macet-buntu itu karena ketergantungan secara mutlak pada tangkapan dunia indera,sehingga cara berfikir logika akalnya menjadi sempit.
    Filsuf-pemikir-saintis-ilmuwan yang atheistik sering menyebut serta membanggakan diri sebagai golongan yang berpandangan ‘rasional’ tetapi anggapan mereka itu sebenarnya harus diklarifikasi – harus dianalisis secara ilmiah sehingga kita bisa mengetahui secara lebih jelas betulkah mereka adalah golongan yang berpandangan rasional (?)
    Akal adalah alat berfikir agar manusia bisa berfikir secara sistematis-tertata (konstruktif) sehingga sesuatu bisa disebut sebagai ‘rasional’ apabila bisa dijelaskan oleh cara berfikir yang tertata secara sistematis,sebagai contoh : bila ada pertanyaan : mengapa sebuah gedung besar bisa berdiri tegak (?) maka bila kita memberi penjelasan bahwa didalam gedung itu ditanam konstruksi besi beton yang kokoh yang menopang gedung itu, maka itu adalah penjelasan yang rasional (penjelasan yang tertata-sistematis) walau kita tidak memperlihatkan konstruksi besi beton itu melalui tangkapan mata secara langsung.tapi bila kita katakan bahwa gedung itu bisa tegak karena faktor ‘kebetulan’ maka itu adalah penjelasan yang tidak tertata artinya penjelasan yang tidak rasional atau penjelasan yang bersandar pada pemikiran spekulatif,dan pemikiran spekulatif adalah bentuk pemikiran yang tidak tertata beda dengan pikiran yang rasional yang mengikuti jalan pikiran yang tertata.
    Atheisme bisa disebut sebagai irrasional karena sama dengan beranggapan bahwa segala bentuk keteraturan dan ketertataan alam semesta itu berasal dari ‘kebetulan’ .bandingkan dengan argument agama yang menyatakan bahwa yang serba teratur itu hanya bisa berasal dari adanya desainer.jadi atheis tidak bersandar pada prinsip bahwa pengertian ‘rasional’ adalah bentuk cara berfikir yang tertata-sistematis tapi bersandar pada anggapan bahwa sesuatu disebut ‘ rasional’ bila disertai oleh fakta yang tertangkap mata secara langsung.jadi beda jauh antara definisi pengertian ‘rasional’ versi agama yang murni cara berfikir akal yang sistematis dengan definisi pengertian ‘rasional’ versi atheis yang tidak murni cara berfikir akal yang sistematis sebab ketergantungan yang bersifat mutlak pada dunia panca indera.
    Atheis sering berargementasi mengatasnamakan ‘logika’ tapi mereka sering menolak argumentasi logis yang terang benderang bagi akal,sebagai contoh : bila argumentasi sistematis dari Wiliam paley tentang jam atau dari Thomas Aquinas tentang keharusan adanya Tuhan bagi akal masih saja tidak memuaskan dan ditolak lalu argumentasi rasional yang bagaimana lagi yang sebenarnya mereka (atheist) inginkan (?), jawabnya adalah : yang memuaskan bagi atheist selalu pada hal hal yang tertangkap mata telanjang.
    Dan terlalu banyak yang tidak rasional dalam pemikiran atheistik,misal : bila keserba teraturan ini berasal dari ‘kebetulan’ maka terlalu banyak kebetulan yang terjadi d ialam semesta ini yang rasio manusia pasti tak bisa menerima konsep seperti itu.rasio pasti akan lebih menerima bila argumentasi untuk keserba teraturan itu berasal dari desainer yang desainer ini karena maha tak terbatas tak bisa ditangkap oleh keserba terbatasan manusia sehingga Ia memperlihatkan eksistensinya didunia melalui utusanNya.(apa yang tidak rasional dari penjelasan demikian ketimbang menyandarkan segala suatu pada faktor ‘kebetulan’),dengan kata lain sebenarnya tak ada hubungan rasional sama sekali antara prinsip ‘kebetulan’ dengan rasionalisme,jadi bagaimana orang atheis bisa menyebut diri sebagai orang yang rasional (?)

    Jadi sebenarnya bukan agama yang ‘irrasional’ tapi atheis tak bisa membaca rasionalitas konsep Tuhan itu karena atheis selalu mengaitkan rasionalitas selalu dengan tangkapan dunia indera langsung,padahal dalam konsep agama rasionalitas berarti murni cara berfikir sistematis-tertata tanpa ketergantungan mutlak kepada bukti panca indera yang langsung.dengan kata lain dalam atheisme akal atau rasionalitas itu persis seperti kambing yang dikekang oleh tali yang tak boleh berjalan jauh tanpa disertai secara mutlak oleh perangkat dunia inderawi (inilah sebab mengapa rasio orang atheis sulit membaca konsep realitas abstrak).dan itulah kelemahan rasio orang atheis sedang kekuatan rasio orang beragama adalah akalnya bisa menangkap konsep konsep dari manapun datangnya apakah itu dari realitas yang nampak mata maupun realitas yang tak nampak mata,sebab ia memiliki ‘dua mata’ yang bisa melihat ke dua dimensi realitas yang berbeda (yang abstrak dan yang konkrit),beda dengan atheis yang hanya memiliki ‘satu mata’.

    • gelombang radio termasuk gaib gak bos????

      • gaib lah, ga keliatan oleh mata, ga bia di dengar dan disentuh..
        bedanya org mati ama org hidup apa bos?
        kan yg mati dan hidup sama2 manusia bos..lalu yg bedain apa bos?
        kalo bos blg yg satu bernyawa dan yg satu tidak bernyawa, saya tanya..nyawa/roh itu ghaib ga bos? tapi ada ga nyawa itu bos?keliatan,kedengaran,bs deentuh ga bos? wujudnya apa?

  35. pencari kebenaran

    Argument untuk meruntuhkan atheisme dari dasar
    Mengapa Tuhan tidak bisa tertangkap mata indera (?) hal itu sebenarnya bisa dijelaskan oleh oleh logika akal.analogi nya : mengapa benda benda seperti : gelas,mobil, rumah,dlsb bisa tertangkap mata (?) ….karena semua itu bentuknya terbatas,karena bentuknya terbatas maka bisa dibingkai oleh penglihatan mata manusia.sedang Tuhan (karena Ia Tuhan dan harus maha tak terbatas,sebab jika terbatas bagaimana bisa disebut Tuhan ?) karena Ia maha tak terbatas atau tak bisa dibatasi oleh manusia (adakah manusia yang bisa menangkap batas batas Tuhan ?) maka bagaimana Ia bisa ditangkap oleh penglihatan mata manusia.
    Atheis sering menuduh agama sebagai ‘irrasional’ sebenarnya bukan karena agama itu irrasional tetapi akal mereka tidak bisa berfikir sistematis-konstruktif karena cara pandang dan cara berfikir mereka terlalu bersandar kepada input dunia inderawi,sedang akal itu tak boleh menjadi hamba sahaya mata (cara berfikir logika akal menurut agama harus murni sitematis tak boleh bergantung sepenuhnya pada tangkapan dunia panca indera semata sebab dunia indera itu harus menjadi pembantu atau ‘hamba sahaya’ akal bukan sebaliknya ).dalam agama akal memiliki derajat kedudukan lebih tinggi dibanding panca indera sedang dalam kacamata saintis atheistik sebaliknya.
    Atheisme sama dengan beranggapan bahwa seluruh keserba teraturan di alam semesta itu berasal dari kebetulan,bukan dari desainer.padahal logika siapapun (yang masih sehat) akan mengatakan bahwa kebetulan itu mustahil melahirkan keteraturan dan keteraturan mustahil lahir dari kebetulan. analoginya sama dengan benda benda yang didalamnya terdapat mekanisme yang sistematis (tertata secara beraturan) seperti : jam tangan ,mesin mobil,komputer dlsb. semua pasti berasal dari desainer dan mustahil lahir dari kebetulan.jadi boleh membanggakan diri sebagai atheist tapi jangan membawa bawa akal atau rasio segala sebab atheisme dan akal sehat itu selalu bertolak belakang. coba saja serang atheisme dengan argument rasional pasti berantakan !

  36. ujang bandung

    Bantahan untuk atheis

    Mengapa manusia bisa menjadi seorang yang berpandangan atheistik (?) karena pada dasarnya ia beranggapan bahwa ‘yang nyata’ atau realitas adalah segala suatu yang bisa ditangkap oleh dunia pengalaman indera,dan prinsip ini tidak berubah walau ia telah menjadi filosof atau saintis.ketika ia menjadi seorang filosof maka jalan pemikirannya menjadi terbatas sebatas prinsip cara pandangnya terhadap realitas itu,sehingga sejauh manapun ia berfikir ia tidak bisa memahami konsep yang berhubungan dengan realitas yang bersifat abstrak seperti agama.begitu pula ketika ia menjadi saintis maka sebagaimana kita ketahui ia mendeskripsikan konsep ‘saintisme’ yang bersandar pada prinsip bahwa ‘ilmu’ adalah segala suatu sebatas wilayah pengalaman dunia indera atau segala suatu yang bisa dibuktikan oleh dunia pengalaman indera dengan metodologi yang dibatasi sebatas bisa dibuktikan secara empirik.artinya ia mengunci definisi pengertian ‘ilmu’ di wilayah dunia alam lahiriah-material sehingga dunia abstrak dianggap bukan wilayah ilmu atau memisahkan ilmu dari realitas yang bersifat abstrak sehingga ilmu tidak bisa menjelajah dunia abstrak.dan cara berfikir akal nya pun menjadi terikat kepada dunia panca inderanya.sehingga baginya definisi pengertian ‘rasional’ menjadi tidak bisa jauh dari ‘segala suatu yang dunia indera masih bisa menangkap dan atau memahaminya’.
    Artinya atheisme secara ilmiah berawal dari cara pandang manusia yang salah terhadap realitas,ia melihat realitas secara sebelah atau hanya sepotong,tidak utuh dan menyeluruh,hanya sisi atau dimensi realitas yang tertangkap oleh dunia inderawi,dan ‘buta’ terhadap sisi realitas yang lain yaitu yang bersifat abstrak (bermata satu atau ‘dajjal’ menurut bahasa kitab suci),cara pandang demikian otomatis sulit memahami agama..
    Padahal konsep tentang realitas yang sebenarnya (yang utuh dan menyeluruh) adalah : ‘sesuatu yang memiliki dua dimensi yaitu dimensi yang abstrak dan yang konkrit’, sebagaimana sebagai contoh : manusia itu terdiri dari jiwa dan raga atau komputer terdiri dari soft ware dan hard ware (seluruh realitas selalu terdiri dari dua dimensi).dan inilah konsep tentang realitas versi agama sehingga dalam agama manusia dikonsep untuk harus percaya terhadap adanya dua dimensi relitas itu,dan cara berfikirpun harus bersandar kepada pemahaman terhadap realitas yang utuh yang memiliki dua dimensi itu.
    Dengan kata lain bila atheis itu cara pandangnya ‘bermata satu’ maka agama mengajarkan agar manusia ‘bermata dua’ sehingga bisa melihat ke dua arah-ke dua dimensi realitas secara berimbang,(sehingga dua dimensi realitas itu difahami sebagai kesatu paduan sistemik).sehingga dalam agama definisi pengertian ‘ilmu’ bersandar pada realitas yang utuh tersebut sehingga pengertian ‘ilmu’ tidak dibatasi sebatas wilayah pengalaman dunia indera karena dalam pandangan Tuhan ilmu adalah sesuatu yang harus mendeskripsikan keseluruhan realitas sehingga yang abstrak dan yang konkrit bisa difahami sebagai kesatu paduan yang utuh,sistematis.dan definisi ‘rasional’ versi agama adalah ‘yang logika akal fikiran manusia bisa menangkapnya’ atau cara berfikir yang murni sistematis berdasar logika yang tidak bersandar pada tangkapan mata secara langsung.
    Sebab itu bila ingin meruntuhkan atheisme dari dasar coba runtuhkan dengan konsep tentang realitas yang bersifat menyeluruh tersebut yang argumentasi demikian memang sederhana tapi sangat mendasar (sebelum kita berdebat ke masalah teknis yang rumit dan pelik).
    Sebab itu pantas (dan jangan heran atau gentar) bila atheist memandang serta mendeskripsikan agama sebagai ‘irrasional’,’tidak berasas ilmu’,’hanya dogma’ karena mereka melihat segala suatu dengan ‘mata satu’ atau dengan cara pandang terhadap realitas yang tidak utuh.dan jangan gentar bila filsafat – sains lebih banyak didominasi oleh orang orang bersudut pandang materialistis (cara pandang ‘bermata satu’) sebab kebenaran sejati memang mahal dan seringkali hanya diketahui dan difahami oleh sedikit orang.yang mesti diwaspadai adalah kini saintis atheistik itu selalu menafsirkan berbagai temuan ilmiah ke arah (pembenaran’) ideologinya dan selalu ingin melanggengkan teori ilmiah yang bersesuaian dengan ideologinya tsb. walau teori itu irrasional dan ber asas kepada fakta yang ditafsirkan (bukan fakta langsung) semacam teori Darwin.
    Padahal dalam konsep Tuhan ‘ilmu’ itu memiliki dua kaki dan dua mata,yang satu berpijak di dunia abstrak yang satu berpijak didunia konkrit,yang satu melihat ke dunia abstrak dan yang satu melihat ke dunia konkrit.sehingga apapun temuan ilmiah yang tertangkap mata secara langsung ia senantiasa berkaitan dengan realitas abstrak atau dengan tafsir yang bersifat abstrak.
    Artinya dalam kacamata agama ‘ilmu’ termasuk didalamnya ‘sains’ (ilmu dunia material) tak bisa mengarah atau diarahkan ke kacamata pandang ‘materialisme ilmiah’ yang kini gencar di promosikan oleh orang bersudut pandang materialistik.

  37. Kata atheist (lihat komentar di atas): “Di negara yang mengakui keberadaan atheis, kerukunan sangat terjaga, saling menghormati…dst”.
    Betulkah ?. Yang jelas kelihatan bohong dan dustanya !
    Lihat dan buka mata lebar2, di negara2 komunis (komunisme berkerabat dekat dengan atheisme)…orang-orang beragama, tempat2 ibadah dizalimi dengan cara sadis. Pembunuhan, pengejaran, intimidasi, indotrinasi dst. Mungkin sekarang sedikit berbeda, tetapi lihatlah Uni Siviet pada saat itu, RRC/China pada saat itu, Kamboja/Kmer Merah, dan masih banyak lagi yang lain. Ingat rejim Pol Pot yang masih hangat dalam ingatan sejarah ?. Kenapa kalian tutup mata, seolah itu tidak terjadi ?
    Andaikan: tahun 1948/1965 PKI menang dan menguasai Indonesia…apa yang akan terjadi ? Bisa jawab, khan ? Belum menguasai Indonesia saja para Ulama diburu dan dibantai secara sadis. Indonesia tidak akan ada damai dan tenteram….
    Di sini saat ini atheis [bilapun ada] tampak ramah dan bersahabat itu karena secara jumlah masih belum mungkin unjuk gigi. Sudahlah jangan tutup mata… Jangan sok humanis…!

    • setuju mass ! sejarah membuktikan kalo para zionis itu sangat kejam..

      Terlihat kembang api di langit yg cukup jauh laksana kegembiraan barisan pasukan Reconquista (penakluk Muslim Spanyol) menyambut dua hari tersedih (1-2 Januari 1492 M) di semenanjung Iberia dimana Emir Granada yg terakhir menyerahkan kunci pintu kota.

      Ya, dia Emir Abu ‘Abdillah (Boabdil) menyerahkan tampuk kekuasaannya kepada Ferdinand dan Isabelle. Hanya dia dan segelintir keluarga kerajaan yg diberikan kesempatan utk mengungsi ke luar kota hingga akhirnya terusir ke Maroko.

      * Tamat riwayat Andalusia pada waktu itu! Diikuti inkuisisi yg secara kejam memaksa seluruh Muslim dan Yahudi utk meninggalkan keyakinannya atau mati utk itu.

      gila kan, dipaka meninggalkan keyakinan atau mati ..

      nh link bukunya :
      http://www.ospreypublishing.com/store/Granada-1492_9781855327405

      jangan sok alim deh atheis karena jumlah kalian aja yg ga banyak..
      kalian bahkan bikin forum yg menghina kaum beragama..
      so..so…soo deh..

      di rusia aja mereka lg bikin obat narkoba yg namanya crocodile yg membuat manusia jd zombie..daging mereka busuk ..ini disebut manusia? mikir ulang deh..

  38. apa kita salah klu mengganut paham atheis???

    • menurut anda? jika sang pencipta membuat anda lalu anda tak mengakui keberadaannya salah atau tidak?

      jika anda menemukan suatu penemuan lalu penemuan itu dianggap dan disahkan sbg penemuan milik org lain.. salah atau tidak?

  39. di atas ada menyebutkan alam semesta yg tak terbatas adalah tuhan,saya sempurnakan dan luruskan; bedanya tuhan dan mahluk yg dikekalkan adalah?contoh;surga dan neraka dikekalkan,termasuk penghuninya.mahluk adalah sesuatu sesuatu yg tampak dan bisa di indra[materi],tuhan adalah sebaliknya,jadi alam semesta yg tak terbatas kurang tepat bila disebut tuhan,karna tuhan sendiri keberadaannya sebaliknya dari semua itu….perbedaan tuhan dg mahluk adalalah;1.tuhan tidak terikat dg ruang [tempat],karna ruan/tempat itu sendiri adalah ciptaannya,berbeda jauh dg materi/mahluk,yg keberadaannya pasti terikat dg ruan/tempat,, 2.tuhan tidak terikat dg waktu,krn waktu itu sendiri juga ciptaannya,,sangat berbeda dg mahluk/materi,sudah pasti terikat dg waktu.lalu siapakah dan dimanakah tuhan……?!hasil dari pengkajian alqur’an dan hadis sy menemukan jawaban dg suatu pertanyaan….,selain yg “ada/mahluk/materi” adakah sesuatu?jawabannya adalah tidak ada,karna kalau masih ada pasti adalah materi. lalu pasti anda akan bertanya lagi,,,dimanakah tuhan????…..jawabannya adalah lawan kata dari keberadaan,,,yaitu “ketidak beradaan,itulah tuhan”ketidak beradaan adalah suatu bukti bahwa itu ada,bukankah segala sesuatu berpasangan,listrik aja plus dan minus.sementara pasangannya “ada” adalah “tidak ada”,berarti sesuatu yg tidak ada itu adalah ada,yaitu ketidak adaan itu sendiri,dialah tuhan yg maha agung,dialah allah yg mengendalikan materi jagad raya ini,dan sangat naif sekali bila tuhan dikatagorikan seperti materi yg bisa diteliti untuk dijadikan uji coba,jadi membuktikan bahwa keberadaan allah berada dlm posisi yg sangat tinggi dan agung,sehingga kecerdasan akal ciptaannya tidak mammpu mengindranya,kecoli mengikuti petunjuknya dg meng indra dan memplajari ayat ayatnya/bukti buktinya,yaitu mahluk/materi yg memang diperintahkan untuk men tafakkurinya…..kurang paham dg penjelasan di atas bisa menghubungi 085249103299.

    • “YANG ADA ITU TIADA , TIADA ITU ADALAH ADA YANG SEBENAR-BENAR ADA, KARNA ADA BERASAL DARI TIADA”, ini ajaran manusia dewa “BU KEK SIAMSU”, dalam Komik Seial Pulau ES (Ko Ping Ho) ; yang benar aja bro…., kenapa sih sulit betul dalam mencari Tuhan Sang Pencipta Alam semesta ini, dalam Al-Qur’ an sudah ada petunjuk awal mengapa tidak memulai dari sana saja, jauh lebih terarah . Salah satu ini saya kutipkan sedikit :
      ” Jika mereka bertanya kepadamu ya Muhammad katakan kepada mereka bahwa sesungguhnya aku dekat lebih dekat dari urat nadi batang leher mereka “.
      Coba renungkan apa arti kalimat dalam Al-Qur’an ini, jika ingin belajar tuntutlah ilmunya , cari ahlinya jangan belajar merabah-rabah habis umurmu belum juga kamu dapatkan.

  40. bagi ku.. kalian orang atheis sebenarnya sudah benar tapi apa salahnya meyakini satu agama saja kalian orang yang logis pintar dan itu hebat sekali karena banyak dari ilmuan juga asalnya dari atheis … buat yang atheis pertama juga dulu saya orang atheis tapi dngan keatheisan itu aku selalu meneliti agama dari semua kitab yang kubaca aku agak kagum dngan kitab al quran karena kitab ini menceritakan dari awal pembentukan bumi sampai bagaimana akhirnya nanti serta tanda tanda kiamat mungkin ini terlalu besar kali ya. kita coba yang lebih tidak di hiraukan contohnya mati menurut atheis
    pertanyaan
    kalau kita mati ke mana sih selanjutnya
    neraka ato syurga??
    Bagaimana terbentuknya
    dari atom??

    Pertanyaan lain
    sudah tahu belum adanya
    air panas dan air dingin terpisah dalam lautan yang membentuk suatu dinding semu
    dan bumi itu memiliki 7 langit/kayak atmosfer stenosfer dll..
    Ternyata di kitab orang islam itu ada bro.. Aku terkejut banget..
    Dan masih bnyak lagi bro
    semenjak itu aku pun ingin jadi muslim

    kalo agan2 atheis gak percaya
    beli aja qur an
    yang ada terjemahannya
    di jamin
    jadi ilmu pengetahuan bro
    masa, orang atheis gak penuh dngan penasaran dan xperimen
    gue sih nggak nyaranin masuk islam
    gue di sini cuma mau curhat aja..
    Tapi lebih bagus si, masuk islam aja bagi yang berminat

    gue dah baca kitab injil
    tapi gue nngak ngerti
    sulit untuk di cerna mungkin hanya umat kristiani saja yang tahu dalam isi kandungan beserta makna dari kitab
    tersebut
    kalo salah ngarti in bisa berabe…
    (sorry!)

    maaf jika ada salah kata dari kata kata ku di atas
    aku juga mantan atheis

    wassalam

  41. Sudah terbukti kalo TUHAN itu adalah ciptaan MANUSIA sdri sesuai dengan khayalan serta pengertian mereka pda zaman tersebut !!!

    Terbukti dari sejarah ,Dimana setiap zaman memiliki TUHAN mereka masing masing dan saling berbeda pula…

    Sudah berkali2 MANUSIA menciptakan TUHAN mereka sesuai dgn imaginasi serta pengertian mereka… dari DEWA ZEUS PETIR zaman yunani kuno,, DEWA HORUS MATAHARI zaman mesir kuno,, DEWA LAUT POSEIDON,, DEWA HUJAN,, DEWA API … dan lain2… sesuai dengan khayalan dan pengertian manusia pda zaman itu…

    Dan akhirnya TUHAN yg mereka ciptakan itu akan MATI dimakan oleh zaman / ditinggalkan oleh penganutnya sdri..

    Tentunya TUHAN ALLAH zaman peradaban sekarang dan TUHAN YESUS zaman peradaban sekarang… juga akan menjadi DEWA ALLAH,, atau DEWA YESUS pada zaman peradaban yg akan datang…

    Karena pda zaman peradaban yg akan datang, pengertian serta ilmu pengetahuan dan teknologi manusia akan berkembang terus …

    Sehingga pandangan manusia tentang TUHAN mereka akan berubah lagi sesuai dgn zaman nya…

    Itulah mengapa saya katakan bahwa

    TUHAN adalah CIPTAAN MANUSIA menurut gambaran serta pengertian manusia pda zaman tsbt..

    • Pernyataan anda bahwa TUHAN itu adalah ciptaan/imajinasi MANUSIA adalah pernyataan yang bisa dimengerti apabila anda melihat perjalanan sejarah manusia dimana setiap babakan sejarah memiliki TUHAN yang berbeda-beda sesuai dengan imajinasi dari tingkat peradaban masing-masing.
      Tetapi coba Anda renungi lebih lanjut, bukankah jelas bahwa di setiap peradaban setiap manusia selalu menginginkan adanya TUHAN? Jadi, adalah sebuah kepastian bahwa setiap manusia memiliki naluri ketuhanan, termasuk anda sendiri. Naluri inilah yang membuat setiap manusia membutuhkan adanya TUHAN.
      Hal ini persis seperti setiap manusia membutuhkan pimpinan, maka adanya kepala keluarga, kepala desa, camat, bupati, presiden, dst.
      Dengan adanya Tuhan (Theis), maka adanya sebuah bentuk pertanggungjawaban Tertinggi sehingga manusia dalam hidupnya akan teratur. Bila tidak ada Tuhan (Atheis), maka tidak ada yang Maha Tinggi sehingga dengan semaunya manusia hidup di bumi ini, ‘kekacauanlah’ yang akan terjadi.
      Adapun perbedaan istilah ketuhanan disetiap peradaban adalah perbedaan paham/isme. Coba tengok sejarah Ibrahim AS ketika berada di negeri Mesopotamia yang menjadikan benda-benda langit sebagai tuhan (Politheisme-banyak tuhan). Masyarakat di negeri Mesopotamia lebih bisa memahami tuhan yang nampak oleh panca indera sebagaimana paham kaum Atheis yang hanya menerima keberadaan TUHAN bila bisa ditangkap ‘fisik’nya oleh panca indera mereka.
      Sedangkan, Ibrahim mempunyai paham yang berbeda yaitu Monotheisme (Tuhan Yang Satu) dan TUHAN tidak menyerupai apapun di alam raya ini. Sebuah paham yang tidak bisa diterima oleh Politheis dan Atheis,
      Dalam perkembangannya, paham Ibrahim AS ini diterima meskipun dimusuhi pada awalnya. Dengan kembalinya manusia pada paham yang lurus ini, manusia hidup dengan damai sekalipun mereka yang berpaham Politheis dan Atheis masih ada.
      Lalu, beberapa abad kemudian manusia kembali Atheis dan Politheis hingga datangnya pembaharu yang mengembalikan manusia kepada paham yang lurus. Siklus ini berulang-ulang termasuk kehidupan di abad 21 ini, manusia kembali menjadi Atheis dan Politheis dengan berbagai paham kehidupannya : materialisme, humanisme, pluralisme, komunisme, dll sebagaimana paham yang dimiliki beberapa komentator dlm blog ini.

      • saya kutipl dikit:
        Tetapi coba Anda renungi lebih lanjut, bukankah jelas bahwa di setiap peradaban setiap manusia selalu menginginkan adanya TUHAN? Jadi, adalah sebuah kepastian bahwa setiap manusia memiliki naluri ketuhanan, termasuk anda sendiri. Naluri inilah yang membuat setiap manusia membutuhkan adanya TUHAN.

        coba mas dalami lagi apa yang anda tulis,,, sebertinya anda mendukung teori tuhan dicipatakan manusia,,,,, bingung aku samamu mas,,, loe dipihak sapa sih?

      • Mungkin tepatnya manusia menciptakan “ketuhanannya sendiri”. Karena belum ada bimbingan (wahyu Ilahiyah) dan keterbatasan berfikir, mereka menganggap apa yang terkuat/yang mengagumkan dari yang mereka lihat/rasakan, itulah Tuhan.

  42. ATEIS ADALAH SISTEM ERROR….!

  43. kerabat dengan tong sampah dan toilet ?? HAHAHA kocak tanpa anda sadari anda menganggap diri anda memiliki kepercayaan yg paling bnr,, anda sangat memalukan agama anda sendiri dgn kta-kta anda tersebut dan pahamilah

    Beberapa Pertanyaan :
    1. Jika kehidupan berawal dari atom, darimana atom itu muncul ?
    – memang bnr ini sulit di jelaskan tp atheis mengambil arah yg sudah fakta yaitu langsung dari atom bukan dari penciptaan atom itu sendiri. karna cukup sulit untuk di prediksikan hal itu, klo menurut sya dunia ini terbentuk krna kesalahan time paradox.. menurut saya itu sungguh logik dari pada berserah diri tanpa menggunakan otak/logik dan membuat deksripsi hayal tanpa fakta..

    2.Bagaimana atom-atom itu bisa saling berinteraksi? dan Bagaimana datangnya ruh kehidupan ?
    – saya memandang jasmani sebagai komputer dan tidak ada ruh bagi komputer yg hidup, komputer bekerja krna ada y energy elekromagnetik.. kehidupan brawal krna ada y atom-atom yg brkumpul pada satu titik dari segala unsur didunia ini yg membutuhkan waktu evolusi yg cukup lama untuk membuat suatu bakteri, dan waktu demi waktu bakteri itu membuat elemen/sel baru hingga terbentuk beberapa bentuk evolusi dan berangsur-angsur ber evolusi membentuk manusia pada zaman ini..

    sekarang giliran saya yg bertanya :
    “dari mana anda tahu bahwa tuhan mu lah yang menciptakan dunia ini ?”
    apakah dari surat-surat kitab mu ? apakah dari teman-teman ?.. hahaha yg sebenar y lebih tidak logik adalah logika mu
    kitab mu diri mu yang menciptakan bukan tuhan mu,, dasar bodoh

    • “saya memandang jasmani sebagai komputer dan tidak ada ruh bagi komputer yg hidup, komputer bekerja krna ada y energy elekromagnetik”.
      Komputer itu terdiri dari 2 komponen. Yaitu hardware dan software. Kedua komponen yang saling berinteraksi itulah yang akhirnya menghasilkan sistem sehingga komputer mampu untuk mengolah data. Kita tahu bahwasanya komputer tidak dapat bekerja apabila tidak ditunjang oleh softaware (termasuk OS). Kita analogikan saja bahwa hardware itu jasad, sedangkan software itu ruh. Dan cara untuk membedakan antara komputer mati dan komputer yang hidup itu terletak pada komponen ke-2 tersebut yaitu software. Itulah faktanya mengenai komputer hidup dan yang mati. Apabila anda hanya mengatakan bahwa komputer bekerja karena adanya energi elektromagnetik maka hal itu memang benar adanya, karena setiap benda elektronik pasti membutuhkan energi elektromagnetik. Namun bagaimana keterkaitannya antara kedua komponen tersebut tidak anda jelaskan, atau perhatikan.

  44. atheisme jelas paham di luar Islam dan menafikan keberadaan tuhan. makanya mereka selalu mencari kebenaran dan pembenaran melalu logika mantiqnya. padahal sungguh berita tentang penciptaan sesuatu itu ada di Alquran. namun sayang mereka tidak beriman kepada Allah dan Al quran..

  45. Sy bner2 gak setuju sama tulisan ini.., ini kan ilmu atau teori yg sejauh ini bisa diperoleh oleh manusia.., bukankah islam itu sendiri yg mengajarkan untuk slalu mencari dan belajar…, dan mungkin emang masih jauh dari benar…, tp trus klo mentok di akal, nyerah dan udah pasrah aja dengan bilang semua kembali k tuhan. bwt ap ada akal??

    klo misalny hal ini dianggap atheis, slesai aj urusan, gak usa lg dikembangkan ilmu alam. tutup aj lembaga penelitian, perguruan tinggi science dll. slesai.

    mungkin penulis bisa dakwah dengan menyajikan tulisan yg lebih bermutu.^^

    • Mas, tulisan ini tidak berpendapat bahwa ‘agama menentang ilmu pengetahuan dan logika’.
      Tuisan ini membuktikan ‘tidak rasional’-nya para atheis yang menganggap kelompoknya berpikir rasional.
      Para atheis menganggap sesuatu itu rasional itu jika bisa dibuktikan dengan indera (kasarnya mata telanjang), agama dan ketuhanan dianggap irasional karena tidak bisa dibuktikan dengan penginderaan. Jika penginderaannya/pemikirannya mentok sesuatu itu dianggap ‘kebetulan’, misal :
      – tentang atom dari mana asalnya, jawabnya ya memang kebetulan ada titik.
      – kenapa pada evolusi manusia gini-gini aja, mestinya kan ada yang bersayap, jawabnya : ya kebetulan bla bla bla

      Sedangkan rasional menurut orang beragama adalah cara pemikiran yang tertata/sistematis, bukan hanya mengenal yang kongkrit/tertangkap mata, tapi juga yang abstract.

  46. Saya sangat tertarik dg diskusi ini. Saya saat ini sedang merasa sangat sedih karena dalam tahap pencarian keyakinan ini dari hari kehari semakin menemukan fakta yang menudukung keraguan tentang kebenaran dari ajaran agama saya.

  47. Beberapa fakta yg membuat keraguan terhadap agama adalah sbb:
    1. Sdh sekian lama saya cari fakta dan bukti adanya ilmu gaib, sihir, hantu dll tetapi semakin saya temukan bahwa semua sihir, ilmu gaib, hantu dan hal ghaib itu hanyalah khayalan manusia yg tidak pernah terbukti ada. Jika saja saya berhasil menemukan ada hal ghaib yg terjadi, maka cukuplah sudah bukti buat saya utk meyakini bahwa agama itu benar-benar ajaran dari penguasa alam semesta.
    2. Teori kehidupan setelah mati ternyata berbeda-beda tergantung dari mana asal pemikiran tersebut, misalnya agama dari timur tengah seperti yahudi, kristen dan islam meyakini setelah mati manusia akan dibangkitkan lagi di akherat dan akan masuk surga atau nereka. Sedangkan agama dari India seperti Hindu dan Budha menyakini setelah mati manusia akan dihidupkan lagi di dunia (reinkarnasi).
    3. Sepanjang sejarah sudah banyak orang yang mengaku nabi/dukun atau sejenisnya yang mengaku bisa berkomunikasi dg penguasah alam (TUHAN), bahkan ada orang yang mengaku bahwa dirinya itulah Tuhan (YESUS). Tetapi apa yg saya lihat sekarang hasil tulisan-tulisan mereka (baca: kitab suci) hanyalah seperti dongeng dongeng seperti cerita mahabarata atau kopingho dll. Analisa dari tulisan itu pun jika sedikit benar karena analisa yang dipaksakan oleh para pengikutnya.
    4. Semua agama mati-matian meyakini bahwa dirinyalah yg paling benar dan yg lain semua sesat menuju neraka, ini mirip-mirip orang jualan kecap atau sejenisnya. padahal tak satupun agama punya justifikasi yang kuat yang membuktikan dirinya benar. Bahkan sama-sama Islam saja saya sudah melihat mereka saling menyalahkan dan tiap golongan mengaku dirinya yg paling benar.
    5. Saya pernah menjadi orang yg sangat taat beragama (Islam) sampai2 sering ketika sholat malam saya tak henti hentinya menangis dg sejuta perasaan tenang dan damai. Dalam hati saya inilah jalan yang lurus menuju sorga. Akan tetapi alangkah terkejutnya saya ketika saya melihat di Yogya selatan ada sebuah gereja yang jamaahnya juga menangis bahkan lebih keras dari saya. Saya jadi bertanya apa beda tangisan saya dengan tangisan orang kristen itu???
    6. Saat ini saya sangat memerlukan bantuan berupa petunjuk dimana ada dukun/kyai/pastur yg bisa menunjukan hal ghaib….tolong!!!!!

    • kalo pendapat saya, Tuhan itu ibarat benang yang belum dirajut, setelah di rajut menjadi kain (Agama), dan di sebarkan melalui para nabi (desiner pakaian).
      Jadi semua agama berasal dari satu sumber.

      Kenapa manusia banyak perang karena agama?
      kebanyakan beragama karena garis keturunan/warisan sehingga menjadi terlalu fanatik, karena doktrin2 yg diajarkan sejak kecil.

      Seharusnya manusia memilih agama sesuai dengan hati nuraninya, mana yg paling cocok, pada saat usia dewasalah saat yang tepat untuk memilih agama.

      Masing2 agama meyakini adanya 1 Tuhan, tapi kenapa tidak berpikiran bahwa Tuhan dari agama lain itu sama dengan Tuhannya?

      Umat beragama meyakini Tuhan itu Maha Kuasa, kalau berpikir logika, apabila Tuhan mau hanya 1 agama yang ada di dunia, maka itu semudah membalikkan telapak tangan bagiNya. Seharusnya dari hal ini mereka harus bisa menerima perbedaan antar umat beragama, sehingga tidak ada perang antar agama, yang hanya meributkan pepesan kosong….

    • hal gaib itu tidak perlu dijadikan masalah. belajar aja yang nyata. sebab kalau berpikir yg gaib, nanti kepala pusing, dan sakit-sakitan. berpikir aja apa yg bs dikerjakan hr ini. Hari esok adalah khayalan dan tidak ada. mengapa ? karena setiap orang bangun pagi, pasti ketemu hari ini.

  48. ah ini penjelasan yang keliru mengenai atheis dan mengenai logika…..

  49. Just desire to say your article is as astounding. The clarity in your post is simply spectacular and i could
    assume you are an expert on this subject. Well with your permission let me to grab your feed to keep
    up to date with forthcoming post. Thanks a million
    and please carry on the rewarding work.

  50. Tuhan/tuhan adalah ciptaan manusia atau manusia adalah ciptaan Tuhan/tuhan? Jika partikel Tuhan/tuhan bisa ditemukan oleh para fisikawan pada percobaan Large Hadron Collider di Swiss pada masa dekat ini, maka semua kitab suci yang ada di dunia ini harus direvisi. Tuhan/tuhan bisa dibuktikan secara ilmiah, rasional, logis, obyektif dan empiris? Suatu kedahsyatan yang akan mengguncang keimanan, keyakinan, kepercayaan dari semua manusia yang selama ini percaya atau tidak percaya akan adanya Tuhan/tuhan. Kita tunggu berita dari Swiss tidak lama lagi. Kaum bertuhan dan kaum tidak bertuhan, anda semua akan terkapar di tangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salam kemanusiaan.

    • Wkkkk,,,LOL
      bayangin ada pertikel Tuhan/tuhan di dalam tabung reaksi…trus bisa diciptakan tuhan dengan macam2 type/varian.

      Anda orang jawa pertama yang otaknya ikut meleleh dari kuping sama irung

  51. Yang membingungkan kaum atheis bahwa banyak orang yang sok tau dan asal percaya dengan tulisan kitab. Padahal Kitab itu juga sudah di tulis banyak tangan dengan tafsiran sesuai pemahaman si juru tafsir. Yang paling logis adalah menjalankan Kebajikan dengan bijaksana (tidak merugikan diri sendiri dan orang lain). Mengkondisikan kedamaian di muka bumi ini, tidak menyakiti mahkluk hidup apapun dengan cara apapun, tidak merendahkan derajat diri sendiri dan orang lain. Fakta fakta dari buku dan sumber sumber yang katanya “sahih” tidak dapat dijadikan patokan kebenaran, dan hanya akan menghanyutkan komunitas kerukunan beragama menjadi debat kusir yang tidak ada ujung pangkalnya yang pada akhirnya berbuah pada kebencian, kedengkian, kesombongan, kemarahan bahkan perpecahan antar manusia.

  52. Kenapa sih Kak Ratu Adil bikin komen banyak sampe 7 komen. Nyemak-nyemakkan yak (Bahasa Melayu:Membikin tulisan makin ruwet dan bingung)

    Kalau punya komen panjang, kan disatukan. Misal, 7 komen disingkat ke 1 komen. Bisa, kan?

  53. Atheis mengingatkanku akan zaman Jahiliah (masa kebodohan) dimana para manusia di zaman ini tidak percaya keberadaan Tuhan dan mereka mengakui matahari sebagai dewa.

    Salam : underground

  54. yang mau atheis silahkan dan yang mau monotheis silahkan pilih sendiri, karena pada dasarnya tak ada yang bisa paksa suatu keyakinan kepada orang lain kecuali orang itu sendiri yang talah merubahnya, dengan sains manusia bisa ciptakan komputer, hp dll, tapi bisakah manusia ciptakan manusia, bisakah manusia ciptakan hewan sekecil semut, bisakah manusia ciptakan bunga beserta detail warna dan komposisinya, ini semua adalah bukti adanya Dzat yang Maha selain manusia

  55. biarkan lah orang2 atheis itu ada mereka jga makhluk produk sang maha pencipta.klo mereka ga ada apa kata dunia. (lumayan lah go ngrame2 urip)

  56. 14 abad yg lalu, jauh sebelum adanya teknologi & kemajuan sains dan ilmu pengetahuan. TUHAN melalui
    QUR’AN sudah menjelaskan dengan sejelas2nya perihal alam & jagat raya

    >> “Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (Al Qur’an, 21:33)

    >>”Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (Al Qur’an, 36:38)

    >> “Demi langit yang mempunyai jalan-jalan.” (Al Qur’an, 51:7)

    ————-

    “Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang ada padanya.” (Al Qur’an, 21:32)

    Sifat langit ini telah dibuktikan oleh penelitian ilmiah abad ke-20.

    *Atmosfir yang melingkupi bumi berperan sangat penting bagi berlangsungnya kehidupan. Dengan menghancurkan sejumlah meteor, besar ataupun kecil ketika mereka mendekati bumi, atmosfir mencegah mereka jatuh ke bumi dan membahayakan makhluk hidup.

    *Atmosfir juga menyaring sinar-sinar dari ruang angkasa yang membahayakan kehidupan. Menariknya, atmosfir hanya membiarkan agar ditembus oleh sinar-sinar tak berbahaya dan berguna, – seperti cahaya tampak, sinar ultraviolet tepi, dan gelombang radio. Semua radiasi ini sangat diperlukan bagi kehidupan. Sinar ultraviolet tepi, yang hanya sebagiannya menembus atmosfir, sangat penting bagi fotosintesis tanaman dan bagi kelangsungan seluruh makhluk hidup. Sebagian besar sinar ultraviolet kuat yang dipancarkan matahari ditahan oleh lapisan ozon atmosfir dan hanya sebagian kecil dan penting saja dari spektrum ultraviolet yang mencapai bumi.

    *Fungsi pelindung dari atmosfir tidak berhenti sampai di sini. Atmosfir juga melindungi bumi dari suhu dingin membeku ruang angkasa, yang mencapai sekitar 270 derajat celcius di bawah nol.
    ————————-
    Satu fakta tentang alam semesta sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur’an adalah bahwa langit terdiri atas tujuh lapis.

    >> “Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Al Qur’an, 2:29)

    >> “Kemudian Dia menuju langit, dan langit itu masih merupakan asap. Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya.” (Al Qur’an, 41:11-12)

    Saat ini benar-benar diketahui bahwa atmosfir bumi terdiri atas lapisan-lapisan yang berbeda yang saling bertumpukan. Lebih dari itu, persis sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur’an, atmosfer terdiri atas tujuh lapisan. Dalam sumber ilmiah

    1. Troposfer
    2. Stratosfer
    3. Ozonosfer
    4. Mesosfer
    5. Termosfer
    6. Ionosfer
    7. Eksosfer

    • BAHAN RENUNGAN BERSAMA
      —————————————-
      “Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun.” (Al Qur’an, 24:40)

      Keadaan umum tentang lautan yang dalam dijelaskan dalam buku berjudul Oceans:

      Kegelapan dalam lautan dan samudra yang dalam dijumpai pada kedalaman 200 meter atau lebih. Pada kedalaman ini, hampir tidak dijumpai cahaya. Di bawah kedalaman 1000 meter, tidak terdapat cahaya sama sekali. (Elder, Danny; and John Pernetta, 1991, Oceans, London, Mitchell Beazley Publishers, s. 27)

      Kini, kita telah mengetahui tentang keadaan umum lautan tersebut, ciri-ciri makhluk hidup yang ada di dalamnya, kadar garamnya, serta jumlah air, luas permukaan dan kedalamannya. Kapal selam dan perangkat khusus yang dikembangkan menggunakan teknologi modern, memungkinkan para ilmuwan untuk mendapatkan informasi ini.

      Manusia tak mampu menyelam pada kedalaman di bawah 40 meter tanpa bantuan peralatan khusus. Mereka tak mampu bertahan hidup di bagian samudra yang dalam nan gelap, seperti pada kedalaman 200 meter. Karena alasan inilah, para ilmuwan hanya baru-baru ini saja mampu menemukan informasi sangat rinci tersebut tentang kelautan. Namun, pernyataan “gelap gulita di lautan yang dalam” digunakan dalam surat An Nuur 1400 tahun lalu. Ini sudah pasti salah satu keajaiban Al Qur’an, sebab infomasi ini dinyatakan di saat belum ada perangkat yang memungkinkan manusia untuk menyelam di kedalaman samudra.

      Selain itu, pernyataan di ayat ke-40 surat An Nuur “Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan…” mengarahkan perhatian kita pada satu keajaiban Al Qur’an yang lain.

      Para ilmuwan baru-baru ini menemukan keberadaan gelombang di dasar lautan, yang “terjadi pada pertemuan antara lapisan-lapisan air laut yang memiliki kerapatan atau massa jenis yang berbeda.” Gelombang yang dinamakan gelombang internal ini meliputi wilayah perairan di kedalaman lautan dan samudra dikarenakan pada kedalaman ini air laut memiliki massa jenis lebih tinggi dibanding lapisan air di atasnya. Gelombang internal memiliki sifat seperti gelombang permukaan. Gelombang ini dapat pecah, persis sebagaimana gelombang permukaan. Gelombang internal tidak dapat dilihat oleh mata manusia, tapi keberadaannya dapat dikenali dengan mempelajari suhu atau perubahan kadar garam di tempat-tempat tertentu. (Gross, M. Grant; 1993, Oceanography, a View of Earth, 6. edition, Englewood Cliffs, Prentice-Hall Inc., s. 205)

      Pernyataan-pernyataan dalam Al Qur’an benar-benar bersesuaian dengan penjelasan di atas. Tanpa adanya penelitian, seseorang hanya mampu melihat gelombang di permukaan laut. Mustahil seseorang mampu mengamati keberadaan gelombang internal di dasar laut. Akan tetapi, dalam surat An Nuur, Allah mengarahkan perhatian kita pada jenis gelombang yang terdapat di kedalaman samudra. Sungguh, fakta yang baru saja diketemukan para ilmuwan ini memperlihatkan sekali lagi bahwa Al Qur’an adalah kalam Allah.

      • Penafsiran diatas terlalu dipaksakan, seperti halnya orang jawa yang meyakini ramalan jayabaya. Walaupun jelas tidak terbukti tetapi tetap saja dicari-cari cerita sebagai pembenaran. Demikian juga Quran bisa jadi dalil tentang wajibnya memakai helm, atau Quran sebagai dalil bumi itu bulat, atau tentang adanya UFO, semua bisa dicari-cari tinggal pesan dan bayar seorang kyai.

  57. tak masalah teis ato ateist, smua trgantung tingkahlaku indvdu nya,..

  58. hmm.. bagiku agamaku, bagimu agamamu…
    biarkan saja orang atheis itu gan, nanti di saat ruh mereka di cabut oleh malaikat maut, baru mereka akan tahu mana yg benar dan mana yg salah.. 🙂

  59. pertanyaan buat atheis :

    makhluk yg selama ini disebut setan yg sering menampakkan diri apa itu hasil evolusi juga?
    kalo emang iyaa tolong di teliti, saya mau tau setan asalnya dari zat apa lagi & apakah logika anda benar tentang :

    Atom-atom yg berinteraksi, membentuk senyawa kimia seperti Asam Amino. Setelah itu, Asam Amino berinteraksi lagi membentuk DNA, yang merupakan komponen pembentuk makhluk hidup…

    Bermula dari DNA inilah makhluk hidup terbentuk melalui proses evolusi, bermilyar-milyar tahun lamanya…

    & kalo emang dari hasil evolusi, itu evolusi dari apaan sampe bisa ngilang, terbang, dll.

    • lalu timbul pertanyaan lagi siapa yang menciptakan asam amino dan membuat sistim interaksi itu apakah asam amino itu mempunyai kekuatan yang mengatur dirinya sendiri sehingga menajdi DNA kawan ???

      Mampukah asam amino itu menyediakan habitatnya sendiri, alamnya sendiri dan lain sebagianya ?

  60. Pertanyaan untuk penulis:
    – Jadi Anda tidak mengakui tubuh Anda tersusun dari atom-atom?

    • Tubuh manusia terdiri dari atom-atom…
      Namun kumpulan atom, belum tentu bisa hidup…

      Apa tiang listrik benda hidup ? Apa kursi benda hidup ?

      Dari mana datangnya hidup dan kehidupan ?

      Jawabnya…
      berasal dari yang menciptakan aturan alam, yakni Yang Maha Kuasa

  61. UNTUK ORANG ATHEIS

    LOGIKA>berarti anda tidak percaya adanya roh, jin, dan setan?
    Anda pernah nonton film horor, dunia lain, orang KESURUPAN?

    BAGAIMANA perasaan SUAMI-ISTRI terbentuk?

    BAGAIMANA perasaan IBU dan ANAK terbentuk?

    EMOSIONAL>sedih, bahagia, marah, kecewa, DAN cinta?
    BAGAIMANA anda JELASKAN semua ini secara LOGIKA??

    Perlu diketahui! MANUSIA itu memiliki berbagai SISTEM PEMIKIRAN, diantaranya: Logika, EMOSIONAL, dan SPIRITUAL.
    dan orang yang hanya mengandalkan LOGIKA….?!
    “Itu seperti ATHEIS”

    • Kesurupan bisa dijelaskan oleh medis sih sebenarnya..
      Cinta juga bisa dijelaskan dengan penjelasan hormonal dll.

      Saya bukan ateis, tapi juga gak mau dikit2 pakai setan, roh, jin, selama penjelasan ilmiah masih ada.

      • Cerita tentang setan, orang kesurupan, Basi…
        jangan mengambil contoh yang pernah anda lihat difilm atau cerita dari buku-buku…
        lihat dikehidupan anda sendiri…
        saya yakin anda sendiri tidak pernah bertemu Jin atau sejenisnya, hanya keyakinan anda tentang hal itu
        yang membangkitkan syaraf2 ketakutan anda bermain untuk diri anda….
        berbagai perasaan yang anda sampaikan…

      • Komentar diatas, kasihan deh dengan kamu kalu tidak percaya, padahal contohnya didunia ini saja ada tapi kamu tidak bisa melihatnya. Didalam tubuhnya pasti kamu yakin bahwa ada makluk lain selain tubuhmu yang nampak ini, yaitu yg orang sebut dengan Roh , apakah kamu mengenalnya atau menyangkalnya bahwa kamu tidak punya roh sahabat ?

      • ANton bango…
        bagaimana mungkin saya percaya, saya percaya saya dikendalikan oleh unsur2 didalam tubuh saya, sebagai manusia, kalau bicara tentang suatu yang tidak bisa dilihat, bagaimanapun tuhan dan roh – roh itu tidak dapat dibuktikan…
        kenapa harus takut jika harus mempercayai apa yang bisa dilihat saja…
        kamu hanya pengecut, takut jika apa yang diceritakan oleh buku dan orang disekitarmu adalah hal yang benar, meski kamu sendiri tidak menyaksikannya…
        manusia adalah unsur tertinggi dari alam semesta, patut mendapatkan jawaban yang pasti untuk tiap fenomena yang terjadi,…. dan pada hakekatnya manusia adalah sama…. agama memberikan perbedaan antara manusia, hingga banyak manusia dibumi yang dituhankan oleh umat beragama seperti dirimu…
        jangan bantah pernyataan saya ini, ini adalah kebenaran, mutlak…

      • benar sekali manusia itu adalah unsur tertinggi di alam nyata ini kita sepakat disini, memang manusia itu ciptaan Allah swt yang paling sempurna. Maka jika kamu ingin mengenal tuhanmu dengan nyata pelajarilah manusia itu sebenarnya siapa ?

        Jika anda telah mengenal manusia itu dengan sebenarnya maka anda akan mengenal tuhan yang nyata ?

        Itulah salah satu cara mengenal tuhan dengan benar, pelajarilah manusia itu ,siapa dia sebenarnya ?
        Bagimana kejadiannya & bagaimana akhir ceritanya ?

  62. lebih baik kalian tahu

  63. Teori relativitas enstein ruang dan waktu bisa “mulur-mungkret” seiring dengan kondisi pengamat yakni berdasarkan pada kecepatannya. Kalau ruang dan waktu saja sudah bersifat relatif, maka variabel apalagi didunia ini yang bersifat tidak relatif dialam semesta ini?Wadahnya saja sudah relatif isinya akan ikut menjadi relatif .
    Jadi seluruh peristiwa alam semesta ini lantas menjadi relatif , yang tidak relatif, satu-satunya adalah yang tidak terikat ruang-waktu-materi-energi-informasi.yang meliputi langit dan bumi dan itulah tuhan yang maha perkasa.

  64. ciang santang

    sesungguhnya atheis itu tidak berakal!!

  65. ciang santang

    kalo atheis berakal,coba tunjukan wujud akal dan apa warnanya?

  66. nampaknya memaknai atheis secara tekstual sbg anti tuhan bkn pandangan yg tepat.yg benar adlh atheis merupakan org2 yg sngt skeptikal-rasional,hanya menerima realitas or fakta jk ada pnjelasan ilmiah or informasi kuat yg sahih.misal:”jika memang Tuhan ada,apa bukti bhw Dia ada?”pandangan mereka adlh “seeing is believing;lihat percaya”.kl tdk terlihat tdk percaya….pndangan semacam ini adlh atheis ‘tingkat bawah’.sdg pr ilmuwan yg atheis–‘atheis kasta atas’ mencari keberadaan Tuhan melalui srangkaian riset ilmiah…krnnya tdk aneh ktk fakta ilmiah menunjukkan keberadaan kekuasaan Tuhan–hal2 yg tdk dpt dijelaskan secara ilmiah (menurut hukum fisika or alam)—mk mereka memilih: terus atheis sambil trus meriset, stengah menerima dgn mengambil hipotesis ‘hal-hal lain yg blm dpt dijelaskan’, atau memeluk ajaran trtentu….atheis hnylah kondisi kesementaraan kognitif-afektif;akal-jiwa seseorang yg terus bergerak mencari hakikat ketuhanan…sbagian mlh mnyatakan bhw pendekatan terbaik untuk menjadi org yg beragama dgn benar dan dekat dgn Tuhannya adlh mnjadi atheis…ibaratnya:”prlu jatuh bangun dulu sebelum bs berjalan dan berlari kencang”…sdg logika atheis yg dicontohkan di artikel ini–dgn mngambil teori darwin–mmg bnyk cacat nalarnya.itu adlh atheis level bawah….

  67. seluruh komentar isinya hanya membahas masalh fisik, tidakkah anda berfikir bahwa manusia itu mempunyai dua batang tubuh, satu yang anda lihat dan yang lainnya yang tidak dapat anda lihat kecuali anda rasakan perbuatannya, jika iya pergi anda nock out alias mati. Siapa yang menciptakan itu ????

    Maka saran saya belajar mengenal diri anda dahulu sebelum anda mempermasalahkan Allah swt.

    Siapalah manusia ini, berapa hebatkah dia dengan ilmunya apa yang dia tahu tentang alam ini, kecuali yang telah diajarkan oleh sang pencipta melalui ilham kepadanya. Dapatkah manusia yg hebat itu mengatur panjang sehelai rambutnya saja , atau kuku tangannnya saja tanpa memotongnya ? Subhanallah .

  68. toh sampai sekarang tidak ada umat muslim yang mampu membantah teori evolusi dengan karya ilmiah dan di terbitkan untuk di kaji ilmuan lain.

    Yang mereka punya cuma ayat ayat yang isinya lagi lagi cuma pengulangan.

    • Atheis : Enak ya jadi atheis.
      Theis : Loh apa enaknya?
      Atheis : Kalau sakit hati tinggal mati aja, ga ada yang marah.
      Theis : Masuk neraka?
      Atheis : Kagak.
      Theis : Itu kan menurut lo.

  69. kesimpulannya seperti ini…
    orang atheis lebih jujur melihat realitas daripada orang beragama…
    orang beragama mengharapkan sesuatu yang mereka tidak mengerti, hidup selama-lamanya di surga ataupun neraka, tanpa peduli tentang keberadaannya. hidup 50 atau seratus tahun didunia ini saja sudah sangat membosankan, tetapi mau-maunya percaya bahwa ada sebuah kehidupan yang waktunya tidak terbatas… yang hanya menenangkan ketakutannya tentang sebuah kematian…
    orang beragama juga harus jujur, bahwa dunia ini semakin maju dan berkembang, juga karena pemikiran orang – orang atheis… titik…

  70. Kasihan sekali, apakah kamu tidak dapat merasakan bahwa didalam dirimu ada kehidupan lain selain yang nampak pada jasadmu. Bagaimana jasadmu itu bisa hidup dan organ tubuh itu tidak dapat kamu kendalikan misanya panjang kukuh & buluh-buluh ditubuhmu mengapa tidak dapat kamu kendalikan sesuai kehendakmu kecuali kamu memotongnya.

    Mengapa tubuhmu bisa hidup kemudian kematian datang menjemput sedangkan kamu tidak dapat mengelak darinya. Jadi sebenarnya siapa yang hidup , jasad ataukah Roh yang ada didalam tubuhmu itu. Bukankah roh itu tak pernah mengalami mati ? Itulah contoh hidup yang kekal sahabat ?

    Semoga Allah memberimu hidayah.
    Wassalam

    • anda terlalu tidak jujur melihat kenyataan…
      anda sendiri saya yakin tidak pernah melihat hal – hal yang ajaib…
      anda hanya mendapat cerita dari orang yang merasa mengalami…
      percaya sesuatu jika anda mengalaminya…
      percaya bahwa anda pernah berdebat dengan saya atau berdebat dengan orang – orang didalam blog ini..
      atau paling tidak kita berbeda, jangan pernah merasa paling benar, kalian orang beragama sudah dirasuki sabda2 allah atau rasul kalian… yang manfaatkan kelemahan emosi manusia…
      allah atau tuhan jaman sekarang adalah pikiran kita sendiri,
      allah jaman sekarang sudah tidak pernah lagi berteriak dari langitnya…

      • Begini saudara, saya tidak memaksakan pengetahuan saya atau keyakinan saya. Islam tidak diajarkan untuk memaksakan kehendaknya, islam hanya menyampaikan firman Allah. Karna begitulah perintahnya dalam Al-qur’an.

        Saya sangat menghargai perbedaan, terima kasih anda mau meluangkan waktu untuk bertukar fikiran dengan saya.

        Jika anda berkenan untuk sekedar share berikut ini email saya : anton_skw@yahoo.com

        Semoga anda mendapatkan apa yang anda cari.., jangan lama-lama karna usia kita terbatas. Janganlah mati dalam keadaan bingung .

        Salam

      • saya tidak kebingungan…
        justru saya semakin yakin dari hari ke hari, apalagi setelah melihat cara berpikir anda….
        satu pertanyaan untuk anda…
        anda suka dengan hidup yang selamanya?
        jawabnya suka atau tidak dengan alasannya…
        mohon dijawab?

      • syukurlah kalau begitu, tiap orang mempunyai caranya sendiri. Saya suka kehidupan yang kekal,saya sangat meyakininya & itu nyata ada. Buktinya banyak ,bahkan sangat banyak .semua itu sy dapat setelah mempelajari serta mengkaji Al-qur’an ,perlahan-lahan saya mulai mengerti apa arti kehidupan ini. Mata hati sy mulai terbuka.

        Bahkan perbedaan pendapat & cara berfikir kita ini juga sudah tersirat didalam Al-qur’an, maaf inilah yang saya yakini “bahwa Allah menciptakan segala sesuatu itu berpasang-pasangan, kecuali Zat Allah swt itu yang tidak ada pasangannya.”

        Hal itu memang tdk mungkin terjadi , kalau itu terjadi berarti Allah itu ada tandinganNya.

      • jawaban yang bagus…
        silakan jalani hidup yang tanpa batas, tanpa kejenuhan, bertemu dengan manusia pertama,bahkan dan mungkin dengan orang yang akan datang, dan berbagai alam imajinasi yang mungkin nyata bagi anda…
        berbahagialah anda yang percaya dengan yang fenomena yang seperti ini. karena itu pasti sejukkan hatimu…
        karena bagi saya, i love my earth, and i’am ready for for die’d here…
        dan perdebatan kita tidak akan berarti apa2, karena hidup hanya sekali, jalani harimu dengan senyuman dengan keyakinan yang semuanya hasil perjalanan dan kemampuanmu memahami apa yang sebenarnya ada didunia ini…
        realistis or not… in your hand,
        hope to meet u in other side… he he he…

    • Sedih sama yang atheis, mereka udah tersesat sama ilmu pengetahuan.
      Padahal semua proses ilmu pengetahuan itu logikanya tidak bisa terjadi karena kebetulan saja.
      Dan saya tambahkan, hidup kekal yang dijanjikan tuhan itu kita hidup bukan sebagai makhluk fana(tinggal di bumi) melainkan di surga atau neraka.
      Selama kita hidup kekal tersebut tentu saja akan selalu ada hal yang jauh berbeda dengan kita tinggal di bumi. Kamu yang atheis mungkin tergolong orang-orang yang menunggu, tidak di neraka tidak di sorga, karena pikirannya sudah tersesatkan.

  71. Ruangan yang tak terhingga luasnya isinya macam2 planet dan bintang bahkan matahari bagai mana bisa terjadi itu masih misteri. Kalau manusia berasumsi sang pencipta (tuhan/allah) bisa benar juga bisa salah. Sebab susah untuk menjelaskan bagaimana prosesnya bagi saya tetap suatu misteri yang tak perlu diperdebatkan. Religi apapun mengklaim tuhan yang menciptakan Alam Semesta adalah hanya suatu khayala imajinasi ilustrasi. Semua hanya bertanya tanya siapa yang membuat Alam Semesta ini ya?

    • Dulu saya juga begitu kawan saya kalau debat tak mau kalah. Kalau saya terpojok saya akan cari jurus lain supaya orang kagum atas jawaban saya akhirnya mereka mundur teratur. Tetapi saya tidak bisa membohongi hati kecil saya sebenarnya saya mengakui suatu kebenaran dari informasi teman-teman debat saya.

      Dalam kesendirian saya , saya merenung apa arti hidup ini dan apakah saya jujur kepada diri saya, ternyata saya membohongi diri saya sendiri hanya karna ego pada diri saya yang sangat besar. Saya terpenjara disitu sehinggga fikiran saya sering nelangsa,kosong , saya tidak tahu harus bagaimana, semuanya menjadi rahasia.

      Tetapi ketika saya memutuskan masuk Islam dan mencoba mendalaminya, betapa saya terkejutnya , Allah menantang seluruh orang pintar dimuka bumi untuk berkumpul untuk mebuat hanya satu ayat saja seumpama ayat Al-Quran & Allah menantang manusia untuk membuktikan kalimnya.

      Akhirnya Allah mengatakan kemanapun atau bagaimanapun klaim /pengetahuan manusia itu sehebat apapun ,kesimpulan akhir maka ia(manusia) itu akan menyadari keterbtasannya/kebodohannnya. Sungguh Allah itu Maha Mengetahui segala sesuatu.

      Semoga sahabat mendapat hidayah . Amiin.

  72. hehheh saia debat di abam(anda bertanya atheis menjawab.) sama aja….atheis cm bs mendewakan pengetahuan scr rasional…hy itu kapasitasnya…logikanya banyak yg mati ketika terpentok pd hal irasional….lbh banyak bermain hipotesis n analisis premature….bermain logika spekulatif agar di akui eksistensinya…

  73. sebenarnya hati kecilnya mengatakan ada tuhan,tetapi egonya terlalu besar …!!

  74. Pada dasarnya tidak ad org ngaku ateis di indonesia, yg ada cuma bs bertuhan tapi bingung dg agamanya. Buktinya di KTPnya ada agama, dan lagi klo org ateis mati dikubur oleh siapa, caranya bgmn & dimana ? Sebab sampai skrg tdk ada panduan org ateis dikubur, klo yg beragama sdh jls ada tata cara pengurusan mayat

    • Setujuhhh, kasian yak entar nguburinnya gimana? Apa jangan2 di diemin gitu aja yak :)), jawab dong yg atheis. Beneran deh pengen tauu banget tata cara penguburan mayat atheis itu gimana

  75. Kasian sama yg atheis, walaupun d blog ini dia bisa debat habis2an dan merasa menang, tapiii..
    Pasti dalam hati kecilnya (kalo masih punya) masih galau apalagi kalo inget kematian.
    Sepanjang hidupnya akan terus di hantui ma pertanyaan darimana asal hidup dll dll. Akhirnya sampe dia mau mati, entah karena tiba2 karena kecelakaan atau sakit atau lainnya, pasti isi otaknya pertanyaannn terus yg ga terjawab. Eh tapi kejawab deh pas mayatnya dah masuk tanah ukuran 2×1 yang gelap sama cacing2 plus kelabang dan binatang tanah lainnya. Mau percaya ok ga juga ga pa2 toh kita pilihan kok maw happy ending pa enggak :))

  76. Menurut saya atheist itu manusia yg tidak sadar akan batasan batasan kodratnya sebagai manusia. Intinya yg nereka pertanyakan jika kamu bertuhan dan percaya,apa kmu tau wujudnya?tidak kan. Apa buktinya?tidak bisa masuk logika kan. Nah logika itu.. mereka tidak tau kodrat mereka sebagai makhluk yg kecil ini ada batasanya.
    Tapi Jika anda tanya sama saya tugan itu wujudnya seperti apa? Bagi saya tuhan itu seperti angin. Tidak tampak wujudnya tapi bisa dirasakan keberadaanya. Karena kapasitas kita diciptakan tidak sampai memikirkan itu. Seperti halnya semut. Apakah menurut mu semut bebicara?
    Jika TIDAK,buktinya mereka bisa kompak,dg membangun kekompakan itu logikanya mereka pasti melakukan interaksi. Entah lewat lisan atau gmn.
    Jika IYA,apa kamu dengar suaranya?tidak kan? memang kapasitas telinga kita tidak mampu mendengarkan suara itu.bisa karena suara semut itu frekuensinya sangat besar bisa juga karena terlalu kecil sehingga kita tidak bisa mendengarkan sama halnya kapasitas otak kita yg diciptakan untuk tidak bisa mencapai pemikiran itu tadi..
    Jadi belum tentu semua hal yg tak tampak itu tidak ada. Dia ada , tidak tampak namun bisa di rasakan adanya.Jadi jangan ragukan lagi.
    Ini pendapat saya,
    Kesimpulannya atheist itu mungkin tidak punya perasaan. Jd tidak bisa merasakan keberadanNya . Perasaannya cuma dibuat lawan jenis untuk berkembang biak.
    kontroversial apa setuju pendapat ichal? 😀

  77. Kehidupan manusia berasal dari nabi Adam, kalau manusia dari kera, mengapa Kera masih ada didunia ini, seharusnya kan dia udah berubah menjadi manusia seperti kita!, lalu jika Evolusi terus berlangsung, kenapa ribuan tahun manusia belum berubah, dan tetap sama?

    #Muslim

    • Menurut Teori Paralogika: Sebagian manusia memang turunan Adam dan Hawa dalam ujut Whteblank Body (WB) yang dikendalikan oleh soul, namun sebagian lagi turunan pasangan-pasangan manusia yang berbeda ras yang terbentuk secara alami yang berupa organisme yang dikendalikan spirit yang berasal dari galaksi lain yang peradabannya telah sangat maju yang berupa Reinkarnated Body (RB)
      Yang jelas menurut Teori Revolusi Som Wyn manusia pasti bukan turunan kera melainkan hasil revolusi microcosmos dalam tingkatan living organisme. Manusia tidak mengalami evolusi sebagai yang dinyatakan oleh Teori Evolusi Darwin.
      Organisme manusia memang mirip dengan hewan (termasuk kera) dibangun dengan unsur yang ada di bumi, namun soul yang mengemudikan WB berasal dari surga, sedangkan spirit yang mengendalikan RB berasal dari galaksi lain yang peradabannya telah sangat maju.

  78. Menurut Teori Som Wyn:

    a. tuhan (tidak dimulai dengan huruf besar) adalah kata benda yang maknanya: yang dapat memberikan apa yang diinginkan oleh yang mempertuhan dan menghindarkan dari apa yang tidak diinginkan oleh yang mempertuhan. Jadi tuhan dapat berupa apa saja, termasuk benda, misalnya uang, suara rakyat, matahri……………… Orang atheis mempertuhan benda yang dapat terdeteksi oleh pancaindera atau peralatan fisika. Science yang bersifat materialistik cenderung menjadikan manusia yang materialistik menjadi atheis, mempertuhan materi (berhala).

    b. Tuhan (selalu diawali dengan huruf besar) adalah yang menjanjikan kehidupan lebih baik di Alam Abadi bagi yang patuh pada petunjuknya dan menjauhi larangannya. Tuhan atau Tuhan Yang Maha Kuasa adalah dogma yang universal dan alami sebagai pengimbang fikiran yang juga alami dan universal.

    Sebelum manusia dapat menggunakan fikirannya, manusia takut pada Alam dan lingkungannya. Era ini dalam Teori Minimalixs disebut Era Spiritual Alami. Saat ini manusia mempertuhan Alam, misalnya zaman Firaun.

    Saat manusia telah menggunakan fikirannya, manusia tidak takut lagi pada Alam dan lingkungannya sehingga cenderung merusak alam dan lingkungannya.

    Bangkitlah Spiritual Religius yang memanfaatkan dogma yang mengajarkan adanya pencipta alam yang dinamakan Tuhan atau Tuhan Yang Maha Kuasa. Dogma sangat bermanfaat untuk mengimbangi fikiran manusia agar manusia tidak bertindak sesuka hatinya.

    Spiritual Religius terpecah menjadi berbagai agama yang masing-masing memiliki iman yang berbeda-beda. Agama saling memperbutkan kebenaran, sehingga Spiritual Religius yang alami dan universal menjadi terkotak-kotak.
    Agama banyak dimanfaatkan oleh para penguasa (para raja) untuk menegakkan kekuasaannya (ini masih dapat dirasa pada saat ini penggunaan agama untuk sarana ber politik praktis).

    Mereka yang ingin bebas/mandiri menganggap Tuhan YMK sebagai pembelenggu kebebasan berkeyakinan, berfikir apalagi berbuat, sehingga meragukan keberadaan Tuhan YMK, timbulah faham agnotisme. Semakin berkembangnya Science, semakin bangkit materialisme yang snggup menyajikan kenikmatan duniawi, berkembangkal atheisme, bahkan atheisme modern.
    Hal ini tidak mengherankan, karena Science beranggapan isi alam semmesta hanyalah partikel/materi.

    c. Tuhan Yang Maha Esa adalah hasil akal budi the founding father dan dijadikan Sila Pertama Pancasila berupa Ketuhanan Yang Maha Esa. Tujuannya: untuk menyatukan seluruh rakyat/bangsa Indonesia yang majemuk. Sayangnya Tuhan Yang Maha Esa sering disalah tafsirkan sebagai Tuhan Yang Maha Kuasa.

    Som Wyn memberanikan diri m3endefinisikan Tuhan Yang Maha Esa agar tidak dirancukan dengan Tuah Yang Maha Kuasa:

    Inilah difinisi Tuhan Yang Maha Esa menurut Teori Som Wyn.

    1. Tuhan YME menyediakan segalanya, baik yang diinginkan atau yang tidak diinginkan oleh ciptaan Nya.
    2. Tuhan YME memberikan/membekalkan kesadaran (consciousness) kepada setiap ciptaan Nya untuk mengurusi diri, jenis dan lingkungan masing-masing.
    3. Tuhan YME memberikan pilihan untuk : a. menjadi pembimbing, b. menjadi yang dibimbing atau c. mandiri
    4. Segala yang terjadi adalah ulah ciptaanNya, namun pasti telah mendapatkan izin dari Tuhan YME. Tanpa izinnya tak akan dapat terjadi.
    5. Izin itu hanya akan diberikan kepada ciptaan Nya yang sanggup berupaya untuk mewujutkan keinginannya dan berani menanggung risikonya.

    Tuhan YME adalah hasil akal budi manusia bukan dogma alami dan universal , namun dimanfaatkan oleh Spiritual Ilmiah sebagai dogma hasil akal budi manusia atau dogtrin, untuk mengimbangi akal manusia. yang individualis namun ilmiah berbeda dengan fikiran yang alami dan universal yang harus diimbangi dengan dogma yang alami dan universal dalam Spiritual Religious.
    Spiritual Ilmiah adalah upaya manusia untuk menyatukan manusia yang menggunakan keseimbangan akal budi (bukan iman) yang individualis namun ilmiah sehingga tiap-tiap individu manusia berbeda-beda akal budinya..

  79. Atheis itu logika yang error. Mereka tersesat dan disesatkan. Semoga terbuka lah untuk orang-orang atheis hatinya. Karena manusia selain akal ada juga feel-nya.

  80. Beda atheis dengan theis ada pada peluang setelah kematian.

    Atheis peluangnya cuma satu: dimakan cacing
    Theis peluangnya ada dua: dimakan cacing atau masuk surga/neraka

    Kayanya gak banget deh kita hidup lama di dunia hanya untuk berakhir dimakan cacing …

  81. Begitu seru & panjang perbincangan tentang ateis, pada posting saya yang lalu telah saya tanyakan di forum ini terutama kpd kaum ateis, ini saya ulangi pertanyaannya saya karena belum ada yang menjawab ” Ketika manusia dikatakan mati, apa yang hilang dari dirinya ,bukankah seluruh anggota tubuhnya masih lengkap ??? Coba jawab pertanyaan ini dulu saya ingin tahu bagaimana pandangan anda tentang manusia atau diri anda sendiri. Kata bijak dari para sufi berikut ini ” Kenal dirimu rata-rata maka kamu akan kenal Tuhanmu dengan nyata”. Salam untuk semuanya diforum ini .

  82. Salam pada mas sama bak semua mohon izin buat ikutan diskusi nih hehe….
    Klo tuhan itu memang tidak bisa di benarkan oleh logika karena tuhan itu berbeda dengan manusia yang sampai manusia tidak bisa melihat tuhan seperti manusia melihat ke sesama manusia yang dijadikan sama dengan dirinya tapi secara analis bagi kita org org yang penuh dngn ketidak tahuan karna lahir kita dngan keadaan tidak tau dan kita mempercayai apa yg org org trdahulu kita ajarkan bisa dibenarkan oleh apapun yang ada didunia ini dan bisa dibuktikan secara logika bahwa diantara sesuatu yang tidak mampu manusia ciptakan sedangkan itu ada di sekeliling manusia disitu ada kebesaran tuhan…dengan sama seperti para ilmuwan ,darimana mereka percaya terhadap presentasi orang terhadap pernah adaya kehidupan di zaman dahulu sedangkan dia belum lahir dan tidak bisa di buktikan langsung…yaitu dati prasasti sebagai peninggalan dan sebagai perwakilan bukti akan pernah adanya suatu kehidupan . dimasa itu…perbedaannya adalah untuk penelitian secara analis sejarah adalah mungkin dari waktunya yang sampai membutuhkan penelitian sedangkan tuhan adalah karena dia berbeda dengan manusia yg sampai manusia tidak bisa melihatnya sama seperti manusia melihat kesesama manusia yg dijadikan sama dengan dirinya

  83. di negara kita masih ada ngk yang paham atheis??

  84. Percaya atau tidak percaya kepada Tuhan…Istilah ‘Tuhan” sendiri masih belum jelas.
    Di bebearapa agama banyak para pakar ketuhanan pendukung agama masing-masing mencoba memaparkan sederetan Konsep ketuhanan…baik secara logika maupun secara metaphisika…hasilnya sama sekali tidak membantu mengurangi kerusakan moral dan sosial yang di lakukan sebagian umat dari masing-masing agama…
    Dalam satu agama, kadang muncul beberapa Konsep Ketuhanan yang berbeda satu sama lain…lalu muncul aliran, sekte dan firqoh-firqoh..yang menyebabkan peperangan dan kerusakan…baik secara politik maupun sosial…
    Tahukah …??? bahwa ada satu agama yang sama sekali tidak percaya sama Tuhan..bahkan tidak punya konsep Ketuhanan…???
    Agama itu adalah Agama Budha…dalam ajaran Budha sama sekali tidak mengenal istilah Tuhan..tidak ada istilah Maha Pencipta..Maha A, Maha B dan Maha..Maha Yang Lain..
    Tapi tidak ada yang mengatakan bahwa penganut ajaran Budha itu merupakan orang Atheis…
    Mereka cukup memahami MEKANISME ALAM…yang bekerja secara teratur, Terorganisir dan Sistematis…Tanpa Harus PERCAYA PADA TUHAN…

    • Hubungan baik sesama manusia(hablumminannaas) juga bisa menghantarkan seseorang kpd kebenaran, pencerahan jiwa, apalagi hubungan kpd Allah(hablumminallah)

  85. tuhan??? tuhan manakah yang harus dipercaya?….semua nya saling mengklaim paling benar….berarti tuhannya banyak donk

    kalau semuanya ada yang menciptakan …terus siapakah yang menciptakan tuhan????

    • Akal di gunakan utk berfikir menghasil kan sesuatu kebaikan dan manfaat yg berarti.beginilah cara mngukur manusia itu derajat ny mulia atau tidak.akalmu sungguh tdk kau gunakan dgn baik atau krna mmg kau sndiri yg merusak ny.kau tau angka 1 ?,dr mana dia terbentuk ?,1 tdk terbentuk sperti angka 2 yaitu 1+1 dst.begitulah tuhan tdk diciptakn oleh siapapun,tuhan brdiri sendiri sprti rantai yg tiada ujung pangkalnya.skrg ku tanya kau !?,knp bumi bs berputar ?,knp planet,bintang2 dan galaksi beredar sesuai titik edarnya tanpa bertabrakan?,apa otak kau yg mngendalikanny?,apa mgkin dia beredar sndiri tanpa ada yg mngendalikanny?

      • Jika tuhan dalah alpha dan omega. Awal mula dan akhir, tau apa yang dia berikan dan apa yang akan terjadi pada akhirnya, seperti dikatakan dalam kitab suci.
        Kenapa manusia masih berdoa dan mengira doa nya akan merubah semua itu.

  86. ini udah abad 21………masih percaya tuhan ?????

    • Teori boleh-boleh saja, diterima boleh!, tidak juga ndak ape-ape, kayak hukum makruh aje! hehehe!. Lah kan semua teori dari dulu hingga kini masih sebatas teori, artinya teori tetap teori ketika tak bisa terbukti, sebaik apapun teori ketika melanggar hukum alam tuh teori harus ditinggalkan.

  87. klo ada atheis yg tanya ” Prof. Dawnking yg berada tepat dibawah naungan Sr. Isaac Newton berkata jika alam semesta ini terbentuk karena ada nya gravitasi planet. jadi apakah bumi ini diciptakan ?” kita jawab apa ? klo kita jawab ya maka pencipta dari sang pencipta itu siapa ? tambahnya

  88. kalau seorang anak manusia dibuang di hutan belantara atau di kurung sampai dewasa trus di lepas di dunia kyk sekarang ini, kira kira dia mengetahui, apakah dia ateis atau dia beragama. kyknya perdebatan ini ga ada ujungnya. apa yang kita ketahui, percayai itulah kita. intinya kita ada, berperasaan punya rasa takut, rasa senang, dan masih banyak lagi. yang penting hepy…kyk di iklan. kalau pengen tahu sebenarnya tanya pada yang kau pijak skrg ini klo bisa ngomong.

  89. kehidupan berasal dari atom..atom berasal dari…?
    klo atom berasal dari atom juga,bgmn caranya atom jd kehidupan lebih spesifik lg jadi manusia…klo jawabannya tidak usah di cari dr mana atom berasal,berarti logikanya pendek, yg bikin pendek adlh ego penentangan yg berasal dr atom jg (lg..hahahaaa). ibarat telor sm ayam, atau biji sm pohon..klo tidak ada yg menetaskan akan jd tembuhuk dan pohon biji bakal pohon akan busuk..seperti itulah logika ateis, paling ujung2 nya tembuhuk atau busuk….tp pd prinsipnya atheis jg makhluq ciptaan Allah..tentu ada hikmah yg besar dibalik setiap ciptaan-Nya..jgnkan atheis, pd nyamuk aja bnyk hal yg bisa dipelajari dan di kaji…Laa Ilaaha illa Anta, Subhaanka inni Kuntu Minadzdzhoolimiin.

  90. Segala sesuatu memiliki sebab sebelum menjadi ekses, hukum alam faktor utama dlm memprediksi. Daya nalar tanpa doqma menjadi landasan. kunjungi situs ini sebagai rujukan bicara Konsep Ketuhanan http://www.kompasiana.com/fardhie/ideologi-ketuhanan_559c88d8327a614e0b2186f1

  91. Evolusi butuh waktu miliaran tahun.
    Tapi, percaya ga percayanya kita.
    Itu diri sendiri.

  92. saya percaya tuhan/pencipta itu ada, tp sy tdk percaya bahwa kitab itu bikinan tuhan atau agama itu ajaran tuhan.

    terpenting bagi saya menjalani hidup saling mengasihi antar makkluk hidup manusia,hewan,tumbuhan serta alam. dan bagi saya lebih penting mempelajari ilmu pengetahuan daripada kitab.

    karena kitab mengantarkan manusia untuk berperang (tidak menjadi sumber kehidupan, masa depan, kemajuan zaman), dan faktanya semua teknologi/ekonomi dikuasi atheis dan yahudi. lihat indonesia(religius) dibanding negara maju(yang atheis).

    di semua kitab agama (selalu tertulis orng kafir harus dimusuhi) orang kafir itu adalah orang yang punya agama berseberangan.

    menyembah agama ? keep goblok aja.

    • right, sebatas semua teknologi dan ekonomi aja ya berati. very simplisistic mind, but dont simplify too much.. 🙂 agama bukanlah hanya ranah pembuktian siapa yang punya kekuasaan lebih atas siapa. apalagi mendasarkan/menafikan agama hanya karena kekuatan ekonomi atau teknologi sekarang dipegang atheis sama yahudi. simple sekali yah berati mengekor kepada kemakmuran duniawi hal agama ini. hati hati mas Penuh Kasih, you might want to take a look at the sacrifice of other parties (speaking of humanity here) like palestinians or other innocent arab civilians just because of that “teknologi/ekonomi dikuasi atheis dan yahudi”.
      Agama bukan politik mas.. Saya pun masi belajar.. Salam 🙂

  93. Ah.. Buat saya,para atheis adalah perkumpulan orang orang yang tadinya beragama tetapi malas beribadah. Jadinya mengatasnamakan logika. Itu saja.

  94. AMatiMaut RuhAjal

    “Seseorang itu meyakini sesuai pemahamannya.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s