Silsilah Kekerabatan Keluarga Majapahit, Champa dan Sunan Ampel

Salah satu penyebab cepatnya penyebaran Islam di masa walisongo adalah dikarenakan para wali masih memiliki kekerabatan dengan pihak penguasa kerajaan Majapahit.

Pelopor kekerabatan keluarga Majapahit dengan tokoh penyebar Islam di tanah Jawa adalah Pangeran Arya Lembu Sura saudara dari Prabu Wikramawardhdhana.


Pangeran Arya Lembu Sura menikah dengan putri tokoh muslim tionghoa Haji Bong Swi Hoo dan memiliki putra bernama Pangeran Arya Sena. Selain itu Pangeran Arya Lembu Sura juga menikah dengan putri Haji Bong An Sui dan memiliki putri bernama Ratna Wulan.

Putri Ratna Wulan binti Pangeran Arya Lembu Sura kemudian menikah dengan Adipati Tuban Haryo Tejo dan memiliki putri bernama Dewi Condrowati. Di kemudian hari Dewi Condrowati menikah dengan penyebar Islam Sunan Ampel.

Referensi:
1.  Silsilah majapahit
2. Naskah Mertasinga
3. Kisah Sunan Ampel
4. Nyai Ageng Maloko
5. Sri Wikramawardhana (Siwi Sang)
6. Manaqib Raden Fattah (malaya.or.id)
7. 
8. Suluk Abdul Jalil: perjalanan ruhani Syaikh Siti Jenar, tulisan Agus Sunyoto

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan Penambahan: 

1. Ada dua versi tentang keberadaan Negeri Champa yang merupakan asal  daerah keluarga Sunan Ampel yakni berlokasi di Aceh (Sumatera) dan Vietnam (Indo China).

2. Arya Dillah Adipati Palembang ada yang berpendapat merupakan putra bungsu Wikramawarddhana namun versi lain mengatakan ia adalah anak dari Prabu Kertawijaya.

3. Maulana Abdullah Champa yang merupakan ayahanda Raden Hasan diperkirakan pernah menjabat sebagai Bhre Kertabhumi yang merupakan wilayah Majapahit di sebelah utara Wengker (sumber : wilayah majapahit).

Diperkirakan kedua orang tua Raden Hasan wafat ketika Raden Hasan masih kecil, oleh karenanya ia diungsikan oleh kakeknya Prabu Kertawijaya ke Palembang dibawa oleh ibu pengasuh bernama Nyai Ratna Subanci (sumber : Beberapa versi kisah Raden Fattah).

Di Palembang Raden Hasan diasuh oleh saudara muda kakeknya Raden Arya Dillah yang menjabat Adipati Palembang. sementara Nyai Ratna Subanci kemudian menikah dengan salah seorang kepercayaan Arya Dillah yakni Arya Palembang.

Arya Palembang (Arya Dillah II) dikemudian hari menggantikan posisi Arya Dillah sebagai Adipati Palembang dimana sebelumnya ia menikah dengan salah seorang putri dari Sang Adipati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s