Benarkah Bumi Kiamat, Jika Kutub Magnet Bumi Berbalik Arah? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Perlu dipahami bahwa kutub magnet bumi tidak sama dengan kutub utara dan selatan yang kita kenal secara geografis. Keberadaan kutub magnet bumi dipengaruhi oleh lautan besi panas yang berputar-putar di dalam inti luar bumi.

Sebagaimana dilansir kompas.com (2/2/2018), putaran tersebut telah menyebabkan adanya magnet di dalam bumi yang miring sebanyak 11 derajat dari sumbu bumi. Dikarenakan selalu berputar, lava besi terkadang berpindah tempat menjadi berlawanan dari atom besi di sekitar mereka.

Ketika hal ini terjadi cukup banyak, kutub magnet bumi pun ikut berbalik. Namun, kejadian ini tidak terjadi secara instan. Para peneliti memprediksikan fenomena ini membutuhkan waktu antara 1.000-10.000 tahun, dan telah terjadi ratusan kali dalam sejarah dan terakhir terjadi 780.000 tahun lalu.

Dengan demikian, fenomena ini sudah bukan hal aneh dan kini tanda-tanda terbaliknya kutub magnet sudah mulai terlihat. Berdasarkan data magnetometer dari tiga satelit Swarm, medan magnet bumi telah melemah dengan kecepatan 10 kali lipat dari masa lalu.

Dalam artikel The Conversation (2017), John Tarduno dan Vincent Hare dari University of Rochester menulis, apa yang membuat geofisikawan resah adalah melemahnya kekuatan medan magnet bumi selama 160 tahun terakhir terjadi dengan kecepatan yang mengejutkan.

Penurunan ini berpusat di Kutub Selatan dan mencakup wilayah  Zimbabwe hingga Chile yang dikenal sebagai Anomali Atlantis Selatan. Kekuatan medan magnet di sana sangat lemah sampai membahayakan satelit yang mengorbit di atas wilayah tersebut.

Medan magnet tidak lagi melindungi mereka dari radiasi yang mengganggu elektronik satelit. Dan dampak medan magnet yang lemah bisa membuat partikel berenergi tinggi terus-terusan menembus atmosfer kita dan membuat lubang-lubang yang menyerupai lubang ozon di atas Antartika.

Prediksi bumi akan kiamat jika kutub magnet bumi berbalik arah adalah terlalu berlebihan, namun demikian permasalahan yang bisa timbul adalah terjadi peningkatan radiasi yang bisa menganggu navigasi satelit, pesawat, dan pembangkit listrik.

Sehingga tidak salah jika ada yang memprediksi dunia dapat mengalami gangguan listrik yang cukup parah, bahkan Direktur Laboratory for Atmospheric and Space Physics Daniel Baker dari University of Colorado, memperkirakan bahwa fenomena berbaliknya kutub magnet bumi ini akan membuat sebagian daerah di planet Bumi tidak bisa dihuni manusia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s