Misteri Teks Kuno India, Membahas Teknologi Internet, Pesawat Tempur dan Nuklir?

Dalam kongres sains India ke-106, terjadi penolakan dari sejumlah ilmuwan India terhadap berbagai teori sains modern, termasuk teori Einstein dan Newton. Bahkan mereka menyebutkan sejumlah penemuan, seperti sel induk telah ada di negara itu pada zaman Hindu Kuno.

Sebagaimana dilansir kompas.com (15/1/2019), beberapa ilmuwan lain yang tidak setuju atas klaim-klaim tersebut sebaliknya mengecam berbagai pernyataan yang dikemukakan.

Vimana Pesawat India Kuno, sumber: ancientpages.com

Dalam acara itu, seorang rektor sebuah universitas di India Selatan mengutip teks Hindu Kuno sebagai bukti bahwa penelitian sel induk sudah ditemukan di India ribuan tahun yang lalu.

Lain halnya pendapat G Nageshwar Rao, Wakil Rektor Universitas Andhra. Rao mengatakan bahwa Rahwana, raja raksasa dari epos Ramayana, sudah memiliki 24 jenis pesawat dan jaringan jalur pendaratan modern di tempat yang sekarang disebut Sri Lanka.

Sementara ilmuwan lain dari sebuah universitas di selatan negara bagian Tamil Nadu mengatakan, teori Isaac Newton dan Albert Einstein salah. Dr KJ Krishnan mengatakan bahwa Newton gagal “memahami gaya tolak gravitasi”, sementara teori Einstein, menurutnya, “menyesatkan”.

Namun klaim-klaim tersebut mendapat bantahan dari Premendu P Mathur, Sekretaris Jenderal Asosiasi Kongres Ilmiah India, menurutnya teks-teks kuno tujuannya untuk dibaca dan dinikmati tapi tidak masuk akal untuk menyatakan bahwa itu semua mewakili sains.

Klaim Sains Ilmuwan India 

Terkait klaim sains yang berhubungan dengan mitologi bukan kali ini saja terjadi di India, berikut beberapa diantaranya:

1. Teknologi Internet dalam Bharata Yudha

Baru-baru ini, sekitar bulan April 2018 lalu, Biplab Deb, menteri dari negara bagian Tripur, mengatakan bahwa internet sudah ditemukan ribuan tahun lalu oleh orang-orang India kuno.

Deb mengatakan internet telah digunakan dalam perang Bharata Yudha. Menurutnya, selama perang berlangsung Sanjaya mampu memberikan laporan begitu rinci jalannya pertempuran yang terjadi.

Hal ini menurutnya, membuktikan bahwa India kuno saat itu sudah memiliki akses terhadap teknologi satelit dan internet.

2. Pesawat di era Ramayana

Pada tahun 2017, Menteri Muda Bidang Pendidikan India Satyapal Singh mengatakan bahwa pesawat terbang sudah disebutkan dalam epos Hindu kuno, Ramayana. Pesawat-pesawat India kuno ini dikenal dengan nama Vimana (sumber: Vimanas Of The Rama Empire: Iron Flying Machines Dominated Ancient Skies In The Far Distant Past).

Selain itu, Satyapal Singh menginformasikan pesawat diciptakan pertama kali oleh orang India bernama Shivakar Babuji Talpade delapan tahun sebelum Wright bersaudara membuatnya.

3. Nuklir di India sejak 100.000 Tahun Lalu

Pada tahun 2014, seorang anggota parlemen Ramesh Pokhriyal Nishank mengatakan bahwa “sains jauh ketinggalan dibanding astrologi”.

Dia menambahkan bahwa astrologi adalah “ilmu pengetahuan terbesar”. Tidak hanya itu, Nishank menyebut bahwa India sudah melakukan uji coba nuklir lebih dari 100.000 tahun yang lalu.

Bagi komunitas yang meyakini keberadaan teknologi tinggi di masa ribuan tahun yang lalu beranggapan bahwa manusia di masa silam pernah mencapai pengetahuan yang sangat tinggi.

Namun dikarenakan menghadapi bencana serta peperangan, teknologi tersebut musnah dan pada akhirnya peradaban manusia kembali ke titik nol.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s