Category Archives: islam

5 Argumen (Bukti) : Sisingamangaraja XII adalah seorang Muslim ?

Polemik berkenaan dengan keyakinan yang dianut oleh Pahlawan Nasional asal tanah Batak : Sisingamangaraja XII, masih menjadi perbincangan yang cukup hangat di kalangan masyarakat Indonesia. Berikut ini, beberapa argumen (bukti), yang menunjukkan beliau adalah seorang Muslim.

1. Peninggalan Stempel Sisingamangaraja XII, yang menggunakan huruf Arab dan tertulis Hijrah Nabi 1304.

bukti1sisingamangaraja
2. Peninggalan Bendera Sisingamangaraja XII yang berwarna merah putih. Menurut Sejarawan Ahmad Mansyur Suryanegara keberadaan bendera ini, merujuk pada hadits Imam Muslim dalam Kitab Al-Fitan Jilid X, halaman 340 :

hadits123. Simbol yang terdapat dalam Bendera kerajaan Sisingamangaraja XII, yang bergambar pedang bercabang 2 seperti bendera kerajaan Arab Saudi. Pedang bercabang ini melambangkan pedang Zulfikar milik sahabat Ali bin Abi Thalib, sedangkan simbol bintang bergerigi 8 melambangkan 4 Khulafaur Rasyidin dan 4 Imam Madzhab.

bendera11
4. Pendapat Mohammad Said, di dalam bukunya Sisingamangaraja XII yang menyatakan kemungkinan benar bahwa Sisingamangaraja seorang Muslim. Sumbernya berasal dari informasi pada tulisan Zendeling berkebangsaan Belanda, J.H Meerwaldt, yang pernah menjadi guru di Narumonda dekat Porsea. Meerwaldt mendengar Si Singamangaja sudah memeluk Islam.

5. Berita dalam surat kabar Belanda Algemene Handelsblad pada edisi 3 Juli 1907, yang menyatakan : “Menurut kabar dari penduduk setempat, sudahlah benar raja yang sekarang (maksudnya Sisingamangaraja XII) semenjak lima tahun yang lalu telah memeluk Islam…”.

Sumber :
1. Ini Bukti Sisingamangaraja XII Seorang Muslim
2. Ternyata RAJA SISINGAMANGARAJA XII seorang Muslim ?
3. Wasiatku Untuk Saudara-Saudari-ku Kaum Muslimin

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik :
1. [Misteri] Ketika Syaikh Siti Jenar menjadi 2 (dua) ?
2. [Misteri Sejarah] Sejak kapan Indonesia dijajah Belanda ?
3. 4. Hikayat Perang Candu di Tanah Minang pada abad ke-19 Masehi ?

Iklan

Mubahalah, Metode Islami untuk membuktikan kebenaran

Mubahalah memiliki arti saling melaknat atau saling mendoakan agar laknat Allah dijatuhkan atas orang yang zalim atau berbohong di antara mereka yang berselisih.

Syariat mubahalah bertujuan untuk membuktikan kebenaran sekaligus mematahkan kebatilan bagi mereka yang keras kepala dan tetap bertahan pada kebatilan, meskipun sudah jelas bagi mereka kebenaran dan argumen-argumennya.

mubahalah1
Mubahalah Untuk Membuktikan Kebenaran

Dalam kitab Zad al-ma’ad, tulisan Ibnu al-Qayyim menjelaskan, mubahalah disunahkan ketika beragumentasi dan berdebat dengan kelompok batil. Apabila mereka tetap tidak mau kembali kepada kebenaran dan tetap keras kepala meskipun sudah dijelaskan tentang kebenaran dan hujah-hujahnya.

Nabi Muhammad pernah akan melakukan mubahalah dengan kaum Nasrani dari Najran. Dalam mubahalah masing-masing pihak menghadirkan anak dan istri, kemudian berdoa kepada Allah agar menurunkan azab dan laknat-Nya kepada yang berbohong di antara mereka.

Namun ajakan ber-mubahalah yang ditawarkan Nabi Muhammad, mereka tolak, dikarenakan mereka mengetahui bahwa Rasulullah berada dalam kebenaran. Pada akhirnya, mereka berdamai dan membayar jizyah kepada Rasulullah.

mubahalah2
Diriwayatkan bahwa para sahabat, seperti Ibnu Abbas, pernah menantang orang yang berselisih pendapat dengannya dalam suatu masalah untuk ber-mubahalah. Demikian halnya para ulama seperti Imam al-Auza’i, Imam Ibnu Taimiyyah, dan Ibnu Hajar juga pernah ber-mubahalah.

Namun, tidak dianjurkan kepada seorang Muslim untuk ber-mubahalah setiap ada perberbedaan pendapat dengan orang atau kelompok lain. Karena, sebagaimana yang ditegaskan di atas, mubahalah bertujuan untuk membuktikan kebenaran yang jelas kebenarannya serta mematahkan kesesatan dan kebatilan yang jelas kebatilannya (sumber : republika.co.id, thayyiba.com, facebook.com).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik :
1. [Misteri] Jati diri Nabi Khidir, menurut Syekh Siti Jenar?
2. [Misteri] Kesaksian selama 14 malam berada di Makam Rasulullah
3. Mengapa Rasulullah memerintahkan Bilal, untuk mengumandangkan Adzan di atap Ka’bah?
4. [Penjelasan Logis] Misteri Kubah Makam Nabi Muhammad, yang berubah menjadi Kemerahan?

Misteri Thoiron Ababil (Burung yang berbondong-bondong) di Langit Texas, 19 Januari 2017 ?

Sebuah fenomena unik, muncul di Langit Houston Texas USA, pada malam 19 Januari 2017. Nampak segerombolan burung, berbondong-bondong berterbangan di angkasa.

Istilah Al Qur’an untuk fenomena ini adalah Thoiron Ababil, sebagaimana terdapat di dalam QS. Al Fiil (105) ayat 1-5.

al-fiil
Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Rabbmu telah bertindak terhadap tentara bergajah? Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sia-sia? Dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong, yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar, lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).” (QS. Al Fiil: 1-5)

birdattack
Kehadiran ribuan burung ini, diduga hanyalah kejadian fenomena alam biasa. Peristiwa yang sama juga terjadi pada sekitar Oktober 2016.

Namun begitu, ada sebagian orang yang mencoba menghubung-hubungkan peristiwa ini, dengan kejadian perpolitikan di Amerika Serikat yang sedang memanas, sejak terpilihnya Presiden Donald Trump.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan Penambahan :

1. Terjemahan kalimat “Thoiron Ababil”…

burung1
Sumber : 
1. Tafsir Surah Al Fill 
2. Kisah Pasukan Gajah 
3. Al Qur’an terjemahan per kata
4. Mysterious Bird Apocalypse on Houston Highway

Artikel Menarik
1. Misteri Berlian 222 gram, milik kakek Qarsing dari Sidrap ?
2. [Analisa Foto] Serangga Kanibal, Pemakan kulit dan daging manusia ?
3. [Analisa Foto] Sepasang ULAR NAGA dari Ponorogo, terbukti HOAX ?
4. [Masya ALLAH] Inilah Gunung Pelangi, yang diceritakan di dalam Al Qur’an ?

[Masya ALLAH] Inilah Gunung Pelangi, yang diceritakan di dalam Al Qur’an ?

Fenomena alam, tentang keberadaan gunung yang berwarna-warni, telah di-informasikan Al Qur’an 1400 tahun yang lalu, sebagaimana terdapat di dalam QS. Fathir (35) ayat 27 :

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ ثَمَرَاتٍ مُخْتَلِفًا أَلْوَانُهَا وَمِنَ الْجِبَالِ جُدَدٌ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌ

“Tidakkah engkau melihat bahwa Allah menurunkan air dari langit lalu dengan air itu Kami hasilkan buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat.”

08 Jul 2014, Zhangye, Gansu Province, China --- (140708) -- XINING, July 8, 2014 (Xinhua) -- Photo taken on July 7, 2014 shows the scenery at Zhangye Danxia Landform Geological Park in Zhangye City, northwest China's Gansu Province. Danxia, which means "rosy cloud", is a special landform formed from reddish sandstone that has been eroded over time into a series of mountains surrounded by curvaceous cliffs and many unusual rock formations. (Xinhua/Wang Song) (whw) --- Image by © Wang Song/Xinhua Press/Corbis

Fenomena Alam yang Menakjubkan

Gunung yang berwarna-warni ini, terdapat di Zhangye Danxia, provinsi Gansu, Cina. Dari kejauhan nampak gunung-guning ini, seperti hamparan pelangi karena itu orang menyebutnya ‘rainbow mountain’.

Areal Gunung pelangi memiliki seluas 300 kilometer persegi, dan merupakan bagian dari Zhangye Danxia Landform Geological Park.

pelangi2
Warna-warni pada perbukitan ini, berasal dari batuan pasir merah dan mineral yang terbentuk sejak Periode Kapur, tepatnya 24 juta tahun lalu.

pelangi3
Gunung Pelangi ini, akan menampilkan pola warna yang berbeda-beda, tergantung kondisi cuaca dan pencahayaan matahari. Warna-warni gunung ini akan semakin kontras jika turun hujan pada hari sebelumnya.

pelangi5
pelangi4

Bukit dan lembahnya terdiri dari lapisan berwarna merah, biru, hijau zamrud, coklat, dan kuning. Dan yang menarik adalah, di sana tidak ditemui tumbuhan atau hewan, hal ini dikarenakan kondisi tanahnya yang tandus.

Sumber :
1. justfunfacts.com
2. cultural-china.com
3. islampos (facebook)

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik
1. Misteri Berlian 222 gram, milik kakek Qarsing dari Sidrap ?
2. [Analisa Foto] Serangga Kanibal, Pemakan kulit dan daging manusia ?
3. [Analisa Foto] Sepasang ULAR NAGA dari Ponorogo, terbukti HOAX ?
4. Masya Allah… inilah 12 Pendapat Tokoh Non Muslim, tentang “Nabi Muhammad” !!

Silsilah Keluarga dan Profil : Anies Rasyid Baswedan, Ph. D.

Anies Rasyid Baswedan, Ph. D, lahir di Kuningan (Jawa Barat), 7 Mei 1969. Ia pernah menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia ke-26 dalam Kabinet Kerja (masa menjabat sejak 26 Oktober 2014 sampai 27 Juli 2016).

Anies Baswedan dikenal sebagai seorang intelektual dan akademisi asal Indonesia. Ia merupakan cucu dari pejuang kemerdekaan Abdurrahman Baswedan.

Salah satu aktivitasnya adalah menginisiasi gerakan Indonesia Mengajar. Ia juga tercatat menjadi rektor termuda di Indonesia pada tahun 2007, saat diangkat sebagai Rektor Universitas Paramadina usianya 38 tahun.

anies11
Silsilah Keluarga Anies Baswedan 

Berikut adalah diagram Silsilah Keluarga Anies Baswedan

aniessilsilah1Keterangan :

1. Kedua orang tua Anies Baswedan, adalah tenaga pengajar (dosen). Ayahandanya Drs. Rasyid Baswedan, S.U. berkerja sebagai Dosen Fakultas Ekonomi di Universitas Islam Indonesia, sedangkan ibunya Prof. Dr. Aliyah Rasyid, M.Pd, merupakan Guru besar dan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Negeri Yogyakarta).

2. Kakek dari Anies, Abdurrahman (AR) Baswedan adalah seorang jurnalis, pejuang kemerdekaan Indonesia, diplomat dan juga sastrawan Indonesia. AR Baswedan pernah menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha dan Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Wakil Menteri Muda Penerangan RI pada Kabinet Sjahrir.

AR Baswedan adalah salah satu diplomat pertama Indonesia, yang berhasil mendapatkan pengakuan de jure dan de facto pertama bagi eksistensi Republik Indonesia dari Mesir.

3. Abdurrahman (AR) Baswedan, adalah cucu dari Umar Baswedan, yang dikenal sebagai seorang pedagang yang sukses sekaligus juga ulama yang memiliki hubungan luas.

Umar Baswedan bersama saudaranya Ali Baswedan datang dari Hadramaut Yaman sekitar pertengahan abad ke-19 Masehi. Umar Baswedan kemudian menikah dengan wanita kelahiran Surabaya bernama Noor binti Salim.

4. Dari sebelah ibundanya, Abdurrahman  (AR) Baswedan adalah cucu dari Abdullah Djarhum dari Bangil. Abdullah Djarhum dikenal sebagai pendekar silat, dengan julukan “Macan Bangil”.

Abdullah Djarhum seorang yang ahli memainkan senjata seperti pedang dan tombak, kepiawaiannya dalam ilmu beladiri, tidak hanya dalam aliran silat di tanah Jawa, namun juga berasal dari daerah lain, seperti Makasar, Muntok dan lain-lain.

Sumber :
1. Keluarga Baswedan Indonesia
2. Baswedan Family (facebook.com)
3. Anies Rasyid Baswedan (wikipedia.org)
4. Abdurrahman Baswedan (wikipedia.org)
5. Biografi Anies Baswedan, Intelektual Indonesia Muda
6. Abdul Rahman Baswedan : Karya dan Pengabdiannya

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik :
1.
2. 3.
4. [Misteri] Silsilah Habib Rizieq Shihab, dari jalur keluarga Raden Fattah (Demak) dan Trah Prabu Siliwangi (Pajajaran) ?

[Misteri] Sri Maharaja Diraja, Raja Muslim Leluhur Masyarakat Minangkabau ?

Berdasarkan Tambo Alam Minangkabau, semasa pemerintahan Datuk Suri Diraja di Nagari Pariangan, datanglah Rusa Emas dari Lautan, rusa itu kemudian dapat dijerat oleh datuk.

Cerita ini sejatinya adalah kiasan dari datangnya seorang raja bermahkota dari Wangsa Syailendra, yang menyingkir ke Gunung Marapi.  Di Pariangan sang bangsawan ini dikawinkan dengan adik Datuk Suri Diraja dan kemudian dirajakan dengan gelar Sri Maharaja Diraja (sumber : Asal Muasal Pagaruyung).

minang1
Sri Maharaja Diraja, cucu Maharaja Sulan Bukit Siguntang Palembang

Dalam Hikayat Palembang, selepas Kedatuan Sriwijaya tepecah akibat serangan Kerajaan Chola tahun 1025 M, muncul Kerajaan Bukit Siguntang di wilayah Palimbang. Penguasa Bukit Siguntang dikenal dengan nama Maharaja Sulan (Raja Segentar Alam).

Maharaja Sulan diperkirakan memerintah pada sekitar tahun 1070an Masehi, dikemudian hari memeluk Islam atas upaya dakwah Puyang Sungai Ogan “Wali Putih”, sang Raja kemudian juga dikenali dengan nama Iskandar Zulqarnain Syah Alam (sumber : Legenda Segentar Alam, Raja Muslim Sriwijaya dari Bukit Siguntang Palembang ? dan [Misteri] Naskah Matari Singa Jaya Himat, dan Penguasa Kuno Bukit Siguntang pasca runtuhnya Kedatuan Sriwijaya ?).

Maharaja Sulan memiliki 2 orang anak, bernama Raja Alim dan Raja Mufti. Sepeninggal Maharaja Sulan, putera beliau Raja Alim menggantikannya. Setelah beberapa lama memerintah, Raja Alim wafat, kerabat Istana kemudian mengangkat puteranya Raja Alim II sebagai penguasa.

Pengangkatan Raja Alim II ini mendapat protes dari pamannya Raja Mufti, karena dianggap tanpa melalui kesepakatan dalam musyawarah. Dalam upaya menghindari perang saudara Raja Alim II, bersama para pendukungnya hijrah ke pedalaman.

Keberadaan Raja Alim II inilah kemudian dicatat dalam Tambo Alam Minangkabau, sebagai Bangsawan dari Wangsa Syailendra, yang kemudian menurunkan para penguasa di negeri Minang.

Sri Maharaja Diraja, Leluhur Lareh Suku Piliang

Berdasarkan Ranji Tambo Alam Minangkabau, yang dibuat oleh Drs. Mid Jamal, Sri Maharaja Diraja memerintah Kerajaan Pariangan pada masa 1119-1149. Ia tercatat memiliki 3 orang istri, yaitu : Puti Indo Jelita, Puti Cinto Dunie dan Puti Sidayu.

Dari istrinya Puti Indo Jelito, Sri Maharaja Diraja memiliki putera Sutan Paduko (Datuk Ketumanggungan), yang kelak menurunkan 8 Suku dalam Lareh Suku Piliang (sumber : Tambo Alam Minangkabau).

stempelBerdasarkan Leiden University Library Cod.Or. 1745, hal. ii & iii, ditemukan stempel Datuk Ketumanggungan, yang menggunakan aksara arab-melayu (sumber : stempel minang). Disinyalir Datuk Ketumanggungan dan ayahnya Sri Maharaja Diraja telah beragama Islam, dan hal ini sangat wajar, mengingat kakek mereka Raja Sulan adalah seorang muslim dengan gelar “Iskandar Zulqarnain Syah Alam”.

palembang19b
WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan Penambahan :

1. Diagram Time Line, dengan pedoman kepada susunan silsilah, yang dibuat oleh Drs Mid Jamal (Link) :

timelinedata1
Artikel Menarik :
1. [Polemik] Asal Usul Nama Palembang ?
2. [Misteri] Harimau Tengkes, Penjaga Ghaib dari Negeri Siak ?
3. Hikayat Perang Candu di Tanah Minang pada abad ke-19 Masehi ?
4. [Misteri] Bajak Laut, Penguasa Perairan Sungai Musi Palembang di abad 14-15 Masehi ?

[Kisah] inilah sebab Ummul Mukminin Aisyah ra., digelari wanita yang diberkahi ?

Ketika ‘Aisyah ra. (radhiyallahu ‘anha) menemani perjalanan Rasulullah, di penghujung malam menjelang subuh, kalung yang dikenakan ‘Aisyah ra. terputus.

Pada saat itu, Rasulullah memutuskan untuk berhenti, untuk mencari kalung yang terjatuh itu. Apa yang dilakukan Rasulullah, kemudian di-ikuti juga para sahabat beliau.

sahabat1a
Dikarenakan tidak juga ditemukan, rombongan perjalanan memutuskan untuk beristirahat di lokasi tersebut.

Tempat pemberhentian itu, dikenal sebagai daerah Baida’ (Dzatul Jaisy), yang merupakan wilayah kering dan sulit menemukan air. Sementara pada saat itu, bekal air rombongan kaum muslimin telah habis.

Dan ketika masuk waktu subuh, turunlah ayat Tayamum (Qs. An-Nisa’ (4) ayat 43), yang berbunyi…

tayamum1

Peristiwa turunnya ayat itu berdampak besar bagi kaum Muslimin. Sebelum diturunkannya ayat tersebut, kaum Muslimin wajib bersuci dengan berwudhu, karena belum ada kemudahan (keringanan) berupa tayamum.

Dalam tafsir Ishaq Al-Busthi disebutkan bahwa Rasulullah, berkata kepada ‘Aisyah : “Betapa besarnya barokah kalungmu. “

Sementara Ath-Thabrani menyebutkan, ayahanda ‘Aisyah ra. yakni Sayyidina Abu Bakar ra.,  kemudian memberi julukan kepada puterinya sebagai wanita yang diberkahi dengan mengatakan: “Innaki lamubarokah”.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Sumber :
1. tafsirq.com
2. hidayatullah.com
3. ringkasan shahih bukhari
4. hadits Imam Malik no. 110

Artikel Menarik :
1.
2. [Misteri] Kesaksian selama 14 malam berada di Makam Rasulullah
3. [Penjelasan Logis] Misteri Kubah Makam Nabi Muhammad, yang berubah menjadi Kemerahan?
4. Kisah Kalung Emas Siti Khadijah, dan masuk Islam-nya Paman Rasulullah, Abbas bin Abdul Muthalib

Catatan Penambahan : 

1. Kalung Ummul Mukminin ‘Aisyah ra., pada akhirnya ditemukan dibawah seekor unta yang dikendarai beliau, setelah membangunkan unta tersebut.