Category Archives: islam

[Masya ALLAH] Setelah dibacakan Al Fatihah, sumber air di Pegunungan kembali Mengalir

Dunia Maya dibuat heboh atas beredarnya Video yang menampilkan Seorang Ustadz meruqyah sumber air di sebuah pegunungan.

Sang Ustadz membacakan surat Al Fatihah, ayat kursi, dan surat Al Ikhlas. Setelah itu, ia berdoa memohon kepada Allah agar menolong penduduk desa dari kekeringan.


Ajaib, atas izin ALLAH dalam beberapa menit setelah itu air mengalir cukup deras. Sang ustadz dan beberapa penduduk desa pun langsung memanfaatkan air itu, sambil melantunan takbir.

Berikut Videonya…

Video yang berdurasi 4 menit 36 detik ini, pertama kali diunggah oleh akun قناة سلام dan telah ditonton lebih dari 3,5 juta views.

Referensi :
1. SalamTvChanel
2. tarbiyah.net

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik  
1.  [Misteri] Sabdo Palon, Tokoh Mistis Rekayasa Belanda ?
2. [Misteri] Keajaiban dari Nilai Numerik 9 dalam Sejarah Nusantara ?3. Inovasi warga Saudi, saat menghadapi gelombang panas 50 derajat celsius 
4. Masya ALLAH, inilah alasan ilmiah dari larangan Rasulullah untuk tidur sebelum Shalat Isya’

Iklan

[Misteri] Kehadiran Muslim di Amerika Periode 700-800 Masehi

Barry Fell seorang sejarawan dari Universitas Harvard,  di dalam bukunya berjudul Saga America (1980), mengungkapkan catatan tertua mengenai kehadiran Muslim di Benua Amerika diperkirakan berasal dari periode antara 700 dan 800 Masehi.

Di dalam buku tersebut, ia memberi bukti ilmiah yang kuat bahwa umat Islam sudah tiba di Amerika berabad-abad sebelum ekspedisi Christopher Columbus. Ada sejumlah peninggalan arkeologis di wilayah barat Amerika Serikat berupa ukiran pada batu yang memuat teks, diagram, dan grafik berhuruf Arab.

Berdasarkan penyelusuran Barry Fell beberapa nama tempat di kalangan penduduk Indian Amerika yang memiliki akar kata dari bahasa Arab. Di antaranya, Medina di Idaho, Hazen di North Dakota, Mahomet di Illinois dan masih banyak lagi.

Demikian juga sejumlah nama suku Indian, seperti  suku Makkah di Washington, Anasazi, Arawak, Arikana, Cherokee, Hohokam, Hopi, Mahigan, Mohawk, Zulu dan lain-lain.

Bahkan Richard Brent Turner dalam buku Islam in the African-American Experience, menyatakan setidaknya terdapat 484 nama desa, kota, gunung, danau, dan sungai di AS yang berakar dari Islam dan Arab.

Kontak antara umat Islam dan penduduk asli Amerika pada abad ke-10, juga dicatat pakar sejarah dan geografi Muslim, Abu al-Hassan Ali bin al-Hussein al-Masudi (871-957), melalui kitab Muruuj adz-Dzahab wa Ma’adan al-Jawhar (Ladang Emas dan Tambang Permata).

Al-Masudi menyebutkan bahwa di masa pemerintahan Emir Cordoba, Abdullah bin Muhammad (888-912), seorang penjelajah Muslim bernama Khashkhash bin Said bin Aswad memulai pelayaran dari Delba (Palos), Spanyol, pada 889.

Setelah menyeberangi lautan Atlantik, Khashkhash mencapai wilayah daratan yang tidak dikenal (Benua Amerika sekarang), kemudian kembali ke Spanyol dengan membawa harta yang melimpah.

Sumber :
republika.co.id

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik  
1. Awal Mula Lambang Bulan Bintang di Kubah Masjid
2. [Misteri] Keajaiban dari Nilai Numerik 9 dalam Sejarah Nusantara ?3. Inovasi warga Saudi, saat menghadapi gelombang panas 50 derajat celsius 
4. Masya ALLAH, inilah alasan ilmiah dari larangan Rasulullah untuk tidur sebelum Shalat Isya’

Masya ALLAH ! Disinilah dahulu Nabi Musa bertemu isterinya putri dari Nabi Syuaib

Di dalam Al Qur’an Surah Al-Qashash, diceritakan tentang kepergian Nabi Musa ke wilayah Madyan. Di negeri inilah kelak Nabi Musa bertemu dengan jodohnya, yang merupakan putri dari Nabi Syuaib.

Meskipun kisah ini sangat populer di kalangan umat muslim, namun tidak banyak yang tahu dimana sesungguhnya negeri Madyan yang sebut-sebut di dalam Al Qur’an.

Sebagian arkeolog percaya, bahwa negeri Madyan yang diceritakan di dalam Al Qur’an, pada saat ini dikenal sebagai “Magha’er Shuaib”. Magha’er Shuaib merupakan situs bersejarah yang terletak 225 km barat laut kota Tabuk Arab Saudi.

Di tempat inilah Nabi Musa pernah tinggal selama satu dekade. Nabi Musa berada disana untuk memenuhi persyaratan mas kawin untuk menikahi putri Nabi Syuaib sebelum dia kembali ke Mesir untuk memberi peringatan kepada Fir’aun dan para pengikutnya.

Sebagaimana informasi dari alarabiya.net (4/8/2017), seorang pakar Arkeologi Dr. Ahmed Al Abboudi dari Universitas King Saud, mengatakan bahwa tempat ini menyimpan karakteristik historis, dan dia yakin “Magha’er Shuaib” jauh lebih tua daripada situs “Madayen Saleh.”

Al-Abboudi mengatakan bahwa “Magha’er Shuaib”, merupakan situs bersejarah yang memiliki banyak rahasia dan prasasti yang tak terhitung jumlahnya.

Referensi :
alarabiya.net
Ternyata di sinilah Nabi Musa bertemu dengan jodohnya

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik  
1.  [Misteri] Sabdo Palon, Tokoh Mistis Rekayasa Belanda ?
2. [Misteri] Keajaiban dari Nilai Numerik 9 dalam Sejarah Nusantara ?3. Inovasi warga Saudi, saat menghadapi gelombang panas 50 derajat celsius 
4. Masya ALLAH, inilah alasan ilmiah dari larangan Rasulullah untuk tidur sebelum Shalat Isya’

Awal Mula Lambang Bulan Bintang di Kubah Masjid

Bulan sabit dan bintang dikenal sebagai simbol umat Muslim. Lambang ini selain digunakan sebagai simbol partai-partai Islam, juga menghiasi kubah masjid.

Menurut Direktur Observatorium Bosscha, Hakim L. Malasan, simbol umat Islam tersebut sebenarnya adalah bulan sabit dan Venus, bukan bintang. Kedua benda luar angkasa itu terlihat seperti bersentuhan di langit pada saat gerhana venus.


Hakim L. Malasan menduga para pemuka Islam melihat fenomena ini ketika sedang memantau hilal.

Gerhana venus atau dikenal dengan nama okultasi venus, terjadi ketika Venus-Bulan-Bumi berada dalam segaris lurus. Sehingga Venus dan Bulan akan terlihat berdekatan.

Pada puncaknya gerhana, Venus akan terlihat hilang di balik Bulan. Peristiwa inilah memunculkan visualisasi “bulan bintang”, yang kemudian dijadikan simbol di kalangan umat muslimin.

Peristiwa okultasi venus diprediksi akan terjadi pada 18 September 2017. Berdasarkan perhitungan astronomi, okultasi venus tahun ini akan terlihat saat fajar pada pukul 05:41 WIB.

Sumber :
1. Kalender Astronomi 
2. Gerhana Venus Jadi Simbol Islam

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik  
1. Sejarah “Mesin Terbang”, bermula dari menara Masjid Cordoba ?
2. Misteri Astronomi di Langit Kota Makkah 1438 tahun yang lalu ?3. Inovasi warga Saudi, saat menghadapi gelombang panas 50 derajat celsius 
4. Menyelusuri masa kehidupan NABI ADAM, berdasarkan Genetika, Arkeologi, Astronomi dan Geologi

Masya ALLAH, inilah alasan ilmiah dari larangan Rasulullah untuk tidur sebelum Shalat Isya’

Di dalam beberapa hadits, ada larangan Rasulullah untuk tidur sebelum melaksanakan Shalat Isya’, sebagaimana hadits berikut ini :

كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَهَا وَالْحَدِيثَ بَعْدَهَا

“Nabi shallallahu ‘alaihi was sallam membenci tidur sebelum sholat ‘isya’ dan melakukan pembicaraan yang tidak berguna setelahnya” (HR. Bukhori No. 568, Muslim No. 237, sumber).


Sedangkan waktu terbaik untuk melaksanakan Shalat Isya’, adalah dengan mengakhirkan hingga sepertiga atau setengah malam, sebagaimana hadits Rasulullah yang berbunyi :

لَوْلاَ أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِى لأَمَرْتُهُمْ أَنْ يُؤَخِّرُوا الْعِشَاءَ إِلَى ثُلُثِ اللَّيْلِ أَوْ نِصْفِهِ

“Jika sekiranya tidak memberatkan ummatku maka akan aku perintah agar mereka mengakhirkan sholat ‘isya’ hingga sepertiga atau setengah malam” (HR. Tirmidzi No. 167, Ibnu Majah No. 691, sumber).

Adapun rentang waktu sepertiga malam dimulai dari pukul 19.30 dan diakhiri sekitar pukul 22.30.

Berdasarkan data tersebut, seorang muslim paling cepat tidur sekitar pukul 20.00 dan kemudian bangun untuk melaksanakan Shalat Shubuh sekitar pukul 04.30, artinya lama tidur yang ia jalani sekitar 8 jam 30 menit.

Penelitian Ilmiah 

Baru-baru ini, sekelompok peneliti yang dipimpin Stephanie Rek dari Universitas Oxford, menemukan bahwa tidur lebih dari 9 (sembilan) jam semalam, bisa berakibat mimpi buruk (sumber : republika.co.id).

Hal ini dikarenakan dalam rentang waktu tersebut, mata akan bergerak cepat. Dan di saat inilah, biasanya mimpi buruk terjadi.

Dengan demikian, bagi umat Islam yang lama waktu tidurnya 8 jam 30 menit, selain dalam upaya untuk beribadah, secara ilmiah ternyata dapat menghindarkan dirinya kepada mimpi yang buruk.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik  
1.  [Misteri] Sabdo Palon, Tokoh Mistis Rekayasa Belanda ?
2. [Misteri] Keajaiban dari Nilai Numerik 9 dalam Sejarah Nusantara ?3. Inovasi warga Saudi, saat menghadapi gelombang panas 50 derajat celsius 
4. [Misteri] asal muasal Bangsa Jawa, menurut Legenda dan Catatan Sejarah ?

Asal Orang Jawa menurut Kyai Maimoen Zubair, dan Penelitian Genetika Masyarakat Nusantara

Salah seorang cucu KH. Maimoen Zubair (Mbah Moen) yang mendampingi beliau menjalankan ibadah Haji, berkisah tentang keterangan kakeknya mengenai nenek moyang masyarakat Jawa.

Gus Lutvillah Aufal Marom, demikian nama sang cucu menceritakannya (sumber : muslimoderat.net), sebagai berikut  :

“Kemarin sebelum ke Masjidil Haram, kakek bercerita tentang tanah Jawa dan keturunan Nabi Nuh ‘alaihis salaam”.

Kemudian Gus Lutvillah mengutip kisah kakeknya.
“Aku menduga bahwa Sayyid Yafits itu orang Jawa. Karena orang Jawa itu sangat tawadluk, Sayyid Yafits juga seorang yang tawadluk”.

Berdasarkan pendapat Mbah Moen, Bangsa Jawa berasal dari Yafits salah seorang putra Nabi Nuh.


Genetika Masyarakat Nusantara 

Apabila kita mencermati Evolutionary tree of Human Y-chromosome DNA (Y-DNA) haplogroups, diperkirakan Keluarga Nabi Nuh memiliki Haplogroup IJK, yang merupakan pangkal percabangan keturunan Sam bin Nuh (Haplogroup IJ) dan Yafits bin Nuh (Haplogroup K) (sumber : Jejak Nabi Nuh, dalam Gen Leluhur Nusantara).

Haplo (Haplogroup) K atau K-M9, kemudian membentuk genetik marker baru yaitu Haplo K2 (K-M526). Dari Haplo K2 (K-M526) inilah yang kemudian menurunkan Haplo NO yang terpecah kemudian menjadi 2 Haplo utama N-M231 dan O-M175.

Keturunan Haplo O-M175 membentuk Haplo O1a-M119, yang dikenal sebagai genetik marker dari Austronesian dan Tai-Kadai speakers. Haplo O1a-M119 inilah yang pada saat ini mendiami wilayah asia tenggara dan pasifik seperti Masyarakat Jawa, Sumatera, Formosan, Polynesian, Thai dan lainnya.

Dengan membandingkan antara keterangan Mbah Moen tentang Masyarakat Jawa, ternyata ada kesesuaian dengan hasil penelitan ilmiah dalam ilmu genetika.

Kedua informasi diatas menerangkan bahwa asal mula masyarakat Jawa adalah Yafits bin Nuh, yang di dalam bahasa genetikanya dikenal dengan Haplogroup K-M9.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Sejarah Nusantara :
1. 
2. 
3. Teori Migrasi Manusia, menjawab asal usul Bangsa Melayu?
4. [Misteri] asal muasal Bangsa Jawa, menurut Legenda dan Catatan Sejarah ?

Silsilah Mbah Kasan Sadali, Penyebar Islam di Rejenu Kudus

Syaikh Maulana Hasan Asy-Syadzily (Mbah Kasan Sadali) merupakan salah satu murid Sunan Muria (Syaikh Maulana Umar Sa’id), yang berasal dari negeri seberang, berkelana hingga ke tanah Jawa selepas menuntut ilmu Tasawwuf di Negeri Baghdad, Iraq.

Di kemudian hari, Kanjeng Sunan Muria meminta kepada Syaikh Maulana Hasan Asy-Asyadzily untuk pergi ke sebelah utara, tepatnya di daerah Rejenu. Di wilayah ini Syaikh Maulana Hasan Asy-Syadzily mendirikan padepokan untuk mempelajari ilmu keislaman bagi masyarakat setempat.

Nasab Silsilah Syaikh Maulana Hasan Asy-Syadzily

Berdasarkan sanad silsilah yang terdapat di dalam Kanzul Wasilah wa Sanads Silsilah  Bani Maulana  Al daly Asy-Syadzily Langkat di Pulau Sembilan (Langkat, Sumatera Utara), berikut adalah sanad silsilah daripada Syaikh Maulana Hasan Asy-Syadzily yang dipusarakan di Pertapan Alas Rejenu, Kudus, antara lain sebagai berikut :

(01). Syaikh Maulana Hasan Ali Nuruddin Asy-Syadzily Al Jawi
(02). Syaikh Maulana Muhammad Shalih Asy-Syadzily Al Bantani
(03). Syaikh Maulana Malik Abdurrahman Asy-Syadzily Al Malaka

(04). Syaikh Maulana Malik Abdullah Asy-Syadzily Waliyul Qutubuddin Al Jawi

(05). Syaikh Maulana Asy-Syarif Malik Ahmad Asy-Syadzily Al Jawi
(06). Syaikh Maulana Asy-Syarif Abdul Malik Asy-Syadzily

(07). Syaikh Maulana Asy-Syarif Abu Ahmad Awwaluddin Asy-Syadzily Al Quds

(08). Syaikh Maulana Asy-Syarif Abu Hasan Ali Nurruddin Asy-Syadzily
(09). Syaikhuna Maulana Al Quthub Asy-Syarif Abu Hasan Ali Asy-Syadzily
(10). Maulana Asy-Syarif Abu Abdullah Al Maghribi Al Aqsha

(11). Maulana Asy-Syarif Abdul Jabar
(12). Maulana Asy-Syarif Abu Thamiim
(13). Maulana Asy-Syarif Abu Hurmuz

(14). Maulana Asy-Syarif Abu Qushaiy
(15). Maulana Asy-Syarif Abu Yusuf
(16). Maulana Asy-Syarif Abu Yushaqq

(17). Maulana Asy-Syarif Abu Wardha
(18). Maulana Asy-Syarif Abu Batthal
(19). Maulana Asy-Syarif Abu Ali

(20). Maulana Asy-Syarif Abu Ahmad
(21). Maulana Asy-Syarif Abu Muhammad

(22). Maulana Asy-Syarif Abu Issa
(23). Maulana Asy-Syarif Abu Idhris
(24). Maulana Asy-Syarif Abu Umar

(25). Maulana Asy-Syarif Abu Idhris
(26). Maulana Asy-Syarif Abu Abdullah
(27). Asy-Syarif Hasan Al Mutsanna Radhiyallahu ‘anhu

(28). Sayyiduna Asy-Syarif Hasan As-Sabti Radhiyallahu ‘anhu

(29). Sayyidina Ali Al Haidar bin Abi Thalib Karamallahu wajhah

Sumber :
1. Rabithah Syaikh Maulana Daly Asy-Syadzily
2. Mudzakarah Syaikh Maulana Hasan Asy-Syadzily Rejenu Al Jawi

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Sejarah Nusantra :

1. [Misteri] Penduduk Jawa berasal dari Sumatera ?
2. [Misteri] Benarkah Masyarakat Nusantara adalah Zuriat Rasulullah ?
3. Mengungkap Legenda Prabu Damarwulan, berdasarkan fakta Sejarah ?
4. Hikayat Nakhoda Khalifah, Pelopor Kesultanan Islam di Negeri Sriwijaya ?