Category Archives: kanzunQALAM

[Misteri] Asal Muasal Bangsa Rohingya, dalam 5 versi literatur?

Rohingya adalah kelompok etnis bangsa Burma, yang sebagian besar mendiami wilayah  di Arakan (Rakhine, negara bagian Myanmar [Burma]). Mereka adalah Muslim, dan berdasarkan garis keturunan merupakan campuran ras dari Arab, Persia, Arakan, Pathan dan lain-lain.

koinrohingya1                                                                    Sumber Picture

Berdasarkan penelitian ahli Sejarah Rohingya,  Saif Ali Khan (Sumber : rvisiontv.com), setidaknya terdapat 5 versi asal muasal Bangsa Rohingya, yaitu :

1. Pada tahun 1429 M, Sultan Nadir Shah dari Bengal (Banglades), mengirim Jenderal Wali Khan, memimpin 20.000 Tentara Pathan. Tujuan pengiriman bala tentara ini, untuk membantu Raja Naramiekhla agar dapat kembali berkuasa di Arakan.

Setelah berhasil memperoleh kemenangan, tentara Pathan ini menetap di Arakan. Kemudian mereka berinteraksi dengan penduduk setempat, dan anak keturunan mereka dikenal sebagai Bangsa Rohingya.

2. Leluhur Rohingya berawal dari tentara bayaran Muslim dari tanah Arab. Karena dikenal kejujurannya akhirnya mereka diperkenankan berdiam di Arakan oleh penguasa setempat.

arakan1b                                                                     Sumber Picture

3. Pernah ada seorang Pangeran Muslim dari Kerajaan Mogul yang bernama Mohammed Rahim. Ia meminta perlindungan di Arakan, pada masa  dinasti Mrauk U.

Mohammed Rahim dan pengikutnya, diberi suaka dikemudian hari anak keturunannya dikenal sebagai Rahingya (lama-lama berubah menjadi Rohingya).

4. Dahulu pernah ada Kesultanan disebut Roang, yang kemudian ditaklukkan  Kerajaan Mrauk U. Raja Kerajaan Roang, mengirim putranya bernama Shah Ali dan seribu pengikut ke Mrauk U untuk mempelajari bahasa Arakan, sastra dan budaya. Setelah menyelesaikan studi mereka menetap di Arakan.

arakan1a

5. Sekitar abad ketujuh ada sebuah kapal karam di dekat Pulau Ramree. Para anak buah kapal berkebangsaan Arab kemudian dibawa ke pengadilan setempat.

Ketika Sang Raja bertanya kepada mereka tentang keberadaan mereka. Orang-orang Arab ini mengira mereka akan dibunuh. Jadi mereka berteriak meminta “Raham” yang berarti rahmat.

Raja Arakan pikir mereka mengatakan berasal dari Rahm (kemudian kata ini berubah menjadi Rohang dan orang-orang yang disebut, Rohingya). Setelah Sang Raja mengizinkan mereka untuk tinggal, para pelaut ini kemudian menikah penduduk setempat (wanita Arakan).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan Penambahan :

1. Para sejarawan menyebutkan bahwa Islam sampai ke Arakan pada masa Dinasti Abbasiyyah,yaitu Khalifah Harun Ar-Rasyid (786-803), melalui para pedagang Arab (sumber : voa-islam.com).

2. Ada pendapat yang mengatakan kaum Rohingya sebagai keturunan Persia-Turki-Bengali-Pathan. Bangsa-bangsa itu bermigrasi ke Myanmar pada awal ke-8 M. Mereka menikah dengan penduduk asli di wilayah Arakan (sebelah barat Myanmar), sehingga terbentuklah generasi muslim yang dinamai Rohingya (sumber : Rohingya dan Iran).

Lindsay Lohan Converts to Islam? (Picture)

Lindsay Lohan was photographed carrying a copy of the Koran (Al Qur’an) after her first day of community service in Brooklyn, New York, on Wednesday, May 14th 2015.

Prompting speculation that she’d converted to Islam.

A spokesperson for Lohan, confirms :
“To my knowledge she is not considering fully converting to Islam, but I know she has been taking a keen interest in the Arabic culture of late.”

lindsay1
Source :

1. dailymail.co.uk
2. independent.co.uk
3. twitter.com (@lindsaylohan)
4. twitter.com (@asif__mahmood)

Sayyid Muhammad Kebungsuan, Ulama Malaya yang menjadi Leluhur Raja Jawa?

Di dalam Silsilah Kerajaan Kelantan, nama Sayyid Muhammad Kebungsuan disebut-sebut sebagai leluhur Para Penguasa Kerajaan Demak, Pajang dan Mataram Islam.

Dikalangan ahli sejarah, ada yang telah mencoba menyelusuri kehidupan tokoh ini. Namun dikarenakan minimnya data, keberadaannya masih diselimuti misteri.

silsilah3Silsilah Kerajaan Kelantan (royalark.net)

Sayyid Muhammad Kebungsuan, Ulama dari Negeri Malaya

Sayyid Muhammad Kebungsuan merupakan anak dari Sayyid Husein, sedangkan ibunya bernama Putri Selindung Bulan dari Negeri Chermin.

Ia dilahirkan pada tahun 1410 M (madawis.blogspot.com), dan memiliki saudara kandung bernama Sayyid Ali Nurul Alam.

Sejak kecil, Sayyid Kebungsuan mendapat didikan Keislaman dari ayahnya (trezabmelayu.blogspot.com), dan ketika meranjak remaja, ia mengikuti jejak ayahnya sebagai penyebar dakwah Islam di Nusantara.

Pengetahuannya yang luas tentang Islam, membuatnya menjadi rujukan dikalangan masyarakat muslim. Dan sebagai Ulama, ia banyak memiliki santri, salah satunya Sayyid Ahmad bin Abdullah.

Kelak Sayyid Ahmad ini memberi nama anaknya, persis dengan nama gurunya (assyarif.com), dan dikemudian hari sang anak dikenal sebagai Pendiri Kerajaan Mindanao Filipina.

pajang1
Kerajaan Pajang dan Sayyid Ali

Sekitar akhir abad ke-15, tanah Jawa kedatangan salah seorang keturunan Sayyid Muhammad Kebungsuan, yang bernama Sayyid Ali. Tujuan Sayyid Ali adalah untuk membantu membangun Kerajaan Demak, yang baru saja berdiri.

Selama mengabdi di Demak, Sayyid Ali ditunjuk sebagai Adipati di daerah Pengging, sehingga ia dikenal dengan nama Ki Ageng Pengging.

Pada tahun 1499 M, Sayyid Ali mendapat karunia seorang putra, yang ia beri nama Sayyid Abdurrahman.

Sedari kecil, Sayyid Abdurahman mendapat pendidikan agama, dan juga didikan keprajuritan dari Ki Ageng Tingkir. Sehingga ia dikenal juga dengan nama Jaka Tingkir.

Kelak setelah dewasa, dikarenakan kecakapannya Jaka Tingkir diangkat menantu oleh Penguasa Demak, Sultan Trenggana (wikipedia). Dan dikemudian hari, yaitu tahun 1549 M, Jaka Tingkir mendirikan Kerajaan Pajang, sebagai pengganti Kerajaan Demak yang runtuh akibat konflik internal.

Melalui Jaka Tingkir (Sultan Hadiwijaya) inilah, keturunan Sayyid Muhammad Kebungsuan berkembang, dan banyak menurunkan para ulama, serta umaro di Nusantara.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan Penambahan :

1. Keberadaan Sayyid Ali (Ki Ageng Pengging), sebagai cikal bakal kehadiran keturunan Sayyid Muhammad Kebungsuan di Tanah Jawa, berdasarkan penyelusuran yang dilakukan oleh ahli Nasab, Sayyid Alwi bin Thohir Al-Haddad, Mufti Negeri Johor Malaysia

2. Nasab lengkap Sayyid Muhammad Kebungsuan (Malaya) adalah :

Sayyid Muhammad Kebungsuan (Malaya) bin Husein Jamalludin bin Ahmad Syah Jalal bin Abdulloh Azmatkhan bin Abdul Malik bin Alwi Ammul Faqih bin Muhammad Shahib Marbath bin ‘Ali Khali’ Qasam bin ‘Alwi Ba’alawi bin Muhammad Baitu Jubair bin ‘Alwi Al-Mubtakir bin ‘Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir bin ‘Isa Ar-Rumi bin Muhammad An-Naqib bin ‘Ali Al-‘Uraidhi bin Ja’far Shodiq bin Muhammad Al-Baqir bin ‘Ali Zainal ‘Abidin bin Al-Husain bin Fathimah Az-Zahra binti Muhammad Rasulullah.

3. Kerajaan Mindanao, banyak yang menulis didirikan oleh Sayyid Muhammad Kebungsuan (Sharif Kabungsuwan) bin Ali Zainal Abidin (Makkah – lihat : Sultan of Maguindanao), namun berdasarkan penelitian, sosok yang dimaksud adalah :

Sayyid Muhammad Kebungsuan (Mindanao) bin Ahmad bin ‘Abdullah bin Muhammad bin ‘Ali Zainal ‘Abidin bin ‘Abdullah bin ‘Alwi Ammul Faqih bin Muhammad Shahib Marbath bin ‘Ali Khali’ Qasam bin ‘Alwi Ba’alawi bin Muhammad Baitu Jubair bin ‘Alwi Al-Mubtakir bin ‘Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir bin ‘Isa Ar-Rumi bin Muhammad An-Naqib bin ‘Ali Al-‘Uraidhi bin Ja’far Shodiq bin Muhammad Al-Baqir bin ‘Ali Zainal ‘Abidin bin Al-Husain bin Fathimah Az-Zahra binti Muhammad Rasulullah.

4. Ada pendapat yang mengatakan Sayyid Muhammad Kebungsuan, adalah sosok yang sama dengan Adipati Andayaningrat (Ki Ageng Pengging Sepuh).

Namun bila dicermati, kedua tokoh ini terdapat banyak perbedaan dalam riwayat kehidupannya, diantaranya…

(a). Adipati Andayaningrat adalah putera dari Pangeran Bajul Segara, sejak kecil tidak bertemu dengan ayahnya. Sementara Sayyid Muhammad Kebungsuan, ketika kecil telah dibimbing ilmu keislaman langsung dari ayahnya Sayyid Husein Jamaluddin Akbar.

(b). Sayyid Muhammad Kebungsuan berdakwah ke berbagai tempat menyebarkan Islam, sementara Adipati Andayaningrat adalah seorang birokrat Kerajaan Majapahit

(c). Berdasarkan Serat Kanda, Adipati Andayaningrat membela Majapahit saat berperang melawan Demak. Sementara Sayyid Muhammad Kebungsuan, tentu akan lebih berpihak kepada Demak, yang didukung oleh keluarganya (Sunan Ampel).

(d). Sayyid Muhammad Kebungsuan, tidak pernah diriwayatkan tewas dibunuh, sementara Adipati Andayaningrat meninggal saat peperangan, ada versi beliau wafat di tangan Sunan Ngudung.

(e). Dalam beberapa literatur Adipati Andayaningrat, adalah salah seorang murid Syekh Siti Jenar, sementara Sayyid Muhammad Kebungsuan adalah ulama di Malaya, dan bukan murid dari Syekh Siti Jenar

Dari beberapa alasan ini, bisa disimpulkan Sayyid Muhammad Kebungsuan bukan Adipati Andayaningrat (Ki Ageng Pengging Sepuh).

5. Sekitar tahun 1445 M, Kerajaan Kelantan diserang oleh  Ayyutthia (Siam). Akibat serangan ini Kerajaan Kelantan mengalami kehancuran, Keluarga besar Sayyid Husein, berpencar ke berbagai tempat.

Sayyid Husein bersama beberapa anggota keluarga pergi menuju tanah Jawa, setelah menetap beberapa lama, Sayyid Husein Jamaluddin Akbar didampingi putranya Sayyid Muhammad Kebungsuan berangkat ke Sulawesi.  (khazanahbendaharaserimaharaja.com, sejarahkelantan.wordpress.com).

[Misteri] Nabi Ibrahim adalah seorang Tabib?

Kita mengenal Nabi Ibrahim sebagai pelopor Tauhid, yang mengajak umat manusia untuk kembali mengabdi kepada ALLAH yang Maha Kuasa. Namun tidak banyak yang mencoba memahami sosok beliau, sebagai seorang yang ahli di bidang ilmu pengobatan (Tabib).

Ada perkataan Nabi Ibrahim, yang cukup populer di dalam ayat Al Qur’an…

(yaitu) yang telah menciptakan aku, maka Dia yang memberi petunjuk kepadaku, dan yang memberi makan dan minum kepadaku, dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku
(QS. Asy-Syu’ara (26) ayat 78-80).

Ayat ini merupakan bentuk dari kepasrahan Nabi Ibrahim atas kehendak ALLAH, sekaligus juga menunjukkan keilmuan yang mumpuni dalam kehidupan duniawi.

Di dalam ajaran Islam, kepasrahan harus di-imbangi dengan ikhtiar (usaha), seorang yang tawakal akan rezekinya, ia juga harus tangguh dalam berusaha. Seorang yang pasrah akan kesehatannya, ia juga harus pandai menemukan solusi kesembuhan dari penyakitnya.

khitan2
Nabi Ibrahim dan Budaya Khitan

Salah satu peninggalan beliau dalam dunia kesehatan, adalah Tradisi Khitan. Khitan berdasarkan penelitian ilmiah, memiliki banyak manfaat, salah satunya mencegah penyakit kangker (sumber).

Definisi Khitan adalah membuka atau memotong kulit(Quluf) yang menutupi ujung kemaluan dengan tujuan agar bersih dari najis.

Budaya Khitan sendiri sudah lama dikenal umat manusia. Praktek khitan telah dilakukan di sebelah selatan Afrika kira-kira sejak 6000 tahun yang lalu, bahkan terdapat bukti relief Mesir Kuno dari masa 2800 sebelum masehi (sumber).

khitan1Sumber Picture

Salah satu hikmah kepergian Nabi Ibrahim ke tanah Mesir, selain untuk berdakwah juga mempelajari ilmu pengobatan Mesir Kuno.

Dari hasil analisanya serta tentunya atas petunjuk yang ia terima dari ALLAH, rahasia manfaat khitan berhasil ia ketahui. Tradisi khitan kembali ia perkenalkan, dan dimulai dari dirinya sendiri.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan Penambahan :

1. Pendapat yang mengatakan laki-laki pertama melakukan khitan adalah Nabi Ibrahim, sepertinya perlu ditinjau kembali. Penemuan arkeologi menunjukkan tradisi khitan sudah lama ada, adapun sosok Nabi Ibrahim adalah tokoh yang mempopulerkannya di tengah masyarakat.

2. Berdasarkan hadis, Nabi Ibrahim dikhitan diusia 80 tahun (sumber)…

عَنْ اَبِي هُرَيْرَةَ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: اخْتَتَنَ اِبْرَاهِيْمُ عَلَيْهِ السَّلاَمُ بَعْدَ ثَمَانِيْنَ سَنَةً وَاخْتَتَنَ بِالْقَدُوْمِ.
Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Nabi Ibrahim AS berkhitan setelah berusia delapan puluh tahun dan beliau khitan dengan qodduum”. [HR. Bukhari  4: 575, sumber]

Menurut ahli sejarah Nabi Ibrahim hijrah dari kota Haran pada usia 75 tahun, kemudian menetap di Mesir. Di negeri Mesir, Nabi Ibrahim mendapat titipan Siti Hajar dari Raja Mesir, yang kelak menjadi istrinya. Melalui Siti Hajar, ia memperoleh seorang putera Nabi Ismail, di usia 86 tahun.

[Misteri] Kesaksian selama 14 malam berada di Makam Rasulullah

Pada tahun 1971, ada sekitar 13 orang yang mendapat tugas penting, untuk mengganti penutup ruang makam Nabi Muhammad.

Dari ke-13 orang ini, salah satunya bernama Syaikh Ahmad Sahirty, yang berhasil diwawancara oleh wartawan Al Arabiya, Omar Al – Midwahy.

makamrasul
Keadaan Makam Rasulullah

Syaikh Ahmad bercerita ketika ia bersama teman-temannya memasuki ruangan makam, tercium bau harum yang aromanya tidak pernah tercium sebelumnya. Aroma keharumannya sangat luar biasa, bahkan sampai bertahun-tahun kemudian, Syaikh Ahmad belum pernah lagi mencium keharuman seperti itu.

Ruangan makam Rasulullah diperkirakan seluas 48 meter persegi, dengan tinggi sekitar 11 meter. Di dalam ruangan tersebut, selain makam Nabi Muhammad, terdapat makam Abu Bakar al-Siddiq dan makam Umar ibn al-Khattab, serta  ada satu lagi makam yang kosong.

Tentang ke-3 makam ini, sesuai dengan kesaksian yang disampaikan oleh tiga ulama senior tabiin, Abu Ja’far, Salim murid Ibn Umar, dan al-Qosim bin Muhammad cucu Abu Bakr as-Shidiq (sumber). Mereka mengatakan,

كان قبر النبي صلى الله عليه وسلم وأبي بكر، وعمر جثى قبلة نصب لهم اللبن نصبا، ولحد لهم لحدا

Makam Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakr, dan Umar berupa gundukan menyerong kiblat, diberi batu nisan, dan dimakamkan dalam liang lahat. (HR. Ibn Abi Syaibah dalam al-Mushanaf 11634).

Disamping makam, ada satu ruangan yang dahulunya merupakan rumah Sayyidatuna Fatimah (puteri Rasulullah), tempat ia tinggal bersama keluarganya.

makamrasul1
Keajaiban yang dirasakan Syaikh Ahmad

Syaikh Ahmad menuturkan ia bekerja mengganti penutup ruang makam, berlangsung selama 14 malam, mulai setelah Shalat Isha, sampai azan pertama waktu Fajr.

Ada kejadian aneh, Syaikh Ahmad merupakan seorang yang menderita alergi akut, jika terkena sedikit saja debu, ia akan mengalami batuk yang parah.

Namun ketika ia bekerja di ruangan makam, debu dan pasir yang berterbangan sepertinya tidak mempengaruhi sedikitpun pada dirinya. Ia bisa dengan cekatan bekerja dengan penuh semangat.

Keanehan lainnya, Syaikh Ahmad sanggup mengangkat kain bordir (penutup lama) sendirian. Padahal ketika telah berada di luar ruangan, kain bordir ini, tidak bisa terangkat, sekalipun oleh 5 orang pemuda (Sumber : Foto-Foto Habaib).

WaLlahu a’lamu bishshawab

[Misteri] 1000 Dinar, mengungkap jatidiri Leluhur Tanah Pasundan?

Di dalam naskah Carub Kandha Carang Seket, XVII – 13, di kisahkan ketika Syarif Abdullah hendak melamar Nyai Rara Santan, ia berucap kepada kakanda Rara Santan, Pangeran Cakrabuana (Haji Abdullah Iman). akan memberi 1000 Dinar sebagai Mas Kawin…

“he ya saderek Dul Iman , sun jaluk sukane mangkin iku saderek andika wadon kang sumeja sun panta garwi Sun asrah mas kawin sewu dinar katur ing sampeyan sewu dirham”

Yang artinya,

“Wahai Tuan Dul Iman, aku meminta kerelaan hati Tuan sekarang, adik perempuan Tuan itu akan kujadikan istri. Dan terimalah ini seribu Dinar sebagai tanda mas kawin . Dan ini seribu Dirham untuk Tuan pribadi.” (sumber)

Informasi tentang mata uang Dinar ini menjadi menarik, karena bisa dijadikan sarana untuk menemukan, asal muasal Syarif Abdullah, yang merupakan Leluhur Masyarakat Pasundan.

pasundan1
Misteri Syarif Abdullah dan Dinar Nusantara

Ada pendapat yang mengatakan Syarif Abdullah indentik dengan Bo Teri-Teri (Raja Champa, Vietnam).

Perlu dipahami, sampai saat ini, belum terkabar Kerajaan Champa (Vietnam), pernah memberlakukan mata uang Dinar.

Oleh karenanya, perlu dipertanyakan keabsyahan dari klaim tersebut…

Pendapat lain mengatakan, Syarif Abdullah yang juga merupakan ayah dari Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati) berasal dari negeri Mesir.

Jika kita selusuri sejarah mesir, pada masa kehidupan Nyai Rara Santan, Mesir dikuasai oleh Dinasti Mamluk Burji, dan belum ditemukan nama Syarif Abdullah sebagai penguasa di sana.

Berdasarkan catatan sejarah, yang menjadi penguasa Mesir saat itu bernama Az-Zahir Sayf ad-Din Jaqmaq (1438-1453) (Sumber)

pasundan2

Pendapat lainnya yang cukup kuat, Syarif Abdullah adalah Penguasa Jeumpa, yang pada saat itu berada dalam teritorial Kerajaan Pasai Aceh (Sumber).

Hal ini semakin diperkuat, dengan terdapatnya catatan tentang pemberlakuan uang Dinar, di Tanah Aceh pada sekitar masa itu.

Dalam buku Ying Yai Sheng Lan karya Ma Huan, sang juru tulis dan penterjemah Laksamana Muslim Cheng Ho dari Cina saat muhibah ke Sumatera Utara (1405 – 1433), disebutkan bahwa mata uang Samudera Pasai adalah Dinar emas dengan kadar 70 persen dan mata uang keueh dari timah (1 Dinar = 1.600 keueh).

Pasai telah mencetak Dinar pertamanya pada masa Sultan Muhammad (1297-1326) dengan satuan mas yang sepadan dengan 40 grains atau 2,6 gram (Sumber).

Keberadaan Syarif Abdullah di tanah rencong ini sangat logis, karena Dakwah Islam di wilayah ini telah ada sejak abad-1 Hijriyah.

Hal ini menyebabkan culture keislaman daerah ini, sudah sangat mengakar, dan wajar bisa memunculkan ulama-ulama yang handal.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Pembuktian HABIB melalui Tes DNA ?

Pada masa sekarang, kita sering mendengar pengakuan dari seseorang sebagai keturunan Rasulullah (Nabi Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib). Di depan nama mereka, biasanya ada tambahan kata Habib, Sayyid atau Syarif.

Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, klaim seperti ini bisa dibuktikan melalui pembuktian ilmiah, yaitu dengan Tes DNA.

muhammad1
Makna DNA dan Y-DNA Abdul Muthalib

DNA merupakan singkatan dari Deoxyribonucleic Acid, yang merupakan molekul yang mengkode sifat genetik suatu organisme. Ketika manusia melakukan proses reproduksi, akan ada penggabungan antara DNA ayah dan ibu. Nantinya DNA ini akan terus diturunkan kepada keturunan selanjutnya (sumber : argaaditya.com).

dnaprophet1Khusus untuk DNA ayah, ada istilah Y-DNA yaitu kode genetik yang diturunkan dari seorang ayah kepada anak laki-lakinya.

Berdasarkan Sirah Nabi, Rasulullah memiliki puteri bernama Sayyidatuna Fatimah az-Zahra, yang merupakan istri dari Sayyidina Ali bin Abu Thalib bin Abdul Muthalib.

Melalui keluarga Sayyidina Ali inilah Rasulullah memiliki 2 (cucu) laki-laki, bernama Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husein, yang menjadi leluhur Zuriat Rasulullah pada masa sekarang.

Saat ini telah ditemukan Y-DNA dari kakek Rasulullah dan Sayyidina Ali, yaitu  Abdul Muthalib dengan kode (L859) (sumber : isogg.org)

dna prophet
Ditemukannya Y-DNA (L859) pada diri seseorang, belum pasti ia adalah keturunan Rasulullah. Hal ini dikarenakan, Abdul Muthalib memiliki beberapa anak laki-laki lainnya, yang juga mewarisi Y-DNA tersebut.

Nama anak laki-laki Abdul Muthalib (Sumber : klikuk.com) :
1. Abdullah (ayah Nabi Muhammad)
2. Abu Thalib (ayah Sayyidina Ali)
3. Al Abaas
4. Al Haarits
5. Az Zubair
6. Hamzah
7. Abu Lahab

Namun seorang yang mengaku sebagai keturunan Rasulullah, sudah seharusnya memiliki kode DNA ini. Dan melalui Tes DNA ini, setidaknya bisa memberi tambahan bukti secara ilmiah, bagi nasab seseorang, selain bukti yang bersifat tertulis sebagaimana yang berlaku selama ini.

WaLlahu a’lamu bishshawab