Rahasia EMAS Terungkap, Ilmuwan NASA Temukan Sumbernya di Alam Semesta

Rahasia EMAS Terungkap, Ilmuwan NASA Temukan Sumbernya di Alam Semesta

Emas, logam mulia yang telah lama dihargai karena keindahan dan nilainya, memiliki asal-usul yang misterius.

Penelitian terbaru oleh ilmuwan NASA memberikan wawasan baru tentang bagaimana emas terbentuk di alam semesta dan akhirnya sampai ke Bumi.

Penemuan Terbaru

Ilmuwan NASA, melalui analisis data arsip berusia 20 tahun dari Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dan Badan Antariksa Eropa (ESA), menemukan bahwa emas dan unsur berat lainnya di alam semesta mungkin berasal dari semburan besar bintang neutron termagnetisasi yang disebut magnetar.

Magnetar adalah jenis bintang neutron dengan medan magnet yang sangat kuat, bahkan triliunan kali lebih kuat dari magnet terkuat yang pernah dibuat manusia.

Dalam kondisi ekstrem ini, magnetar dapat melepaskan radiasi energi tinggi dalam peristiwa langka yang dikenal sebagai magnetar giant flare.

Para peneliti memperkirakan bahwa semburan ini bisa menyumbang hingga 10 persen dari seluruh unsur yang lebih berat daripada besi di galaksi, termasuk emas, platinum, dan uranium.

Proses Pembentukan Unsur Berat

Semburan dari magnetar menciptakan kondisi ekstrem yang memungkinkan pembentukan unsur berat melalui proses r-process atau rapid neutron capture (penangkapan neutron cepat).

Dalam proses ini, inti atom menangkap sejumlah besar neutron dalam waktu sangat singkat dan kemudian mengalami peluruhan radioaktif berulang, membentuk unsur berat yang stabil seperti emas.

Bukti dari Data Arsip

Ketika menelusuri data sinar gamma dari semburan magnetar yang terjadi pada Desember 2004, para ilmuwan menemukan sinyal tambahan yang kala itu belum dipahami maknanya.

Setelah dua dekade, sinyal itu cocok dengan pola prediksi dari model teoretis yang dikembangkan oleh tim peneliti yang dipimpin oleh Zara Patel dan Brian Metzger.

Penemuan ini menjadi bukti kuat bahwa semburan magnetar memang bisa menciptakan emas dan unsur berat lainnya.

Misi Masa Depan

Sebagai tindak lanjut, NASA merencanakan peluncuran misi Compton Spectrometer and Imager (COSI) pada 2027.

Teleskop sinar gamma ini dirancang untuk mempelajari fenomena paling energik di alam semesta, termasuk semburan magnetar.

COSI akan mampu mendeteksi dan mempelajari lebih lanjut tentang proses pembentukan unsur berat di alam semesta.

Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang asal-usul emas dan unsur berat lainnya di alam semesta.

Dengan memahami proses pembentukan unsur-unsur ini, kita dapat lebih memahami sejarah dan evolusi galaksi, termasuk Bumi.

Referensi:
https://science.nasa.gov/universe/stars/neutron-stars/magnetars/where-does-gold-come-from-nasa-data-has-clues/
https://www.washingtonpost.com/science/2025/05/04/first-gold-universe-heavy-metals-magnetar/
https://www.aljazeera.com/news/2025/5/5/have-scientists-solved-the-mystery-of-golds-origin-in-the-universe

WaLlahu a’lamu bishshawab

Tinggalkan komentar