Jilbab Fatin dan Budaya Kerudung

Ratusan tahun yang silam, Jilbab (pakaian perempuan yang tertutup), sudah sangat dikenal dalambudaya masyarakat melayu. Dahulu masyarakat Nusantara, mengenalnya dalam bentuk baju kurung, dengan menggunakan selendang di kepala.
Di dalam kamus Al Muhith disebutkan bahwa jilbab adalah pakaian lebar dan longgar untuk wanita dan dapat menutup, pakaian sehari-hari (tsaub), yang ia pakai saat hendak keluar rumah. [Selengkapnya]
Misteri BRAWIJAYA, Leluhur KH. AHMAD DAHLAN
Berdasarkan buku berjudul Benturan budaya Islam: puritan & sinkretis, Oleh Sutiyono, Ahmad Dzulfikar, Sutiyono. Di dalamnya diceritakan Ki Ageng Gribig, adalah keturunan ke-5 Brawijaya, dengan puteri Sunan Giri.
Jika yang dimaksud Brawijaya disini adalah Raja terakhir Majapahit, jelas sangat keliru. Karena masanya cukup jauh diatas masa Sunan Giri, apalagi generasi anaknya.
Di dalam buku itu juga ditulis tentang Brawijaya yang masuk Islam dan menjadi mubaligh Islam… [Selengkapnya]
Satrio Piningit adalah Konsep, bukan Ramalan

Berdasarkan fakta sejarah, Prabu Jayabaya adalah murid dari seorang ulama Islam yang bernama Maulana Ali Samsu Zein. Jadi sangat mustahil, seorang Jayabaya menjadi peramal masa depan, yang merupakan perbuatan terlarang di dalam ajaran Islam.
Apa yang diungkapkan, Jayabaya ratusan tahun yang silam, menurut pemahaman kami lebih berupa konsep kepemimpinan, daripada sebuah prediksi ramalan [Selengkapnya].
Ratu Adil, menunggu kita siap…

Siapakah gerangan Ratu Adil itu?!
Tidak sedikit yang meyakini, bahwa kelak akan muncul seorang imam atau pemimpin, yang akan mengembalikan kejayaan Islam, di tengah-tengah kehidupan umat manusia. Dari keyakinan tersebut melahirkan berbagai dugaan serta prediksi siapa-siapa yang akan menduduki posisi sebagai pemimpin tersebut.
Dari kalangan Syi’ah Imamiyah Itsna Asyariyah beranggapan, imam yang dimaksud adalah Al Mahdi Al Muntazhar. Sosok yang telah mengalami ghaibah kubra (kegaiban besar) di tahun 329 H.
Sementara itu dari kalangan Ahmadiyah beranggapan imam tersebut tidak lain adalah pemimpin mereka Mirza Ghulam Ahmad. [Selengkapnya]
Misteri Pemeluk Islam Pertama di Nusantara

Di dalam buku Arkeologi Budaya Indonesia, karangan Jakob Sumardjo, diperoleh informasi, berdasarkan catatan kekaisaran Cina, diberitakan tentang adanya hubungan diplomatik dengan sebuah kerajaan Islam Ta Shi di Nusantara.
Bahasa Cina menyebut muslim sebagai Ta Shi. Ia berasal dari kata Parsi Tajikatau kata arab untuk Kabilah Thayk (Thoiyk). Kabilah Thoiyk ini adalah kabilahnya Ibnu Mas’ud r.a, salah seorang sahabat Nabi, seorang pakar ilmu Alquran [Selengkapnya]
Subhanallah… NUSANTARA di dalam HADITS RASULULLAH ?

Di dalam Sejarah Melayu dan Hikayat Raja-Raja Pasai, terdapat sebuah hadits yang menyebutkan Rasulullah menyuruh para sahabat untuk berdakwah di suatu tempat bernama Samudra, yang akan terjadi tidak lama lagi di kemudian hari.
Kaum sejarawan Melayu memperkirakan negeri samudra yang dimaksud adalah Kerajaan Samudra Pasai, namun pendapat ini bukan tidak ada kelemahan, hal ini dikarenakan Kerajaan Samudra Pasai baru muncul 600 tahun setelah wafatnya Rasulullah.
Muncul dugaan negeri yang dimaksud adalah sebuah negeri maritim yang dikelilingi samudra,yang mencapai masa ke-emasan sekitar 50 tahun setelah wafatnya beliau, yang dikenal dengan nama Sriwijaya [Selengkapnya]
Asal Muasal Shalat disebut Sembahyang ?

Ketika Maharaja Purnawarman (raja Tarumanagara yang ketiga (395-434 M)), berhasil dalam upaya penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km), ia mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1.000 ekor sapi kepada kaum brahmana.
Apa yang dilakukan Maharaja Purnawarman, sangat mirip dengan Ritual Qurban yang dilakukan Penganut Millah Ibrahim. Peristiwa ini memunculkan pendapat, kerajaanTarumanegara sejatinya adalah penganut Braham (ajaran monotheime peninggalan Nabi Ibrahim), dan bukan penganut agama Hindu, yang jelas-jelas sangat menentangpengorbanan dengan hewan sapi [Selengkapnya]
Kisah, Silsilah dan Keturunan : Maulana Hussein Jamadil Kubra

Kita tentu pernah mendengar nama-nama Raden Fatah, Sunan Ampel, Sunan Giri, Sunan Gunung Jati, Pati Unus, Fathahillah dan Sultan Agung. Namun, tidak banyak yang mengetahui, bahwa sesungguhnya mereka berasal dari satu leluhur yang sama, yakni seorang ulama, yang bernama Syaikh Maulana Husain Akbar… [Selengkapnya]
Dinasti Giri Kedaton dan Silsilah Presiden Indonesia : Sukarno, Suharto, BJ.Habibie, Gusdur, Megawati serta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Berdasarkan penyelusuran Genealogy, ditemukan fakta yang menarik, yakni kesemua Salasilah Presiden RI ternyata memiliki keterkaitan keluarga dengan Trah Sunan Giri (Dinasti Giri Kedaton) [Selengkapnya]
Mengapa NEDERLAND disebut BELANDA?

Jika kita bertanya…
Mengapa masyarakat di Nusantara, menyebut Nederland sebagai Belanda? Mungkin orang Nederland sendiri akan bingung menjawabnya…
Sebelum kita menjawab pertanyaan itu, mari kita kembali membuka lembaran sejarah, 360 tahun yang silam [Selengkapnya]
Rasionalisasi, Kisah Syaikh Siti Jenar

Apabila kita membahas mengenai keberadaan, salah seorang wali di tanah Jawa, Syaikh Siti Jenar, seringkali kita menemukan berbagai cerita yang aneh-aneh dan tidak masuk akal.
Di dalam salah satu tulisannya, Ustadz Shohibul Faroji Al-Robbani mencatat, setidaknya ada 5 Kesalahan Sejarah tentang Syaikh Siti Jenar [Selengkapnya]
Ratu Sinuhun, Feminis Nusantara dari abad ke-17M

Palembang merupakan daerah yang untuk pertama kalinya diterapkan undang-undang tertulis yang berlandaskan syariat Islam di Nusantara. Hal tersebut sebagaimana tercantum di dalam kitab Simbur Cahaya, yang disusun oleh Ratu Sinuhun, cendikiawan wanita asal Palembang [Selengkapnya]
Jemaah Haji, Tempo Doeloe

Di dalam Historiografi Haji Indonesia, Dr M Shaleh Putuhena menyatakan, sejak abad ke-16 M, sudah ada umat Islam Indonesia yang menunaikan ibadah haji.
Saat bisa meninggalkan Indonesia, mereka singgah di Singapura atau Penang (Malaysia). Di tempat tersebut, umat Islam Indonesia yang ingin berhaji ini rela menjadi pekerja kasar. Ada yang menjadi tukang kebun, menggarap sawah, dan lainnya demi satu tujuan, yaitu berkunjung ke Baitullah [Selengkapnya]
artikel yang sangat menarik gan, saya sangat menyukai nya,terima kasih sangat inspiratif sekali