Tag Archives: tokoh

Fenomena UFO di masa kehidupan Rasulullah ?

Unidentified Flying Object atau disingkat UFO, merupakan istilah bagi benda terbang tak dikenal untuk seluruh fenomena penampakan benda terbang.

UFO adalah object yang tidak bisa diidentikasikan oleh pengamat dan tetap belum teridentifikasi, meskipun telah diselidiki (wikipedia).


Banyak versi tentang asal muasal UFO. Ada yang berpendapat UFO adalah kendaraan Alien dari Planet lain, ada lagi yang mengatakan bagian konspirasi negara-nagara maju dan ada juga yang berpendapat UFO adalah salah satu bentuk penampakan makhluk gaib (Jin).

Salah satu bentuk Penampakan UFO, bisa kita lihat pada video berikut :

Kisah UFO di masa Rasulullah

Ternyata fenomena penampakan UFO, juga terjadi di masa Rasulullah.

Ketika salah seorang Sahabat, yang bernama Usaid bin Hudlair ra., sedang membaca Al Qur’an, tiba-tiba kuda yang ia tambatkan berprilaku aneh.

Dan setelah ia melihat ke atas, ternyata ada benda berbentuk awan terang, seperti lampu-lampu yang naik membumbung di udara

Bunyi hadis lengkapnya adalah :

Sumber Picture

Hadis Riwayat Imam Ahmad…
[Sumber : Hadis Online]

Telah menceritakan kepada kami Ya’qub berkata; aku mendengar Bapakku dari Yazid bin Al Had bahwa Abdullah bin Khabbab menceritakan kepadanya bahwa Abu Sa’id Al Khudri menceritakan kepadanya,

bahwa pada suatu malam ketika Usaid bin Hudlair sedang membaca Al Qur`an di dekat penambatan kudanya, kudanya bangun dan berputar-putar, kemudian dia membaca lagi dan kudanya berputar-putar lagi, kemudian dia membaca lagi dan kudanya berputar-putar lagi,

setelah itu Usaid berkata; “Aku khawatir kalau-kalau kudaku menginjak yahya anakku, maka aku berhenti membaca,

dan ternyata di atas kepalaku ada sesuatu seperti awan terang seperti lampu-lampu, ia terus naik membumbung ke udara sampai aku tak bisa melihatnya.”…

Ketika hal aneh tersebut diceritakan kepada Rasulullah, maka Rasulullah meng-informasikan bahwa benda itu adalah sosok malaikat, yang ikut mendengarkan bacaan Al Qur’an dari Usaid ra.

Sebagaimana Malaikat Jibril bersama Rasulullah, berkendaraan Buraq ketika Perjalanan Isra Miraj. Apakah UFO yang dilihat Usaid ra., merupakan salah satu jenis Wahana Kendaraan Para Malaikat ?

WaLlahu a’lamu bishshawab

Referensi Bacaan…
1. ALIEN, Semesta dan Ayat-Ayat Al Qur’an ?
2. Misteri Piramid Giza, Teori Alien dan Banjir Nabi Nuh
3. Misteri ANUNNAKI (ALIEN), di masa kehidupan RASULULLAH?
4. Bukti Arkeologis, Keberadaan Penghuni Langit di Bumi ?

Gubernur Jokowi, Ki Bondan Kejawan dan Misteri Leluhur Mataram Islam

Di dalam catatan silsilah Kraton Yogyakarta, Surakarta, Mangkunegaraan dan Pakualaman, nama Ki Bondan Kejawan adalah Leluhur dari semua raja-raja kerajaan Mataram Islam.

Ada yang berpendapat bahwa beliau anak Prabu Brawijaya V, raja terakhir Majapahit. Namun kenyataannya masa kehidupan Ki Bondan Kejawan, diperkirakan lebih dahulu dari Prabu Brawijaya V (Kertabhumi).

Ada juga yang mengatakan, Ki Bondan Kejawen adalah anak Prabu Brawijaya IV, dan masih beberapa versi lagi.

Dengan adanya beberapa versi tentang keberadaan Ki Bondan Kejawan, telah menjadikannya sebagai salah seorang Tokoh Misteri di Nusantara.

mataram2
Ki Bondan Kejawan, menurut Trah Azmatkhan

Berdasarkan Babad Tanah Jawi (Meinama, 1905; Al-thoff, 1941), ibu Bondan Kejawan adalah putri Wandan kuning, yang dikenal sebagai seorang tabib (ahli pengobatan).

Putri Wandan Kuning diceritakan menjadi istri Prabu Brawijaya, setelah ia berhasil menyembuhkan penyakit sang raja. Dari pernikahan inilah kemudian lahir Bondan Kejawan.

Namun dalam versi lain mengisahkan. Bondan Kejawan hanyalah anak angkat (anak tiri) dari Penguasa Majapahit. Bondan Kejawan sendiri sejatinya adalah anak dari seorang ulama bernama Maulana Ahmad Jumadil Kubra (meninggal sekitar tahun 1465M), yang merupakan suami terdahulu dari Nyai Wandan Kuning.

Maulana Ahmad Jumadil Kubra, adalah anggota Wali Sanga Periode I, yang dibentuk tahun 1404M. Beliau adalah putera dari Maulana Muhammad Jumadil Kubra bin Syeikh Maulana Husain Jamaluddin Akbar, yang berasal dari keluarga Azmatkhan.

Berdasarkan catatan KRT.Hamaminatadipura, Maulana Muhammad Jumadil Kubra, adalah orang yang membuka Hutan Mentaok, menjadi sebuah pemukiman, yang dikemudian hari dikenal sebagai Mataram. Maulana Muhammad Jumadil Kubra, sendiri kemudian dikenal dengan gelar Ki Ageng Mataram I.

Adapun Nyai Wandan Kuning, menurut ahli sejarah, Kerajaan Mataram, KRT.Hamaminatadipura adalah puteri dari Syekh Abdurrahman yang datang ke Hutan Mentaok (Tanah Mataram) tahun 1377M.

Syekh Abdurrahman adalah sahabat dari Maulana Muhammad Jumadil Kubra (Ki Ageng Mataram I). Dan persahabatan itu semakin erat, melalui pernikahan kedua anak mereka, yaitu Ahmad Jumadil Kubra dengan Nyai Wandan Kuning.

Dari pasangan suami isteri ini, kemudian melahirkan seorang putra pada tahun 1425M (berdasarkan catatan Ki Ageng Walisuci, dalam Babad Mataram Islam), yang diberi nama Abdurrahman Jumadil Kubra, dan setelah dewasa lebih dikenal sebagai Raden Lembu Peteng atau Ki Bondan Kejawan.

mataram
Dengan mengacu kepada data di atas, maka diperoleh Nasab Panembahan Senapati (Pendiri Kerajaan Mataram Islam) adalah sebagai berikut :

Panembahan Senapati bin Ki Pemanahan bin Ki Ageng Ngenis bin Ki Ageng Selo bin Ki Ageng Getas Pandawa bin Ki Bondan Kejawan (Abdurrahman Jumadil Kubra) bin Maulana Ahmad Jumadil Kubra bin Maulana Muhammad Jumadil Kubra (Ki Ageng Mataram I) bin Maulana Husain Jumadil Kubra bin Sayyid Ahmad Syah Jalaluddin bin Sayyid ’Abdullah Azmatkhan bin Syekh Abdul Malik Al-Muhajir bin Syekh ‘Alwi ‘Ammil Faqih bin Syekh Muhammad Shohib Mirbath

jokowikampanye3
Silsilah Joko Widodo (Jokowi)

Berdasarkan keterangan Politisi senior, Zaenal Maarif, Joko Widodo (Jokowi) yang saat ini merupakan Gubernur DKI Jakarta, adalah keturunan dari Kiai Yahya, salah seorang Pengawal Pangeran Diponegoro.

Kiai Yahya sendiri adalah Putera dari Kiai Abdul Jalal, seorang ulama yang menjadi pendiri tanah perdikan di Kalioso (daerah sebelah utara Solo).

Di dalam salah satu versi genealogy yang beredar di masyarakat, Kyai Abdul Jalal (Pendiri Perdikan Kalioso), masih terhitung sebagai keturunan dari Ki Bondan Kejawan.

- Kyai Abdul Jalal I - Ki Bondan Kejawan
Kyai Abdul Jalal I (Pendiri Perdikan Kalioso)
bin Kyai Niti Manggolo (Kyai Kerti Manggolo I) bin Kyai Honggowongso bin Kyai Gulu bin RM Tmg Karto Nagoro bin Pangeran Adipati Manduraredjo (Ki Djuru Wiroprobo I) bin Pangeran Mandura bin Ki Juru Martani (Maha Patih Mataram Kotagedhe) bin Ki Ageng Saba bin Pangeran Made Pandan bin Ki Wonosobo bin Ki Bondan Kejawan

- Ki Juru Martani - Sunan Giri
Ki Juru Martani bin Ki Ageng Saba bin Nyai Made Pandan binti Sunan Dalem Kidul bin Sunan Giri

- Ki Juru Martani - Sunan Ampel
Ki Juru Martani bin Ki Ageng Saba bin Nyai Made Pandan binti Sunan Dalem Kidul bin Dewi Murtasiyah binti Sunan Ampel

- Ki Juru Martani - Sunan Ngerang
Ki Juru Martani bin Nyai Ageng Saba binti Nyai Ageng Selo binti Ki Ageng Ngerang I (Sunan Ngerang)

Catatan Penambahan

1. Hubungan Kekerabatan antara Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto

trahjokoprabowo2
2. Prabu Hayam Wuruk sampai ke Jokowi

silsilahjokowi1
3. Nama ayah dari Joko Widodo (Jokowi), adalah Wijiatno (Noto Miharjo) bin Lamidi Wiryo Miharjo bin Mangun Dinomo (Sumber : Liputan6.com dan Kompasiana)

silsilahjoko1
WaLlahu a’lamu bishshawab

Sumber :
1. Misteri Ki Bondan Kejawan, versi Trah Azmatkhan
2. Maulana Husain, Pelopor dakwah Nusantara
3. Silsilah JOKOWI sampai kepada SYEKH MAULANA MAGHRIBI ?
4. 5 Tokoh : Jokowi, Rhoma, Yusril, Prabowo dan Sultan HB X
5. Dinasti Giri Kedaton dan Silsilah Presiden Indonesia : Sukarno, Suharto, BJ.Habibie, Gusdur, Megawati serta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Kerajaan Sriwijaya, Pelarian Politik dan Dakwah Para Sahabat Rasulullah di Nusantara ?

Berdasarkan catatan Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara parwa I sarga 3, pada sekitar tahun 536 Masehi ditepian sungai musi, telah ada sebuah pelabuhan Internasional.

Pelabuhan ini, menjadi sarana pengiriman barang berupa tanaman gaharu, rempah wangi, pala, dan kapur barus, ke berbagai Negara seperti Yaman, Mesir, Cina, India, Persia dan sebagainya.

Pelabuhan Internasional ini merupakan sebuah wilayah otonom, yang bernama Sriwijaya, dan daerah ini berada di bawah kendali Kerajaan Melayu, Sribuja.

sriwijaya2

Sriwijaya dan utusan Rasulullah

Pada sekitar tahun 628 M, penguasa Sriwijaya kedatangan utusan dari Tanah Arab, bernama Akasyah bin Muhsin al-Usdi. Akasyah diutus oleh Nabi akhir zaman, Muhammad Rasulullah, untuk menyampaikan dakwah Islam, kepada Penguasa Sriwijaya.

Utusan Rasulullah ini, mendapat sambutan yang baik, oleh Penguasa Sriwijaya ketika itu. Salah satu alasannya, Islam adalah ajaran monotheisme, yang memiliki kemiripan dengan keyakinan yang dianut sebagian bangsawan Sriwijaya.

Keyakinan Monotheisme di Kerajaan Sriwijaya, dikenal sebagai Ajaran Braham (ajaran monotheime peninggalan Nabi Ibrahim). Keberadaan ajaran Braham pada saat itu, bisa terliihat pada catatan Fa Xian/Fa Shien sepulang dari India di era tahun ke-7 Kaisar Xiyi (411M)…

Kami tiba di sebuah negeri bernama Yapoti (Jawa dan atau Sumatera) di negeri itu Agama Braham sangat berkembang, sedangkan Buddha tidak seberapa pengaruhnya.

Hal ini, semakin diperkuat dengan adanya pendapat yang mengatakan, pada sekitar tahun 607 Masehi, telah ada Kerajaan Sriwijaya (Sriboza) yang bercorak Brahminik (Early Indonesian Commerce : A Study of the Origins of Srivijaya, by Wolters, 1967 dan Maritime Trade and State Development in Early South East Asia, by K.R. Hall, 1985)

Untuk kemudian dakwah Islamiyah di tanah Sriwijaya ini terus berlanjut, terutama dilakukan oleh Para Pedagang dari jazirah Arab.

Bahkan salah seorang Penguasa Sriwijaya, yang bernama Sri Indrawarman, diperkirakan seorang muslim, yang menjalin persahabatan dengan Khalifah Islam, Umar bin Abdul Aziz.

prasastikedukan

Sriwijaya dan Palarian Politik

Sebagian penduduk Kerajaan Sriwijaya, jika diselusuri secara genealogy, ternyata ada yang masih terhitung kerabat Kerajaan Persia.

Hal ini tergambar di dalam kitab sejarah melayu, yang mengisahkan pemimpin wilayah Palembang, Demang Lebar Daun, merupakan anak cucu Raja Sulan, keturunan dari Raja Nusirwan ‘Adil bin Kibad Syahriar (King Anushirvan “The Just” of Persia, 531-578 M).

Ada dugaan keberadaan keluarga Kerajaan Persia ini, dikarenakan terjadinya konflik internal di Persia, sepeningal Raja Nusirwan ‘Adil, yang berakibat, sebagian Bangsawan Persia mengungsi ke Kerajaan Sriwijaya.

Para pelarian politik Persia ini, dimanfaatkan oleh para penguasa Sriwijaya, untuk dijadikan instruktur di angkatan perang-nya. Bahkan dalam upaya memperkuat pasukannya, Kerajaan Sriwijaya mendirikan pangkalan militer di daerah Minanga yang berada di tepian sungai komering.

Pada tahun 669 Masehi, Sriwijaya dipimpin oleh Dapunta Hiyang Sri Jayanaga. Sang Raja, dikenal seorang yang sangat berwibawa, dan dengan kekuatan angkatan perang-nya, yang sangat terlatih. Sriwijaya mulai menaklukkan beberapa daerah disekitarnya. Bahkan kemudian Kerajaan induknya, Kerajaan Sribuja berhasil dikuasai.

sriwijaya1

Pelarian politik juga berasal dari wilayah Cina. Kedatangan mereka ini disebab-kan terjadinya peristiwa pemberontakan petani-petani muslim Cina terhadap kekuasaan Dinasti T’ang di masa pemerintahan Kaisar Hi-Tsung (878-889 M).

Kaum muslimin banyak mati dibunuh dalam pemberontakan itu, sehingga mereka yang selamat melarikan diri ke berbagai negara, termasuk ke kota Palembang, yang menjadi pusat Kerajaan Sriwijaya.

Keberadaan Pelarian Politik asal Persia dan Cina, Kemudian Para Pedagang Arab yang sekaligus juga juru dakwah Islam, serta berdirinya pusat-pusat pengajaran agama Buddha di Kerajaan Sriwijaya, menunjukkan bahwa negeri ini, merupakan daerah yang sangat pluralis, dimana penduduknya terdiri atas berbagai suku dan ras, serta memiliki keyakinan yang beragam.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan :

1. Keberadaan Akasyah bin Muhsin al-Usdi di Sriwijaya, diperkirakan setelah perjanjian Hudaibiyah tahun 6H. Pada masa itu, Rasulullah memperkenalkan Islam melalui surat yang beliau kirimkan, kepada para penguasa, pemimpin suku, tokoh agama nasrani dan lain sebagainya.

2. Pendapat yang mengatakan Akasyah bin Muhsin al-Usdi di Sriwijaya, pada sekitar tahun 2H, nampaknya perlu diteliti lebih mendalam lagi. Hal ini disebabkan, berdasarkan fakta sejarah, pada saat tersebut, kaum muslimin sedang berkosentrasi menghadapi kaum kafir Quraish. Jadi terasa agak aneh, jika ada sahabat yang berada jauh dari kota madinah.

3. Beberapa Sahabat Rasulullah yang pernah berdakwah di Nusantara…
[Data bisa dilihat pada : Muamallat Nusantara, Sahabat Rasulullah yang berdakwah di Indonesia, Peta Dakwah Nabi Muhammad]

1. Ali bin Abi Thalib, pernah datang dan berdakwah di Garut, Cirebon, Jawa Barat (Tanah Sunda), Indonesia, tahun 625 Masehi. Perjalanan dakwahnya dilanjutkan ke dari Indonesia ke kawasan Nusantara, melalui: Timur Leste, Brunai Darussalam, Sulu, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, Laos, Myanmar, Kampuchea. (Sumber: H.Zainal Abidin Ahmad, Ilmu politik Islam V, Sejarah Islam dan Umatnya sampai sekarang, Bulan Bintang, 1979; Habib Bahruddin Azmatkhan, Qishshatud Dakwah Fii Arahbiliyyah (Nusantara), 1929, h.31; S. Q. Fatini, Islam Comes to Malaysia, Singapura: M. S. R.I., 1963, hal. 39)

2. Ja’far bin Abi Thalib, berdakwah di Jepara, Kerajaan Kalingga, Jawa Tengah (Jawa Dwipa), Indonesia,sekitar tahun 626 M/ 4 H. (Sumber: Habib Bahruddin Azmatkhan, Qishshatud Dakwah Fii Arahbiliyyah (Nusantara), 1929, h.33)

3. Ubay bin Ka’ab, berdakwah di Sumatera Barat, Indonesia, kemudian kembali ke Madinah. sekitar tahun 626 M/ 4 H. (Sumber: Habib Bahruddin Azmatkhan, Qishshatud Dakwah Fii Arahbiliyyah (Nusantara), 1929, h.35)

4. Abdullah bin Mas’ud, berdakwah di Aceh Darussalam dan kembali lagi ke Madinah. sekitar tahun 626 M/ 4 H. (Sumber: G. E. Gerini, Futher India and Indo-Malay Archipelago)

5. ‘Abdurrahman bin Mu’adz bin Jabal, dan putera-puteranya Mahmud dan Isma’il, berdakwah dan wafat dimakamkan di Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. sekitar tahun 625 M/ 4 H. (Sumber: Habib Bahruddin Azmatkhan, Qishshatud Dakwah Fii Arahbiliyyah (Nusantara), 1929, h.38)

6. Akasyah bin Muhsin Al-Usdi, berdakwah di Palembang, Sumatera Selatan dan sebelum Rasulullah Wafat, ia kembali ke Madinah. sekitar tahun 623 M/ 2 H. (Sumber: Habib Bahruddin Azmatkhan, Qishshatud Dakwah Fii Arahbiliyyah (Nusantara), 1929, h.39; Pangeran Gajahnata, Sejarah Islam Pertama Di Palembang, 1986; R.M. Akib, Islam Pertama di Palembang, 1929; T. W. Arnold, The Preaching of Islam, 1968)

7. Salman Al-Farisi, berdakwah Ke Perlak, Aceh Timur dan Kembali Ke Madinah. sekitar tahun 626 M/ 4 H. (Sumber: Habib Bahruddin Azmatkhan, Qishshatud Dakwah Fii Arahbiliyyah (Nusantara), 1929, h.39)

8. Zaid ibn Haritsah, berdakwah di Kerajaan Lamuri/Lambari (Lambharo/Lamreh, Aceh) pada tahun 35 H (718 M).

9. Wahab bin Abi Qabahah, telah mengunjungi Riau dan menetap selama 5 tahun di sana sebelum pulang ke Madinah. Dipetik dari kitab ‘Wali Songo dengan perkembangan Islam di Nusantara’, oleh Haji Abdul Halim Bashah, terbitan Al Kafilah Enterprise, Kelantan, 1996, m/s 79, bab 9, ISBN 983-99852-8-0

Sumber :
1. Minanga Komering
2. Muamallat Nuswantara
3. Sejarah Masuknya Islam Ke Palembang
4. Asal Muasal Shalat disebut Sembahyang ?
5. SEJARAH KERAJAAN-KERAJAAN DI TATAR SUNDA
6. Akasyah bin Muhsin al-Usdi (Sahabat Nabi Yang Berdakwah di Palembang)
7. Korespondensi Khalifah Bani Umayyah Dengan Raja dan Ratu di Nusantara
8. Nabi Sulaiman Leluhur Bangsa Melayu, dalam Genealogy, King Khosrow I of Persia (531-578)

Rahasia Tubuh Ideal Rasulullah, dan Program Diet OCD Deddy Corbuzier ?

Di dalam beberapa riwayat, diperoleh informasi bahwa postur tubuh Rasulullah tidaklah terlalu gemuk atau terlalu kurus, namun cenderung berperawakan baik, manarik dan kekar.

Bara’a bin Aazib (ra) meriwayatkan: “Rasulullah (saw) tingginya sedang, dengan tulang belikat (pundak) yang bidang. Rambut beliau cukup tebal, panjangnya sampai batas telinga. Saya belum pernah melihat sesuatu yang lebih menarik dari beliau. (Hadits Bara’a bin Aazib)

Ali bin Abi Thalib (ra) juga meriwayatkan: Rambut Rasulullah lurus dan sedikit berombak. Beliau tidak berperawakan gemuk dan tidak pula tampak terlalu berat, beliau berperawakan baik dan tegak. Warna kulit beliau cerah, mata beliau hitam dengan bulu mata yang panjang. Sendi-sendi tulang beliau kuat dan dada beliau cukup kekar, demikian pula tangan dan kaki beliau… (Riwayat dari Ali bin Abi Thalib).

Ada beberapa analisa, mengapa Rasulullah memiliki tubuh yang ideal, salah satunya adalah beliau tidak berlebihan dalam mengkonsumsi makanan serta memiliki pola makan yang baik.

diet1

Pola Makan Rasulullah

Dari beberapa sumber, pada lepas dari subuh, Rasulullah biasa memulai dengan segelas air yang dicampur dengan sesendok madu. Kemudian pada waktu Dhuha, beliau makan tujuh butir kurma ajwa` (matang).

Menjelang sore hari, menu makan Rasulullah selanjutnya adalah cuka dan minyak zaitun. Tentu saja bukan hanya cuka dan minyak zaitun saja, tetapi di konsumsi dengan makanan pokok, seperti roti misalnya.

Di malam hari, menu utama Rasulullah adalah sayur-sayuran. Dan sesuai dengan kaidah “waktu berbuka puasa”, makan malam dilakukan setelah waktu maghrib sampai dengan sebelum Shalat Isya.

diet3

Program Diet OCD (Deddy Corbuzier)

OCD (Obsessive Corbuzier’s Diet), adalah sistem diet yang dipopulerkan oleh Deddy Corbuzie, yang tujuannya untuk membentuk tubuh yang ideal.

Dalam penerapannya, Sistem OCD ini menggunakan cara berpuasa, yaitu tidak makan, namun diperbolehkan minum, dengan pola 16 jam, 18 jam, 20 jam dan 24 jam.

Seseorang yang memilih pola 16 jam, berarti ia memiliki “jendela makan” sekitar 8 jam. Dengan demikian, yang bersangkutan, diperkenankan makan dalam rentang waktu 8 jam, dan setelah itu ia harus berpuasa makan (hanya boleh minum), selama 16 jam.

Berdasarkan berbagai sumber dari media massa, diberitakan telah banyak orang yang berhasil menurunkan berat badan, dan memiliki postur tubuh yang ideal, setelah mengikuti Program Diet OCD ini.

Program Diet dengan cara berpuasa bukan hanya milik OCD, sebelumnya juga pernah ada, yang dikenal dengan nama Program Intermittent Fasting (IF), kemudian ada juga Diet 05:02, diperkenalkan oleh Dr Michael Mosley, dalam buku berjudul `The Fast Diet, The Simple Secret of Intermittent Fasting. Lose Weight, Stay Healthy, and Live Longer`.

diet4

Program OCD Deddy Corbuzier, bila kita perhatikan dengan seksama, ternyata ada kemiripan dengan Pola Makan Rasulullah.

Dimana dalam Pola Makan Rasulullah, jadwal makan beliau adalah mulai sekitar waktu Dhuha, sampai sebelum waktu Isya, yang memiliki jarak waktu sekitar 8-9 jam. Dan ini sangat mirip dengan istilah “jendela makan” dalam Program OCD Deddy Corbuzier.

Apakah ini merupakan jawaban dari rahasia, yang menjadi sebab Rasulullah bisa memiliki tubuh yang ideal ?

WaLlahu a’lamu bishshawab

Referensi :
1. ikutan … OCD (Deddy Corbuzier), dengan Pola Makan RASULULLAH
2. OCD (Obsessive Corbuzier’s Diet) #DietCorbuzier
3. Diet 05:02, Mirip Diet ala Diet Deddy Corbuzier, Ada Puasanya

Tinjauan HISTORIS, untuk memahami keberadaan istri-istri RASULULLAH ?

Ayat yang menerangkan tentang, dibolehkannya seseorang berpoligami dengan 4 (empat) isteri (QS. An Nisaa (4) ayat 3), turun setelah terjadi Perang Uhud.

Ayat ini turun, dilatarbelakangi, banyaknya sahabat yang syahid (sekitar lebih dari 70 orang), akibatnya keluarga serta janda-janda para syuhada tersebut, memerlukan perlindungan baik secara kesejahteraan, maupun hukum.

annisaa3

Istri Rasulullah di masa Perang Uhud

Untuk dipahami pada masa perang Uhud, istri Rasulullah Khadijah bintu Khuwailid radhiyallahu ‘anha, sudah lama meninggal. Dengan demikian istri Rasulullah ketika itu ada 3 orang orang, yaitu bernama Saudah binti Zam’ah bin Qois radhiyallahu ‘anha, A’isyah binti Abi Bakr As-Shiddiq radhiyallahu ‘anhuma, dan Hafshah binti Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhuma…

Dengan demikian, saat ayat tersebut turun, Rasulullah tidak memiliki istri lebih dari 4 (empat). Bahkan salah satu istrinya Saudah binti Zam’ah bin Qois radhiyallahu ‘anha, termasuk wanita yang diberi perlindungan oleh Rasulullah, yang di dalam Al Qur’an di-istilahkan sebagai “Malakat Aymaan”.

muhammad2

Bagaimana dengan istri-istri Rasulullah setelah ayat ini turun ?

Ternyata jika kita pelajari sejarah kehidupannya, mereka sebagian besar adalah yang mendapat perlindungan dari Nabi, tawanan Perang dan Hamba Sahaya pemberian orang lain, yang di dalam istilah Al Qur’an disebut “Malakat Aymaan”

Mereka adalah…

1. Zainab binti Khuzaimah radhiyallahu ‘anha, adalah janda seorang syuhada perang uhud, yang mendapat perlindungan Rasulullah,

2. Ummu Salamah, Hindun bintu Abi Umayyah radhiyallahu ‘anha, janda dari sahabat Rasulullah, yang hidup serba kekurangan bersama anak-anaknya. Dan ia mendapat perlidungan hukum dan kesejahteraan dari Rasulullah.

3. Juwairiyah binti Al-Harits radhiyallahu ‘anha, tawanan perang, dibebaskan oleh Rasulullah

4. Ummu Habibah binti Abi Sufyan radhiyallahu ‘anhuma, mendapat perlindungan Rasulullah, dikarenakan suaminya yang murtad.

5. Shafiyah binti Huyai bin Akhtab, tawanan perang, dibebaskan oleh Rasulullah

6. Amrah binti Yazid, mendapat perlindungan Nabi, setelah yang bersangkutan baru masuk Islam (nama ini masih diperselisihkan oleh Para Ulama)

7. Mariyah Al-Qibtiyah, Hamba Sahaya pemberian Raja Muqauqis, dimerdekakan oleh Rasulullah

8. Raihanah binti Zaid Al-Quradziyah, tawanan perang, dibebaskan oleh Rasulullah

makam-aisyah1

Sementara istri Rasulullah, yang bukan dari “malakat aymaan”, setelah 2 istrinya (A’isyah binti Abi Bakr As-Shiddiq radhiyallahu ‘anhuma, dan Hafshah binti Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhuma), adalah :

1. Zainab bintu Jahsy bin Rabab radhiyallahu ‘anha
2. Maimunah binti Al-Harits radhiyallahu ‘anhu

# sebelum menikah dengan Maimunah binti Al Harits, Rasulullah sempat akan memperistri Asma’ binti al-Nu’man, namun akhirnya batal.

Dengan demikian, Nabi Muhammad, sebagai seorang yang telah dikarunia-i sifat adil, secara historis, tidak memiliki istri (diluar katagori malakat aymaan), melebihi dari 4 orang…

WaLlahu a’lamu bishshawab

Silsilah dan Kekerabatan 5 Tokoh : Jokowi, Rhoma, Yusril, Prabowo dan Sultan HB X

Berdasarkan penyelusuran genealogy, terungkap fakta bahwa tokoh-tokoh yang berseberangan dalam politik, ternyata masih memiliki kekerabatan satu dengan lainnya.

jokowirhoma

Hal ini bisa terlihat pada ke-5 tokoh nasional, yaitu : Joko widodo (Jokowi), Rhoma Irama, Yusril Ihza Mahendra, Prabowo Subianto dan Sri Sultan Hamengkubuwono X. Sebagaimana terlihat pada skema berikut :

silsilah5tokoh2
Keterangan :

1. Silsilah Rhoma Irama sampai kepada Sunan Ampel

Melalui ibunya, Rhoma Irama adalah keturunan Pangeran Sogiri, adapun silsilah Pangeran Sogiri sampai kepada Sunan Ampel adalah sebagai berikut :

1. Sunan Ampel
1.1. Dewi Mutasimah
1.1.1. Ratu Ayu Kirana Purnamasidhi
1.1.1.1. Maulana Yusuf
1.1.1.1.1. Maulana Muhammad
1.1.1.1.1.1. Sultan Abulmufahir Muhammad Abdul Kadir
1.1.1.1.1.1.1. Sultan Abulmu’ali Ahmad
1.1.1.1.1.1.1.1. Sultan Ageng Tirtayasa
1.1.1.1.1.1.1.1.1. Pangeran Sogiri

(Sumber : Silsilah Rhoma Irama dan Trah Bangsawan Sukapura dan Maulana Husain, Pelopor dakwah Nusantara)

2. Silsilah Yusril Ihza Mahendra sampai kepada Maulana Ishaq

Keluarga besar Yusril Ihza Mahendra, berasal dari kesultanan Johor, yang bermula kepada Tun Habib Abdul Majid. Tun Habib Abdul Majid sendiri silsilahnya akan sampai kepada Maulana Ishaq.

1. Maulana Ishaq
1.1. Syarifah Siti Musalmah
1.1.1. Maulana Fadillah Khan Al Pasi
1.1.1.1. Sayyid Abdullah
1.1.1.1.1. Sayyid Berakat Zainal Abidin
1.1.1.1.1.1. Sayyid Ali (Temenggung Seri Maharaja Johor)
1.1.1.1.1.1.1. Tun Habib Abdul Majid (Bendahara Seri Maharaja)

(Sumber : Yusril Ihza Mahendra, Kesultanan Johor dan Dinasti Makhdum Perlak)

3. Silsilah Joko Widodo (Jokowi) sampai kepada Ki Juru Mertani

Joko Widodo (Jokowi) adalah keturunan dari Kyai Abdul Jalal I
(Pendiri Perdikan Kalioso), yang silsilahnya akan sampai kepada Ki Ageng Djuru Martani.

1. Ki Ageng Djuru Martani (Maha Patih Mataram Kotagedhe)
1.1. Pangeran Adipati Manduraredjo (Ki Djuru Wiroprobo I)
1.1.1. RM Tmg Karto Nagoro
1.1.1.1. Kyai Gulu
1.1.1.1.1. Kyai Honggowongso
1.1.1.1.1.1. Kyai Niti Manggolo (Kyai Kerti Manggolo I)
1.1.1.1.1.1.1. Kyai Abdul Jalal I (Pendiri Perdikan Kalioso)

(Sumber : Gubernur JOKOWI dan Misteri Leluhur MATARAM ISLAM)

4. Silsilah Sultan Hamengkubuwono X sampai kepada Sultan Agung

1. Sultan Agung
1.1. Sultan Amangkurat I
1.1.1. Sunan Pakubuwono I
1.1.1.1. Sultan Amangkurat IV
1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono I (Kraton Jogja)
1.1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono II
1.1.1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono III
1.1.1.1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono IV
1.1.1.1.1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono VI
1.1.1.1.1.1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono VII
1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono VIII
1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono IX
1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono X

(Sumber : Sunan Giri, Pendidik yang Ahli Fiqih)

5. Silsilah Prabowo Subianto sampai kepada Sultan Agung

Prabowo Subianto adalah keturunan dari Raden Tumenggung Mangkupradja, yang silsilahnya sampai kepada Sultan Agung

1. Sultan Agung
1.1. Sultan Amangkurat I
1.1.1. Sunan Pakubuwono I
1.1.1.1. Sultan Amangkurat IV
1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono I (Kraton Jogja)
1.1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono II
1.1.1.1.1.1.1. KGPA Moerdoningrat
1.1.1.1.1.1.1.1. Raden Tumenggung Djojodiningrat
1.1.1.1.1.1.1.1.1. Raden Ayu Djojoatmojo
1.1.1.1.1.1.1.1.1.1. Raden Tumenggung Mangkupradja

(Sumber : PRABOWO SUBIANTO, dari Trah GIRI KEDATON dan Silsilah SUNAN TEMBAYAT)

Bahan Bacaan :

Dinasti Giri Kedaton dan Silsilah Presiden Indonesia : Sukarno, Suharto, BJ.Habibie, Gusdur, Megawati serta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Menyelusuri masa kehidupan NABI ADAM, berdasarkan Genetika, Arkeologi, Astronomi dan Geologi

Berdasar penyelusuran Genetika, diketahui Y-chromosomal Adam (Y-MRCA), diperkirakan Adam “Manusia Modern”, hidup di bumi pada sekitar 237,000 sampai 581,000 tahun yang lalu.

Fakta ilmiah ini didukung, atas penemuan fosil manusia modern, di Sungai Omo Ethiopia yang berusia sekitar 195.000 tahun. Serta hasil penyelusuran Mitochondrial Eve, yang diperoleh hasil telah ada di bumi pada sekitar 200.000 tahun yang lalu.

Dalam ilmu geologi, masa 237,000 sampai 581,000 tahun yang lalu, di sebut sebagai Era Middle Pleistocene (126.000 sampai dengan 781.000 tahun yang lalu).

middle

Beberapa Bantahan

1. Penyelusuran Genetika, baik Y-chromosomal Adam (Y-MRCA), maupun Mitochondrial Eve, berdasarkan sampel manusia modern, yang hidup saat ini.

Sementara berdasarkan catatan sejarah, sangat banyak bangsa-bangsa yang pernah hidup di bumi, mengalami kepunahan.

Untuk salah satu contoh, saat terjadi Letusan Gunung Toba, manusia hampir diambang kepunahan.Dengan demikian, manusia yang ada sekarang, adalah keturunan dari segelintir manusia yang dahulu selamat dari bencana Letusan Gunung Toba.

Gunung Toba meletus diperkirakan terjadi pada 74.000 tahun yang lalu. Ada yang menduga letusan ini 20.000 kali lebih dahsyat dari Bom Atom yang meledak di Hiroshima dan Nagasaki. Letusan Gunung Toba ini, menjadi letusan yang paling membunuh sepanjang masa, sehingga hanya menyisakan sekitar 30.000 orang yang selamat.

Hal ini memberi kita alasan, masa peradaban manusia, tentu akan jauh lebih lama, seandainya penyelusuran Genetika, juga memperhitungkan bangsa-bangsa yang telah punah.

2. Ditemukan benda-benda arkeologi, peninggalan umat manusia yang telah berumur jutaan tahun.

Peninggalan Arkeologi itu, antara lain :

- Jembatan Penyebrangan (Rama Bridge) yang dibikin pasukan kera, untuk Sri Rama, menyeberang ke Alengka, setelah di tes dengan kadar isotop sudah berumur 1.700.000 tahun.

- Penelitian oleh Richard Leicky, di tahun 1972, terhadap sedimen Pleistocene di daerah Old Govie Jourg (Kenya), yang memperoleh kesimpulan telah ada peradaban umat manusia pada sekitar 1,7 juta tahun yang lalu (Sumber : Para Penghuni Bumi, sebelum Kita, hal.17-18, tulisan Muhammad Isa Dawud).

sedimen

Perkiraan masa hidup Nabi Adam

Ada yang memperkirakan, masa kehidupan Nabi Adam telah berumur milyaran tahun. Namun pendapat ini, tentu harus diselaraskan dengan keadaan bumi, berdasarkan penelitian para ilmuwan.

1. Menurut Ilmu Astronomi, Bumi mulai terbentuk sekitar 4,5 milyar tahun yang lalu. Dan Bumi berdasarkan pendapat para ilmuan, baru layak ditinggali makhluk hidup “mamalia” pada sekitar 70 juta tahun yang lalu. Dimana pada masa itu, oksigen yang sangat dibutuhkan makhluk hidup, sudah sangat bersahabat.

2. Berdasarkan informasi dari Al Qur’an, dimasa Nabi Adam telah ada teknologi pertanian dan peternakan. Hal tersebut tergambar melalui korban, dari anak-anak Nabi Adam yang bersengketa, yaitu berupa hasil-hasil pertanian dan peternakan.

Dan salah satu bentuk korban yang dipersembahkan adalah hewan mamalia jenis Qibas (Kambing), jadi bukan binatang purba seperti “dinosaurus” atau lainnya.

Berdasarkan temuan Fosil di wilayah Nevshir, hewan Kambing telah ada di bumi pada sekitar 8 juta-10 juta tahun yang lalu (Sumber : Harun Yahya)

3. Adanya pertanian dan peternakan di masa Nabi Adam, menunjukkan pada masa itu, disekitar padang arafah, yang merupakan tempat tinggal pertama umat manusia, merupakan wilayah yang subur.

Berdasarkan pendapat Profesor Alfred Kroner (seorang ahli ilmu bumi (geologi) terkemuka dunia, dari Department Ilmu Bumi Institut Geosciences, Johannes Gutenburg University, Mainz, Germany), ia menyatakan dataran Arab pernah menjadi daerah yang subur, di masa belahan bumi lain, mengalami Era Salju (Snow Age).

qibas11

Dengan mengacu kepada dalil-dalil diatas, diperkirakan Nabi Adam hidup di bumi dengan rentang waktu antara 1,7 juta sampai 10 juta tahun yang lalu.

Nabi Adam hidup di sekitar Padang Arafah, yakni di masa Era Salju (Snow Age), yang berdasarkan Penelitian Geologi, terjadi pada sekitar 2,6 juta tahun yang lalu.

Apakah di masa 2,6 juta tahun yang lalu, adalah masa kehidupan Nabi Adam dan keluarganya ?

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan :

1. Masa kehidupan Nabi Adam mungkin bisa lebih lampau lagi. Hal ini terkait dengan ditemukannya “kawasan Al Gharbia” yang berada di Uni Emirat Arab, yang dipekirakan pada masa 8 juta tahun yang lalu, merupakan daerah yang subur.

2. Di temukannya jejak kaki, yang diduga jejak kaki manusia, yang telah berumur sekitar 3,6 juta tahun, di Laetoli, Tanzania.

Sumber :
1. nationalgeographic
2. Mitochondrial Eve
3. Y Chromosomal Adam
4. Middle Pleistocene
5. thenational.ae
6. Gunung Toba
7. Ice Age