Tag Archives: Rasulullah

Masya ALLAH, inilah Jubah Rasulullah, yang masih berbekas tambalannya

Dalam sebuah hadis riwayat Aisyah radhiallahu ‘anha, menyebutkan tentang pekerjaan yang Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan di rumahnya:

“Beliau mengerjakan apa yang biasa dikerjakan salah seorang kalian di rumahnya. Beliau menambal sandalnya, menambal bajunya, dan menjahitnya. ” (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no. 540)

“Beliau manusia biasa. Beliau menambal pakaiannya dan memeras susu kambingnya”. (HR.Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no. 541)

Dan salah satu jubah beliau, masih bisa kita lihat pada sat ini, dan apabila kita perhatikan masih berbekas tambalan pada bajunya.

jubah1a
Inilah kesederhanaan hidup Rasulullah. Tanpa harus “Jaim”, sebagai pemimpin bangsa Arab ketika itu, beliau berupaya untuk semaksimal mungkin, memanfaatkan barang yang ia miliki.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan :

1. Apa yang terlihat didalam foto (picture) di atas, kemungkinan adalah replika dari Jubah Rasulullah. Hal ini dikarenakan untuk Jubah yang asli, tentu tidak bisa sembarangan dipegang dan diperlihatkan secara terbuka, demi keamanan agar tidak menjadi rusak, mengingat usianya yang sudah ribuan tahun.

2. Picture Jubah asli Nabi Muhammad

jubah1b

Artikel Menarik :
1. [Misteri] Kesaksian selama 14 malam berada di Makam Rasulullah
2. [Masya ALLAH] Kisah Ibnu Umar radhiallahu’anhu, Penakluk Singa yang Ahli Sedekah
3. [Penjelasan Logis] Misteri Kubah Makam Nabi Muhammad, yang berubah menjadi Kemerahan?
4. [Misteri] Rekening Bank milik Usman bin Affan radhiallahu ‘anhu, dengan Potensi Income Tahunan mencapai 50 juta Riyal ?

 

Masya ALLAH… Keajaiban Makan Tiga Jari Cara Rasulullah

Banyak yang beranggapan makan dengan menggunakan jari tangan, adalah tradisi yang aneh dan primitif.

Padahal cara makan tersebut, sangat bermanfaat bagi kesehatan dan merupakan sunnah Rasulullah, sebagaimana hadits :

Dari Ka’ab bin Malik radhiallahu anhu dia berkata:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْكُلُ بِثَلَاثِ أَصَابِعَ وَيَلْعَقُ يَدَهُ قَبْلَ أَنْ يَمْسَحَهَا
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam makan dengan tiga jari, dan beliau menjilatinya sebelum mencuci tangannya.” (HR. Muslim no. 2032)

makan1a
Manfaat Makan Cara Rasulullah

Berdasarkan penelitian ilmiah, ada beberapa manfaat makan dengan menggunakan jari tangan, yaitu :

1. Dapat Mencegah Diabetes Tipe 2

Sebagaimana dipahami, orang-orang yang makan dengan cepat akan beresiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2. Dan apabila anda menggunakan garpu dan pisau maka anda makan lebih cepat daripada makan dengan tangan anda.

2. Meningkatkan Kinerja Sistem Pencernaan

Makan dengan jari-jari tangan dapat meningkatkan kinerja sistem pencernaan karena ketika anda mencuci tangan dengan sabun, semua bakteri jahat dibasmi sedangkan bakteri baik tetap ada di tangan anda, yang tentunya bisa berdampak positif untuk usus anda.

3. Mencegah Makan Terlalu Banyak

Orang-orang yang makan dengan tangan, relatif memiliki berat badan yang lebih seimbang karena mereka tidak makan terlalu banyak. Cara makan seperti ini dianggap sebagai cara paling aman untuk mempertahankan berat badan normal.

Selain ketiga manfaat di atas, dalam sebuah penelitian yang telah dilakukan oleh Dr Charles Gerba dari University of Arizona dikatakan bahwa kita tidak mungkin menghalangi kuman dan bakteri untuk masuk ke dalam lingkungan kita. Namun kita bisa mencegah kuman dengan cara mencuci tangan setiap sebelum dan selesai melakukan aktivitas.

Makan dengan menggunakan tangan terbukti lebih menyehatkan. Karena dalam tangan, terdapat enzim RNAse yang dapat mengikat bakteri, sehingga tingkat aktivitasnya sangat rendah ketika masuk bersama makanan ke saluran pencernaan tubuh.

Enzim ini selalu terkandung dalam jari-jari dan telapak tangan manusia, sehingga dengan asumsi sudah dilakukan upaya menghigieniskan tangan sebelumnya proses penyuapan, maka makanan yang masuk ke dalam saluran pencernaan akan mengikutkan enzim yang bisa mengikat sel bakteri agar aktivitasnya tidak maksimal.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Referensi :
1. Hadits makan tiga jari
2. Barat tercengang, makan menggunakan tangan ala Rasulullah terbukti lebih sehat daripada menggunakan sendok dan garpu

Artikel Misteri Religi
1. Misteri Bentuk Angka, Penemuan Ilmuan Muslim Awal Abad ke-9 M ?
2. Rahasia Minuman Kesukaan Rasulullah, dan Khasiatnya bagi kesehatan tubuh
3. Manfaat Sujud, menurut Pakar Kesehatan Prof. Hembing, Prof. H.A Saboe dan Dr. Fidelma O’ Leary
4. [Misteri] Rekening Bank milik Usman bin Affan radhiallahu ‘anhu, dengan Potensi Income Tahunan mencapai 50 juta Riyal ?

MtDNA Rasulullah – 13 Maternal Ancestor Muhammad The Prophet ?

Mitochondrial DNA (mtDNA) is the DNA located in mitochondria. mtDNA is only a small portion of the DNA in a eukaryotic cell. In most species, including humans, mtDNA is inherited solely from the mother.

muhammad1
Based on the search genetics, mtDNA Rasulullah is derived from Sawdah Bint Usayyid Ibn `Amr Ibn Tamim.

mtdnarasul
Note :

1. Paternal Line (Y-DNA), Muhammad The Prophet…
Muhammad ibn Abdullāh ibn ‘Abd al-Muṭṭalib (Shaybah) ibn Hāshim (‘Amr) ibn Abd Manāf (al-Mughīra) ibn Qusayy (Zayd) ibn Kilāb ibn Murra ibn Ka`b ibn Lu’ayy ibn Ghālib ibn Fahr (Quraysh) ibn Mālik ibn an-Naḑr (Qays) ibn Kinānah ibn Khuzaymah ibn Mudrikah (‘Āmir) ibn Ilyās ibn Muḑar ibn Nizār ibn Ma’ād ibn ‘Adnān (source : Abdullah ibn Abdul Muttalib, wikipedia.org).

2. Maternal Line (MtDNA), Muhammad The Prophet…
Muhammad ibn Aminah bint  Barrah bint Um Habib bint Barrah bint Umaymah bint Qilàbah bint Dubb bint Lubna bint Fatimah bint Zaynab bint `Atikah bint Shaqiqah bint Sawdah (Ibn Sa’d, Kitab Al-Tabaqat Al-Kabir volume 1, parts 1.13.2 : link).

3. MtDNA Fatimah bint Muhammad The Prophet :

01. The mother of Fatimah bint Muhammad The Prophet was, Khadijah bint Khuwaylid ibn Asad ibn `Abd Al-`Uzzâ ibn Qusayy ibn Kilâb ibn Murrah ibn Ka`b ibn Lu’ayy ibn Ghâlib ibn Fihr.

02. Her (Khadijah) mother was, Fatima bint Zâ’idah ibn Al-Asamm ibn Rawâhah ibn Hajar ibn `Abd ibn Ma`îs ibn `Âmir ibn Lu’ayy ibn Ghâlib ibn Fihr

03. Her (Fatima) mother was, Hala bint `Abd Manâf ibn Al-Hârith ibn `Amr ibn Munqidh ibn ‘Amr ibn Ma`îs ibn `Âmir ibn Lu’ayy ibn Ghâlib ibn Fihr

04. Her (Hala) mother was, Qilaba (al ‘Arqa) bint Su`ayd ibn Sa`d ibn Sahm ibn `Amr ibn Husays ibn Ka`b ibn Lu’ayy ibn Ghâlib ibn Fihr

05. Her (Qilaba) mother was, ‘Atiqa bint ‘Abdul ‘Uzza

06. Her (‘Atiqa) mother was, Rayta (al Khuty) bint Ka’b

07. Her (Rayta) mother was, Na’ila bint Hud-hafa

(source : books.google.co.id1, islamophile.org, books.google.co.id2).

References :
1. Mitochondrial DNA
2. Wahb ibn Abd Manaf, wikipedia.org
3. Barrah bint Abdul Uzza explained
4. were ancient nabateans the same people as the original arab

WaLlahu a’lamu bishshawab

You May Like :
1. AMAZING PHOTOS FROM HAJJ 1953
2. Objection : The Stonehenge was built in 1954 ?
3. The Floating City of The Solution to Global Warming ?
4. Muhammad “The Prophet”, in the Genealogy of the US President ?

[Masya ALLAH] Video – Ribuan Fans “Al Ittihad FC (Saudi Arabia)”, melantunkan sholawatan sebelum pertandingan?

Dalam sebuah pertandingan sepakbola, yang diselenggarakan di Arab Saudi (20/2/2015), ribuan fans Al Ittihad FC , secara bersama-sama melantunkan “Tala Al Badru ‘Alayna”, yang merupakan lagu pujian kepada Rasulullah, berkenaan peristiwa hijrah dari Makkah ke Yathrib (Kota Madinah).


Lirik Lagu…

طلع البدر علينا
ṭala‘a ‘l-badru ‘alaynā
The full moon rose over us

sta1

من ثنيات الوداع
min thaniyyāti ‘l-wadā‘
From the valley of Wada’‘
وجب الشكر علينا
wajaba ‘l-shukru ‘alaynā
And it is incumbent upon us to show gratitude

sta2

ما دعى لله داع
mā da‘ā li-l-lāhi dā‘
For as long as anyone in existence calls out to God
أيها المبعوث فينا
’ayyuha ‘l-mab‘ūthu fīnā
Oh our Messenger (Emissary) amongst us

جئت بالأمر المطاع
ji’ta bi-l-’amri ‘l-muṭā‘
Who comes with the exhortations (good advices/commandments) to be heeded

sta3

جئت شرفت المدينة
ji’ta sharrafta ‘l-madīnah
You have brought to this city nobility

مرحبا يا خير داع
marḥaban yā khayra dā‘
Welcome you who call us to a good way

Sumber : wikipedia.org

Artikel Misteri dan Unik
1. [Analisa Video] Misteri Penampakan Jin Naik Haji ?
2. Misteri Astronomi di Langit Makkah, 1436 tahun yang lalu ?
3. [Misteri] Kesaksian selama 14 malam berada di Makam Rasulullah
4. [Penjelasan Logis] Misteri Kubah Makam Nabi Muhammad, yang berubah menjadi Kemerahan?

Jenazah Koruptor, tidak di-shalati Rasulullah?

Seseorang yang wafat dalam kondisi suul khatimah, disarankan agar tokoh agama tidak turut menshalati jenazahnya, sebagai hukuman sosial baginya.

Hal ini akan memberikan efek jera bagi masyarakat lainnya. Hukuman sosial seperti ini, pernah diberikan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada jenazah seorang koruptor.

koruptor1
Sebagaimana hadits, yang berasal dari Zaid bin Khalid al-Juhani radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata :

Ada salah seorang sahabat Nabi Muhammad, meninggal pada peristiwa Khaibar.

Kami berharap agar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menshalati jenazahnya. Namun beliau tidak berkenan menshalatkannya. Beliau justru menyuruh kami,

صَلُّوا عَلَى صَاحِبِكُمْ

“Shalati teman kalian.”

Mendengar itu, wajah para sahabat spontan berubah karena sikap beliau.

Di tengah kesedihan yang menyelimuti mereka, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan alasanya,

إِنَّ صَاحِبَكُمْ غَلَّ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

“Teman kalian ini melakukan korupsi saat jihad fi sabilillah.”

Kami pun memeriksa barang bawaannya, ternyata dia mengambil manik-manik milik orang Yahudi (hasil perang Khaibar), yang nilainya kurang dari dua dirham. (HR. an-Nasai 1959, Abu Daud 2710, Ibnu Majah 2848, dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

koruptor2
Pelajaran yang bisa dipetik dari kisah di atas :

1. Orang yang wafat suul khotimah statusnya masih muslim. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tetap menyuruh para sahabat untuk menshalati, meskipun beliau tidak mau menshalatkannya.

2. Sekecil apapun korupsi, tetap korupsi. Manik-manik seharga dua dirham, merupakan nilai yang sangat murah.

3. Pahala jihad, tidak memadamkan dosa korupsi. Orang tersebut meninggal di medan jihad. Namun karena sebelum meninggal, dia korupsi, Rasulullah menolak untuk menshalatkannya (Sumber : konsultasisyariah.com)

WaLlahu a’lamu bishshawab

[Misteri] H.O.S. Tjokroaminoto (Guru Presiden Soekarno), yang pernah dikunjungi Rasulullah?

Bangsa Indonesia, mengenal sosok Raden Hadji Oemar Said (H.O.S) Tjokroaminoto sebagai tokoh pelopor berdirinya Organisasi Syarekat Islam, sekaligus juga Guru bagi Para Pemimpin di Indonesia, seperti Soekarno, Tan Malaka dan Kartosuwiryo (sumber : wikipedia).

Tjokroaminoto berasal dari Keluarga Santri, buyutnya merupakan seorang Ulama yang bernama Kyai Bagoes Kesan Besari (sumber : repository.usu.ac.id).

Cokroaminoto

Suatu ketika, Tjokroaminoto pernah mengalami sakit keras, sehingga beberapa kali mengalami pingsan (tidak sadarkan diri). Beberapa tabib berusaha untuk menyembuhkannya, namun hasilnya sia-sia (sumber : serbasejarah.wordpress.com).

Di suatu malam, ketika terbaring lemah, tiba-tiba Tjokroaminoto yang saat itu sedang membaca al-Qur’an, memekik…

“Ada tamu, Ada Tamu.” …

Salah seorang kerabat yang menungguinya bertanya : “Siapa?

Beliau berujar : “Rosulullah. Rosulullah!”, dan iapun pingsan.

Kejadian yang sama, ternyata terulang pada keesokan harinya. Dan  secara ajaib, penyakit Tjokroaminoto berangsur-angsur berkurang.

Melalui salah satu orang dekatnya, Tjokroaminoto mengatakan bahwa Rasulullah telah memberi pelajaran membaca beberapa ayat Al-Qur’an kepadanya.

Kisah kedatangan Rasulullah ini, sebagaimana ditulis oleh Amelz, dalam bukunya “H.O.S. Tjokroaminoto : Hidup dan Perdjuanganndja” pada tahun 1952.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik :
1. Rasulullah di BACK UP, Para Milyuner 
2. [Analisa Video] Misteri Penampakan Jin Naik Haji ?
3. [Penjelasan Logis] Misteri Kubah Makam Nabi Muhammad, yang berubah menjadi Kemerahan?
4. [Misteri] Rekening Bank milik Usman bin Affan radhiallahu ‘anhu, dengan Potensi Income Tahunan mencapai 50 juta Riyal ?

Benarkah Rumah Kelahiran Nabi Muhammad, telah berubah menjadi WC Umum?

Akhir-akhir ini, di media sosial ada isu yang cukup hangat, yakni berkenaan dengan keberadaan rumah yang menjadi tempat kelahiran Rasulullah.

Gosip yang menyebar di kalangan Umat Islam adalah, rumah kelahiran Nabi di Makkah, telah berubah menjadi WC Umum, namun benarkah yang terjadi demikian ?

Penelitian tentang Posisi Rumah Rasulullah

Melalui penyelusuran ahli sejarah, posisi rumah Rasulullah saat ini, telah dijadikan perpustakaan “Maktabah Makkah al-Mukarromah”, perhatikan photo berikut…

gambar-rumah-nabi-1Keberadaan rumah tersebut, pada masa sekarang….

gambar-rumah-nabi-yg-jadi-perpustakaanrumah-nabi
Untuk dijadikan renungan, ketika terjadi peristiwa fathu Mekah, dimana tanah negeri itu dikuasai kaum muslimin.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sama sekali tidak berupaya melestarikan rumah kelahirannya serta merawat tempat-tempat bersejarah, seperti  gua hira, ataupun gua tsur (sumber : konsultasisyariah.com).

Rasulullah bersama para sahabatnya, lebih fokus kepada memperluas dakwah Islam di jazirah Arabia, daripada mengenang peristiwa di masa lalu.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik :
1. Rasulullah di BACK UP, Para Milyuner
2. Misteri Astronomi di Langit Makkah, 1436 tahun yang lalu ?
3. Misteri Koin Majapahit, berukiran Kalimat Tauhid “Syahadat”?
4. Rahasia Tubuh Ideal Rasulullah, dan Program Diet OCD Deddy Corbuzier ?