Tag Archives: purbakala

Misteri Arjuna dalam Kisah Mahabharata, yang singgah di Nusantara (Sumatera), pada sekitar 5.000 tahun yang silam ?

Di kalangan sejarawan, muncul dugaan Peradaban Masyarakat Nusantara telah ada jauh sebelum kedatangan masyarakat Proto Melayu, yang diperkirakan ber-migrasi pada 3.500 tahun yang lalu.

Dugaan tersebut semakin kuat, ketika kisah mitologi Perang Mahabharata yang telah berusia 5.000 tahun, bercerita tentang Nusantara.

mahabharata3

Perang Mahabharata dalam tinjauan sains

Melalui penelitian arkeologi,  Dr Narahari Achar memperkirakan Kisah Perang Mahabharata terjadi pada sekitar masa 5.000 tahun yang silam (Sumber : Proof of The Dating for The Mahabrata War).

The Mahabharata war is said to have taken place approximately 5000 years ago!

While a lot of Indians have consistenly believed that this was always the case, most Western scientists have always disregarded this as just another example of Indian myth.

mahabharata2

I exclude a few noted names like Dr Playfair from Edinburgh, who in his celebrated commentary gave active proof of the antiquity of the Vedas, but unfortunately somehow the whole idea that the Mahabharata war could be older than anything which did not come from the western world was denounced stridently.

That is to say until 2003 when noted scientist Dr Narahari Achar who is a Professor at the department of astrophysics in Memphis and quite a few other scientists came out with a certain software developed in collaboration with NASA which showed the exact picture of the sky (accurate to a few 1000ths of a second) as it was 5000 years ago.

Penemuan  Dr Narahari Achar, membuka jalan bagi pemerhati sejarah, untuk bisa memahami keberadaaan masyarakat yang hidup di masa itu.

mahabharata5

Hiranyapura, Kota Purba di Pulau Sumatera  

Hiranyapura atau Kota Emas, di dalam kitab mitologi kuno digambarkan sebagai kota yang melayang-layang di angkasa, yang di dalam buku Rahuvana tattwa, tulisan Agus Sunyoto, digambarkan berada di pulau Sumatera.

Di dalam kisah Mahabharata, kota ini disebut-sebut pernah didatangi Arjuna. Kota ini diceritakan diperintah oleh dua Raksasa, yang bernama Pouloma dan Kaalakeya (Sumber : Mahabharata Aranya Parva, Fourth Chapter).

Telah sama kita pahami, kisah mitologi terkadang berasal dari kisah nyata, namun telah dilebih-lebihkan peristiwa-nya.

Dalam memahami keberadaan Kota Hiranyapura, yang diceritakan melayang-layang di udara, mungkin bisa dimaknai sebagai kota yang berada di daerah yang tinggi.

mahabharata6

Keberadaan masyarakat di dataran tinggi di Sumatera, bisa dibuktikan dengan penemuan arkeologi, yang telah berusia ribuan tahun di daerah sekitar Gunung Dempo (dalam wilayah pegunungan bukit barisan), Sumatera Selatan (Sumber : Misteri Sriwijaya di Gunung Dempo).

Dan hal ini juga, semakin memperkuat pendapat yang mengatakan, di wilayah sekitar pegunungan bukit barisan, selama ribuan tahun telah dihuni oleh Bangsa Mala (Bangsa Gunung), yang kelak menjadi leluhur dari suku-suku yang ada di Nusantara (Sumber : Islamic UFO (Grup Facebook)).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Iklan

Menyelusuri masa kehidupan NABI ADAM, berdasarkan Genetika, Arkeologi, Astronomi dan Geologi

Berdasar penyelusuran Genetika, diketahui Y-chromosomal Adam (Y-MRCA), diperkirakan Adam “Manusia Modern”, hidup di bumi pada sekitar 237,000 sampai 581,000 tahun yang lalu.

Fakta ilmiah ini didukung, atas penemuan fosil manusia modern, di Sungai Omo Ethiopia yang berusia sekitar 195.000 tahun. Serta hasil penyelusuran Mitochondrial Eve, yang diperoleh hasil telah ada di bumi pada sekitar 200.000 tahun yang lalu.

Dalam ilmu geologi, masa 237,000 sampai 581,000 tahun yang lalu, di sebut sebagai Era Middle Pleistocene (126.000 sampai dengan 781.000 tahun yang lalu).

middle

Beberapa Bantahan

1. Penyelusuran Genetika, baik Y-chromosomal Adam (Y-MRCA), maupun Mitochondrial Eve, berdasarkan sampel manusia modern, yang hidup saat ini.

Sementara berdasarkan catatan sejarah, sangat banyak bangsa-bangsa yang pernah hidup di bumi, mengalami kepunahan.

Untuk salah satu contoh, saat terjadi Letusan Gunung Toba, manusia hampir diambang kepunahan.Dengan demikian, manusia yang ada sekarang, adalah keturunan dari segelintir manusia yang dahulu selamat dari bencana Letusan Gunung Toba.

Gunung Toba meletus diperkirakan terjadi pada 74.000 tahun yang lalu. Ada yang menduga letusan ini 20.000 kali lebih dahsyat dari Bom Atom yang meledak di Hiroshima dan Nagasaki. Letusan Gunung Toba ini, menjadi letusan yang paling membunuh sepanjang masa, sehingga hanya menyisakan sekitar 30.000 orang yang selamat.

Hal ini memberi kita alasan, masa peradaban manusia, tentu akan jauh lebih lama, seandainya penyelusuran Genetika, juga memperhitungkan bangsa-bangsa yang telah punah.

2. Ditemukan benda-benda arkeologi, peninggalan umat manusia yang telah berumur jutaan tahun.

Peninggalan Arkeologi itu, antara lain :

Jembatan Penyebrangan (Rama Bridge), berdasarkan mitos dibuat oleh pasukan kera, ketika Sri Rama akan menyeberang ke Alengka. Jembatan ini setelah di tes dengan kadar isotop ternyata sudah berumur 1.700.000 tahun.

– Penelitian oleh Richard Leicky, di tahun 1972, terhadap sedimen Pleistocene di daerah Old Govie Jourg (Kenya), yang memperoleh kesimpulan telah ada peradaban umat manusia pada sekitar 1,7 juta tahun yang lalu (Sumber : Para Penghuni Bumi, sebelum Kita, hal.17-18, tulisan Muhammad Isa Dawud).

sedimen

Perkiraan masa hidup Nabi Adam

Ada yang memperkirakan, masa kehidupan Nabi Adam telah berumur milyaran tahun. Namun pendapat ini, tentu harus diselaraskan dengan keadaan bumi, berdasarkan penelitian para ilmuwan.

1. Menurut Ilmu Astronomi, Bumi mulai terbentuk sekitar 4,5 milyar tahun yang lalu. Dan Bumi berdasarkan pendapat para ilmuan, baru layak ditinggali makhluk hidup “mamalia” pada sekitar 70 juta tahun yang lalu. Dimana pada masa itu, oksigen yang sangat dibutuhkan makhluk hidup, sudah sangat bersahabat.

2. Berdasarkan informasi dari Al Qur’an (Qs. al-Maidah (5) ayat 27-31), diperkuat Hadits yang berasal dari ‘Abdullah ibnu ‘Abbas : Dimasa Nabi Adam telah ada teknologi pertanian dan peternakan. Hal tersebut tergambar melalui Qurban, dari anak-anak Nabi Adam yang bersengketa, yaitu berupa hasil-hasil pertanian dan peternakan.

Dan salah satu bentuk korban yang dipersembahkan adalah hewan mamalia jenis Qibas (Kambing), jadi bukan binatang purba seperti “dinosaurus” atau lainnya.

Berdasarkan temuan Fosil di wilayah Nevshir, hewan Kambing telah ada di bumi pada sekitar 8 juta-10 juta tahun yang lalu (Sumber : Harun Yahya)

3. Adanya pertanian dan peternakan di masa Nabi Adam, menunjukkan pada masa itu, disekitar padang arafah, yang merupakan tempat tinggal pertama umat manusia, merupakan wilayah yang subur.

Berdasarkan pendapat Profesor Alfred Kroner (seorang ahli ilmu bumi (geologi) terkemuka dunia, dari Department Ilmu Bumi Institut Geosciences, Johannes Gutenburg University, Mainz, Germany), ia menyatakan dataran Arab pernah menjadi daerah yang subur, di masa belahan bumi lain, mengalami Era Salju (Snow Age).

qibas11

Dengan mengacu kepada dalil-dalil diatas, diperkirakan Nabi Adam hidup di bumi dengan rentang waktu antara 1,7 juta sampai 10 juta tahun yang lalu.

Nabi Adam hidup di sekitar Padang Arafah, yakni di masa Era Salju (Snow Age), yang berdasarkan Penelitian Geologi, terjadi pada sekitar 2,6 juta tahun yang lalu.

Apakah di masa 2,6 juta tahun yang lalu, adalah masa kehidupan Nabi Adam dan keluarganya ?

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan :

1. Masa kehidupan Nabi Adam mungkin bisa lebih lampau lagi. Hal ini terkait dengan ditemukannya “kawasan Al Gharbia” yang berada di Uni Emirat Arab, yang dipekirakan pada masa 8 juta tahun yang lalu, merupakan daerah yang subur.

2. Di temukannya jejak kaki, yang diduga jejak kaki manusia, yang telah berumur sekitar 3,6 juta tahun, di Laetoli, Tanzania.

Sumber :
1. Ice Age
2. Gunung Toba
3. thenational.ae
4. Middle Pleistocene
5. nationalgeographic
6. Mitochondrial Eve
7. Y Chromosomal Adam
8. Kisah Habil dan Qabil