Tag Archives: indonesia

Identifikasi Zealandia, Legenda Benua MU dan Mitologi Garuda ?

Para ilmuwan telah mengidentifikasi sebuah benua baru yang letaknya di barat daya Samudera Pasifik, dan menamakannya Zealandia. Dari perspektif geoscience, keberadaan benua ini di-identifikasikan sebagian besar di bawah air.

Sebuah laporan yang baru dipublikasikan oleh Geological Society of America menyatakan bahwa beberapa pulau, terutama Selandia Baru dan Kaledonia Baru, dihubungkan oleh kerak benua yang terendam, dimana secara geologis terpisah, dari Benua Australia dan Antartika (sumber : watchers.news).

benua1

Legenda Burung Roc (Anqa)

Kisah Benua yang terendam tercatat dalam “Kitab Kematian” dari Bangsa Mesir Kuno. Di dalam kitab tersebut diceritakan tentang Benua MU yang tenggelam, yang berakibat kepada kehancuran peradaban umat manusia.

Berdasarkan pendapat peneliti Shershord, Benua MU diperkirakan berada di Lautan Pasifik, menurutnya keberadaan Benua MU, terkait dengan mitos burung roc, yang banyak dijadikan simbol kebangsaan di beberapa negara.

Di dalam epos Shalmameh, tulisan al-Firdausi, terdapat kisah burung roc yang menjadi pengasuh dan memelihara manusia asing yang tenggelam. Dan berdasarkan penelitian Christine Salinger mengungkapkan, burung roc telah ada pada ukiran-ukiran kuno di masa lalu (sumber : makhluk-makhluk yang kembali ke langit, tulisan Anir Mansour).

roc1
Burung roc memiliki kemiripan dengan burung-burung bersayap bundar yang terdapat di Mesir, Babilonia, Asyuria, Guetemala dan Meksiko. Burung ini di dalam sastra Arab Kuno, dikenal sebagai Burung Anqa. Burung ini juga dikenal dengan nama Simurgh dan Phoenix.

Berdasarkan catatan Wittkower di dalam  “The bird and serpent myth”, yang mengidentifikasikan Burung Roc merupakan Burung Garuda, yang pada masa sekarang ini merupakan lambang kebangsaan rakyat Indonesia (sumber : Roc (mythology), roc (physiology)).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Sejarah Nusantara :
1. Teori Migrasi Manusia, menjawab asal usul Bangsa Melayu?
2. [Misteri] asal muasal Bangsa Jawa, menurut Legenda dan Catatan Sejarah ?
3. [Misteri] Kuil Hatshesut (dari masa 1.470 SM), berkisah tentang Peradaban Purba Nusantara?).
4. Misteri “Tiang Rumah Kuno” yang berumur 2.800 tahun, dan Pemukiman awal Bangsa Jawi (Melayu) di Nusantara?

Iklan

5 Argumen (Bukti) : Sisingamangaraja XII adalah seorang Muslim ?

Polemik berkenaan dengan keyakinan yang dianut oleh Pahlawan Nasional asal tanah Batak : Sisingamangaraja XII, masih menjadi perbincangan yang cukup hangat di kalangan masyarakat Indonesia. Berikut ini, beberapa argumen (bukti), yang menunjukkan beliau adalah seorang Muslim.

1. Peninggalan Stempel Sisingamangaraja XII, yang menggunakan huruf Arab dan tertulis Hijrah Nabi 1304.

bukti1sisingamangaraja
2. Peninggalan Bendera Sisingamangaraja XII yang berwarna merah putih. Menurut Sejarawan Ahmad Mansyur Suryanegara keberadaan bendera ini, merujuk pada hadits Imam Muslim dalam Kitab Al-Fitan Jilid X, halaman 340 :

hadits123. Simbol yang terdapat dalam Bendera kerajaan Sisingamangaraja XII, yang bergambar pedang bercabang 2 seperti bendera kerajaan Arab Saudi. Pedang bercabang ini melambangkan pedang Zulfikar milik sahabat Ali bin Abi Thalib, sedangkan simbol bintang bergerigi 8 melambangkan 4 Khulafaur Rasyidin dan 4 Imam Madzhab.

bendera11
4. Pendapat Mohammad Said, di dalam bukunya Sisingamangaraja XII yang menyatakan kemungkinan benar bahwa Sisingamangaraja seorang Muslim. Sumbernya berasal dari informasi pada tulisan Zendeling berkebangsaan Belanda, J.H Meerwaldt, yang pernah menjadi guru di Narumonda dekat Porsea. Meerwaldt mendengar Si Singamangaja sudah memeluk Islam.

5. Berita dalam surat kabar Belanda Algemene Handelsblad pada edisi 3 Juli 1907, yang menyatakan : “Menurut kabar dari penduduk setempat, sudahlah benar raja yang sekarang (maksudnya Sisingamangaraja XII) semenjak lima tahun yang lalu telah memeluk Islam…”.

Sumber :
1. Ini Bukti Sisingamangaraja XII Seorang Muslim
2. Ternyata RAJA SISINGAMANGARAJA XII seorang Muslim ?
3. Wasiatku Untuk Saudara-Saudari-ku Kaum Muslimin

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik :
1. [Misteri] Ketika Syaikh Siti Jenar menjadi 2 (dua) ?
2. [Misteri Sejarah] Sejak kapan Indonesia dijajah Belanda ?
3. 4. Hikayat Perang Candu di Tanah Minang pada abad ke-19 Masehi ?

[Misteri] Jejak Arkeologis Saudagar Nusantara, dari masa 1700 Sebelum Masehi ?

Seorang arkeolog senior dari University of California-Los Angeles (UCLA), Prof. Giorgio Buccellati,  terkagum-kagum dengan sebuah temuan dari sebuah porselen cekung, yang di atasnya terdapat fosil sisa-sisa tumbuhan cengkeh.

cloves1
Buccellati pada saat itu tengah melakukan penggalian di atas tanah bekas rumah seorang pedagang yang berasal dari masa 1.700 SM di Terqa, Eufrat Tengah (Syria).

Sebagai pakar, Buccelatti mengetahui jika Cengkeh pada masa itu, hanya bisa hidup di satu tempat di muka bumi, yakni di Kepulauan Maluku. Temuan ini mengindikasikan adanya jalur perniagaan rempah-rempah Cengkeh bangsa Nusantara hingga sampai ke jazirah Arabia, di-era Para Fir’aun Mesir masih berkuasa.

terqa1
Temuan arkeologis tersebut membuktikan, para saudagar berserta pelaut-pelaut Nusantara telah melanglang buana menyeberangi samudera dan menjalin hubungan dengan warga dunia lainnya.

Penemuan Unik di Pulau Timor

Sejarawan Robert Dick-Read di dalam bukunya “Penjelajah Bahari: pengaruh peradaban Nusantara di Afrika”, menulis di Pulau Timor, yang lokasinya tidak berjauhan dari Kepulauan Maluku, para arkeolog Inggris menemukan sisa-sisa biri-biri atau kambing di pemukiman yang diperkirakan berasal dari masa 1500 SM.

Secara umum, ahli sejarah meyakini, bahwa peternakan biri-biri atau kambing
pertama kali diternakan di Timur Tengah. Keberadaan hewan ternak ini, semakin memperkuat adanya jalur perdagangan antara Nusantara dengan masyarakat timur tengah di masa 2000 – 1500 SM (sumber : Penjelajah Bahari, Terqa (Tell Ashara) with genetic links to Meluhha, 4000 Years of Migration and Cultural Exchange dan Kisah Queen Amuhia).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Sejarah Nusantara :
1. Teori Migrasi Manusia, untuk menjawab asal usul Bangsa Melayu?
2. [Misteri] Kuil Hatshesut (dari masa 1.470 SM), berkisah tentang Peradaban Purba Nusantara?).
3. 4. Misteri “Tiang Rumah Kuno” berumur 2.800 tahun, dan Pemukiman Awal Bangsa Jawi (Melayu) di Nusantara?

[Polemik] Pak SBY menelpon KH. Ma’ruf Amin, dalam 2 versi berita, detik.com dan lipuntan6.com ?

Dalam sidang lanjutan kasus dugaan penodaan agama di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (31/1/2017). Gubernur DKI Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), merasa keberatan dengan keterangan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Ma’ruf Amin, tentang pertemuan Ma’ruf dengan pasangan calon gubernur DKI nomor pemilihan satu, Agus Yudhoyono-Sylviana Murni, pada 7 Oktober 2016.

Ahok mengatakan, pengacaranya memiliki bukti tentang adanya telepon dari SBY (mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono), kepada KH. Ma’ruf Amin, agar KH. Ma’ruf Amin bertemu dengan Agus-Sylviana (sumber : kompas.com dan republika.com).

sidang1
Nampaknya argumen Ahok, berdasarkan kepada berita di liputan6.com.

Dalam berita tersebut dijelaskan bahwa Pak SBY menelpon KH. Ma’ruf Amin, ketika Agus Yudhoyono berkunjung ke PBNU.

Namun berbeda dengan berita di detik.com.

Dalam berita detik.com, kisah Pak SBY menelpon KH. Ma’ruf Amin, terjadi ketika masa Pilpres disaat SBY masih menjadi orang nomor satu di Indonesia. Jadi tidak ada hubungannya sama sekali dengan kunjungan Agus Yudhoyono.

Untuk lebih jelasnya, berikut 2 versi berita yang dimaksud :

telp1

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik
1. Misteri Berlian 222 gram, milik kakek Qarsing dari Sidrap ?
2. [Analisa Foto] Serangga Kanibal, Pemakan kulit dan daging manusia ?
3. [Masya ALLAH] Inilah Gunung Pelangi, yang diceritakan di dalam Al Qur’an 
4. Misteri Thoiron Ababil (Burung yang berbondong-bondong) di Langit Texas, 19 Januari 2017 ?

[Misteri] Legenda Sriwijaya Pasemah, berdasarkan manuskrip Ahmad Ghozali ?

Ahmad Ghozali Mengkerin, merupakan penulis angkatan Balai Pustaka, salah satu karya tulisnya yang terkenal adalah Syair Si Pahit Lidah.

Berkenaan sejarah Sriwijaya, Ahmad Ghozali memiliki pendapat tersendiri, yang bersumber dari satu manuskrip yang disimpan oleh keluarganya. Dokumentasi pribadi ini, diberinya judul “Ringkasan Sedjarah Seriwidjaja Pasemah”.

Ringkasan Sedjarah Seriwidjaja Pasemah

Pada tahun 101 Saka (bertepatan tahun 179 Masehi), berlabuhlah 7 (tujuh) bahtera (jung) di Pulau Seguntang. Pulau Seguntang adalah Bukit Siguntang yang sekarang, dengan ketinggian 27 meter di atas permukaan laut, di dalam Kota Palembang.

Adapun Angkatan Bahtera tersebut dipimpin oleh Yang Mulia Seri Mapuli Dewa Atung Bungsu, putra mahkota Kerajaan Rau (Rao) di India. Tujuan perjalanan adalah menyelidiki pulau-pulau di Nusantara, sekaligus mencari Panglima Angkatan Laut Kerajaan Rau bernama Seri Nuruddin, yang menghilang ketika melakukan perjalanan ke Nusantara, pada 70 tahun yang lalu.

Di Bukit Siguntang, Atung Bungsu menemukan satu bumbung berisi lempengan emas bersurat. Isi Lempengan emas bersurat ini, menceritakan keadaan Seri Nuruddin yang mengalami kerusakan pada segala perlengkapannya, yang berakibat dirinya tidak bisa pulang.

Setelah penemuan surat pertama, Atung Bungsu menemukan surat yang kedua, yang ditulis oleh Anak Buah Kapal Seri Nuruddin, yang menceritakan telah wafatnya  Yang Mulia Seri Nuruddin di Muara Lematang.

Singkat cerita,  Atung Bungsu memutuskan untuk menetap sementara di Bukit Seguntang, sambil mencari wilayah mana yang paling tepat untuk mendirikan pemukiman.

Setelah lama mencari, rombongan Atung Bungsu akhirnya memilih daerah disekitar Sungai Besemah. Di daerah ini, Atung Bungsu kemudian membuat dusun-dusun, dan memberi sebutan bagi wilayahnya sebagai “Sumbay Paku Jagat Seriwijaya” (sumber : Manuskrip Ahmad Ghozali, Bukit Selero Lahat).

kushan1
Rau adalah Kushans

Bila kita membuka lembaran sejarah, sekitar tahun 80M-200M, di India terdapat Kerajaan yang terkemuka yang bernama Kushans. Kuat dugaan Kerajaan Kushans indentik dengan Kerajaan Rau, yang menjadi tempat asal dari Atung Bungsu.

Pendapat ini setidaknya didukung 3 (tiga) alasan, yaitu :

– Penguasa Kushans memiliki kepercayaan yang sama dengan Penguasa Sriwijaya Awal, yaitu penganut agama Buddha Mahayana.

– Penguasa Kushans, pada masa 80M-200M merupakan keturunan Kaisar Liu Pang (Dinasti Han). Dan apabila kita perhatikan anak cucu Atung Bungsu, di daerah tanah Basemah (Pasemah), seperti di Pagar Alam, Empat Lawang dan Lahat, memiliki perawakan mirip Bangsa Tionghoa (China).

– Penguasa Kushans memiliki kekerabatan dengan anak keturunan dari Wema Kadphises, yang silsilahnya menyambung kepada Cyrus II ‘The Great’ of Persia atau Zulqarnain. Dan sudah sama dipahami, nama “Zulqarnain” sering kali disebut-sebut sebagai salah seorang leluhur Masyarakat Melayu (sumber : Leluhur Penguasa Sriwijaya, ).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan Penambahan :

1. Pemukiman di wilayah Besemah yang didirikan Atung Bungsu, diperkirakan menjadi cikal bakal Kerajaan Swarnabhumi, sebagaimana dikisahkan dalam naskah Sunda Kuno, “Pustaka Pararatwan i Bhumi Jawadwipa” (sumber : ).

Artikel Menarik :
1. Silsilah Dinasti Majapahit, menurut Sejarah Melayu ?
2. Bukti Kerajaan Sriwijaya wilayahnya mencapai Benua Afrika?
3. [Google Maps] Rute Balatentara Sriwijaya, tahun 604 Saka (682 M) ?
4. Berdirinya Kedatuan Sriwijaya, dampak Letusan Krakatau tahun 535M ?

[Misteri Sejarah] Sejak kapan Indonesia dijajah Belanda ?

Benarkah Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun ? Perhitungan angka 350 tahun, sepertinya mengacu kepada kedatangan Cornelis de Houtman pada tahun 1592. Padahal kita semua tahu, dimasa itu, tidak ada satu-pun kerajaan di Nusantara dikuasai Belanda.

Dengan demikian pernyataan bahwa Indonesia pernah dijajah Belanda selama 350 tahun, hanyalah mitos belaka.

belanda1a
Hikayat Perlawanan Rakyat Nusantara

Kedatangan bangsa Belanda di Nusantara, awalnya adalah untuk kepentingan perdagangan. Melalui VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie), yang didirikan tahun 1602, pemerintah Belanda mencoba keberuntungan untuk berbisnis dengan rakyat Bumiputera.

Namun lambat laun, pihak Belanda mau me-monopoli perdagangan, akibatnya muncul keinginan untuk bisa menguasai wilayah Nusantara.

Dan hal ini semakin terlihat, ketika VOC pada tahun 1800, dibubarkan oleh pemerintah Belanda.

Pemaksaan kehendak pihak Belanda ini, kemudian memunculkan perlawanan bersenjata dimana-mana, ada Perang Palembang, Perang Diponegoro, Perang Padri, Perang Ambon dan sebagainya.

Namun sepertinya perlawanan bersenjata ini, dirasa tidak efektif. Seiring dengan berakhirnya Perang Aceh pada tahun 1910, Para Pemimpin Nusantara, mengubah siasat dengan melakukan perlawanan secara diplomasi.

Perubahan siasat ini, oleh sebagian sejarawan dianggap telah berakhirnya perlawanan Bangsa Nusantara, dan sebagai tanda bahwa Nusantara telah dikuasai Belanda sepernuhnya.

Sesungguhnya anggapan itu sangat keliru, karena yang terjadi ketika itu, adalah perubahan metode perlawanan, dari yang bersifat fisik (perang) kepada diplomasi.

Di masa perjuangan diplomasi ini, muncul pemimpin-pemimpin seperti : Tjokroaminoto, KH. Ahmad Dahlan dan KH. Hasyim Asyhari. Kemudian disusul generasi Ir. Soekarno, Muhammad Hatta, H. Agus Salim, Natsir dan Syahrir.

Fakta ini menunjukkan kepada kita, selama Belanda berupaya untuk menguasai Nusantara, tidak henti-hentinya bangsa Indonesia melakukan perlawanan.

Jika demikian, pertanyaannya…
Sejak kapan Indonesia dijajah oleh Belanda ?

WaLlahu a’lamu bishshawab

Sumber :
1. [Fakta] Indonesia tidak pernah dijajah Belanda
2. Fleet of Cornelis de Houtman (wikimedia.org)

Artikel Menarik :
1. [Misteri] Ketika Syaikh Siti Jenar menjadi 2 (dua) ?
2. [Misteri] Silat Nusantara, dari abad ke-9 Masehi ?
3. 4. Hikayat Perang Candu di Tanah Minang pada abad ke-19 Masehi ?

Benang Merah Kekerabatan 600 tahun, dari Sriwijaya ke Majapahit sampai Palembang Darussalam ?

Dalam catatan sejarah, kejayaan Nusantara dimulai ketika berdirinya Kedatuan Sriwijaya pada sekitar tahun 683 M. Setelah mengalami masa keemasan, pada sekitar tahun 1017 M dan 1025 M, Sriwijaya mendapat serangan dari Kerajaan Chola India.

nasabpalembang
Setelah menghadapi serangan besar-besaran itu. Sriwijaya mengalami kemunduran dan perpecahan. Bukit Siguntang yang merupakan simbol persatuan Sriwijaya, pada akhirnya harus berdiri sendiri dalam satu lingkup kerajaan yang lebih kecil.

Berikut Benang Merah Kekerabatan, dari masa Sriwijaya Bukit Siguntang sekitar tahun 1059 M, sampai kepada era Kesultanan Palembang Darussalam sekitar tahun 1659 M…

palembang19b
Referensi :
1. Silsilah Majapahit
2. Tambo Alam Minangkabau
3. 5 versi Tambo Alam Minangkabau
4. Legenda Bukit Siguntang Palembang
5. Polemik Dyah Lembu Tal Dinasti Majapahit
6. Silsilah Leluhur Jalur Sunda Prabu Siliwangi
7. Silsilah Dinasti Majapahit, menurut Sejarah Melayu ?
8. 
9. 
10. [Misteri] Sri Maharaja Diraja, Raja Muslim Leluhur Masyarakat Minangkabau ?
11. Legenda Segentar Alam, Raja Muslim Sriwijaya dari Bukit Siguntang Palembang ?
12. [Misteri] Naskah Matari Singa Jaya Himat, dan Penguasa Kuno Bukit Siguntang pasca runtuhnya Kedatuan Sriwijaya ?

Catatan Penambahan :

1. Diagram Time Line, dengan pedoman susunan silsilah Drs Mid Jamal (Link) :

timelinedata1