Tag Archives: indonesia

[Klarifikasi] Kehadiran Djarot dalam Aksi 113 di Masjid At Tin Jakarta

Baru-baru ini tersiar berita, Djarot Saiful Hidayat (Wakil Gubernur DKI Jakarta) mengalami pelarangan ketika akan mengikuti acara Dzikir dan Shalawat di Masjid At Tin, dalam aksi 113, pada tanggal 11 Maret 2017.

Issu miring ini, kemudian mendapat klarifikasi dari pihak penyelenggara, bahwa Sang Wakil Gubernur hadir dengan selamat dan bertemu langsung dengan mBak Titiek Soeharto selaku shohibul hajat di acara tersebut.


Bahwa pada saat kedatangan dan kepulangan yang bersangkutan mendapatkan teriakan kurang simpatik, hal itu menyangkut dinamika massa yang tentu sangat disesalkan. Namun berita yang sampai mengatakan Pak Djarot dipukuli, itu sama sekali tidak benar dan merupakan berita Hoax (sumber : tara palasara).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik :

1. Jejak Urine di Kolam Renang dalam Pandangan Hukum Islam
2. Masya ALLAH !! Penampakan Lafadz ALLAH di masjid At Tin TMII
3. Mengapa Rasulullah memerintahkan Bilal, untuk mengumandangkan Adzan di atap Ka’bah?
4. [Penjelasan Logis] Misteri Kubah Makam Nabi Muhammad, yang berubah menjadi Kemerahan?

Iklan

10 Picture Penguasa Kesultanan Palembang Darussalam (1659-1823)

Kesultanan Palembang Darussalam adalah Kerajaan Islam di Indonesia yang berlokasi di sekitar kota Palembang (Sumatera Selatan). Kesultanan ini diproklamirkan oleh Sri Susuhunan Abdurrahman tahun 1659, dan dihapuskan keberadaannya oleh pemerintah kolonial Belanda pada 7 Oktober 1823 (sumber : wikipedia.org, riwayat kesultanan palembang).

Berdasarkan catatan sejarah, terdapat 10 Sultan yang pernah berkuasa di Kesultanan Palembang Darussalam, yakni :

01. Sultan Abdurrahman Kholifatul Mukminin Sayidul Iman (1659 – 1706 M)


02. Sultan Muhammad Mansyur Jayo Ing Lago (1706 – 1714 M)


03. Sultan Agung Komaruddin Sri Truno (1714 – 1724 M)


04. Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo (1724 – 1758 M)


05. Sultan Ahmad Najamuddin Adi Kesuma (1758 – 1776 M)


06. Sultan Muhammad Bahauddin (1776 – 1804 M)


07. Sultan Mahmud Badaruddin Pangeran Ratu (1804 – 1821)


08. Sultan Ahmad Najamuddin Husin Diauddin (1813 – 1817)


09. Sultan Ahmad Najamuddin Pangeran Ratu (1819 – 1821)


10. Sultan Ahmad Najamuddin Prabu Anom (1821 – 1823)


WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan Penambahan :

1. Silsilah Kesultanan Palembang Darussalam (1659-1823)

Artikel Menarik :
1. [Polemik] Asal Usul Nama Palembang ?
2. Trah Lim Tau Kian (Wan Abdul Hayat), di Kesultanan Palembang Darussalam
3. [Misteri] Bajak Laut, Penguasa Perairan Sungai Musi Palembang di abad 14-15 Masehi ?
4. [Misteri] Naskah Matari Singa Jaya Himat, dan Penguasa Kuno Bukit Siguntang pasca runtuhnya Kedatuan Sriwijaya ?

Misteri Kaghati, Layangan Purba 9000 SM dari Pulau Muna Sulawesi Tenggara ?

Dalam Festival layang-layang internasional Berck sur Mer yang diselenggarakan di Perancis pada tahun 1997, salah seorang Pakar Internasional layang-layang, Wolfgang Bieck tertarik dengan layang-layang dari Indonesia.

Layang-layang ini dibuat hanya dari daun, dan pada festival tersebut Kaghati dapat mengalahkan layang-layang dari Jerman serta meraih juara pertama. Ketertarikannya pada Kaghati, membuat Wolfgang akhirnya datang ke Pulau Muna (Sulawesi Tenggara) untuk mempelajari lebih mendalam tentang layang-layang tradisional ini (sumber : gocelebes.com dan kemdikbud.go.id).


Lukisan Layangan Purba dari Gua Sugi Patani

Pada kesempatan kunjungan Wolfgang di Sulawesi Tenggara, ia diajak untuk melihat sebuah lukisan yang ada di dalam dinding Gua Sugi Patani, yang berada di Desa Liangkobori, Muna.


Di dinding gua tersebut, ditemukan sebuah coretan yang menggambarkan seseorang yang sedang menerbangkan layang-layang.


Dalam catatannya Wolfgang menulis :

Die Altersbestimmung der Höhlenzeichnungen sowie die Identifikation der Abbildungen und Symbole sind nach jüngsten Aussagen des Leiters der Unterabteilung Prähistorie der Universität Jakarta, Dr. Harry Truman Simanjuntak, von allererster Wichtigkeit.

Die Felszeichnung eines Pferdes, nur wenige Kilometer von der Höhle des “ersten Drachenfliegers” entfernt, ordnen die an der Erkundung der Felsenbilder beteiligten Archaeologen dem Epi-Palaeolitikum (Mesolithikum = Mittelsteinzeit) zu, dem Zeitraum zwischen 9000 bis 5000 v (source : “Der erste Drachenflieger” – Nachweis in Form einer prähistorischen Höhlenzeichnung in Indonesien).

Dengan mengambil pendapat dari Dr. Harry Truman Simanjuntak, keberadaan lukisan layangan di Gua Sugi Patani diperkirakan berasal dari masa 9000 – 5000 Sebelum Masehi (SM).

Berdasarkan temuan ini, Wolfgang Bieck menyimpulkan, bahwa klaim yang menyebutkan layang-layang tertua di dunia berasal dari Tiongkok terpatahkan.

Dan Wolfgang yakin, layang-layang tertua di dunia berasal dari Pulau Muna, Indonesia, hal ini dikarenakan usia lukisan prasejarah di Gua Sugi Patani jauh lebih tua ketimbang usia permainan layang-layang di negeri Tiongkok yang diperkirakan telah berumur sekitar 2.400 tahun (sumber : kompasiana.com).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Sejarah Nusantara :
1. Teori Migrasi Manusia, menjawab asal usul Bangsa Melayu?
2. Identifikasi Zealandia, Legenda Benua MU dan Mitologi Garuda ?
3. [Misteri] asal muasal Bangsa Jawa, menurut Legenda dan Catatan Sejarah ?
4. [Misteri] Kuil Hatshesut (dari masa 1.470 SM), berkisah tentang Peradaban Purba Nusantara?).

[Analisa Video] Benarkah AHOK salaman dengan King Salman ?

Kedatangan King Salman, di Bandara Halim Perdana Kusuma masih menyisakan perdebatan yang cukup seru di dunia maya. Perdebatan ini dipicu oleh beredarnya foto, peristiwa “salaman” antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) dengan Raja (King) Salman bin Abdul Aziz.

fotoahok1

Sebagian netizen berpendapat foto salaman Ahok dengan King Salman, adalah foto editan, namun sebagian lagi berpendapat foto tersebut asli. Untuk memastikan kebenaran peristiwa ini, mari kita saksikan video yang di upload oleh CNN Indonesia.

Analisa Video CNN Indonesia

Pada 11: 27

foto1a

Pada picture diatas menunjukkan kehadiran Ahok dalam acara penyambutan Raja Arab Saudi, King Salman di Bandara Halim Perdana Kusuma.

Pada 11:35

foto1b

Pada picture ini, terlihat Ahok menundukkan badannya, namun belum bersalaman

Pada 11:39

foto1c

Pada picture ini, Ahok menundukkan badannya sekali lagi, nampaknya picture ini dianggap sebagai peristiwa salaman dengan King Salman.

Pada 11:45

foto1d
Pada picture di atas, ada seorang tokoh yang bersalaman dengan King Salman, picture inilah yang kemudian dianggap sebagai peristiwa sesungguhnya (asli), sebagaimana foto yang terdapat pada awal artikel.

Kesimpulan : 

Besar kemungkinan peristiwa salaman antara Ahok dengan King Salman, memang terjadi. Sebab logisnya, agak aneh jika King Salman sebagai tamu negara tidak menyalami Ahok, sementara beliau menyalami pejabat-pejabat lainnya yang hadir.

Peristiwa salaman antara King Salman dan Ahok, nampak lebih jelas dalam video berbahasa Arab berikut ini…

Peristiwa salaman antara King Salman dengan Ahok, hanyalah peristiwa kenegaraan biasa, jadi sama sekali bukan peristiwa politik, apalagi kalau dikait-kaitkan dengan permasalahan hukum, yang sedang dihadapi Ahok dalam kasus penodaan agama.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik
1. [Analisa Foto] Serangga Kanibal, Pemakan kulit dan daging manusia ?
2. [Masya ALLAH] Inilah Gunung Pelangi, yang diceritakan di dalam Al Qur’an?
3. Foto Menghebohkan dari “香港杜莎夫人蠟像館 Madame Tussauds Hong Kong” ?
4. Misteri Thoiron Ababil (Burung yang berbondong-bondong) di Langit Texas, 19 Januari 2017 ?

Penataan tanpa Penggusuran, dan 7 Kampung Apung yang populer di Dunia ?

Di Indonesia, masyarakat yang bertempat tinggal di pinggiran sungai, sering kali menjadi “kambing hitam” sebagai penyebab banjir. Pemukiman masyarakat dhuafa yang terkesan semrawut, selalu menjadi korban penggusuran, ketika pemerintah melaksanakan program penataan kota.

kumuh1

Perkampungan kumuh di Jakarta, sumber picture : merdeka.com

Pemukiman yang dibangun di atas permukaan air, atau yang lebih dikenal sebagai Kampung (Desa) Apung tidak selamanya kumuh dan jorok. Di beberapa negara seperti Brunei, Thailand, Belanda dan China, ditemukan Kampung Apung yang tertata rapi bahkan menjadi tujuan wisata. Berikut ini adalah 7 (tujuh) Kampung Apung yang populer di dunia…

1. Ko Panyi, Thailand

kampung1
Hal yang unik dari desa Ko Panyi ini, yakni terdapat lapangan sepak bola mengambang. Pembuatannya terinspirasi oleh Piala Dunia FIFA 1986, dimana anak-anak membangun lapangan dari potongan-potongan kayu tua.

2. Halong Bay, Vietnam

kampung2

Sebuah desa dengan penghuni sekitar 600 penduduk.  Desa Halong Bay, bisa terhindar dari naik dan turunnya pasang surut, karena terlindung di tengah menara batu kapur.

Penduduk setempat hidup terutama dari laut. Halong Bay sangat kaya ikan dan makanan laut. Penduduk setempat setiap pagi pergi memancing. Mereka menjual hasil tangkapannya ke kapal, yang akan membawa ikan segar tersebut ke pasar.

3. Giethoorn, Belanda

kampung3

Giethoorn adalah sebuah desa di provinsi Overjssel (Belanda). Desa ini disebut Venesia dari Belanda. Dari satu rumah ke rumah yang lain, terhubung dengan jembatan yang mencapai sekitar 50 jembatan kayu kecil, dengan kedalaman 1 meter (3 kaki). Giethoorn memiliki 2.620 penduduk.

4. Wuzhen, China

kampung4

Wuzhen merupakan salah satu kota air kuno di Cina. Luasnya 71,19 kilometer persegi (27,49 mil persegi). Wuzhen memiliki populasi total 60.000, dimana 12.000 merupakan penduduk tetap (permanen). Wuzhen telah ada sekitar dua ribu tahun pada jembatan batu kuno mengambang di atas air.

5. Kampong Ayer, Brunei

kampung5

Penduduk Kampong Ayer diperkirakan sekitar 39.000 jiwa, yang mewakili sepuluh persen dari total penduduk Brunei Darussalam. Kampong ini dibangun di atas panggung dan dihubungkan oleh jembatan desa air, serta dilayani oleh taksi air.

Kampong ini memiliki sekolah, rumah sakit, restoran, toko-toko, masjid dan stasiun bensin sendiri. Penduduknya memiliki semua fasilitas modern termasuk AC, televisi satelit, akses internet, pipa, dan listrik. Diperkirakan orang-orang telah tinggal di desa ini selama lebih dari 1300 tahun.

6. Zhouzhuang, China

kampung6

Zhouzhuang, salah satu kota-kota air yang paling terkenal di Cina, terletak hanya 30 kilometer tenggara Kota Suzhou. Daerah ini adalah tempat yang mempesona. Diperkirakan 60 persen dari struktur bangunan di Zhouzhuang, dibangun selama Dinasti Ming dan Qing.

7. Tongli, China

kampung7

Tongli, merupakan sebuah kota di wilayah Wujiang, di pinggiran Suzhou. Tempat ini mempertahankan banyak fitur dari sebuah kota Cina kuno. Daerah ini dikenal dengan kanalnya yang indah, serta memiliki sekitar 49 jembatan batu.

Sumber :
10 Incredible Water Towns & Villages

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik :
1. [Polemik] Asal Usul Nama Palembang ?
2. Desa “Sepakbola” Tulehu, Kampung-nya Abduh Lestaluhu
3.
4. [Misteri] asal muasal Bangsa Jawa, menurut Legenda dan Catatan Sejarah ?

Identifikasi Zealandia, Legenda Benua MU dan Mitologi Garuda ?

Para ilmuwan telah mengidentifikasi sebuah benua baru yang letaknya di barat daya Samudera Pasifik, dan menamakannya Zealandia. Dari perspektif geoscience, keberadaan benua ini di-identifikasikan sebagian besar di bawah air.

Sebuah laporan yang baru dipublikasikan oleh Geological Society of America menyatakan bahwa beberapa pulau, terutama Selandia Baru dan Kaledonia Baru, dihubungkan oleh kerak benua yang terendam, dimana secara geologis terpisah, dari Benua Australia dan Antartika (sumber : watchers.news).

benua1

Legenda Burung Roc (Anqa)

Kisah Benua yang terendam tercatat dalam “Kitab Kematian” dari Bangsa Mesir Kuno. Di dalam kitab tersebut diceritakan tentang Benua MU yang tenggelam, yang berakibat kepada kehancuran peradaban umat manusia.

Berdasarkan pendapat peneliti Shershord, Benua MU diperkirakan berada di Lautan Pasifik, menurutnya keberadaan Benua MU, terkait dengan mitos burung roc, yang banyak dijadikan simbol kebangsaan di beberapa negara.

Di dalam epos Shalmameh, tulisan al-Firdausi, terdapat kisah burung roc yang menjadi pengasuh dan memelihara manusia asing yang tenggelam. Dan berdasarkan penelitian Christine Salinger mengungkapkan, burung roc telah ada pada ukiran-ukiran kuno di masa lalu (sumber : makhluk-makhluk yang kembali ke langit, tulisan Anir Mansour).

roc1
Burung roc memiliki kemiripan dengan burung-burung bersayap bundar yang terdapat di Mesir, Babilonia, Asyuria, Guetemala dan Meksiko. Burung ini di dalam sastra Arab Kuno, dikenal sebagai Burung Anqa. Burung ini juga dikenal dengan nama Simurgh dan Phoenix.

Berdasarkan catatan Wittkower di dalam  “The bird and serpent myth”, yang mengidentifikasikan Burung Roc merupakan Burung Garuda, yang pada masa sekarang ini merupakan lambang kebangsaan rakyat Indonesia (sumber : Roc (mythology), roc (physiology)).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Sejarah Nusantara :
1. Teori Migrasi Manusia, menjawab asal usul Bangsa Melayu?
2. [Misteri] asal muasal Bangsa Jawa, menurut Legenda dan Catatan Sejarah ?
3. [Misteri] Kuil Hatshesut (dari masa 1.470 SM), berkisah tentang Peradaban Purba Nusantara?).
4. Misteri “Tiang Rumah Kuno” yang berumur 2.800 tahun, dan Pemukiman awal Bangsa Jawi (Melayu) di Nusantara?

5 Argumen (Bukti) : Sisingamangaraja XII adalah seorang Muslim ?

Polemik berkenaan dengan keyakinan yang dianut oleh Pahlawan Nasional asal tanah Batak : Sisingamangaraja XII, masih menjadi perbincangan yang cukup hangat di kalangan masyarakat Indonesia. Berikut ini, beberapa argumen (bukti), yang menunjukkan beliau adalah seorang Muslim.

1. Peninggalan Stempel Sisingamangaraja XII, yang menggunakan huruf Arab dan tertulis Hijrah Nabi 1304.

bukti1sisingamangaraja
2. Peninggalan Bendera Sisingamangaraja XII yang berwarna merah putih. Menurut Sejarawan Ahmad Mansyur Suryanegara keberadaan bendera ini, merujuk pada hadits Imam Muslim dalam Kitab Al-Fitan Jilid X, halaman 340 :

hadits123. Simbol yang terdapat dalam Bendera kerajaan Sisingamangaraja XII, yang bergambar pedang bercabang 2 seperti bendera kerajaan Arab Saudi. Pedang bercabang ini melambangkan pedang Zulfikar milik sahabat Ali bin Abi Thalib, sedangkan simbol bintang bergerigi 8 melambangkan 4 Khulafaur Rasyidin dan 4 Imam Madzhab.

bendera11
4. Pendapat Mohammad Said, di dalam bukunya Sisingamangaraja XII yang menyatakan kemungkinan benar bahwa Sisingamangaraja seorang Muslim. Sumbernya berasal dari informasi pada tulisan Zendeling berkebangsaan Belanda, J.H Meerwaldt, yang pernah menjadi guru di Narumonda dekat Porsea. Meerwaldt mendengar Si Singamangaja sudah memeluk Islam.

5. Berita dalam surat kabar Belanda Algemene Handelsblad pada edisi 3 Juli 1907, yang menyatakan : “Menurut kabar dari penduduk setempat, sudahlah benar raja yang sekarang (maksudnya Sisingamangaraja XII) semenjak lima tahun yang lalu telah memeluk Islam…”.

Sumber :
1. Ini Bukti Sisingamangaraja XII Seorang Muslim
2. Ternyata RAJA SISINGAMANGARAJA XII seorang Muslim ?
3. Wasiatku Untuk Saudara-Saudari-ku Kaum Muslimin

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik :
1. [Misteri] Ketika Syaikh Siti Jenar menjadi 2 (dua) ?
2. [Misteri Sejarah] Sejak kapan Indonesia dijajah Belanda ?
3. 4. Hikayat Perang Candu di Tanah Minang pada abad ke-19 Masehi ?