Tag Archives: qibas

Time Traveller (Perjalanan Lintas Waktu), dalam Kisah Qibas Nabi Ibrahim ?

Peristiwa Qurban bermula, ketika Nabi Ibrahim mendapat wahyu melalui mimpinya. Yang membuat hatinya gundah, ia diperintah untuk menjadikan anaknya, sebagai Qurban.

Nabi Ibahim kemudian menyampaikan hal tersebut kepada putera-nya Nabi Ismail, dan sungguh luar biasa, Nabi Ismail bersedia untuk dikorbankan, dalam upaya mematuhi perintah ALLAH.

gaib1a
Ketika keduanya telah berserah diri kepada ALLAH, turun wahyu melalui Malaikat Jibril agar Nabi Ibrahim ber-qurban Qibas, bukan anaknya.

Kisah ini sebagaimana terdapat di dalam, QS. As-Saffaat (37) ayat 102-107

[37:102] Maka tatkala sampai bersamanya berusaha(umur yg cukup dalam berjuang) , (Ibrahim) berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam tidurku bahwa aku “MENGORBANKANMU”. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”.

[37:103] maka tatkala keduanya telah berserah diri, serta telah mengecewakan-nya bagi hati yang lemah.

[37:104] Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim,

[37:105] Sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

[37:106] Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.

[37:107] Dan Kami GANTI DENGAN KORBAN (Sembelihan) yang besar

qibas11
Misteri Qibas (Kambing) Nabi Ibrahim

Ada beberapa pendapat tentang dari mana datangnya Qibas (Kambing) Nabi Ibrahim, ada yang mengatakan Qibas tersebut diciptakan ALLAH secara instan saat itu juga, ada lagi yang berpendapat kisah tersebut hanya kisah perumpamaan saja.

Al-Qurthubi yang menukil pendapat dari Sa’id bin Jubair, mengatakan bahwa Qibas tersebut berasal dari masa Nabi Adam (Sumber : Kisah Habil). Pendapat Al-Qurthubi ini, juga merupakan pendapat dari sahabat Rasulullah Ibnu Abbas, seperti diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim (Sumber : Napak Tilas Qurban).

Sebagaimana kita tahu, bahwa ketika terjadi sengketa di antara anak Nabi Adam, salah seorang puteranya berkorban se-ekor Qibas. Korban Qibas ini, atas kehendak ALLAH, mengalami Fenomena Perjalanan Lintas Waktu ke Masa Depan (Time Traveller).

Atas kuasa ALLAH, Qibas tersebut terhijab dari pandangan manusia. Dan disaat yang telah ditentukan, hijab yang menyelubungi Qibas itu terbuka, dan untuk kemudian menjadi hewan Qurban di masa Kenabian Nabi Ibrahim.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik :
1. Misteri Astronomi di Langit Makkah, 1437 tahun yang lalu?
2. Sejarah “Mesin Terbang”, bermula dari menara Masjid Cordoba ?
3. Menyelusuri masa kehidupan NABI ADAM, berdasarkan Genetika, Arkeologi, Astronomi dan Geologi
4. [Penjelasan Logis] Misteri Kubah Makam Nabi Muhammad, yang berubah menjadi Kemerahan?

Iklan

Menyelusuri masa kehidupan NABI ADAM, berdasarkan Genetika, Arkeologi, Astronomi dan Geologi

Berdasar penyelusuran Genetika, diketahui Y-chromosomal Adam (Y-MRCA), diperkirakan Adam “Manusia Modern”, hidup di bumi pada sekitar 237,000 sampai 581,000 tahun yang lalu.

Fakta ilmiah ini didukung, atas penemuan fosil manusia modern, di Sungai Omo Ethiopia yang berusia sekitar 195.000 tahun. Serta hasil penyelusuran Mitochondrial Eve, yang diperoleh hasil telah ada di bumi pada sekitar 200.000 tahun yang lalu.

Dalam ilmu geologi, masa 237,000 sampai 581,000 tahun yang lalu, di sebut sebagai Era Middle Pleistocene (126.000 sampai dengan 781.000 tahun yang lalu).

middle

Beberapa Bantahan

1. Penyelusuran Genetika, baik Y-chromosomal Adam (Y-MRCA), maupun Mitochondrial Eve, berdasarkan sampel manusia modern, yang hidup saat ini.

Sementara berdasarkan catatan sejarah, sangat banyak bangsa-bangsa yang pernah hidup di bumi, mengalami kepunahan.

Untuk salah satu contoh, saat terjadi Letusan Gunung Toba, manusia hampir diambang kepunahan.Dengan demikian, manusia yang ada sekarang, adalah keturunan dari segelintir manusia yang dahulu selamat dari bencana Letusan Gunung Toba.

Gunung Toba meletus diperkirakan terjadi pada 74.000 tahun yang lalu. Ada yang menduga letusan ini 20.000 kali lebih dahsyat dari Bom Atom yang meledak di Hiroshima dan Nagasaki. Letusan Gunung Toba ini, menjadi letusan yang paling membunuh sepanjang masa, sehingga hanya menyisakan sekitar 30.000 orang yang selamat.

Hal ini memberi kita alasan, masa peradaban manusia, tentu akan jauh lebih lama, seandainya penyelusuran Genetika, juga memperhitungkan bangsa-bangsa yang telah punah.

2. Ditemukan benda-benda arkeologi, peninggalan umat manusia yang telah berumur jutaan tahun.

Peninggalan Arkeologi itu, antara lain :

Jembatan Penyebrangan (Rama Bridge), berdasarkan mitos dibuat oleh pasukan kera, ketika Sri Rama akan menyeberang ke Alengka. Jembatan ini setelah di tes dengan kadar isotop ternyata sudah berumur 1.700.000 tahun.

– Penelitian oleh Richard Leicky, di tahun 1972, terhadap sedimen Pleistocene di daerah Old Govie Jourg (Kenya), yang memperoleh kesimpulan telah ada peradaban umat manusia pada sekitar 1,7 juta tahun yang lalu (Sumber : Para Penghuni Bumi, sebelum Kita, hal.17-18, tulisan Muhammad Isa Dawud).

sedimen

Perkiraan masa hidup Nabi Adam

Ada yang memperkirakan, masa kehidupan Nabi Adam telah berumur milyaran tahun. Namun pendapat ini, tentu harus diselaraskan dengan keadaan bumi, berdasarkan penelitian para ilmuwan.

1. Menurut Ilmu Astronomi, Bumi mulai terbentuk sekitar 4,5 milyar tahun yang lalu. Dan Bumi berdasarkan pendapat para ilmuan, baru layak ditinggali makhluk hidup “mamalia” pada sekitar 70 juta tahun yang lalu. Dimana pada masa itu, oksigen yang sangat dibutuhkan makhluk hidup, sudah sangat bersahabat.

2. Berdasarkan informasi dari Al Qur’an (Qs. al-Maidah (5) ayat 27-31), diperkuat Hadits yang berasal dari ‘Abdullah ibnu ‘Abbas : Dimasa Nabi Adam telah ada teknologi pertanian dan peternakan. Hal tersebut tergambar melalui Qurban, dari anak-anak Nabi Adam yang bersengketa, yaitu berupa hasil-hasil pertanian dan peternakan.

Dan salah satu bentuk korban yang dipersembahkan adalah hewan mamalia jenis Qibas (Kambing), jadi bukan binatang purba seperti “dinosaurus” atau lainnya.

Berdasarkan temuan Fosil di wilayah Nevshir, hewan Kambing telah ada di bumi pada sekitar 8 juta-10 juta tahun yang lalu (Sumber : Harun Yahya)

3. Adanya pertanian dan peternakan di masa Nabi Adam, menunjukkan pada masa itu, disekitar padang arafah, yang merupakan tempat tinggal pertama umat manusia, merupakan wilayah yang subur.

Berdasarkan pendapat Profesor Alfred Kroner (seorang ahli ilmu bumi (geologi) terkemuka dunia, dari Department Ilmu Bumi Institut Geosciences, Johannes Gutenburg University, Mainz, Germany), ia menyatakan dataran Arab pernah menjadi daerah yang subur, di masa belahan bumi lain, mengalami Era Salju (Snow Age).

qibas11

Dengan mengacu kepada dalil-dalil diatas, diperkirakan Nabi Adam hidup di bumi dengan rentang waktu antara 1,7 juta sampai 10 juta tahun yang lalu.

Nabi Adam hidup di sekitar Padang Arafah, yakni di masa Era Salju (Snow Age), yang berdasarkan Penelitian Geologi, terjadi pada sekitar 2,6 juta tahun yang lalu.

Apakah di masa 2,6 juta tahun yang lalu, adalah masa kehidupan Nabi Adam dan keluarganya ?

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan :

1. Masa kehidupan Nabi Adam mungkin bisa lebih lampau lagi. Hal ini terkait dengan ditemukannya “kawasan Al Gharbia” yang berada di Uni Emirat Arab, yang dipekirakan pada masa 8 juta tahun yang lalu, merupakan daerah yang subur.

2. Di temukannya jejak kaki, yang diduga jejak kaki manusia, yang telah berumur sekitar 3,6 juta tahun, di Laetoli, Tanzania.

Sumber :
1. Ice Age
2. Gunung Toba
3. thenational.ae
4. Middle Pleistocene
5. nationalgeographic
6. Mitochondrial Eve
7. Y Chromosomal Adam
8. Kisah Habil dan Qabil