Tag Archives: cordoba

Donald Trump, Hillary Clinton are descendants of Abd ar-Rahman III al-NASIR (Emir) of CORDOBA ?

Donald Trump and Hillary Clinton are 19th cousins. Their family trees converge at their 18th great grandparents, John of Gaunt, 1st Duke of Lancaster, and Katherine Swynford, Duchess of Lancaster.

John of Gaunt and Katherine Swynford are the parents of Joan Beaufort, Countess of Westmorland (Clinton’s 17th great grandmother), and John Beaufort, 1st Earl of Somerset (Trump’s 17th great grandfather).

trump1
It turns out they are also related to royalty – Abd ar-Rahman III al-NASIR (Emir) of CORDOBA is their 33rd great grandfather.

trump11
Descendant, register…

01. Abd ar-Rahman III al-NASIR (Emir) of CORDOBA
02. al-Hakam II al-Mustansir of CORDOBA
03. Mawiyah bint AL-HAKAM (m. Gonsalo Gustaves de Lara)
04. Nuno Gonsalez de Lara
05. Gonsalo Nunez de Lara
06. Nuno Gonsalez de Lara
07. Jimena Munez
08. Teresa of Castile
09. Alfonso I of Portugal
10. Urraca of Portugal
11. Alfonso IX of Leon
12. Ferdinand III of Castile
13. Eleanor de Castile (m. KING EDWARD I of ENGLAND)
14. KING EDWARD II of ENGLAND
15. KING EDWARD III of ENGLAND
16. John of Gaunt, 1st Duke of Lancaster

references :
1. BOMBSHELL: ‘Hillary Clinton and Donald Trump Are Cousins’
2. Donald Trump and Hillary Clinton Are Related – And This is How
3. Burke’s Peerage: Queen Elizabeth II Genealogy
4. Abd-ar-Rahman III (en.wikipedia.org)
5. John of Gaunt, 1st Duke of Lancaster
6. The PEDIGREE of Eleanor (Infanta) of CASTILE

Iklan

Abdurrahman Ad-Dakhil, Perintis Peradaban Islam Cordoba

Kisah bagaimana Abdurrahman Ad-Dkahil meninggikan Islam di tanah eropa terbilang luar biasa.

Kala itu, Abdurrahman yang saat itu berusia 19 tahun harus kabur dari istana saat keluarganya dari Dinasti Umayyah dihancurkan oleh Dinasti Abbasiyah. Pemuda yang mempunyai nama lengkap Abdurrahman bin Muawiyah bin Hisyam bin Abdul Malik sempat lari dari Irak, mengarungi gurun Syria menuju Palestina. Kemudian menyeberangi gurun Sinai ke Mesir, lalu melewati beberapa wilayah Afrika menuju Andalusia (Spanyol) yang telah ditaklukkan oleh nenek moyangnya dari Dinasti Umayyah.

Saat di perjalanan, Abdurrahman diikuti oleh 400 budak yang setia pada Bani Umayyah. Ada yang mengatakan, ketika dia mendarat pada 755 M, pasukan tentara Syam menghadiahkan seorang budak perempuan yang sangat cantik. Namun, Abdurrahman mengembalikan perempuan itu kepada mereka.


abdurrahman1

Abdurrahman dikenal sebagai orang yang cerdas dan berani. Ia memilih menaklukan Spanyol daripada harus merebut kembali kekuasaan khalifah dari tangan Abbasiyah. Dengan pasukan yang dihimpunnya selama perjalanan, ia kemudian memilih menyerang Cordoba. Dia berhasil menaklukkan kota itu dan kemudian menjadikannya sebagai ibu kota kerajaan.

Sayangnya, sejumlah orang dari bangsa Yamaniyun (Arab Selatan) tidak menghendaki Abdurrahman menjadi pimpinan mereka. Bersama sejumlah orang barbar, mereka pun melakukan pemberontakan.

Ancaman terhadap Abdurrahman pun tidak hanya dari kalangan sendiri, Khalifah Al Manshur yang mendirikan Dinasti Abbasiyah pun tak luput mengancam Abdurrahman. Beberapa kali Khalifah Al-Manshur mengirimkan bala tentaranya yang terdiri dari para budak belian yang setia kepada Daulah Abbasiyah untuk mengembalikan Andalusia ke tangan mereka. Lagi-lagi, Abdurrahman mampu memadamkan berbagai pergolakan tersebut, serta memukul mundur tentara Al-Manshur.

Ancaman terhadap Abdurrahman tidak hanya dari Dinasti Abbasiyah. Kaisar Romawi yang bertahta di Prancis, Charlemagne juga beberapa kali menyerang Cordoba. Namun berkat kesigapan dan keterampilan Abdurrahman dalam memimpin, pasukan Romawi bisa dipukul balik.

Abdurrahman pun kemudian membangun angkatan bersenjata yang teratur yang jumlahnya tidak kurang dari empat puluh ribu personel. Dia sadar bahwa Andalusia sangat mungkin diserang dari tiga arah di lautan. Oleh sebab itu, dia kemudian membangun armada perang laut yang tergolong sebagai armada yang pertama kali di Andalusia. Armada ini menjadi armada perang laut terkuat di Barat dan Laut Tengah.

andalusia

Abdurrahman pun tak hanya cakap dalam memimpin pasukannya. Di bawah kekuasaanya, Andalusia mencapai pertumbuhan ekonomi yang paling tinggi, dan perkembangan peradaban yang sangat pesat. Suatu kemajuan yang belum pernah dicapai oleh Andalusia hingga saat ini. Cordoba bersaing dengan Konstantinopel dan Baghdad dari segi kemegahan, kemewahan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan seni. Cordoba kemudian dikenal di barat sebagai sebagai Permata Dunia.

Tiga tahun sebelum meninggal dunia, Abdurrahman merenovasi dan memperluas bangunan Masjid Cordoba. Atapnya disangga oleh tiang-tiang besar yang berjumlah 1293 tiang. Bangunan ini laksana Ka’bah kaum Muslimin di dunia Islam bagian barat. Hingga kini masjid itu masih berdiri megah. Ia termasuk tempat yang paling banyak dikunjungi oleh para wisatawan setelah Istana Al-Hamra, sebagai peninggalan sejarah yang menarik.

Selain itu, Abdurrahman juga dikenal sebagai seorang penyair dan orator ulung. Meskipun sejarah menyebutkan bahwa dia adalah pemuda terusir, namun dengan ketegaran dan kemauan kerasnya ia berhasil mendirikan Daulah Umayyah II yang mampu bertahan hingga 1031 M.

Setelah memerintah selama 32 tahun, Abdurrahman Ad-Dakhil meninggal pada 172 H dalam usia 61 tahun. Abdurrahman layak disebut Rajawali Quraiys, dari seorang pelarian politik menjadi penguasa Andalusia.

Sumber :
islampos.com