Tag Archives: dna

[Misteri] Penelitian DNA terhadap 151 Mumi Mesir Kuno

Tim ilmuwan internasional dari Universitas Tuebingen dan Institut Max Planck, telah berhasil menemukan dan menganalisis DNA purba dari mumi Mesir yang berasal dari sekitar masa 1400 SM sampai 400 M.

Mereka mengambil sampel 151 mumi dari situs arkeologi Abusir el-Meleq, untuk kemudian membandingkan hasil riset terhadap mumi dengan populasi mesir modern.


Kelompok peneliti ini secara khusus tertarik untuk melihat perubahan pada susunan genetik penghuni kuno Abusir el-Meleq.

Mereka ingin menemukan apakah populasi purba yang diteliti terkena dampak secara genetik oleh penaklukan pihak asing.


Hasil dari studi tersebut menemukan bahwa orang-orang Mesir kuno memiliki kedekatan genetik dengan populasi purba di Levant, dan juga terkait erat dengan populasi Neolitik dari Semenanjung Anatolia dan Eropa.

Komunitas Abusir el-Meleq tidak mengalami perubahan besar selama rentang waktu 1.300 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa populasi tetap tidak terpengaruh secara genetik oleh penaklukan dan penguasaan asing.

Referensi :
1. sciencedaily.com
2. archnetwork.eu
3. historyonthenet.com

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Sejarah Nusantara :
1. Teori Migrasi Manusia, untuk menjawab asal usul Bangsa Melayu?
2. [Misteri] Kuil Hatshesut (dari masa 1.470 SM), berkisah tentang Peradaban Purba Nusantara?).
3. [Misteri] Keberadaan Leluhur Nusantara di Gua Shandingdong (China), sekitar 10.000 tahun yang silam?
4. [Misteri] Peta Bumi Kuno bukti keberadaan Sundaland, karya Penduduk Ekuador 12.000 tahun yang silam ?

Iklan

[Misteri] DNA Spesies Manusia yang telah punah ?

Tim peneliti dari University of Texas, menemukan bahwa penduduk asli Australia dan Kepulauan Pasifik memiliki DNA yang berasal dari spesies manusia yang tidak dikenal dan telah punah.

Berbeda dengan studi terdahulu, yang meng-indikasikan kelompok tersebut hanya memiliki DNA dari Denisovans dan Neanderthal, namun dalam penelitian terakhir ini menunjukkan adanya DNA kelompok lain.

Lukisan Kuno Suku Aborigin Australia (sumber : abovetopsecret.com)

Penelitian DNA ini dilakukan oleh tim peneliti yang dipimpin oleh Ryan Bohlended, seorang ahli genetika statistik dari University of Texas,

Bohlended telah mempresentasikan analisis timnya kepada American Society of Human Genetics di Kanada. Dalam studi mereka, mereka menggunakan model komputer untuk mempelajari jumlah DNA Neanderthal dan Denisovan yang saat ini berada pada manusia.

Temuan mereka adalah bahwa orang-orang Eropa dan China memiliki sekitar 2,8% DNA Neanderthal. Di negara-negara Pasifik Selatan yang meliputi Fiji, Papua Nugini, Kaledonia Baru, Papua Barat dan Kepulauan Maluku memiliki sekitar 2,74% yang berasal dari Neanderthal.

Sementara DNA Denisovan pada populasi yang sama berjumlah sekitar 1,1%, dan bukan 3-6% seperti perkiraan dari penelitian yang lain. Dari penelitian terbaru inilah yang membuat tim Mr. Bohlender percaya bahwa kelompok ketiga hominid telah berinteraksi dengan orang-orang Melanesia kuno.

Peta wilayah Melanesia (sumber : dailymail.co.uk)

Untuk saat ini, masih belum diketahui siapa spesies ketiga ini. Dan kita berharap penelitian tentang spesies manusia terus dikaji, sehingga suatu hari nanti, kita dapat memiliki kejelasan tentang sejarah umat manusia.

Referensi :
1) dailymail.co.uk
2) 
sciencenews.org
3) sciencealert.com
4) awarenessact.com
5) abovetopsecret.com

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Sejarah Nusantara :
1. 
2. Teori Migrasi Manusia, menjawab asal usul Bangsa Melayu?
3. [Misteri] asal muasal Bangsa Jawa, menurut Legenda dan Catatan Sejarah ?
4. 

[Teori] “Genghis Khan’s Genetic” di Alam Melayu ?

Sejarah Melayu mencatat, salah satu leluhur Bangsa Melayu Sang Suparba memiliki dua orang paman, yaitu : Raja Hiran menjadi penguasa di benua Hindi dan Raja Pandin menjadi penguasa di benua Turkistan.

Berpedoman atas perkiraan kedatangan Sang Suparba di Bukit Siguntang, yang terjadi pada akhir abad ke-13 Masehi, maka satu-satunya kekuatan pada saat itu yang memiliki kekuasaan dari Hindi (India) sampai Turkistan (Asia Tengah) adalah anak keturunan Genghis Khan dari bangsa Mongolia.


Suku Genghis Khan dan Sang Suparba

Kehadiran Sang Suparba di Bukit Siguntang, diperkirakan terjadi pada sekitar tahun 1287 M. Sang Suparba dirajakan di negeri Palembang, setelah ia di angkat menantu oleh Demang Lebar Daun. Masa pemerintahan Sang Suparba berakhir seiring dengan kedatangan Pangeran Arya Damar (Adityawarman) di Palembang pada tahun 1308 M.

Dalam Sejarah Melayu diceritakan, salah seorang putri Sang Suparba bernama Puteri Seri Dewi menikah dengan Raja China dari Dinasti Yuan (Mongolia), diperkirakan Raja Cina itu adalah Kaisar Kulug Khan. Dari pernikahan ini lahir Kusala Khan, yang menjadi Kaisar Cina pada tahun 1329 M (sumber : [Misteri] Puteri Melayu, ibunda Kusala Khan (Kaisar Dinasti Yuan, memerintah tahun 1329) ?).


Dari sumber catatan negeri Cina, dikatakan ibunda dari Kaisar Kusala Khan, berasal dari Khunggirad clan, yang merupakan suku dari orang tua Genghis Khan, pendiri Dinasti Yuan (sumber : Khunggirad clan (wikipedia.org), Genghis Khan (wikipedia.org)).

Dengan menyelaraskan kedua sumber sejarah ini, muncul pertanyaan, apakah bisa dimaknai Sang Sapurba sejatinya adalah seorang Khongirad dari Bangsa Mongolia ?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, tentu harus melalui penelitian DNA, namun keberadaan “Genghis Khan’s Genetic” di Alam Melayu bukan sesuatu yang mustahil, mengingat berdasarkan hasil penelitian tahun 2003, diperoleh informasi 1 dari 200 laki-laki di dunia, memiliki Kode Y-DNA yang sama dengan Genghis Khan (sumber : 1 in 200 men direct descendants of Genghis Khan).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Referensi : 
1. Kulug Khan (wikipedia.org)
2. Sejarah Melayu, terbitan dari Abdullah bin Abdulkadir Munsyi

Catatan Penambahan :

1. Menarik dengan istilah Amdan Negara, sebab kata “Amdan” dapat berarti Gubernur Bangsa Cina (sumber : The Asiatic journal and monthly register for British and foreign).


Ayahanda Sang Suparba adalah Raja Suran (di Amdan Negara). Raja Suran memperolehnya dari waris kakeknya (sebelah ibu), yang bernama Raja Sulan. Berdasarkan data tersebut, kemungkinan jalur kerabat mongolia Sang Suparba, berasal dari Raja Sulan (ayah dari neneknya).

2. Wilayah Kekaisaran Mongolia, sekitar tahun 1260 M

Pada peta di atas, daerah kekuasaan kekaisaran mongolia, yang membentang dari sungai indus (india) sampai kepada asia tengah, di bawah clan Il-Khan. Kemungkinan besar keluarga Sang Suparba berasal dari clan ini.

Berdasarkan data tersebut, kemungkinan yang dimaksud dengan Raja Sulan dalam Sejarah Melayu, adalah Tolui Khan (putra ke-4 Genghis Khan), yang merupakan ayahanda dari Hulagu Khan, pendiri Clan Il-Khan.

Artikel Sejarah Nusantara :
1.  
2. [Misteri] 5 Sosok Arya Damar, dalam Sejarah Melayu Palembang ?
3. Mengungkap Legenda Prabu Damarwulan, berdasarkan fakta Sejarah ?
4. [Misteri] Radin Galuh Chandra Kirana, pewaris Majapahit yang tersingkir ?

MtDNA Rasulullah – 13 Maternal Ancestor Muhammad The Prophet ?

Mitochondrial DNA (mtDNA) is the DNA located in mitochondria. mtDNA is only a small portion of the DNA in a eukaryotic cell. In most species, including humans, mtDNA is inherited solely from the mother.

muhammad1
Based on the search genetics, mtDNA Rasulullah is derived from Sawdah Bint Usayyid Ibn `Amr Ibn Tamim.

mtdnarasul
Note :

1. Paternal Line (Y-DNA), Muhammad The Prophet…
Muhammad ibn Abdullāh ibn ‘Abd al-Muṭṭalib (Shaybah) ibn Hāshim (‘Amr) ibn Abd Manāf (al-Mughīra) ibn Qusayy (Zayd) ibn Kilāb ibn Murra ibn Ka`b ibn Lu’ayy ibn Ghālib ibn Fahr (Quraysh) ibn Mālik ibn an-Naḑr (Qays) ibn Kinānah ibn Khuzaymah ibn Mudrikah (‘Āmir) ibn Ilyās ibn Muḑar ibn Nizār ibn Ma’ād ibn ‘Adnān (source : Abdullah ibn Abdul Muttalib, wikipedia.org).

2. Maternal Line (MtDNA), Muhammad The Prophet…
Muhammad ibn Aminah bint  Barrah bint Um Habib bint Barrah bint Umaymah bint Qilàbah bint Dubb bint Lubna bint Fatimah bint Zaynab bint `Atikah bint Shaqiqah bint Sawdah (Ibn Sa’d, Kitab Al-Tabaqat Al-Kabir volume 1, parts 1.13.2 : link).

3. MtDNA Fatimah bint Muhammad The Prophet :

01. The mother of Fatimah bint Muhammad The Prophet was, Khadijah bint Khuwaylid ibn Asad ibn `Abd Al-`Uzzâ ibn Qusayy ibn Kilâb ibn Murrah ibn Ka`b ibn Lu’ayy ibn Ghâlib ibn Fihr.

02. Her (Khadijah) mother was, Fatima bint Zâ’idah ibn Al-Asamm ibn Rawâhah ibn Hajar ibn `Abd ibn Ma`îs ibn `Âmir ibn Lu’ayy ibn Ghâlib ibn Fihr

03. Her (Fatima) mother was, Hala bint `Abd Manâf ibn Al-Hârith ibn `Amr ibn Munqidh ibn ‘Amr ibn Ma`îs ibn `Âmir ibn Lu’ayy ibn Ghâlib ibn Fihr

04. Her (Hala) mother was, Qilaba (al ‘Arqa) bint Su`ayd ibn Sa`d ibn Sahm ibn `Amr ibn Husays ibn Ka`b ibn Lu’ayy ibn Ghâlib ibn Fihr

05. Her (Qilaba) mother was, ‘Atiqa bint ‘Abdul ‘Uzza

06. Her (‘Atiqa) mother was, Rayta (al Khuty) bint Ka’b

07. Her (Rayta) mother was, Na’ila bint Hud-hafa

(source : books.google.co.id1, islamophile.org, books.google.co.id2).

References :
1. Mitochondrial DNA
2. Wahb ibn Abd Manaf, wikipedia.org
3. Barrah bint Abdul Uzza explained
4. were ancient nabateans the same people as the original arab

WaLlahu a’lamu bishshawab

You May Like :
1. AMAZING PHOTOS FROM HAJJ 1953
2. Objection : The Stonehenge was built in 1954 ?
3. The Floating City of The Solution to Global Warming ?
4. Muhammad “The Prophet”, in the Genealogy of the US President ?

Silsilah Genetika Y-DNA : Nabi Muhammad, Nabi Ibrahim, Nabi Nuh, Nabi Idris dan Nabi Adam ?

Selama ini kita mengenal Nasab dan Silsilah Para Nabi, berdasarkan urutan nama keturunan dari Nabi Adam sampai Nabi Muhammad.

Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, beberapa pakar genetika mencoba menampilkannya dalam bentuk Peta Kode Y-DNA, sekaligus juga meninjau kembali masa kehidupan Nabi dan Rasul.

yDNA Nabi1
Keterangan :

1. Berdasar penyelusuran Y-chromosomal Adam (Y-MRCA), diperkirakan Adam “Manusia Modern”, hidup sekitar 237.000 – 581.000 tahun yang lalu.

2. Nabi Idris, yang merupakan leluhur Nabi Nuh dan diyakini sebagian pakar sebagai sosok Oziris (leluhur Mesir Kuno [Haplogroup E] dan Bangsa Punt [Haplogroup C]), diperkirakan berasal dari keluarga Haplogroup CT, sekitar 70.000-75.000 tahun yang lalu.

Haplogroup E, yang merupakan turunan Haplogroup DE (berasal dari percabangan Hablogroup CT), diperkirakan muncul sekitar 50.000-55.000 tahun yang lalu. Haplo E kemudian berkembang menjadi Haplo E-M2 (Haplogroup E1b1a), yang merupakan Y-DNA Penguasa Mesir Kuno, Ramesses III.

Haplogroup C, yang merupakan turunan Haplogroup CF (berasal dari percabangan Hablogroup CT), diperkirakan muncul sekitar 53.000 tahun yang lalu. Haplo C kemudian berkembang menjadi Haplo C1b2-M38, yang banyak terdapat di wilayah Asia Tenggara (Land of Punt).

3. Diperkirakan Keluarga Nuh berasal dari Haplogroup IJK, yang merupakan pangkal percabangan Haplogroup IJ dan Haplogroup K.

Haplogroup IJ kelak akan menurunkan bangsa Arab, Bani Israil dan Eropa, sementara Haplogroup K menurunkan bangsa Nusantara, China, Jepang dan Korea.

Dan dengan mengacu timeline terbentuknya Haplogroup IJK, diperoleh informasi masa kehidupan Nabi Nuh serta Peristiwa Bencana Nuh, kemungkinan terjadi pada sekitar 47.000-60.000 tahun yang lalu.

4. Ibnu Abbas menceritakan bahwa keturunan Sam bin Nuh menurunkan bangsa kulit putih, Yafith bin Nuh menurunkan bangsa berkulit coklat kemerahan atau kekuningan, sedangkan Ham bin Nuh menurunkan bangsa kulit hitam dan sebagian kecil berkulit putih (sumber : asal muasal Ras Manusia).

Perkiraan Family Tree Keluarga Nabi Nuh :

nuhfamily
Keturunan Ham bin Nuh di Afrika (Habsyah), kemungkinan dari Cush bin Ham kemudian melalui jalur keturunannya perempuan, yang memiliki Haplogroup M1 (MtDNA).

5. Ada juga pendapat yang memposisikan keluarga Nuh dalam Haplogroup CT, dimana Sam bin Nuh menurunkan Haplogroup F, Yafith bin Nuh menurunkan Haplogroup C, sedangkan Ham bin Nuh menurunkan Haplogroup DE (sumber : wikinoah.org).

Dengan berpedoman pendapat ini diperkirakan masa hidup Nabi Nuh dan Peristiwa Bencana Nuh, terjadi pada sekitar 70.000-75.000 tahun yang lalu.

(sumber : Menemukan Leluhur berdasarkan Y-DNA haplogroups, di Jawa, Sumatera dan Indonesia Timur ?, Bukti 21,5% Penduduk Dunia, adalah keturunan Sundaland (Nusantara) ?).

Referensi :
1. y-DNA famous people
2. anthrogenica.com
3. haplogroup J-M267

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik :
1. [Misteri] Kesaksian selama 14 malam berada di Makam Rasulullah
2. Misteri Imam Mahdi, dalam Silsilah Genetika Y-DNA FGC10500+ ?
3. Inilah 3 Masjid yang berdiri kokoh, saat Tsunami melanda Aceh tahun 2004
4. [Penjelasan Logis] Misteri Kubah Makam Nabi Muhammad, yang berubah menjadi Kemerahan?

Bukti 21,5% Penduduk Dunia, adalah keturunan Sundaland (Nusantara) ?

Berdasarkan penyelusuran Y-DNA, sekitar masa 47,000-55,000 tahun yang lalu, Haplogroup K-M9 membentuk genetik marker baru, yang dikenal Haplogroup K2 (K-M526).

Haplo K2 (K-M526) bermigrasi menuju Sundaland (Nusantara). Di wilayah ini, Haplo K2 menurunkan Haplo NO yang kemudian menjadi 2 Haplo utama, yaitu N-M231 dan O-M175.

dnasundaland2
Penyebaran Haplogroup O

Pada sekitar 10.000-12.000 tahun lalu, ketika Sundaland tenggelam, keturunan Haplo O-M175 bermigrasi ke arah utara :

1.  Haplogroup O1-M119
Menyelusuri South China (Yangtze River), mencapai Kepulauan Formosa dan kembali ke Nusantara.

Haplogroup O1a-M119, dikenal sebagai genetik marker dari Austronesian dan Tai-Kadai speakers (Formosan, Melayu, Jawa, Polynesian, Thai dan lainnya).

2.  Haplogroup O2a-M95
Dikenal sebagai genetik marker dari rumpun Austro-asiatic speakers (Munda di India dan Mon-Khmer).

3.  Haplogroup O3-M122
Menyusuri Sungai Mekong, sampai Yellow River Basin, kemudian sebagian ke Timur (North China – Yellow River) dan sebagian ke Barat (Tibet Highland)

Haplogroup O3-M122 dikenal sebagai genetik marker Sino-Tibetan speakers (Tibet, Chinese, Japanese, Korean, Burma dan lainnya).

(sumber : Menemukan Leluhur berdasarkan Y-DNA haplogroups, di Jawa, Sumatera dan Indonesia Timur ?).

dnasundaland1
Perhitungan Population Haplogroup O

Berdasarkan perkiraan penduduk 2016 (link), serta jumlah persentase Haplogroup O di dunia (sumber : Ancestral Lineages of the Malays dan populations Y-DNA), diperoleh data sebagai berikut :

China, population 1,382,323,332, Haplo O = 83%
Indonesia (Jawa 56,7%), population 147,000,000, Haplo O = 86,7%
Indonesia (Sumatera 21%), population 54,000,000, Haplo O = 61,3%
Japan, population 126,323,715, Haplo O = 55%
Philippines, population 102,250,133, Haplo O = 82,1%
Vietnam, population 94,444,200, Haplo O = 91%
Thailand, population 68,146,609, Haplo O = 44,1%
South Korea, population 50,503,933, Haplo O = 64%
Malaysia, population 30,751,602, Haplo O = 66,7%

Dari data di atas, diperoleh kesimpulan setidaknya lebih dari 1,6 milyar atau sekitar 21,5% penduduk dunia pada saat ini , adalah Haplogroup O dan merupakan keturunan dari Sundaland (Nusantara).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan Penambahan :

1. Selain Haplogroup O-M175, juga ter-indikasi Haplogroup C1b2 – M38, yang diduga berasal dari sebaran penduduk Sundaland, pada sekitar 11.600 tahun yang lalu.

Haplogroup C1b2 – M38 ini kemudian menyebar ke seluruh Nusantara, terutama daerah Indonesia Timur (Wallacea, Papua) dan wilayah Melanesia, Polinesia sampai Selandia Baru (referensi : Y-DNA Haplogroup C).

Artikel Sejarah Nusantara
1. Teori Migrasi Manusia, untuk menjawab asal usul Bangsa Melayu?
2. Misteri Imam Mahdi, dalam Silsilah Genetika Y-DNA FGC10500+ ?
3. Gua Hunian Leluhur Nusantara, dari era Zaman Es, sekitar 14.825 tahun yang lalu?
4. [Misteri] Kuil Hatshesut (dari masa 1.470 SM), berkisah tentang Peradaban Purba Nusantara?).

Menemukan Leluhur berdasarkan Y-DNA haplogroups, di Jawa, Sumatera dan Indonesia Timur ?

Y-DNA merupakan genetik yang diturunkan secara patrilineal (garis keturunan langsung dari pihak ayah kepada anak laki-laki). Y-DNA sendiri dibedakan dalam beberapa haplogroups, yang merupakan kombinasi gen pada kromosom dari berbagai daerah, dengan kecenderungan diwariskan bersama-sama.

Berdasarkan penyelusuran genetika, Y-DNA haplogroups penduduk Jawa, Sumatera dan Indonesia Timur (sumber : wikipedia.org), adalah sebagai berikut :

DNAnusantara1
Dari tabel diatas, Y-DNA yang dominan di Jawa dan Sumatera adalah Haplogroup O, sementara Indonesia Timur lebih dominan Haplogroup C.

Haplogroup O-M175 oleh beberapa ahli dianggap terkait dengan Kepulauan Formosa (Taiwan), dan disana ditemukan 93,2% penduduknya memiliki Haplogroup O.

Sedangkan Haplogroup C1b2 – M38 oleh beberapa ahli dianggap terkait dengan dari Kepulauan Polynesia (Pasifik), dan disana ditemukan 83,3% penduduknya memiliki Haplogroup C.

Sumber : Ancestral Lineages of the Malays

Dan yang menarik di Sumatera, terdapat Haplogroup F yang cukup dominan. Haplogroup F sendiri diperkirakan berasal dari wilayah India Selatan dan Srilangka (sumber : Haplogroup F).

Lain halnya dengan Indonesia Timur, teridentifikasi Haplogroup S dan Haplogroup M yang cukup dominan, keduanya  merupakan ciri penduduk yang mendiami  Papua, Nusa Tenggara dan Kepulauan Maluku (sumber : Haplogroup S dan Haplogroup M).

guaharimau2
Menemukan Jejak Leluhur

Dari data Y-DNA diatas, nampaknya di wilayah Jawa, Sumatera dan Indonesia Timur, ditemukan interaksi antara Komunitas Formosa dengan Komunitas Polynesia. Komunitas Formosa mendominasi Jawa dan Sumatera, sementara Komunitas Polynesia mendominasi Indonesia Timur.

Di Indonesia Timur sendiri, teridentifikasi terdapat penduduk asli dengan ciri Haplogroup S dan Haplogroup M. Hal ini bermakna kehadiran Komunitas Polynesia datang dari luar kawasan, dan kemudian mendominasi daerah Indonesia Timur.

Komunitas Polynesia (Haplogroup C1b2 – M38), diduga berasal dari sebaran penduduk Sundaland yang mengalami kenaikan permukaan laut, pada sekitar 11.600 tahun yang lalu. Komunitas ini kemudian menyebar ke seluruh Nusantara dan wilayah Melanesia, Polinesia sampai Selandia Baru (referensi : Y-DNA Haplogroup C).

sunda2
Selepas tenggelamnya Sundaland, daerah Jawa, Sumatera dan Indonesia Timur didiami oleh Haplogroup C, Haplogroup S dan Haplogroup M, hal ini bisa dibuktikan dengan ditemukannya kerangka manusia Ras Australomelanesid ( Haplogroup M) di Goa Harimau Sumatera Selatan, dari masa 4.840 tahun yang lalu (lihat : Gua Hunian Leluhur Nusantara, dari era Zaman Es, sekitar 14.825 tahun yang lalu?).

Salah satu pusat peradaban Nusantara Purba ketika itu, berada di Swana Bhumi bagian Selatan, yang dikenali sebagai Peradaban Bangsa Punt (lihat : [Misteri] Kuil Hatshesut (dari masa 1.470 SM), berkisah tentang Peradaban Purba Nusantara?).

Pada sekitar 3.500 tahun yang lalu (1.500 SM), Nusantara kedatangan Haplogroup O (Ras Mongoloid), dari kepulauan Formosa. Di masa itu, antara Bangsa Punt dan Ras Mongoloid terjadi persaingan, namun dibeberapa daerah juga ditemukan kedua kelompok ini saling berinteraksi.

Berdasarkan teori Migrasi Manusia, sesungguhnya Ras Mongoloid berasal dari Nusantara. Perpindahan Ras Mongoloid dari Sundaland (Nusantara) ke wilayah utara, diperkirakan terjadi sekitar 11.600 tahun yang lalu (lihat : Teori Migrasi Manusia, untuk menjawab Asal Usul Bangsa Melayu ? dan Tanah Punt, Sundaland dalam Legenda Leluhur Bangsa Nusantara?).

Di Sumatera, juga kedatangan Haplogroup F dari India Selatan dan Haplogroup J dari Timur Tengah (lihat : Legenda Raja Mus, Pembawa Ajaran Nabi Ibrahim di Nusantara ?), yang membawa keyakinan monotheisme di Nusantara.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan Penambahan:

1. Pada sekitar masa 47,000-55,000 tahun yang lalu, Haplogroup K-M9 (menetap di India) membentuk genetik marker baru yaitu Haplo K2 (K-M526).

Haplo K2 (K-M526) bermigrasi menuju Sundaland, menurunkan Haplo NO yang kemudian menjadi 2 Haplo utama N-M231 dan O-M175. Haplo O-M175 untuk kemudian mendominasi wilayah tersebut.

Haplo K (K-M9) -> Haplo K2 (K-M526) -> Haplo NO -> Haplo O-M175

Pada masa 10.000-12.000 tahun lalu ketika Sundaland tenggelam, keturunan Haplo O-M175 bermigrasi ke utara :

(O3-M122)-> menyusuri Sungai Mekong -> Yellow River Basin -> sebagian ke Timur (North China – Yellow River) dan sebagian ke Barat (Tibet Highland)

-> Haplogroup O3-M122 dikenal sebagai genetik marker Sino-Tibetan speakers (Tibet, Chinese, Japanese, Korean, Burma dan lainnya).

(O2a-M95) kemudian dikenal sebagai genetik marker dari rumpun Austro-asiatic speakers (Munda di India dan Mon-Khmer).

(O1-M119)-> South China (Yangtze River)-> Formosa -> kembali ke Nusantara

-> Haplogroup O1a-M119, dikenal sebagai genetik marker dari Austronesian dan Tai-Kadai speakers (Formosan, Melayu, Jawa, Polynesian, Thai dan lainnya).

(sumber : unri.ac.id, Haplogroup K-M9, Haplo K-M526 originated in Indonesia, K-M526 in Southeast Asia).

2. Jika kita mencermati Evolutionary tree of Human Y-chromosome DNA (Y-DNA) haplogroups, diperkirakan Keluarga Nuh berasal dari Haplogroup IJK, yang merupakan pangkal percabangan keturunan Sem bin Nuh (Haplogroup IJ) dan Yafet bin Nuh (Haplogroup K).

Dari Y-DNA bisa kita peroleh informasi, keturunan Nabi Adam yang selamat dari Banjir Nuh, berasal dari 8 komunitas, yakni Haplogroup A, B, CF, D, E, G, H dan IJK.

Setelah peristiwa Bencana Nuh, setidaknya muncul 3 kelompok pengikut Nabi Nuh, yaitu :

– Kelompok Timur, yang dipimpin Yafet bin Nuh, diperkirakan mendiami Asia Selatan dan Sundaland (Paparan Sunda). Mereka kebanyakan berasal dari Haplogroup IJK dan CF, dan dari kelompok ini muncul ras baru, yang di-identifikasikan sebagai Haplogroup K, kemudian berkembang menjadi Haplogroup L, M, NO, P, Q, R, S dan T.

– Kelompok Tengah, yang dipimpin Sem bin Nuh, diperkirakan mendiami daerah Asia Tengah. Mereka berasal dari Haplogroup IJK, G dan H, dari kelompok ini muncul ras baru, yang di-identifikasikan sebagai Haplogroup IJ, kemudian berkembang menjadi Haplogroup I dan Haplogroup J.

– Kelompok Barat, yang dipimpin Ham bin Nuh, diperkirakan mendiami daratan Afrika. Mereka berasal dari Haplogroup IJK, A, B, D, dan E.

(sumber : Jejak Nabi Nuh, dalam Gen Leluhur Nusantara).

Dan dengan mengacu timeline terbentuknya Haplogroup IJK, maka diperoleh informasi masa kehidupan Nabi Nuh serta Peristiwa Bencana Nuh, kemungkinan terjadi pada sekitar 47.000-60.000 tahun yang lalu.

3. Nabi Idris, yang merupakan leluhur Nabi Nuh dan diyakini sebagai sosok Oziris (leluhur Mesir Kuno [Haplogroup E] dan Bangsa Punt [Haplogroup C]), diperkirakan berasal dari keluarga Haplogroup CT, sekitar 70.000-75.000 tahun yang lalu.

Diperkirakan masa kehidupan Nabi Idris setelah Bencana Letusan Gunung Toba (74.000 tahun yang lalu, sumber : wikipedia.org), yang menyebabkan manusia hampir punah hanya tersisa sekitar 3.000 sampai 10.000 jiwa (sumber : Letusan Gunung Toba).

Data ini juga didukung perhitungan sejarawan Abu Said El Balchi, yang menyatakan Piramid di Mesir mulai dibangun sekitar 72.000 tahun sebelum Hijrah Nabi. Dimana Piramid itu sendiri, dibuat sebagai penghormatan kepada Oziris.

(sumber : Misteri HURUF HIEROGLYPH, mengungkap Kisah NABI IDRIS, dalam Peradaban MESIR PURBA? dan Nabi Idris (Oziris), Tokoh Pembaharu MESIR PURBA ?).

4. Berdasar penyelusuran Y-chromosomal Adam (Y-MRCA), diperkirakan Adam “Manusia Modern”, hidup di bumi pada sekitar 237.000 – 581.000 tahun yang lalu.

Fakta ilmiah ini didukung, atas penemuan fosil manusia modern, di Sungai Omo Ethiopia yang berusia sekitar 195.000 tahun. Serta hasil penyelusuran Mitochondrial Eve, yang masa kehidupannya di bumi sekitar 200.000 tahun yang lalu.

Namun masa kehidupan Nabi Adam mungkin bisa lebih lampau lagi, mengingat data genetika yang dipakai berdasarkan sampel manusia modern yang hidup saat ini, sementara sangat banyak bangsa-bangsa yang pernah hidup di bumi, telah mengalami kepunahan.

(sumber : Menyelusuri masa kehidupan NABI ADAM, berdasarkan Genetika, Arkeologi, Astronomi dan Geologi).