Tag Archives: pengetahuan

Peradaban Sundaland dan Misteri Leluhur Nusantara ?

Berdasarkan penelitian Oppenheimer, pada periode 14.000 – 7.000 tahun yang lalu, terjadi kenaikan permukaan laut setinggi 500 meter. Hal inilah yang menjadi sebab, tenggelamnya daratan Sundaland, yang merupakan penghubung Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Semenanjung.

sundaland4

Diperkirakan pada masa itu, Sundaland telah berdiam komunitas umat manusia, yang telah memiliki peradaban yang cukup tinggi.

Sebagian masyarakat Sundaland, ada yang mengungsi ke utara, Mereka kemudian menjadi leluhur bangsa-bangsa di Asia Timur, seperti ras Mongoloid dan Altai.

Berdasarkan penyelusuran DNA yang dilakukan Richards et al. (2008), penduduk Taiwan berasal dari masyarakat Sundaland, yang bermigrasi akibat Banjir Besar, diperkirakan komponen ini mencapai daratan Taiwan, pada sekitar 8.000 tahun yang lalu.

sundaland2

Sementara sebagian Masyarakat Sundaland lainnya, masih tetap bertahan di Nusantara, mereka tinggal di daerah dataran tinggi. Mereka ini kemudian dikenali sebagai Bangsa Gunung atau Bangsa Mala.

Bangsa Mala inilah yang menguasai Gunung Ophir (Gunung Talamau) di Sumatera Barat. Negeri Ophir tercatat dalam Kitab Perjanjian Lama, sebagai pusat penghasil emas di masa Nabi Sulaiman.

Pada sekitar 4.500 tahun yang lalu, disekitar Gunung Dempo Sumatera Selatan, telah ada komunitas Bangsa Mala yang telah memiliki kebudayaan yang tinggi. Hal ini terlihat dari peninggalan arkeologis, yang berhasil ditemukan.

sundaland3

Pada sekitar 3.500 tahun yang lalu, sebagian keturunan masyarakat Sundaland yang tinggal di daratan Taiwan, pulang kampung ke Nusantara. Mereka kemudian bergabung dengan Bangsa Mala, di kalangan ilmuwan, penggabungan kedua kelompok bangsa ini, dikenal sebagai masyarakat Proto Melayu.

Masyarakat Proto Melayu inilah, yang kemudian menjadi cikal bakal leluhur berbagai suku bangsa di Asia Tenggara.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Sumber :
Misteri Leluhur Masyarakat Nusantara, menurut Teori Out of Sundaland ? (Mencari Penghuni Langit – Group Facebook)

Catatan Penambahan :

1. Peradaban Sundaland, diperkirakan bermula dari komunitas Bani Adam yang selamat dari Bencana Nuh (pada sekitar 13.000 tahun yang lalu). komunitas ini dipimpin oleh keluarga Yafet bin Nuh.

2. Menurut Profesor Aryso Santos, melalui bukunya “Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitive Localization of Plato’s Lost Civilization (2005)”, Sundaland adalah benua Atlantis, yang disebut-sebut Plato di dalam tulisannya Timeus dan Critias.

Iklan

Rahasia Tubuh Ideal Rasulullah, dan Program Diet OCD Deddy Corbuzier ?

Di dalam beberapa riwayat, diperoleh informasi bahwa postur tubuh Rasulullah tidaklah terlalu gemuk atau terlalu kurus, namun cenderung berperawakan baik, manarik dan kekar.

Bara’a bin Aazib (ra) meriwayatkan: “Rasulullah (saw) tingginya sedang, dengan tulang belikat (pundak) yang bidang. Rambut beliau cukup tebal, panjangnya sampai batas telinga. Saya belum pernah melihat sesuatu yang lebih menarik dari beliau. (Hadits Bara’a bin Aazib)

Ali bin Abi Thalib (ra) juga meriwayatkan: Rambut Rasulullah lurus dan sedikit berombak. Beliau tidak berperawakan gemuk dan tidak pula tampak terlalu berat, beliau berperawakan baik dan tegak. Warna kulit beliau cerah, mata beliau hitam dengan bulu mata yang panjang. Sendi-sendi tulang beliau kuat dan dada beliau cukup kekar, demikian pula tangan dan kaki beliau… (Riwayat dari Ali bin Abi Thalib).

Ada beberapa analisa, mengapa Rasulullah memiliki tubuh yang ideal, salah satunya adalah beliau tidak berlebihan dalam mengkonsumsi makanan serta memiliki pola makan yang baik.

diet1

Pola Makan Rasulullah

Dari beberapa sumber, pada lepas dari subuh, Rasulullah biasa memulai dengan segelas air yang dicampur dengan sesendok madu. Kemudian pada waktu Dhuha, beliau makan tujuh butir kurma ajwa` (matang).

Menjelang sore hari, menu makan Rasulullah selanjutnya adalah cuka dan minyak zaitun. Tentu saja bukan hanya cuka dan minyak zaitun saja, tetapi di konsumsi dengan makanan pokok, seperti roti misalnya.

Di malam hari, menu utama Rasulullah adalah sayur-sayuran. Dan sesuai dengan kaidah “waktu berbuka puasa”, makan malam dilakukan setelah waktu maghrib sampai dengan sebelum Shalat Isya.

diet3

Program Diet OCD (Deddy Corbuzier)

OCD (Obsessive Corbuzier’s Diet), adalah sistem diet yang dipopulerkan oleh Deddy Corbuzie, yang tujuannya untuk membentuk tubuh yang ideal.

Dalam penerapannya, Sistem OCD ini menggunakan cara berpuasa, yaitu tidak makan, namun diperbolehkan minum, dengan pola 16 jam, 18 jam, 20 jam dan 24 jam.

Seseorang yang memilih pola 16 jam, berarti ia memiliki “jendela makan” sekitar 8 jam. Dengan demikian, yang bersangkutan, diperkenankan makan dalam rentang waktu 8 jam, dan setelah itu ia harus berpuasa makan (hanya boleh minum), selama 16 jam.

Berdasarkan berbagai sumber dari media massa, diberitakan telah banyak orang yang berhasil menurunkan berat badan, dan memiliki postur tubuh yang ideal, setelah mengikuti Program Diet OCD ini.

Program Diet dengan cara berpuasa bukan hanya milik OCD, sebelumnya juga pernah ada, yang dikenal dengan nama Program Intermittent Fasting (IF), kemudian ada juga Diet 05:02, diperkenalkan oleh Dr Michael Mosley, dalam buku berjudul `The Fast Diet, The Simple Secret of Intermittent Fasting. Lose Weight, Stay Healthy, and Live Longer`.

diet4

Program OCD Deddy Corbuzier, bila kita perhatikan dengan seksama, ternyata ada kemiripan dengan Pola Makan Rasulullah.

Dimana dalam Pola Makan Rasulullah, jadwal makan beliau adalah mulai sekitar waktu Dhuha, sampai sebelum waktu Isya, yang memiliki jarak waktu sekitar 8-9 jam. Dan ini sangat mirip dengan istilah “jendela makan” dalam Program OCD Deddy Corbuzier.

Apakah ini merupakan jawaban dari rahasia, yang menjadi sebab Rasulullah bisa memiliki tubuh yang ideal ?

WaLlahu a’lamu bishshawab

Referensi :
1. ikutan … OCD (Deddy Corbuzier), dengan Pola Makan RASULULLAH
2. OCD (Obsessive Corbuzier’s Diet) #DietCorbuzier
3. Diet 05:02, Mirip Diet ala Diet Deddy Corbuzier, Ada Puasanya

Silsilah dan Kekerabatan 5 Tokoh : Jokowi, Rhoma, Yusril, Prabowo dan Sultan HB X

Berdasarkan penyelusuran genealogy, terungkap fakta bahwa tokoh-tokoh yang berseberangan dalam politik, ternyata masih memiliki kekerabatan satu dengan lainnya.

jokowirhoma

Hal ini bisa terlihat pada ke-5 tokoh nasional, yaitu : Joko widodo (Jokowi), Rhoma Irama, Yusril Ihza Mahendra, Prabowo Subianto dan Sri Sultan Hamengkubuwono X. Sebagaimana terlihat pada skema berikut :

silsilah5tokoh2
Keterangan :

1. Silsilah Rhoma Irama sampai kepada Sunan Ampel

Melalui ibunya, Rhoma Irama adalah keturunan Pangeran Sogiri, adapun silsilah Pangeran Sogiri sampai kepada Sunan Ampel adalah sebagai berikut :

1. Sunan Ampel
1.1. Dewi Mutasimah
1.1.1. Ratu Ayu Kirana Purnamasidhi
1.1.1.1. Maulana Yusuf
1.1.1.1.1. Maulana Muhammad
1.1.1.1.1.1. Sultan Abulmufahir Muhammad Abdul Kadir
1.1.1.1.1.1.1. Sultan Abulmu’ali Ahmad
1.1.1.1.1.1.1.1. Sultan Ageng Tirtayasa
1.1.1.1.1.1.1.1.1. Pangeran Sogiri

(Sumber : Silsilah Rhoma Irama dan Trah Bangsawan Sukapura dan Maulana Husain, Pelopor dakwah Nusantara)

2. Silsilah Yusril Ihza Mahendra sampai kepada Maulana Ishaq

Keluarga besar Yusril Ihza Mahendra, berasal dari kesultanan Johor, yang bermula kepada Tun Habib Abdul Majid. Tun Habib Abdul Majid sendiri silsilahnya akan sampai kepada Maulana Ishaq.

1. Maulana Ishaq
1.1. Syarifah Siti Musalmah
1.1.1. Maulana Fadillah Khan Al Pasi
1.1.1.1. Sayyid Abdullah
1.1.1.1.1. Sayyid Berakat Zainal Abidin
1.1.1.1.1.1. Sayyid Ali (Temenggung Seri Maharaja Johor)
1.1.1.1.1.1.1. Tun Habib Abdul Majid (Bendahara Seri Maharaja)

(Sumber : Yusril Ihza Mahendra, Kesultanan Johor dan Dinasti Makhdum Perlak)

3. Silsilah Joko Widodo (Jokowi) sampai kepada Ki Juru Mertani

Joko Widodo (Jokowi) adalah keturunan dari Kyai Abdul Jalal I
(Pendiri Perdikan Kalioso), yang silsilahnya akan sampai kepada Ki Ageng Djuru Martani.

1. Ki Ageng Djuru Martani (Maha Patih Mataram Kotagedhe)
1.1. Pangeran Adipati Manduraredjo (Ki Djuru Wiroprobo I)
1.1.1. RM Tmg Karto Nagoro
1.1.1.1. Kyai Gulu
1.1.1.1.1. Kyai Honggowongso
1.1.1.1.1.1. Kyai Niti Manggolo (Kyai Kerti Manggolo I)
1.1.1.1.1.1.1. Kyai Abdul Jalal I (Pendiri Perdikan Kalioso)

(Sumber : Gubernur JOKOWI dan Misteri Leluhur MATARAM ISLAM)

4. Silsilah Sultan Hamengkubuwono X sampai kepada Sultan Agung

1. Sultan Agung
1.1. Sultan Amangkurat I
1.1.1. Sunan Pakubuwono I
1.1.1.1. Sultan Amangkurat IV
1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono I (Kraton Jogja)
1.1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono II
1.1.1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono III
1.1.1.1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono IV
1.1.1.1.1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono VI
1.1.1.1.1.1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono VII
1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono VIII
1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono IX
1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono X

(Sumber : Sunan Giri, Pendidik yang Ahli Fiqih)

5. Silsilah Prabowo Subianto sampai kepada Sultan Agung

Prabowo Subianto adalah keturunan dari Raden Tumenggung Mangkupradja, yang silsilahnya sampai kepada Sultan Agung

1. Sultan Agung
1.1. Sultan Amangkurat I
1.1.1. Sunan Pakubuwono I
1.1.1.1. Sultan Amangkurat IV
1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono I (Kraton Jogja)
1.1.1.1.1.1. Sultan Hamengkubuwono II
1.1.1.1.1.1.1. KGPA Moerdoningrat
1.1.1.1.1.1.1.1. Raden Tumenggung Djojodiningrat
1.1.1.1.1.1.1.1.1. Raden Ayu Djojoatmojo
1.1.1.1.1.1.1.1.1.1. Raden Tumenggung Mangkupradja

(Sumber : PRABOWO SUBIANTO, dari Trah GIRI KEDATON dan Silsilah SUNAN TEMBAYAT)

Bahan Bacaan :

Dinasti Giri Kedaton dan Silsilah Presiden Indonesia : Sukarno, Suharto, BJ.Habibie, Gusdur, Megawati serta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Teori Isra Miraj berkunjung ke Bintang Sirius ?

Seorang ulama mesir, Muhammad Al Banna menyatakan bahwa lokasi Sidratul Muntaha,  yang dikunjungi Rasulullah saat melakukan Perjalanan Isra Miraj berada di Bintang Syi’ra.

وَأَنَّهُۥ هُوَ رَبُّ ٱلشِّعْرَىٰ

Dan bahwasanya Dialah RABB (yang memiliki) bintang Syi’ra
(QS. An Najm (53) ayat 49 )

Sumber : Isnet

Di kalangan pakar astronomi, bintang Syi’ra dikenal sebagai SiriusSirius (α CMa / α Canis Majoris / Alpha Canis Majoris) adalah bintang paling terang di langit malam, dengan magnitudo tampak −1.47.

Bintang ini terletak di rasi Canis Major, yang memiliki jarak dengan bumi sejauh  8,6 tahun cahaya.

Sumber : wikipedia

sirius2

Proses Perjalanan Isra Miraj

Dalam ilmu astronomi 1 tahun cahaya memiliki jarak 9.460.800.000.000 Km, atau dibulatkan menjadi 10^13 Km.

Dengan demikian jarak Sirius dengan Bumi adalah sekitar 8,6 x 10^13 Km.

Berdasarkan beberapa riwayat, ketika Rasulullah melakukan perjalanan Isra Miraj, beliau ditemani Malaikat Jibril dengan mengendarai Buraq.

Istilah buraq mungkin berasal dari istilah barqu yang berarti kilatperubahan istilah barqu menjadi buraq, bisa dimaknai bahwa  kendaraan ini memiliki kecepatan di atas sinar (cahaya).

Kecepatan Cahaya sendiri adalah sebesar 300.000 km/detik atau 3 x 10^5 km/detik. Dengan kecepatan ini, Buraq akan sampai ke Sirius memakan waktu 2,86 x 10^8 detik atau sekitar 3.310 hari kemudian.

semesta17

Di dalam Al Qur’an, kita mengenal istilah Ma’aarij, yakni tempat-tempat naik para malaikat (sumber : Ma’aarij). Sebagaimana Firman ALLAH :

Dari Allah yang mempunyai tempat-tempat naik. Naik malaikat dan ruh kepada Nya di dalam satu hari adalah ukurannya lima puluh ribu tahun (QS. Al Ma’aarij (70) ayat 3-4).

Berdasarkan ayat di atas, di dapat persamaan :

1 hari maarij = 50.000 tahun bumi
86400 detik maarij = 50.000 x 365 x 86400 detik bumi
1 detik maarij = 18,25 10^6 detik bumi

Dengan demikian, saat cahaya (Buraq) ketika masuk di ruang Maarij, Kecepatan Buraq akan menjadi 5,475 x 10^12 km/ detik. Dengan kecepatan ini, Buraq akan sampai di Sirius hanya sekitar 15,7 detik.

semesta16
Beberapa kelemahan teori ini :

1. Perjalanan Isra Miraj diperkirakan memakan waktu sekitar 8 jam. Dengan demikian kunjungan ke Sirius, dengan hanya memakan waktu sekitar 15,7 detik terasa terlalu singkat (dekat).

Demikian juga lokasi Sirius yang sekitar 8,6 tahun cahaya dari bumi, sangat jauh dibandingkan luasan alam semesta yang berdiameter 14.5 milyar tahun cahaya.

2. Di sepanjang perjalanan, Rasulullah diperlihatkan pemandangan-pemandangan gaib, sebagaimana terdapat di dalam Hadis At-Tabrani dan Al-Bazar.

Pemandangan gaib itu, seperti  beliau melihat ada seorang lelaki yang menghimpun seberkas kayu dan dia tak terdaya memikulnya, tapi ditambah lagi kayu yang lain.

Menurut Jibril pemandangan gaib ini adalah gambaran orang tak dapat menunaikan amanah tetapi masih menerima amanah yang lain.

Dengan adanya pemandangan gaib ini, ada yang menduga Rasulullah bukanlah menuju bintang tertentu di alam semesta, melainkan menuju portal-portal gaib, yang menjadi pintu-pintu langit.

Pendapat ini sejalan dengan pendapat Muhammad Rasyid Ridha, yang berpendapat bahwa tujuh langit dalam kisah isra’ mi’raj adalah langit ghaib.

Sumber :
Diskusi Mencari Penghuni Langit (Grup Facebook)

WaLlahu a’lamu bishshawab

PRABOWO SUBIANTO, dari Trah GIRI KEDATON dan Silsilah SUNAN TEMBAYAT

Letnan Jenderal (Purn) Prabowo Subianto Djojohadikusumo, lahir di Jakarta, 17 Oktober 1951. Beliau dikenal sebagai seorang mantan Danjen Kopassus, yang menjadi pendiri Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA).

Jiwa keprajuritannya, sepertinya di-ilhami oleh salah seorang leluhurnya Raden Tumenggung Kertanegara IV (Raden Panji Indrajit/Tumenggung Banyakwide), yang merupakan Panglima Laskar Pangeran Diponegoro di wilayah Gowong (Kedu).

Trah Adipati Mrapat Banyumas

Jika diselusuri lebih mendalam, Silsilah Prabowo Subianto akan menuju kepada Raden Joko Kahiman, atau yang lebih dikenal sebagai Adipati Mrapat (Bupati Banyumas Pertama).

Raden Joko Kaiman adalah menantu Bupati Wirasaba, yang bernama Adipati Warga Hutomo. Beliau digelari “Mrapat”, disebabkan keberhasilannya untuk mendamaikan Sultan Hadiwijaya (Pajang) dengan ahli waris Adipati Warga Hutomo, dan ia juga dinilai berhasil mencegah perpecahan di wilayah Kabupaten Wirasaba (silahkan baca : Prabowo Subianto, Adipati Mrapat dan Gegeran Kadipaten Wirasaba) .

Hubungan antara Prabowo Subianto, dengan Adipati Mrapat, bisa dilihat pada Jalur Silsilah berikut :

01. Letjen TNI Prabowo Subianto
02. Prof Dr Soemitro Djojohadikusumo
03. Raden Mas Margono Djojohadikoesoemo

04. Raden Tumenggung Mangkuprodjo
05. Raden Kartoatmodjo menikah dengan R.A Djojoatmojo (Cicit dari Sultan Hamengkubuwono II).
06. Raden Muhammad

07. Raden Tumenggung Kertanegara IV (Panglima Laskar Diponegoro wilayah Gowong (Kedu))

08. Raden Tumenggung Kertanegara III
09. Raden Tumenggung Kertanegara II

10. Raden Tumenggung Mangkupradja/Raden Tumenggung Kertanegara I (Patih Ndalem Kartasura, beliau yang membangun Masjid Saka Tunggal Kebumen tahun 1722 ).

11. Ngabei Kertoyudo
12. Ngabei Banyakwide

13. Raden Tumenggung Mertayuda (Adipati Banyumas ke-empat (1620-1650))
14. Ngabei Kalidethuk/Mertasura II (Adipati Banyumas Ke-tiga (1601-1620))
15. Ngabei Djanah/Mertasura I (Adipati Banyumas Ke-dua (1583-1600))

16. Adipati Mrapat (Adipati Banyumas Pertama (1582-1583))

{Berdasarkan catatan ahli Nasab Raden Fatah, KH.Abdullah Faqih Cemoro, Adipati Mrapat terhitung sebagai salah seorang cicit Raden Fatah.

Adipati Mrapat (Raden Joko Kaiman) bin Pangeran Haryo Joyohadikusumo bin Pangeran Sekar Seda Lepen (Raden Kikin) bin Raden Fattah (Pendiri Kerajaan Demak Bintoro)}

Dari data Silsilah di atas, salah seorang leluhur Prabowo bernama Raden Kartoatmodjo menikah dengan R.A Djojoatmojo (Cicit dari Sultan Hamengkubuwono II).

Melalui Sultan Hamengkubuwono II, jalur genealogy Prabowo Subianto menyambung kepada Sunan Giri (Pendiri Khilafah Giri Kedaton) dan Sunan Tembayat.

I. Jalur Kepada Sunan Giri 

01. Letjen TNI Prabowo Subianto
02. Prof Dr Soemitro Djojohadikusumo
03. Raden Mas Margono Djojohadikoesoemo

04. Raden Tumenggung Mangkuprodjo
05. Raden Ayu Djojoatmojo

06. Raden Tumenggung Djojodiningrat

07. KGPA Moerdoningrat

08. Sri Sultan Hamengkubuwono II

09. Sri Sultan Hamengkubuwono I

10. Sri Susuhunan Amangkurat Mas II (Sunan Amangkurat IV)
11. Sri Susuhunan Pakubuwana I (Pangeran Puger)

12. Sunan Amangkurat I
13. Sultan Agung Hanyokrokusumo
14. Prabu Hanyakrawati
15. Panembahan Senapati (Pendiri Kraton Mataram Islam)

16. Nyai Sabinah (isteri Ki Ageng Pemanahan)
17. Ki Ageng Saba
18. Nyai Made Pandan
19. Sunan Dalem (Sunan Giri II)
20. Sunan Giri (Pendiri Khilafah Giri Kedaton)

II. Jalur Kepada Sunan Tembayat

01. Letjen TNI Prabowo Subianto
02. Prof Dr Soemitro Djojohadikusumo
03. Raden Mas Margono Djojohadikoesoemo

04. Raden Tumenggung Mangkuprodjo

05. Raden Ayu Djojoatmojo

06. Raden Tumenggung Djojodiningrat

07. KGPA Moerdoningrat

08. Sri Sultan Hamengkubuwono II

09. Sri Sultan Hamengkubuwono I

10. Sri Susuhunan Amangkurat Mas II (Sunan Amangkurat IV)
11. Sri Susuhunan Pakubuwana I (Pangeran Puger)

12. Kanjeng Ratu Pelabuhan (istri Sunan Amangkurat I)
13. Pangeran Kajoran (Panembahan Rama)
14. Ki Ageng Wanakusuma II
15. Ki Ageng Wanakusuma
16. Ki Ageng Giring IV
17. Ki Ageng Giring III (semasa dengan Ki Ageng Pemanahan)
18. Nyai Ageng Giring II (istri Ki Ageng Giring II)
19. Sunan Tembayat

Catatan Penambahan

1. Hubungan Kekerabatan antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi)

trahjokoprabowo2
2. Prabu Hayam Wuruk sampai ke Prabowo Subianto

silsilahprabowo1

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan Penambahan :

1. Pendapat yang menyatakan ayahanda R. Djoko Kaiman (Adipati Mrapat), bernama Raden Banyak Sostro, sangat LEMAH, disebabkan :

a. Hanya berdasarkan kisah Mitos (Legenda)
b. Keduanya berbeda masa kehidupannya, jika Raden Banyak Sastro, adalah generasi ke-2 dari Prabu Niskala Wastu Kencana, sementara Raden Djoko Kaiman, satu generasi dengan Maulana Muhammad (Sultan Banten, 1585-1596), yang merupakan generasi ke-7 dari Prabu Niskala Wastu Kencana.
c. Istri Raden Djoko Kaiman adalah generasi ke-7 dari Prabu Niskala Wastu Kencana (dalam Kisah Rakyat Banyumas), sementara kalau kita berpendapat R. Djoko Kaiman adalah anak dari Raden Banyak Sostro, berarti yang bersangkutan adalah generasi ke-3 dari Prabu Niskala Wastu Kencana.
d. Jika Raden Djoko Kaiman adalah keturunan Prabu Niskala Wastu Kencana, maka ada sekitar 4 generasi yang hilang.

Referensi :

1. Maulana Husain, Pelopor dakwah Nusantara
2. Silsilah Keluarga “Sang Patriot, Prabowo Subianto”
3. Meninjau Kembali, Silsilah Kyai AHMAD DAHLAN (Muhammadiyah) ?
4. Silsilah Rhoma Irama dan Trah Bangsawan Sukapura
5. Dinasti Giri Kedaton dan Silsilah Presiden Indonesia : Sukarno, Suharto, BJ.Habibie, Gusdur, Megawati serta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Ketika Sel Tubuh berbicara

Kelak anggota tubuh kita akan memberikan kesaksian atas apa yang diperbuatnya selama di dunia. Tangan, kaki, dan anggota badan lain akan berbicara sehingga mulut tidak bisa membantah dan berbohong.

Hakim yang kita hadapi di akhirat kelak bukanlah hakim yang dapat disuap dengan uang sebagaimana yang terjadi di dunia. Tak akan ada yang mampu menolong diri kita kecuali rekaman iman dan amal kebajikan kita sendiri.

Sebagaimana firman ALLAH, di dalam QS. Yasin (36) ayat 65 :

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.


Dalam sebuah penelitian kajian neurologi dibuktikan bahwa sel-sel otak ternyata menyimpan berbagai informasi dan pengalaman yang terekam sejak kita kecil, yang umumnya sudah terlupakan.

Ketika dilakukan eksperimen dengan pembedahan otak, dimana yang bersangkutan tetap sadar, ternyata ketika dirangsang sel-sel saraf tertentu, mampu menceritakan berbagai pengalaman sewaktu kecil.

Eksperimen ini memperkuat teori bahwa semua yang pernah kita ketahui dan pikirkan terekam dalam jaringan saraf otak.

Jadi, apa yang dikatakan Al Qur’an tadi semakin diperkuat oleh eksperimen ilmiah.


Teori bahwa tubuh merekam bisa kita lihat dalam kehidupan kita sehari-hari…

Seseorang yang selalu sholat tepat waktu, maka ketika datang waktu sholat, tubuh seperti memiliki “biological clock” untuk segera menunaikan ibadah Sholat, meskipun dalam kondisi sakit sekalipun.

Contoh lain, bisa kita lihat dari pengalaman sopir bus malam lintas kota. Mereka ketika melewati daerah yang telah biasa dilalui, dengan mudahnya melalui jalan-jalan berliku, seakan mereka hafal betul kapan dan di mana harus berbelok. Mereka tahu kapan dan di mana akan ada tanjakan dan tikungan.

Begitu juga orang yang dulu pernah mahir bermain ping-pong atau bermain badminton, ketika dia sudah tua, meskipun sudah meninggalkan kebiasaan itu selama puluhan tahun, pasti dia akan sanggup memainkannya kembali. Mungkin gerakan dan tingkat kelihaiannya berbeda dengan masa muda-nya.

Bahkan menurut para ilmuwan, ada lebih 70 kasus yang dilaporkan dari pasien tranplantasi yang meniru sebagian kepribadian pendonor organ.

Seluruh sel tubuh kita ibarat hard disk yang merekam dengan baik semua ucapan, pikiran, perbuatan kita. Memori ini sudah tergores di sana, dan siap dipanggil kapan saja.

Meskipun terdelete, mudah saja bagi ahli komputer untuk melacak bekas-bekas data yang sudah terlanjur masuk dalam hard disk, dengan bahasa simbol tertentu.

Oleh karena sel tubuh kita itu mampu merekam jejak apapun yang mampu kita lakukan, maka, sangat logis untuk membayangkan anggota tubuh kita akan mudah saja, tidak keliru satu titik pun saat menjadi saksi tentang segala perbuatan yang pernah kita lakukan, nanti di hadapan Allah (Sumber : Saat sel tubuh menjadi saksi)

Oleh karenanya, mari kita membiasakan diri untuk melafalkan kata-kata yang baik, selalu berdzikir dan mengingat Allah, membiasakan diri mengerjakan sholat, berpuasa dan bersedekah, serta berbuat baik kepada sesama, sebab semua itu akan terekam dalam memori kita sepanjang hayat, baik saat hidup di dunia, menjelang sakaratul maut, atau setelah kematian kita.

Husnul khotimah (pengujung yang baik) di masa kematian kita itu tidak bisa diraih dengan tiba-tiba. Ia tak bisa dipaksa dan dibimbing oleh orang lain dengan mudah karena diri kitalah yang menentukan apakah kita sanggup mendapatkan akhir yang baik atau tidak.

Husnul khotimah merupakan akumulasi dari perjalanan panjang seseorang di masa hidupnya. Rekam jejak kehidupan seseorang menentukan hasil akhir dari perjalanan hidupnya di dunia.

Sumber :
Thoriqoh Alfisbuqi (Facebook)

Misteri BIDADARI, Pendamping Penghuni Surga ?

Istilah BIDADARI dalam Al Qur’an disebut ‘huur‘. Sebagaimana terdapat dalam QS.Ad-Dukhan (44) ayat 54, QS. Ath-Thur (52) ayat 20 dan QS. Al-Waqi`ah (56) ayat 22.

Quraish Shihab dalam bukunya Tafsir al-Mishbah menyatakan bahwa istilah ‘huur’ tersebut merupakan bentuk kata yang bebas kelamin, artinya bisa diartikan sebagai perempuan dan bisa juga laki-laki.

Kesan yang dimunculkan oleh kata ‘huur’ tersebut adalah terkait dengan : keindahan, kesetiaan, pengabdian, pasangan yang serasi dan sebagainya.

Karena keberadaan ‘huur’ tersebut merupakan sesuatu bentuk ghaib yang belum bisa kita temukan padanannya dalam kehidupan dunia, maka pikiran kita tentu saja boleh secara bebas menafsirkan bagaimana sosoknya.

Tentu dengan catatan, sepanjang tidak terlepas dari sifat-sifat dan ciri yang melekat kepada kata tersebut, dan ini bukan hanya terbatas kepada bentuk wanita yang cantik sebagaimana pemahaman kita tentang bidadari.

Sumber :
Tidak (hanya) ada Bidadari di Surga


Lingkungan Sosial Yang Ideal

Ketika Allah berbicara soal ‘huur’ yang dijadikan pasangan bagi para penghuni surga, maka Dia sebenarnya lagi membicarakan soal ‘lingkungan sosial’, tempat manusia ahli surga berinteraksi, karena kodratnya manusia memang tidak bisa hidup sendiri, butuh berkomunikasi dan berinteraksi dengan manusia lain.

Huur’ adalah sosok yang diciptakan sesuai keinginan dan hasrat si penghuni, tergantung kecenderungannya.

Artinya di Surga kita bisa memilih “lingkungan sosial” mana yang sesuai dengan hasrat kita.

– Kita yang menyenangi dunia ilmu pengetahuan, mungkin bisa membentuk “lingkungan sosial” yang serba sains. Di mana disana, terdapat Laboraturium, Perpustakaan, Peralatan serba canggih beserta staf-stafnya yang cerdas.

– Diantara penghuni surga, mungkin ada yang memilih pasangannya adalah wanita-wanita yang memiliki kecantikan luar biasa.

– Mereka yang menyukai dunia spiritual, mungkin bisa memilih “lingkungan sosial” yang serba santri. Terdapat majelis dzikir, yang setiap saat memuji kebesaran ALLAH.

– Kita sangat mencintai kehidupan keluarga, mungkin disana kita bisa memilih hidup sebagai keluarga ideal, dengan lingkungan yang ideal juga.

Namanya juga Surga. ALLAH memberi kebebasan kepada kita, untuk memperoleh apa yang kita senangi atau yang kita inginkan.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan Penambahan : 

1. Berdasarkan pendapat Ustadz Irfan Anshory, kata “huur”, yang sering kali diterjemahkan sebagai “bidadari”, berasal dari tiga huruf dasar yakni ha-waw-ra yang berarti “teman setia”. Istilah ini berlaku baik bagi pria maupun wanita, dan tidak merujuk kepada gender tertentu.

Dari akar kata ha-waw-ra, muncul “huur”, “hawariy” atau “huwaar”, yang semuanya berarti “teman setia”, bisa bermakna laki-laki dan mungkin juga perempuan.

Teman-teman setia Nabi Isa Al-Masih, disebut para hawariy (hawariyyuun) di dalam Al Qur’an : Ali Imran 52, Al-Ma’idah 112 dan Ash-Shaff 14. Para hawariy ini berjumlah 12 orang dan semuanya adalah laki-laki, tidak seorang pun yang perempuan. (Sumber : BENARKAH DI SURGA ADA “BIDADARI” ?).

2. Bidadari berasal dari bahasa Sanskerta (विध्यधरी ; vidhyadharī), yang bermakna makhluk berwujud manusia berjenis kelamin wanita yang tinggal di kahyangan. Di dalam keyakinan Hindu, fungsi mereka adalah menjadi penyampai pesan para dewa kepada manusia (sumber : kompasiana.com).

Artikel Menarik :
1. [Misteri] Ketika Syaikh Siti Jenar menjadi 2 (dua) ?
2. [Misteri] Silat Nusantara, dari abad ke-9 Masehi ?
3. [Misteri Sejarah] Sejak kapan Indonesia dijajah Belanda ?
4. Hikayat Perang Candu di Tanah Minang pada abad ke-19 Masehi ?