Tag Archives: bumi

Bencana di Era Nabi Nuh, Patung Sphinx dan Misteri Penduduk Bumi selama 6.000 tahun, hanya bertambah 3 juta jiwa ?

Berdasarkan perhitungan ilmuwan, Penduduk Bumi pernah mengalami pertumbuhan yang sangat lambat. Peristiwa ini terjadi selama 6000 tahun, dari masa 10000 SM sampai dengan 4000 SM.

Dalam masa 60 abad itu, Penduduk Bumi hanya bertambah 3 juta jiwa, dari 4 juta jiwa (tahun 10000 SM), menjadi 7 juta jiwa (tahun 4000 SM) (sumber : worldhistorysite.com, Colin McEvedy and Richard Jones, 1978, Atlas of World Population History, Facts on File, New York).

diagram1Perbandingan Setelah tahun 4000 SM 

Dengan menggunakan sumber data yang sama, jika dihitung ke depan selama 6.000 tahun, yakni dari tahun 4000 SM sampai tahun 2000 M, ternyata mengalami lonjakan angka yang luar biasa.

Jika di tahun 4000 SM, jumlah penduduk bumi adalah 7 juta jiwa, maka pada tahun 2000 M, telah mencapai lebih dari 6 milyar jiwa, atau terjadi pertambahan hingga 857 kali lipat.

Dengan menggunakan nilai pembanding yang sama, seharusnya di tahun 10000 SM, Penduduk Bumi bukanlah 4 juta jiwa, melainkan sebesar 7 juta : 857 atau sebesar 8168 jiwa.

Namun angka 8.168 juta jiwa di tahun 10.000 SM ini, tentu ditolak kalangan peneliti, sebab menurut mereka Penduduk Bumi selepas Letusan Gunung Toba sudah sekitar 10.000 – 40.000 pada  masa 70.000-74.000 tahun yang lalu (sumber : Menyelusuri masa kehidupan NABI ADAM, berdasarkan Genetika, Arkeologi, Astronomi dan Geologi, International Starch Institute, Migration after Toba dan Gunung Toba).

sphinx1
Bencana Peradaban Bumi di era Nabi Nuh 

Setelah meneliti bekas erosi yang terdapat pada Patung Sphinx di Mesir, ahli ilmu pasti Swalle Rubich dalam bukunya “Ilmu Pengetahuan Kudus” menunjukkan: pada tahun 11.000 SM, Negeri Mesir pasti telah mempunyai sebuah budaya yang hebat. Swalle Rubich memperkirakan erosi tersebut diakibatkan oleh banjir yang dahsyat.

Temuan ilmiah berkenaan dengan Sphinx, nampaknya sejalan dengan temuan Geologi, yang memperkirakan pada sekitar masa 11.000 SM, pernah terjadi banjir global yang melanda bumi. Peristiwa banjir global inilah, yang dikenal sebagai banjir di era Nabi Nuh.

Dengan demikian, Perhitungan jumlah penduduk di tahun 10.000 SM yang berjumlah 8.168 jiwa akan menjadi logis apabila dikaitkan dengan terjadinya Bencana Peradaban Bumi di era Nabi Nuh.

Bencana di masa Nabi Nuh dikisahkan suatu kejadian yang sangat luar biasa, dan memusnahkan seluruh peradaban ketika itu. Peradaban manusia yang sudah cukup tinggi pada saat itu mengalami kehancuran, dan yang tersisa adalah mereka yang meyakini Syariat Allah, melalui utusanNya Nabi Nuh (sumber : Patung Spinx, bukti arkeologis bencana Nuh 13.000 tahun yang silam, Kapal Nabi Nuh, Misteri Sejarah Peradaban Manusia dan The Sphinx Mystery).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Menarik…
1. Teori Migrasi Manusia, untuk menjawab asal usul Bangsa Melayu?
2. Sejarah Populasi Penduduk Dunia, dari 74.000 tahun yang lalu hingga masa sekarang ?
3. Misteri “Tiang Rumah Kuno” berumur 2.800 tahun, dan Pemukiman Awal Bangsa Jawi (Melayu) di Nusantara?
4. [Misteri] Keberadaan Leluhur Nusantara di Gua Shandingdong (China), sekitar 10.000 tahun yang silam?

Iklan

Kota Nuh, dalam Prediksi Kehidupan Bumi di masa depan ?

Kisah Nabi Nuh sepertinya bakal terulang kembali, diprediksi bumi akan dipenuhi lagi oleh air, yakni di saat Kutup Es bumi mencair, dan permukaan air laut akan meninggi.

Pada masa lalu, ketika bumi dipenuhi air, para pengikut Nabi Nuh menyelamatkan diri mereka di atas sebuah Bahtera (Kapal). Dan di masa depan, umat manusia akan tetap bertahan hidup, di kota-kota terapung di tengah samudra.

fcity2
city3a
Kota Nuh, Tempat Kehidupan Penduduk Bumi di masa depan

Planet Bumi di masa depan, akan semakin sedikit daratannya. Dengan jumlah penduduk yang sangat besar, umat manusia harus memanfaatkan se-efektif mungkin lahan yang ada.

city1a
Gedung-gedung dibuat setinggi mungkin, dan alat trasportasi yang paling sesuai dengan keadaan seperti itu, adalah mobil-mobil angkasa.

city1b
Dengan terbatasnya daratan, jalan terbaik agar manusia bisa terus bertahan, adalah dengan membangun kota-kota di tengah samudra.

fcity1
city2b
city1c
city1e
city2a
city3b
city1d
Inilah gambaran keadaan Kota Nuh, yang merupakan tempat tinggal penduduk bumi di masa depan. Hal tersebut bisa terjadi, jika peradaban umat manusia, secara teknologi telah mempu untuk membuatnya.

Dan sekiranya, Kota Nuh di masa mendatang gagal untuk dibangun, artinya eksistensi manusia sedang menuju ke ambang kepunahan.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Sumber :
1. Pinterest.com
2. Will Cities of The Future Float ?
3. The Floating City of The Solution to Global Warming ?
4. How Qatar is being transformed for the 2022 World Cup ?

Artikel Menarik :
1. Misteri Astronomi di Langit Makkah, 1437 tahun yang lalu?
2. [Misteri] 9 Keajaiban “Struktur Bangunan” dari Peradaban Kuno ?
3. [Masya ALLAH] Belajar Kepemimpinan dalam Kelompok Srigala Salju ?
4. [Penjelasan Logis] Misteri Kubah Makam Nabi Muhammad, yang berubah menjadi Kemerahan?

Ketika Galaksi Andromeda menghantam Tata Surya ?

Galaksi Andromeda berdasarkan perhitungan ahli astronomi sedang melesat menuju Bumi, dengan kecepatan 110 km per detik (sumber : merdeka.com).

Tentu hal ini sangat mengkhawatirkan, sebab bisa berakibat kehancuran bagi Tata Surya kita.

bumi1
Namun kapan peristiwa tabrakan itu terjadi ?

Untuk diketahui, jarak antara Tata Surya kita dengan Galaksi Andromeda, adalah sekitar 2,5 juta tahun cahaya.

Dimana 1 tahun cahaya merupakan jarak yang ditempuh cahaya selama 1 tahun, dengan kecepatan cahaya adalah 300.000 km/detik…

Ini berarti 1 tahun cahaya =
300.000 km/detik x 60 detik/menit x 60 menit/jam x 24 jam/hari x 365 hari/tahun x 1 tahun = (300.000 x 31.536.000) km…

1 tahun cahaya = (94.608 x 10^8) km…
(sumber : Kecepatan Buraq [komentar])

atau jarak Galaksi Andromeda adalah :
= ( 2,5 x 10^6 ) x (94.608 x 10^8) km

Artinya memerlukan waktu :
= ( 2,5 x 10^6 ) (94.606/110 x 10^8) detik…
= ( 2,5 x 10^6 ) (860 x 10^8) detik
= ( 2,5 x 10^6 ) (14,3 x 10^8) menit
= ( 2,5 x 10^6 ) (2,38 x 10^7) jam

Jika  satu tahun adalah 24 jam/hari x 365 hari =  8.760 jam, maka
= ( 2,5 x 10^6 ) (2,38 x 10^7) jam
= ( 2,5 x 10^6 ) (2,7 x 10^3) tahun

atau peristiwa tabrakan tersebut akan terjadi pada 6.75 milyar tahun mendatang…

Apa yang terjadi pada Bumi sebelum peristiwa itu ?

Berdasarkan perkiraan ilmuan, pada sekitar 1,2 milyar tahun mendatang, atau sekitar 5,55 milyar tahun sebelum terjadi tabrakan antar Galaksi, Matahari akan mengalami perubahan drastis.

Pada saat itu, matahari akan bersinar sangat panas, yang membuat Bumi tidak layak lagi untuk ditinggali (sumber : io9.com), yang berakibat manusia di Bumi mengalami kepunahan.

bumi2
Salah satu ancaman terdekat bagi kehidupan manusia di Bumi, akan terjadi pada sekitar 865 tahun mendatang, yakni berasal dari sebuah asteroid yang berukuran diameter 1,1-1,4 km (sumber : wikipedia).

Asteroid ini dikenal dengan nama 1950 DA, yang diprediksi akan menghantam bumi pada tahun 2880.

WaLLahu a’lamu bisshawab

Menghitung Saat Terjadinya Hari Kiamat ?

Waktu kiamat termasuk hal ghaib yang hanya diketahui oleh Allah. Namun, ada sedikit masalah pada hadis-hadis yang diduga oleh sebagian orang bahwa hadis tersebut menentukan waktu kiamat.

Sebagian hadis-hadis ini sebenarnya tidak shahih, dan dengan demikian dapat diabaikan dan tidak bertentangan dengan nas-nas yang qath’iy (pasti), baik dari segi tsubut (berasal dari Nabi SAW) maupun dilalah (indikasi yang dikandungnya). Sebagian lagi shahih, tetapi kandungan maknanya (dilalah) dalam menentukan waktu kiamat tidak jelas.

kiamat1
Di antara hadis-hadis batil yang menyalahi al-Qur’an sebagaimana disebutkan oleh Ibn Qayyim adalah hadis mengenai umur dunia, “bahwa umur dunia adalah tujuh ribu tahun, dan kita dalam ribuan yang ke tujuh.”

Ibn Qayyim berkata:

Hadis ini tergolong dusta yang sangat jelas karena bila benar, maka setiap orang tahu bahwa waktu yang tersisa bagi kita adalah 251 tahun (dihitung dari saat beliau menulis karangannya), padahal Allah berfirman, “Mereka bertanya kepadamu tentang kiamat, ‘Bilakah terjadinya?’

Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu ada pada sisi Tuhanku. Tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya, selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.’ Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kau benar-benar mengetahuinya. Katakanlah, ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui’,” (QS. al-A’raf: 187). [Ibn Qayyim, al-Manar al-Munif, h. 80]

Penulis berpendapat, di antara yang menunjukkan secara pasti bahwa hadis ini palsu adalah bahwa seribu tahun yang ke tujuh telah berlalu sejak empat ratus tahun yang lalu, sementara banyak tanda-tanda kiamat yang belum terjadi.

kiamat2

Di antara hadis-hadis shahih yang tidak menunjukkan penentuan hari kiamat adalah hadis riwayat Muslim bahwa Jabir Ibn Abdullah berkata,

“Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda sebulan sebelum beliau meninggal, ‘Kalian bertanya kepadaku mengenai kiamat, pengetahuan tentangnya ada pada Allah. Aku bersumpah atas nama Allah, tidak ada di atas bumi jiwa yang lahir pada hari ini yang pada tahun keseratus ia masih hidup’,” (Jami, al-Ushul, X, h. 387, hadis no 7890).

Dalam shahih Bukhari dan shahih Muslim diriwayatkan bahwa Abdullah ibn Umar RA berkata, “Suatu malam di akhir hayatnya, Rasulullah SAW shalat isya bersama kami. Setelah mengucap salam, beliau berkata, ‘Sesungguhnya pada seratus tahun ke depan tidak tersisa lagi di muka bumi seorang pun yang ada pada hari ini’,” (Jami, al-Ushul, X, h. 388, hadis no 7891).

Sesungguhnya dua hadis ini menujukkan secara jelas bahwa Rasulullah SAW dalam sabdanya tidak memaksudkan terjadinya kiamat. Beliau hanya menunjukkan akhir kurun (satu abad) beliau. Artinya, setelah seratus tahun, semua yang hidup saat Rasulullah SAW bersabda akan meninggal. Inilah yang dipahami oleh Ibn Umar dan beliau menerangkannya kepada orang lain saat mereka berbeda pendapat mengenai makna sabda Rasulullah SAW tersebut.

Dalam sunan at-Tirmidzi dan sunan Abi Dawud, setelah Ibn Umar menuturkan hadis Nabi di atas, ia berkata, “Orang-orang terkejut dalam menanggapi sabda Rasulullah SAW itu. Mereka membicangkan kata, ‘sekitar seratus tahun, dan Rasullah bersabda, ‘tidak tersisa seorang pun di muka bumi,’ padahal maksudnya kurun beliau berakhir.”

kiamat3
Dalam shahih al-Bukhari dan shahih Muslim diriwayatkan bahwa Aisyah berkata, “Ada orang-orang Badui yang mendatangi Rasulullah SAW dan bertanya tentang hari kiamat, ‘Kapan kiamat terjadi?’ Beliau melihat orang yang termuda di antara mereka dan bersabda, ‘Bila ia hidup, ia belum tua ketika kiamat terjadi atas kalian’.” Hisyam berkata, “Maksudnya ketika mereka mati.”

Dalam shahih Muslim diriwayatkan bahwa Anas ibn Malik RA berkata, “Seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah SAW, ‘Kapan kiamat tiba?’ Rasulullah SAW diam sebentar, kemudian beliau melihat seorang anak kecil dari suku Azadsyanuah yang ada di hadapannya dan bersabda, ‘Bila anak ini diberi umur panjang, ia belum tua ketika terjadi kiamat.’ Anak itu seumur dan sebaya denganku pada saat itu.”

Maksud kiamat dalam hadis di atas adalah kiamatnya orang yang diajak dialog, yakni kematiannya, sebagaimana penafsiran Hisyam di atas. Kiamat setiap orang adalah kematiannya, Jawaban Rasulullah SAW semacam ini dikenal dengan nama jawab al-hakim (jawaban orang bijaksana). Beliau memberi petunjuk kepada mereka agar mempersiapkan diri terhadap maut, sebab maut sangat dekat.

[Sumber: Ensiklopedia Kiamat/Karya: Dr. Umar Sulayman al-Asykar, Islampos.com]

[Fakta atau HOAX] Informasi NASA, Bumi akan mengalami kegelapan, pada tanggal 16-22 Desember 2014 ?

Sebuah rumor memberitakan, bahwa bumi selama 6 hari, yaitu pada tanggal 16-22 Desember 2014, akan mengalami kegelapan.

Rumor Ini berasal dari kepala NASA Charles Bolden, dan ia meminta agar semua orang untuk tetap tenang. Kejadian ini merupakan akibat dari badai matahari, yang terbesar dalam 250 tahun terakhir, yang diperkirakan akan berlangsung selama jangka waktu 216 jam.

nasaSumber Artikel :
NASA Confirms Earth Will Experience 6 Days of Total Darkness in December 2014!

Namun rumor ini banyak yang tidak mempercayainya, apalagi sumber rumor ini setelah diselusuri berasal dari situs Huzlers.com, yang terkadang memberitakan hal-hal sensasional, namun belum jelas kebenarannya.

nasa2Sumber Artikel :
‘NASA Confirms Earth Will Experience 6 Days of Total Darkness in December’ Fake News Story Goes Viral

WaLlahu a’lamu bishshawab