Larangan Rasulullah, Jangan Tinggalkan Makan Malam? Hoax atau Fakta

Aktifitas Makan malam termasuk satu kegiatan yang sangat penting, karena dengan asupan makanan di malam hari akan membantu usus besar untuk memfermentasi makanan sehingga menghindari tubuh dari pendarahan.

Sebagaimana dilansir okezone.com, pada malam hari, Rasulullah biasa menyantap berbagai makanan seperti wortel dan daun dill. Wortel terbukti baik sebagai bahan antioksidasi dan mencegah kanker, sementara daun dill memiliki kandungan yang bisa melindungi tubuh dari pembentukan kandungan empedu yang bisa menyebabkan kolesterol.

sumber: infoyunik.com

Penilaian Hadis Wajibnya Makan Malam 

Di dunia maya tersebar berita yang menyatakan Rasulullah melarang untuk meninggalkan makan malam, dikarenakan bisa menyebabkan badan lemah dan cepat tua. Benarkah demikian?

Dalam situs pribadinya suhili nain mencoba menyelusuri asal muasal hadis terkait larangan tersebut, dan menemukan berasal dari 2 riwayat, yaitu:

RIWAYAT PERTAMA:

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رضي الله عنهما قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَدَعُوا الْعَشَاءَ وَلَوْ بِكَفٍّ مِنْ تَمْرٍ ، فَإِنَّ تَرْكَهُ يُهْرِمُ

Daripada Jabir bin Abdullah r.a berkata: Rasulullah bersabda: “Jangan kamu tinggalkan makan malam walau dengan segenggam kurma. Sesungguhnya meninggalkan makan malam menyebabkan cepat tua.”

Hadis ini diriwayatkan dalam Sunan Ibnu Majah (no. 3346) dengan sanadnya: Berkata Ibnu Majah, menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah ar-Raqqi, menceritakan kepada kami Ibrahim bin Abdussalam bin Abdullah bin Babah al-Makhzumi, menceritakan kepada kami Abdullah bin Maimun dariapda Muhammad al-Mukandari daripada Jabir bin Abdullah daripada Nabi shallallahu alaihi wasallam.

PENILAIAN:

Hadis ini dhaif jiddan, pada sanadnya terdapat Ibrahim bin Abdussalam al-Makhzumi. Menurut Ibnu Adiy, beliau meriwayatkan hadis-hadis munkar dan termasuk dalam kalangan pencuri hadis. Pada sanadnya juga terdapat Abdullah bin Maimun al-Qaddah, seorang yang matruk menurut Abu Hatim.

RIWAYAT KEDUA:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَعَشَّوْا وَلَوْ بِكَفٍّ مِنْ حَشَفٍ ، فَإِنَّ تَرْكَ العَشَاءِ مَهْرَمَةٌ

Daripada Anas bin Malik r.a. berkata: Nabi bersabda: “Hendaklah kamu makan malam walau dengan segenggam kurma kering yang rosak. Sesungguhnya meninggalkan makan malam, menyebabkan cepat tua (nyanyuk).”

Hadis ini diriwayatkan oleh at-Tirmidzi (no. 1779) dengan sanadnya Berkata at-Tirmidzi, menceritakan kepada kami Yahya bin Musa, menceritakan kepada kami Muhammad bin Ya’la al-Kufi, menceritakan kepada kami ‘Anbasah bin Abdurrahman al-Qurasyi daripada Abdul Malik bin ‘Allaq daripada Anas bin Malik daripada Nabi shallallahu alaihi wasallam.

PENILAIAN:

Hadis ini munkar, dhaif jiddan. Berkata at-Tirmidzi, “Hadis ini munkar, kami tidak mengetahuinya kecual daripada wajah (sanad) ini. Dan ‘Anbasah dhaif dalam hadis, dan Abdul Malik bin ‘Allaq adalah majhul.”

KESIMPULAN:

Tiada satu pun hadis shahih tentang larangan meninggalkan makan malam, dan yang ada hanyalah riwayat dhaif jiddan dan munkar.

Namun demikian, artikel ini bukan untuk menafikan kelebihan makan malam dalam memberikan tenaga. Makan malam adalah perlu untuk memberikan tenaga agar kita dapat beribadah kepada Allah.

Oleh karenanya, makan malam adalah bukan menjadi keharusan, selama tidak melemahkan badan daripada beribadah serta menimbulkan mudarat pada kesehatan badan.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan Penambahan:

1. Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur-sayuran. Secara umum, sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindungi dari serangan penyakit.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam setelah makan malam tidak langsung tidur. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi bisa masuk ke dalam lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah untuk dicerna (sumber: infoyunik.com).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s