Tag Archives: zuriat keluarga

Tuanku Syed Sirajuddin (King of Perlis), the 40th generation direct descendant of the Prophet Muhammad ?

Tuanku Syed Sirajuddin, born 17 May 1943. He served as the 12th Yang di-Pertuan Agong (Malaysia), from 13 December 2001 to 12 December 2006 .

sultanperlis
In October 1960, he was appointed the Raja Muda (Crown Prince) of Perlis while still a student.

Tuanku Syed Sirajuddin was installed as the twelfth ruler of Perlis on 17 April 2000, the day after the death of his father, Tuanku Syed Harun Putra ibni Syed Husain Jamalullail (source : wikipedia).

Tuanku Syed Sirajuddin (King of Perlis), Genealogy

01. Tuanku Syed Sirajuddin (King of Perlis) bin
02. Tuanku Syed Harun Putra (King of Pelis) bin
03. Tuan Syed Husain bin
04. Tuan Syed Mahmud al-Haj bin
05. Tuan Syed Sharif Safi (King of Perlis) bin
06. Tuan Syed Alawi bin
07. Tuan Syed Ahmad (King of Perlis) bin
08. Tuan Syed Husain (King of Perlis) bin
09. Tuan Syed Abu Bakar Harun bin
10. Tuan Syed Ahmad bin
11. Syed Husain bin
12. Syed Abdu’llah bin
13. Syed Aqil al-Kadri bin
14. Syed Abdu’llah bin
15. Syed Salim bin
16. Syed Muhammad Mukharram bin
17. Syed Abdu’llah bin
18. Syed Ahmad Ba Hasan bin
19. Syed Shaikh ud-din Muhammad Jamal ul-Lail bin
20. Syed Jalil Hasan Mu’allim bin
21. Syed Muhammad Asadu’llah Filahi bin
22. Syed Hasan al-Turabbi bin
23. Syed Ali al Faqih bin
24. Syed Al-Faqih Al-Muqaddam Muhammad bin
25. Syed Ali Ba Alawi bin
26. Syed Muhammad Sahib Mirbat bin
27. Syed Ali Khaliq Qasim bin
28. Syed Alwi Shohib Baiti Jubair bin
29. Syed Muhammad Maula Ash-Shaouma’ah bin
30. Syed Alwi al-Mubtakir bin
31. Syed Abdu’llah (‘Ubaidillah) bin
32. Syed Ahmad al-Muhajir bin
33. Syed Isa Ar-Rumi bin
34. Syed Muhammad An-Naqib bin
35. Syed Ali Al-‘Uraidhi bin
36. Syed Ja’far As-Shadiq bin
37. Syed Muhammad Al-Baqir bin
38. Syed Ali Zainal ‘Abidin bin
39. Sayyidina Husain Asy-Syahid bin
40. Sayyidatuna Fatima az-Zahra’ binti
41. Sayyidina Muhammad (The Prophet)

Reference :
1. royalark.net (Perlis)
2. hadhramaut.info
3. Sunan Giri, Pendidik yang ahli Fiqih

Iklan

Nasab Zuriat Kesultanan Palembang Darussalam, dalam 3 versi silsilah : Gresik, Sumedang dan Cirebon?

Kesultanan Palembang Darussalam adalah suatu kerajaan Islam di Indonesia yang berlokasi di sekitar kota Palembang, Sumatera Selatan. Kesultanan ini diproklamirkan oleh Sri Susuhunan Abdurrahman pada tahun 1659 (Sumber : wikipedia.org).

Salah seorang penguasa Kesultanan Palembang Darussalam yang terkemuka adalah Sultan Mahmud Badaruddin (II) Pangeran Ratu. Beliau merupakan Pahlawan Nasional, dan menjadi Sultan Palembang dalam dua periode, yakni 1803-1813 dan 1818-1821.

benteng1
Nasab Sultan Mahmud Badaruddin (II) Pangeran Ratu

Berdasarkan keterangan dari berbagai sumber silsilah Kesultanan Palembang Darussalam, Nasab Sultan Mahmud Badaruddin (II) Pangeran Ratu, yang telah dianggap shahih adalah sebagai berikut :

01. Sultan Mahmud Badaruddin (II) Pangeran Ratu (bin)
02. Sultan Muhammad Bahauddin (bin)
03. Sultan Ahmad Najamuddin (I) Adi Kusuma (bin)
04. Sultan Mahmud Badaruddin (I)  Jaya Wikrama (bin)
05. Sultan Muhammad Masyur (bin)

06. Sultan Abdurrahman Khalifatul Mukminin Sayyidul Imam (bin)
[Pendiri Kesultanan Palembang Darussalam]

07. Pangeran Ratu Jamaluddin Mangkurat V / Pangeran Seda ing Pasarean/Raden Muhammad Ali (bin)

08. Pangeran Monco Negoro/Raden Maulana Fadlallah, yang menikah dengan Nyai Geding Pembayun binti Ki Geding Suro Mudo.

sultan1
Berkenaan ayahanda dari Pangeran Monco Negoro (Raden Maulana Fadlallah), setidaknya ada 3 versi nama, yaitu :

1. Pangeran Monco Negoro bin Pangeran Manchu Tando Gresik (Versi Gresik)

Data versi Gresik ini terdapat di dalam Tarsilah Brunei, yakni pada Silsilah Raden Mas Ayu Siti Aisyah (Permaisuri Sultan Abdul Jalilul Akbar, Sumber).

Dalam versi tersebut disebutkan, Silsilah Raden Mas Ayu Siti Aisyah, adalah sebagai berikut :

Raden Mas Ayu Siti Aisyah binti Pangeran (Kyai) Tumenggung Manchu Negoro Gresik bin Pangeran Manchu Tando bin Sunan Dalam Ali Zainal Abidin Wirakusuma bin Sunan Giri, Muhammad Ainul Yaqin

Nama Pangeran Manchu Tando, di dalam Silsilah Kesultanan Palembang Darussalam disebut sebagai Ki Panca Tandah (Adipati Panca Tandah, Sumber).

datap1
2. Pangeran Manco Negoro bin Adipati Sumedang (Versi Sumedang)

Selain nama Pangeran Adipati Panca Tandah, di dalam Silsilah Kesultanan Palembang Darussalam, juga disebut nama Adipati Sumedang, sebagai ayahanda Pangeran Monco Negoro.

Pada Situs Anandakemas, Silsilah Pangeran Manco Negoro, adalah sebagai berikut :

01. Tumenggung Manco Negaro (Maulana Fadlullah) bin

02. Pangeran Adipati Sumedang (Maulana Abdullah) bin

03. Pangeran Wiro Kesumo Cirebon (Ali Kusumowiro/Muhammad Ali Nurdin/Sunan Sedo Ing Margi) bin

04. Sunan Giri/Muhammad ‘Ainul Yaqin

3. Raden Ki Yai Farurlla (Pangeran Manco Negoro) bin Raden Ki Yai Nurodin Cirebon (Versi Cirebon)

Di dalam catatan silsilah turun menurun, dari Keluarga Raden Abdul Rahmat bin Raden Muhamad Bahaudin (Sultan Muhammad Bahauddin, Sumber), tertulis silsilah sebagai berikut :

silsilaha2Pada data silsilah diatas, Raden Ki Yai Farurllah (Raden Maulana Fadlullah atau Pangeran Manco Negoro) ayahandanya bernama Raden Ki Yai Nurodin (dimakamkan di Cirebon).

Jika mengikuti keterangan yang terdapat di dalam Silsilah Kesultanan Palembang Darussalam, kemungkinan Raden Ki Yai Nurodin merupakan nama dari Adipati Sumedang bin Pangeran Arya Kesumo Cerbon.

Sementara hubungan kekerabatan dengan Giri Kedaton, adalah melalui jalur istrinya yang merupakan Cucu dari Sunan Giri.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan Penambahan…

1. Pembahasan berkenaan dengan beragam versi silsilah Kesultanan Palembang Darussalam, silahkan membaca artikel ini