Tag Archives: makkah

Dr. Osama Al-Bar, walikota Makkah keturunan Sunan Giri ?

Dalam status di Facebook, Gubernur DKI Jakarta Terpilih Anies Baswedan, bercerita tentang pengalamanannya saat menjalankan ibadah umroh.

Di tanah suci Makkah, Anies bertemu dengan walikota Makkah Dr. Osama Al Bar, yang ternyata masih keturunan Palembang (Sumber : Anies Baswedan, thebusinessyear.com).


Guguk 2 Ulu Perigi Besak

Dari penyelusuran diperoleh informasi ibunda dari Dr. Osama Al Bar adalah seorang Raden Ayu dari Guguk 2 Ulu (Perigi Besak) Palembang.

Keluarga Kesultanan yang tinggal di Guguk 2 Ulu, sebagian besar merupakan keturunan dari Pangeran Citromenggalo yaitu anak Pangeran Arya Kesumo Cengek bin Pangeran Purbayo bin Sultan Muhammad Mansyur (Pangeran Jayo Dilago) (sumber : catatan al falimbani, diskusi grup palembang).

Berdasarkan kepada catatan Tuan Guru Jalaluddin bil Faqih (ulama yang hidup dimasa Sultan Muhammad Mansur, 1706 – 1714 ), terdapat Nasab sebagai berikut :

Raden Ario (Sultan Muhammad Mansur Jayo ing lago) bin Sultan Abdul Rakhman Kyai Mas Hindi Sayidul iman Sunan Cinde Welang bin Jamaluddin Mangkurat Kyai Gede ing Pasarean bin Maulana Fadlallah Pangeran Manconegara bin Maulana Abdullah Pangeran Adipati Sumedang Negara bin Maulana Ali Mahmud Nuruddin Pangeran Wiro Kusumo bin Muhammad Ainul Yaqin Sunan Giri (sumber : Silsilah Palembang, dalam Tarsilah Brunei).

Dari catatan Nasab tersebut, Sultan Muhammad Mansyur yang merupakan leluhur Dr. Osama Al Bar, terhitung masih keturunan Maulana Muhammad Ainul Yaqin (Sunan Giri), salah seorang wali songo di Nusantara.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan Penambahan : 

1.  Keberadaan zuriat Sunan Giri di Palembang, ditandai dengan hijrahnya salah seorang keturunan Sunan Giri bernama Pangeran Manco Negoro, yang kemudian menikah dengan Nyai Gede Pembayun binti Ki Gede ing Suro Mudo (memerintah Palembang, 1580-1581).

Anak dari Nyai Gede Pembayun bernama Pangeran Seda ing Pasarean, kemudian memerintah Palembang 1642-1643. Selanjutnya anak dari Pangeran Seda ing Pasarean, yang bernama Ki Mas Hindi dikenal sebagai pendiri Kesultanan Palembang Darussalam di tahun 1659, dengan gelar Sultan Abdurrahman.

Artikel Menarik :
1. [Misteri] Kesaksian selama 14 malam berada di Makam Rasulullah
2. [Misteri] Simbolisasi Ma-liki, Ma-luku dan Ma-laka menuju Kejayaan Nusantara ?
3. [Penjelasan Logis] Misteri Kubah Makam Nabi Muhammad, yang berubah menjadi Kemerahan?
4. [Misteri] Rekening Bank milik Usman bin Affan radhiallahu ‘anhu, dengan Potensi Income Tahunan mencapai 50 juta Riyal ?

Iklan

[Misteri] Fenomena Titik Nol Bumi, di Indonesia ?

Ada teori yang menyatakan, di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, terdapat suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’.

Dan apabila kita mengeluarkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tidak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub.

Salah satu lokasi ‘Zero Magnetism Area’ atau ‘Titik Nol Bumi’, yang terdeteksi pada saat ini berada di Kota Makkah Arab Saudi (sumber : Ayo Berkunjung Ke Pusat Planet Bumi, Lokasi Paling Prestisius di Dunia).

titiknol1
Titik Nol Bumi ada di Indonesia ?

Fenomena ‘Titik Nol Bumi’ ternyata ditemukan juga di Indonesia. Baru-baru ini, sekelompok orang, yang dipimpin oleh Emha Ainun Najib (Caknun), berkumpul di satu tempat yang dipercaya sebagai wilayah ‘Zero Magnetism Area’.

Wilayah tersebut berada di “Trowulan”. yang dipercaya sebagai lokasi ibukota Kerajaan Majapahit. Di sana media Kompas yang dibawa, tidak bisa menunjukkan arah utara-selatan secara benar (sumber : Titik Nol Bumi (Facebook)).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Catatan Penambahan :

1. Pada saat ini, lokasi yang dianggap sebagai “Titik Nol Bumi” atau lebih tepatnya titik nol bujur (meridian utama universal), adalah Kota Greenwich di Inggris.

Penetapan Kota Greenwich ini, berdasarkan  kepada hasil Konferensi Meridian Internasional tahun 1884 (sumber : wikipedia.org).

2. Penetapan Greenwich sebagai acuan titik nol bumi, lebih bersifat teknis. Dimana jika Greenwich itu di 180 derajat ke arah timur dan ke arah barat, kemudian menjadi garis tanggal, posisinya berada di lautan.

Artinya pergantian tanggal, dengan patokan Greenwich akan terjadi di lautan. Dan kalau berada di lautan kita tidak berisiko mengubah tanggal (sumber : Greenwich dan Zona Waktu).

Artikel Analisa Misteri :
1. [Analisa Video] Misteri Penampakan Jin Naik Haji ?
2. Misteri Berlian 222 gram, milik kakek Qarsing dari Sidrap ?
3. [Analisa Foto] Serangga Kanibal, Pemakan kulit dan daging manusia ?
4. (Analisa Foto) Sepasang ULAR NAGA dari Ponorogo, terbukti HOAX ?

Mengapa Rasulullah memerintahkan Bilal, untuk mengumandangkan Adzan di atap Ka’bah?

Ketika Rasulullah membebaskan kota Makkah, beliau menunjuk sahabatnya Bilal radhiallahu ‘anhu, untuk mengumandangkan adzan di atap Ka’bah sebelum menunaikan Shalat Dzuhur.

Mengapa Rasulullah melakukan hal ini, padahal Ka’bah ketika itu merupakan bangunan yang dikeramatkan oleh penduduk Makkah ?

bilal2
Ka’bah itu Kiblat bukan Sesembahan

Di dalam Al Qur’an, Ka’bah merupakan kiblat bagi umat Islam, sebagaimana diterangkan di dalam QS. Al Baqarah (2) ayat 144 :

قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاء فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَ حَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّوْا وُجُوْهَكُمْ شَطْرَهُ وَ إِنَّ الَّذِيْنَ أُوْتُوا الْكِتَابَ لَيَعْلَمُوْنَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّهِمْ وَ مَا اللهُ بِغَافِلٍ عَمَّا يَعْمَلُوْنَ

Sesungguhnya Kami melihat wajahmu sering menengadah ke langit, maka akan Kami palingkan­ engkau kepada kiblat yang engkau ingini.

Maka hadapkanlah wajahmu, ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu semua berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu.

Dan sesungguhnya orang-orang yang diberi kitab mengetahui bahwa­sanya itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka. Dan tidaklah Allah lengah dari apapun yang kamu amalkan.

Jadi jelaslah bahwa Ka’bah merupakan arah menghadap bagi umat Islam, ketika mereka melaksanakan ritualnya, seperti misalnya ibadah Shalat.

kiblat1a
Hal ini merupakan pembeda dengan anggapan penduduk Makkah di masa jahiliyah, yang menganggap Ka’bah sebagai berhala, dan menjadikannya salah satu sesembahan mereka.

Oleh karenanya, ketika umat muslim berhasil membebaskan kota Makkah, Rasulullah memerintahkan adzan dikumandangkan di atap Ka’bah, sebagai bentuk isyarat Ka’bah bukan sesembahan.

Ajaran yang dibawa Nabi Muhammad adalah tauhid, yang hanya mengabdi kepada ALLAH, Pencipta Alam Semesta, dan bukan penyembah Ka’bah, karena tidak ada penganut kepercayaan, yang berani berdiri di atas sesembahannya.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Sumber :
1. Tafsir Surah Al Baqarah (Buya Hamka)
2. Kisah Sahabat Nabi: Bilal bin Rabah, Sang Muadzin Rasulullah
3. Dr. Zakir Naik : Kenapa Muslim Mengelilingi Ka’bah? Alasan Ilmiah dan Logisnya Apa? (youtube.com)

Artikel Menarik :
1. Misteri Silsilah “Bilal ibn Rabah” di Tanah Afrika?
2. [Misteri] Kesaksian selama 14 malam berada di Makam Rasulullah
3. [Masya ALLAH] Kisah Ibnu Umar radhiallahu’anhu, Penakluk Singa yang Ahli Sedekah
4. [Misteri] Rekening Bank milik Usman bin Affan radhiallahu ‘anhu, dengan Potensi Income Tahunan mencapai 50 juta Riyal ?

[Video] detik-detik jatuhnya crane di kawasan Majidil Haram Mekkah

innalillahi wainna ilaihi rojiun.
Hari Jum’at, tanggal 11 September 2015, sekitar waktu maghrib pukul 5:30 sore. Alat berat crane jatuh di kawasan Masjidil Haram Mekkah, yang berakibat puluhan orang jemaah haji tewas.

crane1
Inilah video detik-detik peristiwa itu…

crane2

crane3

crane4b
crane5
Daftar Korban dari Jamaah Indonesia terkait Musibah Jatuhnya Crane di Masjidil Haram Makkah, Saudi Arabia…

crane7
Artikel Misteri dan Unik
1. Mukjizat Jasad Para Syuhada Perang Uhud ?
2. Misteri Astronomi di Langit Makkah, 1436 tahun yang lalu ?
3. [Misteri] Kesaksian selama 14 malam berada di Makam Rasulullah
4. [Penjelasan Logis] Misteri Kubah Makam Nabi Muhammad, yang berubah menjadi Kemerahan?

Mengenal Apartement “Abraj Al-Bait Towers” di Kota Makkah, ada type dengan Kaaba Views?

Abraj Al-Bait Towers (Makkah Clock Royal Tower), adalah sebuah kompleks bangunan yang terletak di Kota Mekkah, Arab Saudi. Lokasi menara ini berada di seberang jalan Masjidil Haram, salah satu masjid suci umat Islam.

Di kompleks ini terdapat tujuh menara, dan ada satu menara dinamakan Hotel Tower yang memiliki ketinggian di atas 6 menara lainnya. Hotel tower terdiri dari 120 lantai, dikhususkan untuk apartemen (tinggi menara 601 m) (sumber: wikipedia.com).

makkahcl1
Apartement dengan Kaaba Views

Apartemen di Hotel Tower terdapat unit yang dijual ke para investor, yang dikenal dengan nama Emaar Residences at The Fairmont Makkah, berada di lantai 30 sampai lantai 41.

Type bangunan bervariasi, ukuran terkecil (studio) dengan luas 36.92 sampai 55.70 SQM, dengan harga sekitar SAR 2,5 sampai 4,3 juta.

makkahcl2
Type terbesar adalah seluas 227.54 SQM, dengan keistimewaan hanya terdapat 1 unit pada tiap lantai serta menghadap ke arah Kaaba (Kaaba Views). Unit dengan 3 kamar tidur ini, ditawarkan seharga SAR 20 juta atau sekitar Rp. 75 milyar (sumber : eblproperty.com).

Berinvestasi apartemen di Makkah memang sangat prospektif. Sebagaimana kita ketahui, kehidupan perekonomian Kota Mekah disokong oleh kegiatan turisme dalam bentuk kegiatan haji dan umroh.

Pada tahun 2010 pendapatan dari sektor turisme di Kota Mekah mencapai 17,6 miliar dollar AS dan diperkirakan di tahun 2020 akan mencapai 61 miliar dollar AS (sumber : housing-estate.com).

WaLlahu a’lamu bishshawab

 

[12 Picture] Haramain Mecca, Ramadhan 1436 H

Latest Picture Updates, Haramain Mecca

Picture 01

makkah1

Picture 02

makkah2

Picture 03

makkah3

Picture 04

makkah4

Picture 05

makkah5

Picture 06

makkah6

Picture 07

makkah7

Picture 08

makkah8

Picture 09

makkah9

Picture 10

makkah10

Picture 11

makkah11

Picture 12

makkah12

Source :
skyscrapercity.com

Nabi Adam, dari JANNAH singgah di SUMATERA ?

Ketika Nabi Adam dan isterinya, melanggar aturan ALLAH, maka dikeluarkanlah keduanya dari Jannah. Ada banyak pendapat tentang dimana tempat Nabi Adam dan isterinya turun.

Seorang ilmuwan Belanda Van K. Razanhover berpendapat bahwa Adam diturunkan di sebuah daratan yang dikenal dengan nama YetchYetch merupakan sebuah daratan yang luas, yang kemudian tenggelam, dan menyisakan daratan yang kita kenal sekarang, sebagai negeri Belanda.

Menurut Razanhover, keturunan Adam pada awalnya adalah makhluk-makhluk raksasa, kemudian pada perkembangannya menjadi kerdil seperti sekarang ini. Dan kehidupan manusia menurutnya, sudah dimulai sejak jutaan tahun yang silam.

Pendapat Razanhover mengenai awal kehidupan umat manusia, nampaknya sejalan dengan pendapat Dr. Musthafa Mahmud, di dalam bukunya ”Bacaan Masa Depan”, beliau berpendapat bahwa ”Umur manusia di muka bumi lebih dari satu juta tahun,barangkali sepuluh juta tahun”.

Sementara itu, seorang penulis Irlandia, Lars F. Hoglund, berpendapat bahwa tempat turunnya Adam tidak lain adalah di wilayah Skandinavia (Finlandia, Island, Swedia, Denmark dan Norwegia). (sumber : Buku ”Para Penghuni Bumi Sebelum Kita”, karangan Muhammad Isa Dawud).

Berdasarkan riwayat dari Ibnu Abi Hatim, yang diterimanya dari Abdullah bin Umar, menyatakan bahwa Adam turun ke dunia di Bukit Shafa, sedangkan Hawa turun di Bukit Marwah. Akan tetapi, riwayat dari Ibnu Abi Hatim ini terdapat versi lain, yang menyatakan bahwa tempat turunnya Nabi Adam di Bumi, berada di antara negeri Makkah dengan Thaif.

Di sisi lain, menurut riwayat Ibnu Asakir yang diperoleh dari Ibnu Abbas, menyatakan bahwa Nabi Adam turun di Hindustan dan Hawa turun di Jeddah. Dimana makna Jeddah berasal dari kata Jiddah, yang berarti nenek perempuan.

Syaikh Yusuf Tajul Khalwati berpendapat, Nabi Adam turun di Pulau Serendib. Beliau ketika itu menduga, Pulau Serendib adalah Pulau Ceylon (Sri Langka). (sumber : Tafsir Al Azhar, Juzu’ I, tulisan Buya HAMKA)

Tetapi berdasar penelitian, kata Serendib adalah bahasa Sanskerta yang ditulis dalam bahasa Arab, aslinya berasal dari kata Swarna Dwipa atau Sumatera, yang merupakan sebagian dari kawasan Keping Sunda (Sunda Plat).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Bahan Bacaan :

1. Teori Darwin, Nabi Adam dan Piramid Giza
2. [Misteri] Manusia Sang Hyang, Penghuni Awal Nusantara ?
3. Nabi Adam, dan misteri telapak kaki 200 juta tahun yang lalu ?
4. Menyelusuri masa kehidupan NABI ADAM, berdasarkan Genetika, Arkeologi, Astronomi dan Geologi

Catatan :

1. Meskipun ada kemungkinan Nabi Adam turun di Pulau Sumatera, namun awal perkampungan umat manusia bermula dari dataran Bakkah. Di dataran inilah, Nabi Adam dan Isterinya mulai membangun peradaban umat manusia.

Bakkah adalah nama kuno untuk daerah Makkah dan sekitarnya. Disanalah mula-mula tempat peribadatan didirikan (QS.3:96), dan Bakkah (Makkah) disebut juga Ummul Qura atau Ibu Negeri (QS.42:7).

Di sekitar Bakkah (Makkah), yakni Arafah, dinamai ‘tempat membanjirnya manusia (tempat bertolaknya orang-orang banyak)‘, dikarenakan berasal dari tempat inilah, manusia kemudian ‘membanjiri‘ pelosok bumi.

Sebagaimana firman-Nya…
… afiidhuu min haitsu afaadha n-naas…”

yang bermakna
”… membanjirlah kamu dari tempat membanjirnya manusia…” (QS. Al Baqarah (2) ayat 199)