Hikayat Nakhoda Khalifah, Pelopor Kesultanan Islam di Negeri Sriwijaya ?

Menjelang akhir Dinasti Umayyah, sekelompok ulama di Kota Baghdad membaiat Syarif Muhammad al-Nafs al-Zakiyya sebagai Khalifah. Namun upaya kalangan ulama Baghdad ini kandas, dengan munculnya kekuatan baru di Jazirah Arab yang kemudian dikenal sebagai Bani Abbasiyah (750-1258).

Ada sumber yang menyatakan tokoh ulama pendukung kepemimpinan Syarif Muhammad, diantaranya Nu’man ibnu Thaabit (Imam Abu Hanifah), pengasas Mazhab Hanafi serta Imam Malik, pengasas Mazhab Maliki.

Panasnya situasi di awal berdirinya Bani Abbasiyah, membuat  Syarif Muhammad hijrah dari Kota Baghdad. Setelah berpindah-pindah dari Madinah, Makkah dan Yaman, Syarif Muhammad memutuskan untuk menjelajahi samudra untuk berdakwah menuju negeri-negeri timur. Syarif Muhammad kemudian dikenali sebagai Nakhoda Khalifah, Syarif Muhammad al-Baghdadi (sumber : misteri nakhoda khalifah, sejarah kesultanan perlak).

Nakhoda Khalifah di Nusantara 

Pelayaran dakwah Nakhoda Khalifah, telah meninggalkan jejak-jejak sejarah di negeri-negeri yang ia singgahi.

Rombongan dakwah Nakhoda Khalifah tercatat menyinggahi wilayah Sindh India. Di daerah ini, Syarif Muhammad menempatkan salah seorang puteranya, yang kemudian dikenal masyarakat Pakistan sebagai Abdullah Shah Ghazi (sumber : wikipedia.org).

Berdasarkan Kitab Idharul Haq Fi Mamlakatil Peureulak, karangan Abu Ishak Al-Makarani Sulaiman Al-Pasy, pada tahun 173 H (800 M), Bandar Perlak disinggahi oleh satu kapal yang membawa kurang lebih 100 orang da’i di bawah pimpinan Nahkoda Khalifah.

Sebagian dan anggota rombongan itu kemudian menikah dengan penduduk lokal, salah satunya putera Nakhoda Khalifah bernama Syarif Ali bin Muhammad, yang menikah dengan adik Penguasa Perlak bernama Puteri Makhdum Tansyuri Dewi (sumber : atjehcyber.netKesultanan Perlak).

Sumber Kedah mencatat, Syarif Ali pada tahun 804 M, diangkat menjadi Penguasa Perlak Kedah, dengan gelar Sultan Alirah Shah (Sultan Perlak Kedah, 804-840).

Sepeninggal Syarif Ali, kedua puteranya memimpin wilayah Perlak Kedah, yaitu Kerajaan Perlak oleh Sultan Alaidin Maulana Abdul Aziz Syah (Sultan Perlak, 840-864) dan Kerajaan Kedah Islam, oleh Sultan Hussain Syah Alirah (Sultan Kedah Islam, 840-881) (sumber : [Misteri] Benarkah Masyarakat Nusantara adalah Zuriat Rasulullah ?).

Menurut keterangan Ibnu Hordadzbeth (844-848 M), Sulayman (902 M), Ibnu Rosteh (903 M), Abu Zayid (916 M), dan ahli geografi Mas’udi (955 M), menyebutkan di negeri Sriwijaya terdapat Kesultanan (Sribuza) yang berada di bawah kekuasaan Raja Zabag. Kemungkinan besar Kesultanan Islam yang dimaksud adalah Kesultanan Perlak dan atau Kesultanan Kedah Islam, yang telah wujud pada sekitar tahun 804 M (sumber : Sejarah Nusantara).

Catatan Penambahan :

1. Silsilah Nakhoda Khalifah sampai kepada Rasulullah adalah sebagai berikut : Nakhoda Khalifah (Syarif Muhammad al-Nafs al-Zakiyya) bin Syarif Abdullah al-Kamil bin Syarif Hassan al-Muthanna bin Sayyidina Hassan radhiallahu ‘anhu bin Sayyidatuna Fatimah az Zahra binti Sayyidina Muhammad Rasulullah.

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Sejarah Nusantara
1.  2. Mengungkap Legenda Prabu Damarwulan, berdasarkan fakta Sejarah ?
3. Maharaja Diwakara, Penguasa Sriwijaya Penakluk Kerajaan Chola India ?
4. [Misteri] Dinasti Tang, Kekaisaran Muslim China (618-907), dalam catatan Abu Dulaf Al-Muhalhil di tahun 940 Masehi ?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s