Tag Archives: chola

[Misteri] Kudeta Kekuasaan Wangsa Syailendra, dan bangkitnya Trah Keluarga Dapunta Hyang ?

Selepas wafatnya Balaputeradewa, muncul kekuatan-kekuatan baru di wilayah Kedatuan Sriwijaya. Di Palembang terdapat gerakan politik yang dipimpin keluarga Trah Dapunta Hyang, sementara di Kedah, Dinasti Kedah Darussalam (Merong Mahawangsa) melepaskan diri dipimpin oleh Sultan Abdul Kadir (Sultan Kedah Islam, 881-903).

Di tanah Jawa, juga bermunculan kekuatan-kekuatan baru selepas masa kekuasaan Rakai Kayuwangi (Raja Medang,  856-890). Seorang raja bawahan Kerajaan Medang, memproklamirkan dirinya menjadi Maharaja, dengan nama Sri Maharaja Rakai Watuhumalang.

Gerakan Wangsa Syailendra

Seiring semakin melemahnya Sriwijaya, mengundang kekuatan-kekuatan luar untuk menguasai wilayah itu. Kerajaan Medang di masa Dharmawangsa Teguh (Raja Medang, 991–1007), setidaknya dua kali menyerang Palembang, yaitu tahun 992 dan 997.

Mengatasi kekuatan-kekuatan politik baru ini, wangsa Syailendra penguasa Sriwijaya pada masa itu, mempersiapkan bala tentaranya untuk meredakan situasi.

Sasaran pertama yang mereka gempur adalah Keluarga Trah Dapunta Hyang di Palembang, yang berakibat salah seorang Pangeran keluarga ini, mencari suaka politik di Kerajaan Chola India.

Sasaran berikutnya adalah Kerajaan Medang, pada tahun 1007 Kerajaan ini digempur habis-habisan, berakibat tewasnya Raja Medang, Dharmawangsa Teguh dan keluarga kerajaan tercerai berai.

Kemudian Kedah menjadi sasaran berikutnya, pada sekitar tahun 1008, Raja Kedah Islam, Sultan Riayat Shah (Sultan Kedah Islam, 993-1008) harus menyerahkan kekuasaan kepada Penguasa Dinasti Syailendra, Sri Mara Vijayatunggavarman (Raja Sriwijaya Kedah, 1008-1017), peristiwa pengambil-alihan daerah ini, menjadi awal berpindahnya Ibukota Sriwijaya, dari Palembang ke Kedah.

Gerakan Pembalasan Kelompok Oposisi, dan Teori Penyebab Keterlibatan Chola dalam Konflik di Sriwijaya ?

Trah Dapunta Hyang merupakan keluarga kerajaan Sriwijaya, yang berasal dari zuriat pendiri Sriwijaya Dapunta Hyang Jayanasa. Salah satu Maharaja yang terkemuka dari keluarga ini yaitu Sri Indrawarman.

Pada masa akhir pemerintahan Sri Indrawarman, muncul gerakan kudeta yang dilancarkan oleh Wangsa Syailendra, yang disinyalir mendapat dukungan dari Penguasa Tiongkok, Dinasti Tang (618-907).

Keluarga Dapunta Hyang, di masa Dinasti Syailendra kemudian terpecah ada yang mendukung, sebagian lagi bersikap oposisi. Salah satu pemimpin oposisi dari keluarga ini bernama Pangeran Sembiyan (Sambugita).

Setelah terusir dari Sriwijaya, dan meminta suaka politik di Kerajaan Chola, Pangeran Sembiyan diangkat menantu oleh Rajendra Chola I. Dan cita-cita Pangeran Sembiyan untuk menguasai Kerajaan Sriwijaya, mendapat dukungan penuh dari Sang Mertua.

Pangeran Sembiyan kemudian berkoalisi dengan Dinasti Kedah Islam dan Raja Airlangga (menantu Dharmawangsa Teguh) untuk merebut kekuasaan Dinasti Syailendra. Puncaknya tahun 1025, pusat Kerajaan Sriwijaya di Kedah diserang habis-habis oleh pasukan maritim Chola, dibantu koalisi yang dipimpin Pangeran Sembiyan.

Kerajaan Kadaram (Kedah) dan beberapa daerah sekutunya seperti Malaiyur (Jambi), Ilangasongam (Langkasuka), Ilamuri-desam (Lamuri Aceh) dan sebagainya, berhasil dikuasai Pasukan Koalisi. Keluarga kerajaan Sriwijaya Kedah berhasil ditahan, sebagian di bawa ke Palembang.

Salah satu putri Sangrama-Vijayatunggavarman (Raja Sriwijaya Kedah, 1017-1025) kemudian diperistri Raja Erlangga, dan kekuasaan Kedah (Kadaram) dikembalikan kepada Dinasti Kedah Darussalam (Merong Mahawangsa).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Sejarah Nusantara
1.  2. [Misteri] 5 Sosok Arya Damar; dalam Sejarah Melayu Palembang ?
3. Mengungkap Legenda Prabu Damarwulan, berdasarkan fakta Sejarah ?
4. Maharaja Diwakara, Penguasa Sriwijaya Penakluk Kerajaan Chola India ?

Catatan Penambahan :

1. Salah seorang putra Pangeran Sembiyan dari istrinya Putri Chola, kelak akan menjadi penguasa Sriwijaya dengan gelar Maharaja Diwakara (tahun 1067), yang sekaligus juga menjadi Raja Kerajaan Chola dengan gelar Kulothunga Chola I (1070-1120).

Iklan

[Misteri] Sang Suparba, Kerabat Dinasti Yuan Cina, Zuriat Sasan Persia dan Keturunan Maharaja Sriwijaya ?

Berdasarkan penyelusuran tokoh-tokoh yang terdapat di dalam Sejarah Melayu, diperoleh beberapa informasi.

(1). Sang Suparba, memiliki Paman bernama Raja Pandin, Penguasa Turkistan yang ternyata indentik dengan Abaqa Khan ( Pemimpin Ilkhanate, 1265-1282).

(2). Sang Suparba, memiliki ibu berasal dari Gangga Nagara, yang indentik dengan Gangaikonda Cholapuram atau lebih dikenal dengan nama Kerajaan Chola. Dimana Raja Syah Johan yang tertulis dalam Sejarah Melayu, indentik dengan Rajendra Chola III (Raja Chola, 1256-1279).

(3). Sang Sapurba memiliki nasab kepada Raja Nusirwan Adil, yang ternyata indentik dengan King Anushirvan “The Just” of Persia (memerintah Kerajaan Persia Dinasti Sassanid, 531-578).

Dari data-data tersebut, maka disusunlah silsilah kekerabatan Sang Sapurba yang menghubungkan keluarga Sriwijaya, Dinasti Yuan Cina, Chola India, Dinasti Sasan Persia, Kediri, Singhasari dan Majapahit.

Keterangan :

1. Pendiri Dinasti Chola II, yaitu Kulothunga Chola I, sebelum menjadi Penguasa Chola merupakan Raja Sriwijaya, yang bergelar Raja Diwakara. Nama ayahanda Kulothunga Chola I adalah Sembiyan yang indentik dengan Sambugita, Maharaja Sriwijaya yang berpusat di Palembang (sumber : Kulottunga I dan Maharaja Diwakara, Penguasa Sriwijaya Penakluk Kerajaan Chola ?).

2. Berdasarkan kepada masa pemerintahan putera Sang Suparba, yakni Sang Nila Utama di Tumasik (Singapura) pada periode tahun 1320-1347, diperkirakan kedatangan Sang Sapurba di Bukit Siguntang pada sekitar tahun 1285 (sumber :  [Misteri] Puteri Melayu, ibunda Kusala Khan (Kaisar Dinasti Yuan, memerintah tahun 1329) ? dan [Teori] “Genghis Khan’s Genetic” di Alam Melayu ?).

WaLlahu a’lamu bishshawab

Artikel Sejarah Nusantara
1.  2. [Misteri] 5 Sosok Arya Damar, dalam Sejarah Melayu Palembang ?
3. Mengungkap Legenda Prabu Damarwulan, berdasarkan fakta Sejarah ?
4. [Misteri] Radin Galuh Chandra Kirana, pewaris Majapahit yang tersingkir ?